Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

PEMANFAATAN INTERNET BERBASIS IT SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER BELAJAR BAGI GURU-GURU SD NEGERI 130 PALEMBANG

Salamah, Irma, Fadhli, Mohammad, Lindawati, Lindawati, Asriyadi, Asriyadi, Kusumanto, Raden
Abstract: Abstrak: Teachers of Palembang 130 Elementary School still use one-way learning patterns where the teacher explains the material in front of the class and only relies on textbooks. Based on the results of interviews and… discussions, the ability of SDN 130 Papuan teachers is still lacking. One contributing factor is age, besides the lack of availability of supporting facilities and infrastructure. SDN 130 Palembang teachers are more comfortable using conventional learning methods. They consider that conventional learning methods are easier, less difficult, and assume the material in the book is sufficient. This community service is aimed at providing training to teachers in SDN 130 Palembang in order to make the internet an alternative source of learning. The target to be achieved is to raise the motivation of teachers to recognize the internet as an alternative source of learning. The method used is counseling, direct practice, and discussion. The result of this activity is that teachers are greatly helped in the use of the internet as an alternative source of learning and developing teaching materials. So they don't just use my text as a learning resource. Keywords: alternative learning resources; IT; internet utilization Abstract: Guru-guru di SD Negeri 130 Palembang masih menggunakan pola pembelajaran satu arah dimana guru menjelaskan materi di depan kelas dan hanya mengandalkan buku teks. Berdasarkan hasil wawancara dan diskusi, kemampuan guru SDN 130 Papua masih kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah usia, selain kurangnya ketersediaan fasilitas dan infrastruktur pendukung. Guru SDN 130 Palembang lebih nyaman menggunakan metode pembelajaran konvensional. Mereka menganggap bahwa metode pembelajaran konvensional lebih mudah, tidak sulit, dan menganggap materi dalam buku ini sudah cukup. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru di SDN 130 Palembang untuk menjadikan internet sebagai sumber belajar alternatif. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan motivasi guru untuk mengenali internet sebagai sumber belajar alternatif. Metode yang digunakan adalah konseling, praktik langsung, dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah para guru sangat terbantu dalam penggunaan internet sebagai sumber belajar alternatif dan mengembangkan bahan ajar. Jadi mereka tidak hanya menggunakan teks saya sebagai sumber belajar. Kata kunci: alternatif sumber belajar;  IT; pemanfaatan internet

PELATIHAN MICROSOFT EXCEL BAGI MAHASISWA CALON GURU UNIVERSITAS PENDIDIKAN MANDALIKA

Febrilia, Baiq Rika Ayu, Setyawati, Dwi Utami
Abstract: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengoperasikan Microsoft Excel. Adapun subjek dalam pengabdian ini adalah mahasiswa calon guru tingkat akhir Fakultas Sains, Teknik dan… Terapan (FSTT), Universitas Pendidikan Mandalika. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dalam bentuk pelatihan, yang mana terdapat dua tahap yang dilakukan dalam pengabdian, yaitu tahap persiapan tahapan yang mengidentifikasi permasalahan apa yang muncul pada subjek serta tahap pelaksanaan tahapan pemberian materi kepada subjek, baik itu secara ceramah ataupun praktik langsung. Hasil dari pengabdian kepada mayarakat ini menyatakan bahwa awal dari pertemuan mahasiswa memilki beberapa kendala dalam menginput rumus karena adanya sedikit perbedaan antara Microsoft Word dan Excel. Akan tetapi, setelah dibimbing oleh tim pengabdi, mahasiswa kendala tersebut berhasil diminimalisir sampai pada akhirnya mahasiswa mampu menggunakan rumus, mencetak grafik atau diagram dan menjalankan sintaks vlookup dan hlookup. Jadi, dapat dikatakan bahwa pengabdian ini berjalan sesuai target dari tim pengabdi.

