Search Articles & Publications

Showing 1852 articles found for "Memiliki"

PENGGUNAAN RANGKAIAN BOOSTER CONVERTER DAN IC-TP4056 UNTUK LAMPU JALAN MURAH

Ananda, Ricki, Handoko, Wiwin
Abstract: Abstract: PJU (Public Street Lighting), is regulated in the regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number 27 of 2018, concerning street lighting. In line with the statement of the village… ge minister, development of underdeveloped areas and transmigration (Mendes PDTT), eko putro Sandjojo, said that village funds could be used to make street lamps for villages that do not have street lights. The area of the northern ring road, sub-district of datuk bandar timur in the direction of the port of Teluk Nibung, part of the road has no street lighting at night, plus the road conditions are still classified as red soil. Based on the results of field observations, the team researched making cheap street lamps, by utilizing the basic work system of the joule tief circuit, where the input is 7.4 VDC (in 3.7VDC arranged in series-parallel) with a lamp load of 12 watts multiplied by 4 lamps, with a total load. 48 watts, get the frequency measurement results of 12.30 Khz and Iout 0.14A, and Vpk-pk 82 V. Charging input is 7.4VDC, the current 19800mAh in the battery is divided by the maximum current of the solar module 1 watt, which is 160mA, so the charging time the battery is in the range of 2.1 hours. For the design of the lampposts that were made, using a paralon pipe with a length of 5m, with a circle diameter of 9cm, and a second pole connecting 1.5 m long with a circle diameter of 5cm.   Keywords: Cheap street lights; joule tief series; 1 watt solar panel   Abstrak : PJU (Penerangan Jalan Umum), diatur dalam peraturan mentri perhubungan republik indonesia nomor 27 tahun 2018, tentang alat penerangan jalan. Sejalan dengan pernyataan mentri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Mendes PDTT) eko putro Sandjojo, mengatakan bahwa dana desa bisa digunakan untuk membuat lampu jalan bagi desa yang tidak memiliki lampu jalan. Wilayah jalan lingkar utara, kecamatan datuk bandar timur searah menuju pelabuhan teluk nibung, sebahagian dari jalan tersebut tidak memiliki penerangan jalan dimalam hari, ditambah dengan kondisi jalan yang masih tergolong tanah merah. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan maka tim meneliti membuat lampu jalan murah, dengan memanfaatkan dasar sistem kerja rangkaian joule tief, dimana untuk input 7,4 VDC (in 3,7VDC disusun seri-paralel) dengan beban lampu 12 watt dikalikan 4 lampu, dengan total beban 48 watt, mendapati hasil pengukuran frequensi 12,30 Khz dan Iout 0,14A, dan Vpk-pk 82 V. Pengisian input 7,4VDC didapati, arus 19800mAh pada baterai dibagi dengan arus maksimum modul surya 1 watt, yaitu  160mA, sehingga lama pengisian baterai berada pada rentang waktu 2,1 jam. Untuk rancangan tiang lampu yang dibuat, menggunakan pipa paralon dengan panjang 5m, dengan diameter lingkaran 9cm, dan penyambung tiang kedua sepanjang 1,5 m dengan diameter lingkaran 5cm.   Kata Kunci : Lampu jalan murah; rangkaian joule tief; panel surya 1 watt

ANALISIS TINGKAT OBJEKTIFITAS PENGISIAN EDOM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DOSEN

Erlinda, Susi, Anam, M. Khairul, Nasution, Torkis, Ambiyar, Ambiyar, Irfan, Dedy
Abstract: Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM… -EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.   Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.   Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang  aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.   Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.

