Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

PELAKSANAAN PROGRAM KULIAH KERJA NYATA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KOTA PALOPO DEMI MEWUJUDKAN DESA CERDAS DI DESA PONGSAMELUNG KABUPATEN LUWU

Muh. Nur Ilham, Ristia, As-Sahra, Indah Cahyani, Nurul Azani Misbah, Febrianti Pasambo, Yunita, Sri Adiningsih, Nurul Syafika Hani, Annisa Mega Rezkianingsih, Rahmat, Muhammad Fachrurrazy, Muzayyannah Jabani
Abstract: Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pongsamelung, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengembangan Desa Cerdas (Smart Village) melalui literasi digital… tal dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Juli–20 Agustus 2025 oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Palopo menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD).Program utama meliputi pengenalan aplikasi Digides, pembuatan infografis peta dan struktur organisasi desa, serta video edukatif tentang potensi dan kearifan lokal. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan tambahan seperti mengajar di TPA dan SD Suka Makmur, Festival Anak Saleh, peringatan 17 Agustus, serta pendampingan aparat desa.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital masyarakat, efisiensi layanan desa, dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Desa Pongsamelung sebagai desa cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

PERAN MAHASISWA KKN POSKO 22 DALAM PENYUSUNAN PETA DAN JALUR EVAKUASI SEBAGAI UPAYA PENGUATAN DESA TANGGUH BENCANADI DESA BUNTU BARANA

Pahira, Suci Handayani Halim, Siti Nurhijrah, Mawar Indah Lestari, Ananda Harun, Diah Indra Astuti, Rahma Nita, Ana Maria, Putri Sumayya, Atnan Mahas, Abd Rafli Kasim
Abstract: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 22 yang dilaksanakan di Desa Buntu Barana, Kecamatan Suli Barat, bertujuan untuk memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi risiko bencana melalui penyusunan peta evakuasi dan penetapan… apan jalur evakuasi. Desa ini memiliki tingkat kerentanan terhadap bencana, seperti tanah longsor dan banjir, yang semakin meningkat akibat perubahan iklim. Kegiatan dilakukan menggunakan metode observasi lapangan, pemetaan titik rawan, wawancara dengan perangkat desa, dan partisipasi masyarakat dalam merancang jalur evakuasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berhasil menghasilkan peta evakuasi yang akurat dan mudah dipahami, memasang papan jalur evakuasi, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi. Program ini berkontribusi positif terhadap kesiapsiagaan desa dan memperkuat elemen Desa Tangguh Bencana. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana di tingkat desa.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI ISLAM DI DESA POREHU

Febeyan Bagus Pratama, Muh. Najamuddin, Andi Eka Sapitri, Ailzah Arfail, Andi Nirwana, Kasmawati, Hilmayati, Fadila Muliana, Lusy Mariska Marpaung, Resky Nurul Aswa, Umar
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis nilai Islam di Desa Porehu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara. Fenomena rendahnya partisipasi anak-anak… nak dalam kegiatan keagamaan serta meningkatnya ketergantungan terhadap gawai menjadi latar belakang penting dilaksanakannya program ini. Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat religius dan pembiasaan perilaku positif di kalangan anak-anak dan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), yang menekankan pada pemberdayaan aset dan potensi lokal masyarakat melalui lima tahapan: Discover, Dream, Design, Define, dan Destiny/Reflection. Program kegiatan meliputi pembentukan dan penguatan TPA, pelatihan tahsin dan hafalan surah pendek, pelatihan adzan dan praktik ibadah, pendidikan karakter berbasis film, pelatihan pengurusan jenazah, serta pembuatan pojok baca dan media belajar digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek religiusitas, disiplin, dan literasi anak-anak. Anak-anak yang sebelumnya jarang beribadah kini aktif mengikuti salat berjamaah dan tahsin di TPA. Masyarakat pun menunjukkan partisipasi lebih tinggi dalam kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan. Selain itu, luaran kegiatan berupa buku cerita anak lokal, modul tematik berbasis Al-Qur’an dan Sunnah, serta media pembelajaran interaktif menjadi inovasi baru yang memperkuat pendidikan karakter di lingkungan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan pendidikan karakter berbasis nilai Islam melalui pendekatan ABCD mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, memperkuat kolaborasi antarwarga, dan membangun fondasi pembinaan generasi muda yang religius serta berakhlak mulia.

