Search Articles & Publications

Showing 1852 articles found for "Memiliki"

PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM PEMILIHAN BIBIT JAGUNG UNGGUL

Azhar, Zulfi
Abstract: Abstract: The use is still the traditional way by trying corn seeds planted by farmers in Tanjungbalai in Asahan Regency. Farmers will choose maize seeds that are fast growing, but will have poor yields on fruit size, resulting… sulting in less satisfactory yields. As a result a problem arises that will occur in the absence of determining a number of criteria that can get quality corn seeds. Farmers are not familiar with the use of technology in getting good corn seeds. This requires the use of a system that is able to answer and provide solutions in the selection of corn seeds using a number of criteria and alternatives to superior corn seeds. This research uses AHP method decision support system with comparison of criteria and alternatives in the selection of superior corn seeds in producing the best alternative.   Keywords: AHP, alternatives, criteria,  farmers superior corn seeds     Abstrak:  Penggunaan masih cara yang tradisional dengan mencoba  bibit jagung yang di tanam oleh para petani di Tanjungbalai di Kabupaten Asahan.  Petani akan  memilih bibit jagung yang waktu tanamnya cepat, namun akan memiliki menghasilkan yang kurang baik pada ukuran buah mengakibatkan hasil produksi menjadi kurang memuaskan. Akibatnya timbul suatu masalah yang akan terjadi dengan tidak  adanya penentuan sejumlah kriteria yang bisa  mendapatkan bibit jagung yang berkualitas. Para petani kurang paham dengan penggunaan teknologi dalam mendapatkan bibit jagung yang bagus. Hal ini diperlukan penggunaan sistem yang mampu menjawab dan memberikan  solusi dalam pemilihan bibit jagung menggunakan sejumlah kriteria dan alternatif bibit jagung unggul. Penelitian ini menggunakan sistem pendukung keputusan metode AHP dengan perbandingan kriteria dan alternatif pada pemilihan bibit jagung yang unggul dalam menghasilkan sebuah alternatif yang terbaik.   Kata kunci: AHP, alternatif, bibit jagung unggul, kriteria,  petani  

ANALISIS PERAMALAN PERMINTAAN PADA GEPREK BENSU MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES

Asynari, Ellin, Wahyudi, Dede, Aeni, Qurrotul
Abstract: Abstract: Demand forecasting for ayam geprek at Geprek Bensu is needed to make chicken inventory decisions to reduce inventory that often out of stock. This study uses  time series single  moving average (SMA) and single… le exponential smoothing (SES) method to make geprek chicken requests in Geprek Bensu. This study sampled sales reports in October 2018 - September 2019. Results obtained from recognition using Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), and mean squared error (MSE = 2,762) shows that Single Moving Average produces more accurate results  compared to the Single exponential smoothing method. Keywords: Demand Forecasting; Single moving average; Single exponential smoothing; Time Series.     Abstrak: Peramalan permintaan ayam geprek pada Geprek Bensu sangat dibutuhkan untuk pengambilan keputusan penyediaan stok ayam dan mengurangi out of stock yang sering terjadi. Penelitian menggunakan metode seri waktu Single moving average (SMA) dan Single exponential smoothing (SES) untuk membuat peramalan permintaan ayam geprek di Geprek Bensu. Penelitian ini mengambil sample laporan penjualan pada bulan Oktober 2018 – September 2019. Hasil yang di dapatkan dari perbandingan akurasi menggunakan Mean absolute deviation (MAD = 3,116), Absolute Percentage Error indicate (MAPE = 9%), dan mean squared error (MSE = 2,762) menunjukkan bahwa Single Moving Average memiliki hasil yang lebih akurat jika dibandingkan dengan metode Single exponential smoothing.   Kata kunci: Peramalan permintaan; Pemulusan eksponensial; Rata-rata bergerak; Seri waktu.