LAMP CONTROL SYSTEM THROUGH ANDROID AND WIFI BASED ON ARDUINO MICROCONTROLLER

Harahap, Ricky Ramadhan, Tanjung, Mahardika Abdi Prawira, Fachri, Barany
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has also contributed to the development of computer technology. Nowadays, many electrical devices work integrated with computer systems. This of course will greatly help… elp human work in operating these electrical devices. One of the research that is currently being developed is about Smart Home. Smart Home has several benefits such as providing better comfort, more guaranteed safety and security, and sav-ing electricity use. By implementing Smart Home devices in homes or offices, electrical devices will be able to work automatically according to user needs. Users can also monitor and control electrical devices in the house remotely through a communication channel such as through the internet network, Wi-Fi or Bluetooth. The special properties of a microcontroller, which are small in size, save electrical power and flexibility, make the microcontroller very suitable for use as a data recorder/recorder in applications that do not require the presence of an operator.             Keywords: Arduino-Uno; ESP8266; IOT; Relay; Wifi    Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat juga turut berkontribusi pada perkembangan teknologi komputer. Saat ini banyak perangkat listrik yang bekerja terintegrasi dengan sistem komputer. Hal ini tentunya akan sangat membantu pekerjaan manusia dalam mengoperasikan perangkat listrik tersebut. Salah satu penelitian yang sedang dikembangkan adalah tentang Smart Home. Smart Home memiliki beberapa keunggulan seperti memberikan kenyamanan yang lebih baik, keamanan dan keselamatan yang lebih terjamin, serta penghematan penggunaan listrik. Dengan mengimplementasikan perangkat Smart Home di rumah atau kantor, perangkat listrik akan dapat bekerja secara otomatis sesuai kebutuhan pengguna. Pengguna juga dapat memantau dan mengontrol perangkat listrik di rumah dari jarak jauh melalui saluran komunikasi seperti melalui jaringan internet, Wi-Fi atau bluetooth. Sifat khusus dari mikrokontroler yaitu ukurannya yang kecil, hemat daya dan kelenturan listrik, menjadikan mikrokontroler sangat cocok digunakan sebagai rekorder / perekam data pada aplikasi yang tidak membutuhkan kehadiran operator.   Kata kunci: Arduino-Uno; ESP8266; IOT; Relay; Wifi

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI EVALUASI LAYANAN AKADEMIK UNTUK INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN

Eliviani, Rosa, Atrinawati, Lovinta Happy, Fiqar, Tegar Palyus
Abstract: Abstract: Higher Education can exercise management autonomy, that is to evaluate using an information system independently. The case study taken in this study is the Kalimantan Institute of Technology (ITK). So far, ITK… has used a survey information system to evaluate ITK, but the information system is static so that it is not following the current needs of ITK. Based on that, this research is developing an evaluation information system at ITK so that this information system is expected to be able to monitor and evaluate the process of activities at ITK. The method used is the waterfall model. Based on the waterfall method, the methodology used in this research is start from the identification of the problem, then study the literature and enter the system building stage, namely the analysis, design, implementation and testing stages, as well as conclusions and suggestions. The results obtained are in the form of an information system for evaluating academic activities and services that have been approved by ITK on the http://evaluasi.itk.ac.id page.             Keywords: evaluation; information system; ITK     Abstrak: Perguruan Tinggi memiliki kemampuan untuk melaksanakan otonomi pengelolaan yaitu dievaluasi secara mandiri menggunakan sistem informasi. Studi kasus yang diambil pada penelitian ini adalah Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Selama ini ITK telah menggunakan sistem informasi survey untuk mengevaluasi ITK, namun sistem informasi tersebut bersifat statis sehingga telah tidak sesuai dengan kebutuhan ITK saat ini. Berdasarkan hal itu, penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi evaluasi di ITK sehingga diharapkan sistem informasi ini dapat memantau dan mengevaluasi proses kegiatan di ITK. Metode yang digunakan adalah waterfall model. Berdasarkan metode waterfall tersebut, maka metodologi yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah, kemudian studi literatur dan memasuki tahap membangun sistem yaitu tahap analisis, desain, implementasi dan pengujian, serta kesimpulan dan saran. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berupa sistem informasi evaluasi kegiatan akademik dan layanan yang telah disetujui ITK di halaman http://evaluasi.itk.ac.id.   Kata kunci: evaluasi; sistem informasi; ITK

PERBANDINGAN METODE MFEP DAN MAUT DALAM SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN)

