Abstract:Di era digital seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian kehidupan manusia yang paling penting terutama bagi kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan platform seperti whatsApp yang dikenal sebagai media komunikasi,…
munikasi, Tik-Tok, Instagram, Twitter dan lain sebagainya. Dengan adanya media sosial dapat memudahkan kita dalam berkomunikasi tampa ada batasan waktu dan tempat, akan tetapi disisi lain juga menimbulkan berbagai masalah yaitu etika seseorang dalam berkomunikasi. Sehinggah penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak media sosial terhadap etika komunikasi mahasiswa dengan menggunakan metode studi literatur yang menggumpulkan dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu. dengan demikian hasil pembahasan menunjukan bahwah media sosial memberikan pengaruh ganda terhadap etika komunikasi mahasiswa: di satu sisi mempermudah akses informasi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi, namun disisi lain memberikan dampak negatif Berupa penggunaan bahasa yang kasar, penyebaran berita palsu atau biasa di sebut hoaks, perilaku yang tidak sopan yang dimana menyebar luas dimedia sosial dan di abaikan maupun dinormalisasikan perilaku buruk tersebut dan pengabaian norma kesopanan yang sering terjadi. Dan kelebihan media sosial adalah kemampuannya memperluas jaringan komunikasi dan mempercepat pertukaran informasi, sementara kekurangannya terletak pada potensi penyala gunaan yang menimbulkan konflik dan ketidak nyamanan antar pengguna. sehinggan kita dapat memberikan solusi berupa edukasi dan peningkatan kesadaan etika bemedia sosial bagi mahasiswa agar mereka dapat bekomunikasi lebih bertanggung jawab dan menghormati orang lain. Dengan demikian penelitian ini bisa memberikan kontribusi penting dengan cara memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan agar dapat merancang program komunikasi digital yang lebih efektif dan merancang program edukasi , sehinggah program tersebut dapat menaikan etika berkomunikasi di kalangan mahasiswa dengan begitu dapat di tingkatkan dimasa depan.
Abstract:Perkembangan pesat e-commerce telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk mahasiswa yang semakin aktif melakukan pembelian online melalui platform Shopee. Keputusan pembelian online dipengaruhi oleh berbagai faktor,…
, namun belum seluruhnya dipahami secara empiris pada konteks mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, promosi, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian online pada platform Shopee di kalangan mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yang pernah melakukan pembelian di Shopee. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan kepercayaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang dibuktikan oleh nilai F hitung sebesar 40,791 dengan tingkat signifikansi 0,000. Secara parsial, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 4,016; sig = 0,000), sementara kepercayaan menjadi variabel yang paling dominan (t = 3,836; sig = 0,000). Sebaliknya, promosi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 0,382; sig = 0,704). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,554 menunjukkan bahwa 55,4% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harga dan kepercayaan merupakan faktor utama dalam mendorong keputusan pembelian online mahasiswa.
Abstract:Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial…
sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.
Abstract:Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menganalisis sejauh mana persepsi harga dan kepercayaan konsumen memengaruhi keputusan pembelian di kalangan pengguna platform e-commerce Shopee di Kota Sukabumi.…
ukabumi. Data dikumpulkan langsung dari konsumen yang telah melakukan pembelian di Shopee melalui penyebaran kuesioner. Hasil analisis yang menggunakan regresi linier menunjukkan temuan penting: kepercayaan konsumen memiliki peran yang sangat signifikan dan positif dalam mendorong keputusan pembelian. Artinya, semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen, semakin besar kemungkinan mereka untuk melakukan pembelian. Sementara itu, persepsi harga menunjukkan pengaruh yang tidak konsisten atau bervariasi; dalam beberapa kasus ditemukan signifikan, namun di kasus lain tidak. Variabilitas ini mengindikasikan bahwa dampak persepsi harga terhadap keputusan pembelian dapat dimoderasi atau dipengaruhi oleh variabel lain, seperti promosi yang sedang berjalan atau kualitas layanan yang dirasakan oleh konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan adalah faktor kunci utama yang harus diprioritaskan oleh platform e-commerce. Implikasi praktisnya adalah pelaku bisnis e-commerce disarankan untuk berfokus pada strategi membangun dan mempertahankan kepercayaan konsumen guna meningkatkan volume penjualan, sekaligus memastikan bahwa strategi penetapan harga yang diterapkan bersifat kompetitif dan sesuai dengan ekspektasi serta kebutuhan spesifik konsumen di wilayah Kota Sukabumi.