ANALISIS PERFORMA KRIPTOGRAFI HYBRID ALGORITMA BLOWFISH DAN ALGORITMA RSA

Suhandinata, Sebastian, Rizal, Reyhan Achmad, Wijaya, Dedy Ongky, Warren, Prabhu, Srinjiwi, Srinjiwi
Abstract: Abstract:Computer data security relies on preventing data theft from irresponsible parties by using cryptography method. Some cryptography algorithms have good and poor performance in encrypting and decrypting data depending… ding on the key types. Therefore the purpose of this research is to measure the performance of the hybrid algorithm, consisting a symmetric keyBlowfish algorithm and an asymmetric key RSA algorithm, in encrypting and decrypting multiple types of data such as documents, photos, audios, and videos. The result is the performance of the hybrid algorithm is almost on par with Blowfish and provides a more secure data encryption and decryption by taking advantage of RSA algorithm. The average encryption performance of hybrid algorithm is 0.85s on document, 1.06s on photo, 3.38s on audio, and 15.56s on video. While the average decryption performance of hybrid algorithm is 1.01s on document, 1.38s on photo, 4.3s on audio, and 27.56s on video.             Keywords:Hybrid cryptography, Data security, Performance, Blowfish, RSA     Abstrak:Keamanan data komputer berhubungan dengan pencegahan dari pencurian data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, salah satu cara pengamanan data komputer yaitu dengan teknik kriptografi. Beberapa metode kriptografi memiliki performa yang baik dan buruk tergantung dengan tipe kuncinya. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kecepatan kriptografi hybrid, terdiri dari algoritma simetris Blowfish dan algoritma asimetris RSA, dengan beberapa tipe data seperti dokumen, foto, audio dan video. Hasil dari penelitian ini adalah algoritma hybrid memiliki performa yang tidak jauh berbeda dari algoritma Blowfish dan membuat proses enkripsi dan dekripsi data lebih aman dengan keunggulan dari algoritma RSA. Rata-rata kecepatan enkripsi algoritma hybrid untuk dokumen 0,85 detik, gambar 1,06 detik, audio 3,38 detik, dan video 15,56 detik. Sedangkan rata-rata kecepatan dekripsi algoritma hybrid untuk dokumen 1,01 detik, gambar 1,38 detik, audio 4,3 detik, dan video 27,56 detik.   Kata kunci:Kriptografihybrid, Keamanan data, Performa, Blowfish, RSA  

KOMBINASI METODE AHP DAN WEIGHT PRODUCT DALAM MENGANALISIS BENIH PADI UNGGUL

Agus, Raja Tama Andri, Mardalius, Mardalius
Abstract: Beras menjadi kebutuhan utama dalam mengolah berbagai macam makanan terutama nasi. Kebutuhan beras dari tahun ke tahun pun semakin tinggi. Hal demikian membuat para petani harus meningkatkan produktifitas padi yang akan… ditanam. Akan tetapi petani masih menggunakan cara coba-coba dan mengandalkan kebiasaan turun temurun dalam menentukan benih padi yang ditanam. Sebagai contoh masih ada petani memilih benih padi berdasarkan harga benih yang murah dan yang memiliki masa panen lebih cepat. Dampaknya mengurangi harga jual hasil panen.Adapun tujuan penelitian ini adalah menerapkan teknologi informasi untuk mengetahui dan menentukan jenis padi yangunggul yang dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas padi. Metode yang peneliti pilih adalah metode AHP yang dikombinasikan dengan metode WP. Alasan metode AHP dipilih karena mampu menganalisis kriteria yang memiliki nilai konsistensi yang baik. Sedangkan WP dipilih karena memiliki kemampuan menganalisis alternative menjadi bentuk perangkingan dengan proses yang cepat dan mudah. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi AHP dan WP yang telah dilakukan, metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Dan metode WP menghasilkan perankingan tertinggi benih padi unggul dengan nilai 0,204.