PENINGKATAN KESEHATAN JIWA MELALUI PERAN KADER MENUJU KELURAHAN SIAGA SEHAT JIWA

Pinilih, Sambodo Sriadi, Handayani, Estrin, Shelviana, Elza, Rositasari, Evi, Aziz, Maulana
Abstract: Abstract: The problem of disability is now a global health problem. As a result of disability, problems affect the productivity and quality of health of individuals and the community. Persons with disabilities are not just… st people who have physical disabilities. People with mental disorders (ODGJ) are included in a group of people with disabilities. The stigma of Indonesian society that is still very strong regarding ODGJ is not as strong as that of other people with disabilities. This should not be allowed because it will result in a violation of dignity and value. The purpose of this activity is to establish and optimize the role of Mental Health Cadres (KKJ) in the community who are trained in the early detection of mental disorders in the community. This activity was carried out in the Magelang village in the Central Magelang subdistrict, Magelang city. With a population of 6,441 people, most of the community work in the Magelang village is working in the field of community services, government & individuals. In the 2019 Magelang sub-district has 18 patients with mental disorders. The results of the activities of the formation of mental health cadres (KKJ) in the community trained as many as 15 active cadres and are able to conduct early detection of mental disorders in the community so that the number of ODGJ of Magelang village is known to be 34 people and there are 2 people at risk of mental disorders. After knowing the number of ODGJ cadres implementing to the community one of them by providing psychological knowledge for families and communities. Keywords: disability; mental health cadres; mental disorders   Abstrak: Masalah disabilitas saat ini menjadi masalah kesehatan global. Akibat adanya masalah disabilitas mempengaruhi produktivitas dan kualitas kesehatan perseorangan maupun masyarakat. Penyandang disabilitas bukan hanya orang yang mengalami kecacatan fisik saja. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) termasuk dalam golongan penyandang disabilitas. Stigma masyarakat Indonesia yang masih sangat kuat mengenai ODGJ tidak sekuat pada penyandang disabilitas lainnya. Hal ini tidak boleh dibiarkan karena akan mengakibatkan pelanggaran martabat dan nilai. Tujuan dari kegiatan ini untuk membentuk dan mengoptimalkan peran Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) di masyarakat yang terlatih dalam melakukan deteksi dini kasus gangguan jiwa di masyarakat. kegiatan ini dilakukan dengan metode pendampingan kepada kader  serta membantu para kader yang telah melakukan pelatihan tentang kesehatan jiwa. Dalam melakukan deteksi dini gangguan jiwa dimasyarakat dan pemetaan rumah penyandang disabilitas. Hasil kegiatan terbentuknya Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) di masyarakat yang terlatih sebanyak 15 kader aktif dan mampu melakukan deteksi dini gangguan jiwa dimasyarakat sehingga diketahui jumlah ODGJ kelurahan magelang sebanyak 34 orang dan resiko gangguan jiwa ada 2 orang. Setelah diketahuinya jumlah ODGJ kader melakukan implementasi ke masyarakat salah satunya dengan cara memberikan pengetahuan psikologis bagi keluarga dan masyarakat. Kata Kunci: disabilitas; gangguan jiwa; kader kesehatan jiwa

Pemberdayaan Masyarakat dan Identifikasi Faktor Risiko Kesehatan Di Dusun Jaranan

Jatmika, Septian Emma Dwi
Abstract: Abstract:  Jaranan Hamlet has never identified health risk factors related to PHBS and KADARZI. The purpose of this service is to find out the lowest indicators of PHBS and KADARZI. The methods used are program socialization,… ation, data analysis, and problem priority determination, Hamlet Community Deliberation (MMD), intervention, and partner participation. The results obtained, the priority problem in RT 10 and 11 Dusun Jaranan is the low number of people who do not do physical activity every day. It was agreed to be held together and blood pressure measurement before and after exercise. People are very enthusiastic and experience a decrease in blood pressure after participating in gymnastics. It is hoped that this community service program in the form of community empowerment can be used as a motivation for the community to routinely do gymnastics which can be beneficial for residents. Keywords: identification of health risk factors; community empowerment; gymnastics   Abstrak: Dusun Jaranan belum pernah dilakukan identifikasi faktor risiko kesehatan terkait dengan PHBS dan KADARZI. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui indikator dari PHBS dan KADARZI yang paling rendah. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi program, analisis data dan penentuan prioritas masalah, Musyawarah Masyarakat Dusun (MMD), intervensi, dan partisipasi mitra. Hasil yang didapatkan, prioritas masalah di RT 10 dan 11 Dusun Jaranan yaitu masih rendahnya masyarakat yang tidak melakukan aktifitas fisik setiap hari. Disepakati untuk diadakan senam bersama dan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah senam. Masyarakat sangat antusisas dan mengalami penurunan tekanan darah setelah mengikuti senam. Diharapkan dengan adanya program pengabdian berupa pemberdayaan masyarakat ini dapat dijadikan motivasi masyarakat untuk rutin mengadakan senam yang dapat bermanfaat bagi warga. Kata kunci: identifikasi faktor risiko kesehatan; pemberdayaan masyarakat; senam