UMKM SYARIAH DALAM MEMPERKUAT EKONOMI HALAL BERBASIS LOKAL DI KOTA PALOPO

Wandi, M. Paisal, Khotiva Husain, Mita Cahyani Jumsar, Hera Jakira, Jasriana, Lilis Nurhalizah, Yuki Yunita, Rahmahtia Palenoan Tandiera, Anugrah Nyili, Muhammad Fathir Ilmi
Abstract: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Pemberdayaan Masyarakat Angkatan XLVIII UIN Palopo Tahun 2025 dengan tema “UMKM Syariah dan Produk Halal” dilaksanakan di Kota Palopo pada 07 Juli–20 Agustus 2025. Program ini berfokus… ni berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan sertifikasi halal, edukasi manajemen usaha berbasis syariah, serta pelatihan pemasaran digital. Permasalahan utama mitra ialah rendahnya pemahaman mengenai prinsip bisnis syariah, keterbatasan pengetahuan tentang prosedur sertifikasi halal, serta lemahnya strategi pemasaran dan branding produk. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan sebagai metode pemberdayaan dengan mengoptimalkan potensi aset lokal, seperti keterampilan produksi, jejaring komunitas, dan semangat wirausaha masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan meliputi pemetaan potensi dan masalah, penyuluhan, pendampingan administrasi sertifikasi halal, pelatihan literasi keuangan syariah, pengembangan produk, serta pelatihan pemasaran digital berbasis etika syariah. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya sertifikasi halal, perubahan perilaku usaha menjadi lebih profesional dan berstandar, serta peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk yang telah memenuhi prinsip halal. Selain itu, pendampingan ini mendorong perubahan sosial di masyarakat, terutama dalam bentuk tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya legalitas halal dan tata kelola usaha secara syariah. Dengan demikian, program KKN ini berkontribusi pada penguatan ekosistem UMKM syariah di Kota Palopo yang berkelanjutan dan berdaya saing.

SMART VIILLAGE DAN KEARIFAN LOKAL MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA RAMPOANG KECAMATAN TANA LILI KABUPATEN LUWU UTARA

Ayu Fitriani, Muh Asrul Muslim, Irmawanti, Nurul Ajira, Alda Genesis, Wulandari, Dela Puspita Sari, Juharni, Irmawati, Gustina, Ibnu Haidir
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara mengusung tema “Smart Village dan Kearifan Lokal” dengan fokus pada penguatan kapasitas digital masyarakat berbasis pendekatan Asset-Based… t-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dirancang untuk mengoptimalkan aset sosial, budaya, dan teknologi yang dimiliki desa melalui sejumlah program utama, seperti Webinar Implementasi Digitalisasi Desa bersama DigiDes, pembuatan website dan akun media sosial desa, infografis layanan publik, serta video edukasi digital yang memperkenalkan potensi dan profil desa. Pelibatan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan memastikan adanya rasa kepemilikan (sense of ownership) dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya literasi digital perangkat desa, penyebaran informasi publik yang lebih efektif, serta penguatan citra Desa Rampoang sebagai komunitas yang progresif dan berbudaya. Program ini berhasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai kearifan lokal, menjadikan Desa Rampoang sebagai model pembangunan Smart Village yang modern sekaligus berakar pada identitas budaya setempat.

PENGUATAN LITERASI ARGUMENTATIF MELALUI RETORIKA NARATIF DALAM PENULISAN ESAI BAHASA INDONESIA BAGI MAHASISWA UIN SATU TULUNGAGUNG