PERANCANGAN PROSES PRA PRODUKSI FILM ANIMASI 3D LEGENDA PUTRI MERAK JINGGA

Mulyani, Neni
Abstract: Abstrack:To produce a 3D animated film requires a long process flow so that the processing time of manufacture is also prolonged. This is a constraint in the development of the local animation film in Indonesia for a long… g time will lead to high production costs making it difficult to compete commercially with animated films from abroad who have abundant funds and the support of various parties in the country. Therefore, efforts to improve the competitiveness of local animated film and one of these efforts is by analyzing the stages of the manufacturing process and apply it to the process of making the actual 3D animated film.In general there are three stages of the filmmaking process, namely the 3D animation pre-production, production and post-production. Although this time the animation industry in Indonesia has not been detailed separates each of these stages, but still be important for designing detail the activities of these stages, in order to see the strengths and weaknesses of each process that existed at that stage. Therefore, this study was conducted with the hope to provide recommendations to improve the local animation industry.   Keywords: 3D Animation, Animation Film Pre-Production Stage, Princess Peacock Orange    Abstak: Untuk menghasilkan sebuah film animasi 3D membutuhkan alur proses yang panjang sehingga waktu pembuatannya juga berlangsung lama. Ini yang menjadi kendala dalam perkembangan film animasi lokal di Indonesia karena waktu yang yang panjang akan mengakibatkan tingginya cost production sehingga sulit untuk bersaing secara komersial dengan film animasi dari luar negeri yang memiliki dana berlimpah dan dukungan dari berbagai pihak di negaranya. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan daya saing film animasi lokal dan salah satu upaya tersebut adalah dengan menganalisa tahapan-tahapan proses pembuatan dan menerapkannya pada proses pembuatan film animasi 3D yang sebenarnya.Secara umum ada 3 tahapan proses pembuatan film   animasi 3D yaitu  pra produksi, produksi dan paska produksi. Meskipun saat ini industri animasi di Indonesia belum secara detail memisahkan setiap tahapan tersebut, namun tetap menjadi penting untuk merancang detail aktifitas dari tahapan tersebut, dengan tujuan untuk melihat kekuatan dan kelemahan dari setiap proses yang ada pada tahapan tersebut.   Kata Kunci: Animasi 3D, Tahap Pra Produksi Film Animasi, Putri Merak Jingga  

KLASIFIKASI KATEGORI CITRA DIGITAL DENGAN METODE BAG OF VISUAL WORDS

Prawira Tanjung, Mahardika Abdi
Abstract: Abstract: The human eye can distinguish objects from digital images, however, computers do not have the ability as human eyes that can directly distinguish objects from digital images. Therefore the bag of visual words method… ethod was created. Bag of visual words is a method for presenting digital images based on local features. Bag of visual words illustrates how an image can be taken its characteristics, so that computers can distinguish objects on digital images. The test results show that the bag of visual words are still not maximal in classifying digital image categories, especially the chair category, which is only able to produce the most accurate accuracy of 75%. To improve the performance quality of bag of visual words in classifying digital image categories, especially the chair category, you can add an approach to determine the good number of K in clustering the visual words pattern.             Keywords: Bag Of Visual Words, Classification, Digital Image, Speed-Up Robust Feature, Support Vector Machine       Abstrak: Secara kasat mata manusia bisa membedakan objek pada citra digital, namun, komputer tidak memiliki kemampuan sebagai mata manusia yang dapat secara langsung membedakan objek pada citra digital. Maka dari itu diciptakanlah metode bag of visual words. Bag of visual words adalah metode untuk menyajikan citra digital berdasarkan fitur lokal. Bag of visual words menggambarkan bagaimana suatu gambar dapat diambil karakteristiknya, sehingga komputer dapat membedakan objek pada citra digital. Hasil  pengujian  menunjukkan  bag of visual words   masih belum maksimal dalam  mengklasifikasi  kategori citra digital khususnya kategori chair, yang hanya mampu menghasilkan akurasi paling akurat sebesar 75 %. Untuk       meningkatkan        kualitas kinerja bag of visual words dalam mengklasifikasi kategori citra digital khususnya kategori chair, dapat menambahkan pendekatan untuk menentukan jumlah K yang baik dalam mengkluster pola visual words.     Kata kunci: Bag Of Visual Words, Klasifikasi, Citra Digital, Speed-Up Robust Feature, Support Vector Machine

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN MITRA JASA PENGIRIMAN BARANG TERBAIK DI KOTA KISARAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS

Risnawati, Risnawati, Manurung, Nuriadi
Abstract: Abstract: The development of the freight forwarding service industry has increased quite rapidly. The era of globalization requires people to have high mobility. Since the enactment of the free market in Indonesia, opening… ng up the trade flow of goods or services has become unlimited. The need for freight forwarding services is increasing to meet people's needs. The number of goods delivery service partners makes it difficult for the community to choose and determine the best freight forwarding partners. The increasingly fierce competition conditions, making every company must be able to survive, even must be able to continue to grow. One important thing that needs to be done and considered by every company to be able to survive and develop is to maintain the quality of service to the consumer's satisfaction. In choosing the best freight forwarding partner, a mechanism is needed to be able to deliver goods that are truly feasible. One of them can be done using the Decision Support System using the TOPSIS method. based on predetermined criteria which will be considered to be the best partner in the delivery of goods services in Kota Kisaran based on the concept by comparing existing alternatives such as JNE, TIKI, Post Office Indonesia, J & T, and Indah Cargo. Based on each criterion by determining the value of the weight taken from the appropriate research from the object that has been determined Keywords: Decision Support System, Topsis Method, Freight Forwarding Partner   Abstrak: Perkembangan industri jasa pengiriman barang mengalami peningkatan yang cukup pesat. Era globalisasi menuntut manusia untuk memiliki mobilitas yang tinggi. Sejak diberlakukannya pasar bebas di Indonesia, membuka arus perdagangan barang atau jasa menjadi tidak terbatas. Kebutuhan akan jasa pengiriman barang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyaknya mitra jasa pengiriman barang membuat para masyarakat sulit dalam memilih dan menentukan mitra jasa pengiriman barang yang  paling baik. Kondisi persaingan yang semakin ketat, membuat setiap perusahaan harus mampu bertahan hidup, bahkan harus dapat terus berkembang. Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dan diperhatikan oleh setiap perusahaan untuk dapat bertahan hidup dan berkembang adalah mempertahankan kualitas layanan terhadap kepuasaaan konsumen. Dalam pemilihan mitra jasa pengiriman barang yang terbaik diperlukan mekanisme untuk dapat mengirimkan barang yang benar-benar layak. Salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan dengan metode TOPSIS. berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan yang akan dianggap menjadi mitra jasa pengiriman barang terbaik di Kota Kisaran berdasarkan konsep dengan membandingkan alternatif-alternatif yang ada seperti JNE, TIKI, Kantor Pos Indonesia, J&T, dan Indah Cargo. Berdasarkan setiap kriteria dengan menentukan nilai bobot yang diambil dari penelitian yang sesuai dari objek yang sudah ditentukan   Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Metode Topsis, Mitra Jasa Pengiriman Barang  

PREDIKSI JUMLAH PENERIMAAN MAHASISWA BARU DENGAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING (STUDI KASUS: AMIK ROYAL KISARAN)

Handoko, Wiwin
Abstract: Abstract: A problem requires a solution to solve it. One of them is by using Prediction (Forcasting). Prediction is used to assess the prediction of conditions in the future. at AMIK Royal Kisaran, when it comes to making&#8230; g lecture schedules often hampered because there is no estimated number of students. The data used in this study is the data history of the last 15 Academic Years, from 2003/2004 to 2017/2018. Then the data is processed with the Single Exponential Smoothing Method. Alpha value 0 <α <1. Single Exponential Smoothing makes a comparison with the alpha value until alpha is found which has the minimum error. To find the value of the error, the MSE (Mean Square Error) method is used. The results of the testing of this method are in the academic year 2018/2019 prediction of the number of students for the Informatics Management Study Program as many as 89 people and for Students for the Computer Engineering Study Program as many as 30 people. The Single Exponential Smoothing method can predict the number of students in the next period. Keywords: Prediction; Number of Students; Single Exponential Smoothing; Alpha Value; MSE   Abstrak: Suatu masalah memerlukan sebuah solusi untuk menyelesaikannya. Salah satunya dengan menggunakan Prediksi (Forcasting). Prediksi digunakan untuk menilai prakiraan keadaan dimasa. di AMIK Royal Kisaran, ketika akan membuat jadwal kuliah sering terhambat karena tidak adanya perkiraan jumlah mahasiswa. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah histori data 15 Tahun Akademik terakhir, mulai 2003/2004 sampai dengan 2017/2018. Kemudian data diolah dengan Metode Single Exponential Smoothing. Nilai alpha 0<α<1. Single Exponential Smoothing melakukan perbandingan dengan nilai alpha tersebut sampai ditemukan alpha yang memiliki error paling minimum. Untuk mencari nilai Error digunakan Metode MSE (Mean Square Error). Hasil dari pengujian terhadap metode ini adalah pada Tahun akademik 2018/2019 prediksi jumlah Mahasiswa untuk Program Studi Manajemen Informatika sebanyak 89 orang  dan untuk Mahasiswa untuk Program Studi Teknik Komputer sebanyak 30 orang. Metode Single Exponential Smoothing dapat membantu prediksi jumlah mahasiwa pada satu periode kedepan   Kata kunci: Prediksi; Jumlah Mahasiswa; Single Exponential Smoothing; Nilai Alpha; MSE  