Abstract:Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji bagaimana ulasan pelanggan dan skor penilaian mempengaruhi pilihan konsumen saat berbelanja di TikTok Shop di wilayah Sukabumi. Kemajuan perdagangan elektronik yang menyatu dengan…
n platform media sosial telah membentuk pola baru dalam perilaku pembeli, di mana komentar pengguna dan nilai produk menjadi faktor utama yang dipertimbangkan sebelum transaksi. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rencana asosiatif. Sebanyak 97 partisipan dipilih berdasarkan rumus Cochran. Informasi diperoleh melalui angket dengan skala Likert, lalu diproses melalui pemeriksaan kualitas data, pengujian asumsi klasik, dan analisis regresi linier ganda untuk melihat dampak masing-masing variabel. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ulasan pelanggan memberikan efek positif dan bermakna pada keputusan membeli. Hal ini terlihat dari koefisien 0,665 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang menandakan bahwa ulasan yang lebih baik akan semakin mendorong konsumen untuk berbelanja. Di sisi lain, skor penilaian juga terbukti berdampak positif dan signifikan. Koefisien 0,746 dengan signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa penilaian tinggi dapat memperkuat kepercayaan pembeli terhadap mutu barang dan mendorong mereka untuk membeli. Secara bersama-sama, kedua faktor ini menjelaskan 63,5% perubahan dalam keputusan pembelian, seperti yang tercermin dalam nilai R Square. Temuan ini mempertegas bahwa ulasan dan skor penilaian adalah elemen penting dalam proses evaluasi konsumen sebelum membeli barang di TikTok Shop. Oleh karena itu, para pengusaha disarankan untuk memperbaiki standar pelayanan, mengatur ulasan dengan baik, dan menjaga kualitas produk agar mendapatkan penilaian positif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan minat beli konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami pengaruh Social Media Marketing dan Brand Trust terhadap Keputusan Pembelian pada aplikasi Shopee dengan studi kasus di Kota Sukabumi. Pendekatan yang digunakan adalah…
alah penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif, yang berfokus pada hubungan antarvariabel. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Sukabumi yang menggunakan aplikasi Shopee, dengan jumlah yang tidak diketahui. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert, sedangkan pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Strategi pemasaran yang memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menyebarkan konten menarik dan interaktif mampu mendorong minat serta keinginan konsumen untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan. Sementara itu, Brand Trust memberikan rasa aman dan mengurangi keraguan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian. Dengan demikian, perusahaan perlu mengelola kedua faktor tersebut secara efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian sekaligus membangun loyalitas konsumen terhadap merek.
Abstract:Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak kualitas produk dan harga terhadap minat beli konsumen pada produk thrift melalui platform Live TikTok Shop Kota Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan terhadap 97 responden melalui…
i teknik purposive sampling, kemudian diolah menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan variabel. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas produk secara signifikan memengaruhi minat beli, terutama terkait kondisi, kelayakan, dan kesesuaian produk saat ditampilkan live. Sebaliknya, harga tidak berpengaruh signifikan karena konsumen lebih mempertimbangkan kualitas dibanding nominal harga. Secara simultan, kedua variabel tetap memengaruhi minat beli, namun kualitas produk menjadi faktor paling dominan. Penelitian ini menegaskan pentingnya menampilkan produk secara jelas dan berkualitas untuk meningkatkan minat beli konsumen.
Abstract:Media sosial telah menjadi platform utama untuk komunikasi akibat pesatnya kemajuan teknologi informasi, namun hal ini juga memungkinkan penyebaran ujaran kebencian secara daring. Mengingat mahasiswa sedang aktif mengembangkan…
angkan identitas sosial mereka, fenomena ini sangat berbahaya karena berpotensi merusak perilaku prososial dan memperkuat prasangka yang telah ada. Penelitian ini sangat penting untuk memahami bagaimana lingkungan digital mempengaruhi pembentukan karakter seorang mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana prasangka dan perilaku prososial mahasiswa dipengaruhi oleh paparan mereka terhadap ujaran kebencian daring di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggabungkan observasi dokumenter daring dengan analisis literatur. Data dikumpulkan dengan memeriksa dan mengevaluasi sejumlah artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025.Berdasarkan temuan, paparan terhadap ujaran kebencian daring berkorelasi dengan peningkatan intoleransi sosial di kalangan mahasiswa, serta penurunan empati dan perilaku prososial. Di antara penyebab yang berkontribusi adalah efek disinhibisi daring, proses dehumanisasi, dan algoritma media sosial yang menciptakan ruang gema. Kebutuhan mendesak akan pendidikan karakter dan literasi etika digital di lembaga pendidikan untuk mengurangi dampak berbahaya ini ditunjukkan oleh hasil penelitian tersebut. Sebagai kesimpulan, ujaran kebencian daring merupakan ancaman serius bagi perkembangan sosial anak muda, yang membutuhkan langkah-langkah pendidikan proaktif untuk mempromosikan masyarakat digital yang lebih penuh kasih sayang dan penerimaan.
Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh Konten Marketing dan Influencer Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Lokal di platform TikTok, dengan mengambil studi kasus di Kota Sukabumi. Perkembangan strategi pemasaran…
masaran digital telah menjadikan TikTok sebagai media penting bagi industri fashion lokal untuk menarik audiens. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, penelitian ini melibatkan 97 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa baik Konten Marketing maupun Influencer Marketing secara parsial memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Keputusan Pembelian. Konten marketing terbukti efektif dalam menarik perhatian, menyampaikan informasi produk, dan membangun citra merek , sementara Influencer Marketing memanfaatkan kredibilitas dan kepercayaan untuk memperkuat motivasi konsumen dalam membeli. Secara simultan, Konten Marketing dan Influencer Marketing berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Kombinasi kedua strategi ini memberikan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan penerapan salah satunya. Kesimpulannya, sinergi antara konten yang menarik dan peran influencer di TikTok sangat efektif dalam mendorong keputusan pembelian produk fashion lokal di Kota Sukabumi.
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hariannya, termasuk dalam pemanfaatan layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Gojek. Di tengah persaingan yang semakin ketat antarplatform,…
ntarplatform, perusahaan dituntut mampu menyusun strategi pemasaran digital yang efektif sekaligus membangun rasa percaya konsumen agar dapat memengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan layanan tersebut. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh Digital Marketing dan Kepercayaan Konsumen terhadap Keputusan Penggunaan aplikasi Gojek di Kota Sukabumi. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan mengedarkan kuesioner kepada pengguna aktif Gojek. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Digital Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Penggunaan. Selain itu, Kepercayaan Konsumen juga memiliki pengaruh signifikan dan menjadi faktor yang memberikan dampak terbesar. Secara bersama-sama, kedua variabel menjelaskan 63,5% variasi dalam Keputusan Penggunaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi digital marketing yang tepat serta tingginya tingkat kepercayaan konsumen merupakan elemen penting yang mampu mendorong keputusan masyarakat dalam menggunakan aplikasi Gojek.