ANDROID MEDICAL RECORDS APP UNTUK MENYIMPAN CATATAN MEDIS PASIEN PUSKESMAS KECAMATAN PORSEA

Saputra, Herman, Lubis, Adi Prijuna, Sena, Maulana Dwi
Abstract: Abstract : Efforts to improve the quality of health services at the Porsea health center make a medical records system to facilitate the administration and storage of data properly, Porsea health centers still use medical… al records or forms manually. To make it easy for patients to have a continuous medical history quickly discovered. One of the preparations is to find the right application to be used as a manual medical record system that is digitalized. A simple and easy-to-use medical record system that makes it easy for puskesmas to do patient medical records is the Android Medical Records App Application system, with this application what is expected by the puskesmas can increase the knowledge of Porsea puskesmas employees to use the medical record application, and increase the use of the computerized system, and it is also easy for people who seek treatment to be able to save their medical record data and can be seen traces of their existing medical history. Keywords: android; medical records   Abstrak: Upaya meningkatakan mutu pelayanan kesehatan puskemas porsea membuat sistem catatan medis untuk mempermudah administrasi dan penyimpanan data dengan baik, puskesmas porsea masih menggunakan catatan medis atau formulir secara manual. Untuk mempermudah agar riwayat kesehatan pasien berkesinambungan dengan cepat  ditemukan. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah mencari aplikasi yang tepat untuk digunakan menjadi sistem rekam medis yang manual menjadi digitalisasi. Sistem rekam medis yang simpel dan mudah digunakan dalam memudahkan pihak puskesmas untuk melakukan pencatatan medis pasien adalah sistem Aplikasi Android Medical Records App, dengan adanya aplikasi ini maka apa yang diharapkan pihak puskesmas dapat Meningkatkan pengetahuan pegawai puskesmas porsea untuk menggunakan aplikasi rekam medis, dan meningkatkan penggunaan sistem terkomputerisasi, dan juga mempermudah masyarakat yang berobat untuk bisa di simpan data catatan medisnya dan dapat dilihat jejak riwayat kesehatannya yang sudah ada.  Kata Kunci: android; rekam medis

PEMANFAATAN GOOGLE FORMS PADA ORGANISASI PENELITI SEBAGAI UPAYA KONTRIBUSI MENINGKATKAN MINAT RISET DI KOTA MEDAN

Sonata, Fifin, Prabowo Wiguna, Dede, Hutagalung, Juniar
Abstract: Abstract   The low number and results of researchers forms the basis of the need for programs to boost research interest for the community. One of the efforts made by utilizing the Google Forms application in the research… ch organization in creating the Science Event (LKTI). The method used is by selecting the manuscript, percentage and judging. The results of the activity decided three winners as champions 1,2 and 3 based on the results of the jury's assessment of the finalists. Participants who won were given awards in the form of trophies, certificates, and coaching money. The activity ran smoothly with the hope that in the future the interest of the community to research will increase and the research work will be better. Keyword: Google Forms; LKTI; Researchers Organization   Abstrak Rendahnya jumlah peneliti dan hasil riset menjadi dasar perlunya program untuk menggenjot minat riset bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan dengan pemanfaatan aplikasi Google Forms pada organisasi peneliti dalam membuat program Science Event (LKTI). Metode yang digunakan yaitu dengan menseleksi naskah, presentase dan penjurian. Hasil kegiatan memutuskan tiga pemenang sebagai juara 1,2 dan 3 berdasarkan hasil penilaian dewan juri kepada para finalis. Peserta yang juara diberikan penghargaan berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan. Kegiatan berjalan dengan lancar dengan harapan kedepan minat masyarakat untuk meneliti semakin meningkat dan karya penelitiannya semakin baik. Kata kunci: Google Formulir; LKTI; Organisasi Peneliti  