KLASTERISASI DATA JAMAAH UMROH PADA AULIYA TOUR & TRAVEL MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING

Iqbal, Muhammad
Abstract: Abstract: Religious tourism especeeially for Hajj and Umroh is increasingly in demand by the public. Auliya Tour & Travel, which is engaged in the travel agency, has diverse pilgrimage data so that the data collection is&#8230; used to find new knowledge as a marketing strategy using Data Mining techniques. Data Mining is one of the KDD processes that has the function for grouping. K-Means Clustering is a data mining technique that aims to group data into a data subset. The grouping of data on Umroh pilgrims is conducted to find out the interest groups of pilgrims based on age. This study categorizes pilgrim data into three clusters, which are very popular, in high demand and less desirable. Attributes used in processing data include gender, age, and congregation package. Before the data calculation process is carried out, the data transformation process is carried out before data calculation process. Based on data calculations that have been done through the RapidMiner software, the members of the group were very interested, ranging in age from 56 to 83 years, interested groups ranging in age from 29 to 55 years and the group was less interested with an age range 2 to 22 years from 170 records.   Keywords: Clustering, Data Mining, K-Means, RapidMiner, Umroh.                 Abstrak: Perjalanan wisata religi khususnya untuk ibadah haji dan umroh semakin diminati masyarakat. Auliya Tour & Travel yang bergerak pada bidang biro perjalanan memiliki data jamaah yang beragam sehingga kumpulan data tersebut dimanfaatkan untuk menemukan pengetahuan yang baru sebagai strategi pemasaran dengan menggunakan teknik Data Mining. Data Mining merupakan salah satu proses dari KDD yang fungsi salah satunya untuk pengelompokan. K-Means Clustering merupakan salah satu teknik Data Mining yang bertujuan untuk mengelompokkan data ke dalam subset data. Pengelompokan data jamaah umroh dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelompok minat jamaah berdasarkan usia. Penelitian ini mengelompokkan data jamaah menjadi tiga cluster yaitu sangat diminati, diminati dan kurang diminati. Atribut yang digunakan dalam pengolahan data meliputi jenis kelamin, usia, dan paket jamaah. Sebelum proses perhitungan data dilakukan terlebih dahulu dilakukan proses transformasi data. Berdasarkan perhitungan data yang telah dilakukan melalui software RapidMiner diperoleh anggota kelompok sangat diminati dari rentang usia mulai 56 sampai 83 tahun, kelompok diminati dengan rentang usia mulai 29 sampai 55 tahun dan kelompok kurang diminati mulai usia 2 sampai 22 tahun dari 170 record.   Kata Kunci: Clustering, Data Mining, K-Means, RapidMiner, Umroh

SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GIGI MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING (STUDI KASUS: KLINIK GIGI DRG. TETRA ASMIRA TELUK KUANTAN)

Walhidayat, Walhidayat, Nanda, Rizki
Abstract: Abstract: The scientific field of computer information systems along with the times has its own role to provide alternative solutions for humans to help solve problems for various health complaints. Various methods - methods&#8230; hods are designed to help patients with dental disease problems, in this case the researcher uses the forward chaining method to see the rules based on valuable information from experts (Drg. Tetra Asmira). A rule that is made to complete the forward chaining method with the appearance of a web-based application. The need for the application of the scientific field of computer information systems to help various fields of humanity here has the opportunity to continue to be developed using various available methods. Keywords: dental expert system, forward chaining, expert system application   Abstrak: Bidang keilmuan sistem informasi komputer seiring dengan perkembangan jaman telah memiliki peran tersendiri untuk memberikan alternatif solusi bagi manusia untuk membantu menyelesaikan permasalahan untuk berbagai keluhan kesehatan. Berbagai metode – metode dirancang untuk membantu pasien dengan masalah penyakit gigi, dalam hal ini peneliti menggunakan metode forward chaining untuk melihat rule yang didasarkan dari informasi yang bernilai dari pakarnya (Drg. Tetra Asmira). Rule yang di buat menyelesaikan untuk metode forward chaining dengan tampilan aplikasi berbasis web. Perlunya penerapan bidang keilmuan sistem informasi komputer untuk membantu berbagai bidang kemanusiaan disini memiliki peluang untuk terus dikembangkan dengan menggunakan berbagai metode yang tersedia.   Kata kunci: sistem pakar gigi, forward chaining, aplikasi sistem pakar