Maharani, Dewi, Nata, Andri
Abstract: OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan kegiatan perlombaan di bidang sains dan ilmu pengetahuan yang dirancang pemerintah untuk mengembangkan bakat dan prestasi siswa. OSN juga menjadi salah satu ajang tahunan yang sangat… gat diminati siswa dalam mengasah kemampuan dibidang sains dan ilmu pengetahuan. Untuk dapat menjadi peserta dan mendapatkan juara dalam dalam kompetisi ini bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya pembimingan yang intensif kepada siswa yang memiliki potensi. Dalam memilih siswa yang akan dibimbing dan dikutsertakan dalam OSN, seleksi internal yang ketat perlu dilakukan sekolah untuk dapat mengantarkan siswa meraih prestasi tersebut. Selama ini seleksi yang dilakukan guru cenderung subyektif seperti dengan menujuk langsung peserta yang akan mengikuti tes seleksi. Seperti halnya dilokasi penelitian SMPS Tamansiswa Sukadamai, selama ini guru menyeleksi peserta OSN hanya fokus dengan yang mendapatkan ranking 1-3 di kelas saja. Padahal bisa saja ada siswa yang tidak rangking 1-3 justru memiliki keahlian pada bidang yang diolimpiadekan. Hasilnya, belum ada siswa yang mampu bersaing di tingkat kecamatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membantu sekolah menyeleksi seluruh siswa yang berminat dalam olimpiade dengan menggunakan teknologi Sistem Pendukung Keputusan. Melalui perbandingan 2 metode yaitu Multy Factor Evaluation Process (MFEP) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT), peneliti akan melakukan analisis perbandingnan untuk mendapatkan hasil yang lebih konsisten. Metode MFEP merupakan metode yang menimbang beberapa faktor yang berpengaruh terdahap alternatif. Sedangkan metode MAUT merupakan metode yang memiliki skema evaluasi akhir dengan bobot dan nilai relavan terhadap alternatif. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan, metode MFEP dapat menghasilkan calon peserta terbaik yaitu A13 dengan nilai16,96. Sedangkan metode MAUT dapat menghasilkan calon peserta OSN terbaik yaitu A5 dengan nilai 0,680. Penelitian ini diharapatkan dapat membantu untuk seleksi calon peserta OSN.

APLIKASI PENJUALAN ONLINE KERAJINAN LOKAL KHAS MASYARAKAT NUSA TENGGARA TIMUR BERBASIS ANDROID

Lamawuran, Theresia Yunita, Nani, Paskalis Andrianus, Tedy, Frengky
Abstract: Abstract: East Nusa Tenggara, especially Oemasi village has rich natural potential so that the people of Oemasi village can produce various kinds of high-quality local crafts and have high selling points. The craft that… is produced is usually in the form of woven cloth, scarf, ukulele, and others. The problem experienced by the Oemasi village community in selling crafts is the limited promotional media with conventional methods and the method of selling local crafts via social media also has shortcomings that are stock items that still have to be updated manually and sales history that is still recorded manually. This research aims to engineer the application of local craft sales in East Nusa Tenggara based on android which can be used as an alternative to assist the people of Oemasi village in selling local crafts in East Nusa Tenggara so that sales problems with conventional methods or through social media can be resolved. The software development model used in this research is the Waterfall model.             Keywords: android; East Nusa Tenggara; local craft   Abstrak: Nusa Tenggara Timur khususnya desa Oemasi memiliki potensi alam yang kaya sehingga masyarakat desa Oemasi dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan lokal yang sangat berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi. Kerajinan yang dihasilkan biasanya berupa kain tenun, selendang, ukulele dan lain-lain. Permasalahan yang dialami masyarakat desa Oemasi dalam menjual kerajinan adalah terbatasnya media promosi dengan metode konvensional dan metode penjualan kerajinan lokal via media sosial juga memiliki kekurangan yaitu stok barang yang masih harus diupdate secara manual dan history penjualan yang masih dicatat secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa aplikasi penjualan kerajinan masyarakat NTT berbasis android yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk membantu masyarakat desa Oemasi dalam melakukan penjualan kerajinan lokal masyarakat NTT sehingga permasalahan penjualan dengan metode konvensional atau melalui media sosial dapat diatasi. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Waterfall.   Kata kunci: android, kerajinan lokal; Nusa Tenggara Timur

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN INTERNET SERVICE PROVIDER TERBAIK DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