Wahda Rahma Laila, Nur Amalia Balqis, Aprilia Nur Azizah, Usliani, M. Wildan Navi, Rozanna Ismarika, Jumaddil, Akhmad Tabran
Abstract: Penulisan esai beasiswa menuntut kemampuan literasi argumentatif yang tidak hanya menyusun informasi, tetapi juga membangun identitas akademik secara meyakinkan. Banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memulai cerita,… erita, menyusun alur yang runtut, serta merumuskan tujuan studi dan kontribusi secara persuasif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan literasi argumentatif melalui retorika naratif dalam penulisan esai Bahasa Indonesia bagi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui Google Form yang diisi peserta pelatihan penulisan esai beasiswa, berupa skala penilaian diri terhadap pemahaman esai persuasif dan kemampuan retorika, serta jawaban naratif mengenai pengalaman hidup yang dianggap mewakili diri, bagian tersulit dalam menulis esai, dan kesan terhadap kegiatan. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk memetakan kecenderungan persepsi literasi argumentatif, sedangkan data naratif dianalisis melalui pengkodean etos, pathos, dan logos, penemuan tema-tema konstruksi identitas, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian diharapkan memotret pola cara mahasiswa menampilkan identitas akademiknya dalam esai, strategi retorika yang paling dominan digunakan, serta aspek-aspek kemampuan menulis yang masih membutuhkan penguatan. Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan modul pelatihan penulisan esai berbasis retorika naratif dalam konteks Pendidikan Bahasa Indonesia.

PENINGKATAN KAPASITAS MANAJERIAL KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) DESA PONORAGAN KECAMATAN LOA KULU

Haqiqiansyah, Gusti, Eko Sugiharto, Muhammad Syafril, Zul Asman Randika, Etik Sulistiowati Ningsih, Said Abdusysyahid
Abstract: Penguatan kapasitas manajerial kelompok pembudidaya ikan sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap keberhasilan dan keberlanjutan usaha perikanan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial… ial Kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu. Permasalahan yang dihadapi kelompok meliputi lemahnya perencanaan usaha, pencatatan keuangan, serta administrasi kelompok. Kegiatan dilakukan melalui observasi kebutuhan, pelatihan manajemen usaha perikanan, penyusunan rencana produksi, pelatihan pembukuan sederhana, dan pendampingan penerapan di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam merancang rencana usaha, melakukan pencatatan keuangan yang sistematis, dan mengelola produksi secara lebih efisien. Program ini memberikan kontribusi pada penguatan kapasitas organisasi dan peningkatan efektivitas usaha budidaya ikan di Desa Ponoragan.

MENGUATKAN PERAN GENERASI MUDA INDONESIA TIMUR UNTUK VISI INDONESIA EMAS 2045 MELALUI PENDEKATAN SUSTAINABLE MANAGEMENT

Muhammad Rijal Alim Rahmat, Azlan Azhari, Abdul Rahman, Ridwan Andi Mattoliang, A. Reski Almaida Dg Macenningi
Abstract: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai peran strategis Kawasan Indonesia Timur dalam pencapaian Visi Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini mengintegrasikan kerangka RPJPN… PJPN 2025–2045, tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), serta prinsip‐prinsip sustainable management untuk mendorong aksi nyata berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Oktober 2025 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, dalam rangka MACRO FEST 2025, dan melibatkan 72 peserta dari masyarakat umum. Rangkaian kegiatan mencakup paparan materi, diskusi interaktif, serta evaluasi pre–post yang terdiri dari 10 butir pengetahuan dan 5 butir sikap/niat berbasis skala Likert. Materi menyoroti potensi unggulan Indonesia Timur, seperti sektor perikanan di Maluku, pengembangan energi terbarukan di wilayah kepulauan (studi kasus Sumba), serta tata kelola berkelanjutan dalam hilirisasi nikel. Hasil awal secara deskriptif menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta serta penguatan niat untuk melakukan aksi konkret dalam 30–60 hari. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi dengan penguatan mekanisme pendampingan tindak lanjut agar komitmen peserta dapat berkelanjutan.

PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI INFORMATION GAP ACTIVITIES

Jamiluddin, Sriati Usman, Fadhila Zamzam, Zarkiani Hasyim, Muh. Akbar Eisemring
Abstract: Pelaksanaan pengabdian ini didasari pada beberapa hasil penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris terhadap peserta didik kurang menggembirakan karena para peserta didik menganggap bahwa pelajaran… elajaran bahasa Inggris itu sulit dipahami dan dimengerti. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tambunsaribu, G. et.al (2021) mengungkapkan bahwa faktor penyebab masalah internal peserta didik itu sendiri dimana 77 % respondent yang mengatakan bahasa Inggris itu dianggap membingungkan dan sulit dipelajari.  Dua puluh dua percent (22 %) respondent mengatakan materi berbicara (speaking) sulit dipelajari. Selain dari pada temuan penelitian di atas, hasil pengamatan pengabdi sendiri pada beberapa mahasiswa pada program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan mempelajari dan memahami bahasa Inggris, mungkin disebabkan oleh  belum berkesesuaian strategi atau teknik pembelajaran bahasa Inggris yang mendorong mahasiswa untuk mengetahuinya dan merasa senang belajar. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, pengabdi melakukan pengabdian dalam bentuk pelatihan yaitu menawarkan suatu pendekatan atau teknik yang dapat membantu peserta didik atau mahasiswa mengurangi kebingungan dan kesulitan yang dirasakan selama ini. Pengabdi menawarkan pelatihan dengan menggunakan salah satu pembelajaran kooperatif dalam kelompok kecil, yaitu berpasang-pasangan dalam mengemukakan ide, pikiran masing-masing sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pasangannya. Hasil penelitian Susanti dan Linaris (2021) mengungkap bahwa siswa yang menggunakan metode diskusi kelompok kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi kelas. Selanjutnya hasil penelitian mereka, juga mengungkap bahwa salah satu strategi atau teknik yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi adalah melalui diskusi kelompok kecil. Temuan-temuan penelitian dan hasil pengamatan tersebut, membuat para pengabdi akan memperaktikkan salah satu strategi atau teknik diskusi kelompok kecil, yaitu terdiri dari 2 (dua) orang saling bercakap-cakap (berbicara) sesuai dengan tema bahasa Inggris yang diberikan. Teknik pembelajaran dalam pelatihan ini adalah ‘Information Gap Activities (IGA)’ dimana masing-masing mahasiswa mempunyai peran. Oleh karena itu, tahapan pelaksanaan dalam pelatihan ini dimulai dari pengumpulan bahan pelatihan berupa topik-topik percakapan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, kemudian mahasiswa berlatih dengan memberikan kesempatan yang sama kepada masing-masing pasangan untuk memperaktikkannya sesuai peran masing-masing, dan pada akhir pelatihan, instruktur (pengabdi) memberikan penguatan tentang kegiatan yang telah dilakukan untuk menambah wawasan tentang apa yang telah diperaktikkan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa, menambah pengetahuan bahasa Inggris, sehingga dengan sadar mempraktikkan sendiri bersama temannya melalui percakapan bahasa Inggris yang sehari-hari mahasiswa gunakan dan alami.

INTERNALISASI PEMBINAAN AKHLAK REMAJA BERBASIS QUR'AN DAN HADIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL

Annisa, Gito Supriadi, Arif Effendi
Abstract: Perkembangan zaman saat ini membawa peluang besar dalam kemajuan era digital namun kemajuan ini membawa dampak tantangan dalam akhlak remaja dikarenakan era digital ini  memberikan peluang akses tanpa batas jika tidak digunakan… igunakan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukannya stategi pendidikan yang mampu menyeimbangkan pemanfaatan era digital dan penguatan nilai syari’at agama. Maka dengan ini diperlukannya pengabdian yang berpokus pada internalisasi ajaran agama yang bersumber dari Al- Qur’an Hadits sebagai landasan pembinaan akhlak remaja. Pengabdian ini dilakukan dengan menginternalisasikan nilai kandungan Al- Qur’an Hadits, Kajian, serta pembiasan kegiatan agama dan akhlak dalam kehidupan sehari hari. Dengan demikian, pengabdian ini bertujuan sebagai nilai-nilai Al- Qur’an Hadits bukan hanya sekedar pembinaan iman namun juga sebagai pondasi akhlak remaja dari dampak negatif era digitalisasi. Dengan menggunakan metode kualitatif deskritif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwasanya mereka mulai meneladani serta mengamalkan makna ayat Al- Qur’an dan Hadits dalam membentuk akhlak remaja pada SMA