Nurajizah, Siti, Ambarwati, Nila Alis, Muryani, Sri
Abstract: Abstract: Internet packages are very important for mobile users. Many Internet Service Providers (ISPs) or internet service providers can help facilitate users in accessing the internet. Each ISP has a competitive advantage… age to attract internet users. Consumers are required to be smart in choosing internet packages so that they do not harm themselves. Based on this, an appropriate method is needed to assist in the selection of effective internet packages. Decision support systems have a variety of methods and one of them is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method and is tested with Expert Choice 11. The results of the calculation using AHP are ranking each alternative that is obtained by the most important alternative and widely used by consumers is Telkomsel (Simpati Flash) in terms of security criteria is the ability to block viruses & spam.             Keywords: AHP; Decision Support Systems; Internet Service Provider   Abstrak: Paket internet merupakan hal yang sangat penting bagi para pengguna handphone. Banyaknya Internet Service Provider (ISP) atau disebut dengan penyedia layanan internet dapat membantu memudahkan pengguna dalam mengakses internet. Setiap ISP memiliki keunggulan yang saling bersaing untuk menarik minat pengguna internet. Konsumen dituntut jeli dalam memilih paket internet agar tidak merugikan mereka sendiri. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan sebuah metode yang tepat untuk membantu dalam pemilihan paket internet yang efektif. Sistem pendukung keputusan memiliki berbagai metode dan salah satunya adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan diuji dengan Software Expert Choice 11. Hasil dari perhitungan dengan AHP adalah perangkingan setiap alternatif yaitu diperoleh alternatif yang paling penting dan banyak digunakan oleh konsumen adalah provider Telkomsel (Simpati Flash) ditinjau dari kriteria keamanan yaitu kemampuan memblokir virus & spam.   Kata kunci: AHP; Internet Service Provider; Sistem Pendukung Keputusan

IMPLEMENTASI CERTAINTY FACTOR DALAM MENGATASI KETIDAKPASTIAN PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KUDA LAUT

Borman, Rohmat Indra, Napianto, Riduwan, Nurlandari, Putri, Abidin, Zaenal
Abstract: Abstract: In analyzing information, it is possible for experts to disclose information with uncertain recognition. For example, with the use of consent, the use is large and almost certain. In overcoming uncertainty in the… he system, experts can use the certainty factor (CF) method. This method can overcome reality with a level of certainty based on facts so that it can explain the confidence of an expert. CF can be applied in an expert system to build a program that can diagnose a set of rules. In this study CF was implemented in an expert system diagnosing seahorse disease. Sea horses have a high trading value, both in living and dead conditions. Therefore, sea horses, including animals that are protected by population. In this study, developing an expert system application that can diagnose seahorse disease can help determine the level of trust of experts and users who use related cases. Based on the test results, it shows that CF is able to cope well and has a high level of accuracy.             Keywords: certainty factor;  expert system; seahorses.     Abstrak: Informasi yang dihasilkan dalam diagnosa dimungkinkan  menggunakan ungkapan ketidakpastian. Misalkan dengan penggunaan pernyataan mungkin (maybe), kemungkinan besar (probably not), hampir pasti (almost certainty) dan pernyataan tidak pasti lainya.  Untuk mengatasi ketidak pastian pada sistem pakar dapat menerapkan pendekatan certainty factor (CF). Metode ini mampu mengatasi ketidakpastian dengan mendefinisikan tingkat kepastian berdasarkan fakta sehingga dapat memaparkan keyakinan seorang pakar. CF dapat diterapkan dalam sistem pakar untuk membangun suatu program yang dapat mendiagnosa berdasarkan suatu set aturan. Pada penelitian ini CF diimplementasikan pada sistem pakar diagnose penyakit kuda laut. Kuda laut memiliki nilai jual perdagangan yang tinggi, baik dalam keadaan hidup maupun mati. Oleh sebab itu kuda laut termasuk hewan yang dilindungi populasinya. Penelitian yang dilakukan menghasilkan sistem pakar yang mampu mendiagnosis serta memberikan solusi untuk penyakit kuda laut dengan menggunakan pendekatan CF dalam penanganan ketidakpastian. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan CF mampu mengatasi ketidakpastian dengan baik dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.   Kata kunci: certainty factor; sistem pakar; kuda laut

KOMBINASI METODE AHP DAN MFEP DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN

Nata, Andri, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,… 2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.   Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.   Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097. Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.

KOMBINASI METODE ANALITICAL HIERARCHY PROCESS DAN WEIGHTED PRODUCT DALAM PENENTUAN BENIH CABAI UNGGUL

Andriyani, Suci, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary… sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.   Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.     Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.   Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.