PEMANFAATAN E-COMMERCE BAGI GENERASI MILENIAL

Rahmadani, Nurul, Handayani, Masitah, Rohminatin, Rohminatin, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract: The growth of the e-commerce market in Indonesia is very high and is one of the largest in the world. As a country whose population is dominated by a mid-level economy, e-commerce is very positively welcomed by… the Indonesian population, especially the millennial generation. The millennial generation is a generation of young people today who are currently in the age range of 15-34 years. This generation is the biggest consumer in utilizing the internet in many ways, such as social media and e-commerce. The method used in this service is a simulation using one e-commerce application, namely Shopee. The purpose of this Community Service activity is to utilize e-commerce, especially for millennials so that they can use it in positive terms. The result of this activity was the implementation of Community Service activities attended by 30 students at SMA Negeri 2 Tanjungbalai.   Keywords: e-commerce; millennial generation     Abstrak: Pertumbuhan pasar e-commerce di Indonesia sangat tinggi dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Sebagai negara yang penduduknya didominasi oleh ekonomi tingkat menengah, e-commerce sangat disambut positif bagi penduduk Indonesia, terutama generasi milenial. Generasi milenial merupakan generarasi muda masa kini yang saat ini berusia dalam rentang usia15-34 tahun. Generasi ini merupakan konsumen terbesar dalam memanfaatkan internet dalam banyak hal, seperti sosial media maupun e-commerce. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ialah simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce, yaitu Shopee. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memanfaatkan e-commerce terutama bagi generasi milenial sehingga dapat memanfaatkannya dalam hal positif. Hasil kegiatan ini ialah terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dihadiri siswa-siswi SMA Negeri 2 Tanjungbalai sebanyak 30 orang.   Kata kunci: e-commerce; generasi milenial

INSTALASI SISTEM OPERASI BERBASIS WINDOWS 10 PADA SEKOLAH MAN KISARAN

Dalimunthe, Ruri Ashari, Yusda, Riki Andri, Ramdhan, William
Abstract: Abstract: Community service activities entitled "Installation of Operating Systems Based on Windows 10" aims to provide information to students from MAN Asahan about Installing Windows Operating Systems. The method used… in this activity is a direct observation of the MAN Asahan school by watching and analyzing the problems or troubleshooting that occurs at the Computer Lab at MAN Asahan. In addition, information on problems in the computer Labs of the school was also carried out by a team of lecturers as the perpetrators of this community service by way of direct interviews with the Teachers and employees who served in the Computer Lab of the MAN Asahan school. The end result of this dedication is how students can repair computers, as well as troubleshooting that occurs on school computers and computers at home, can be overcome alone without having to use computer repair services. Keywords: installation; operating system; Windows 10   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Instalasi Sistem Operasi Berbasis Windows 10” bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa dan siswi MAN Asahan tentang Instalasi Sistem Operasi Windows. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi langsung ke sekolah MAN Asahan dengan melihat serta menganalisa permasalahan ataupun troubleshooting yang terjadi pada Laboratorium Komputer disekolah MAN Asahan. Selain itu, Informasi permasalahan pada komputer Lab sekolah juga dilakukan tim dosen selaku pelaku kegiatan pengabdian ini dengan cara wawancara langsung kepada Guru dan pegawai yang bertugas di Lab Komputer sekolah MAN Asahan. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah bagaimana siswa dan siswi dapat memperbaiki komputer serta troubleshooting yang terjadi pada komputer sekolah maupun komputer dirumah dapat teratasi sendiri tanpa harus memakai jasa perbaikan komputer.   Kata kunci: instalasi; sistem operasi;  windows 10

PELATIHAN PENYUSUNAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DI SMK PEMBANGUNAN DENPASAR

Ayuningsih, Ni Putu Meina, Dwijayani, Ni Made, Ciptahadi, Ketut Gus Oka
Abstract: Abstract: The low HOTS (Higher Order Thinking Skills) students based on the results of PISA 2015 in mathematics shows the characteristics of mathematics learning are still familiar with Lower Order Thinking Skills (LOTS)… questions. Based on this, HOTS math problems need to be developed at the Vocational high school education level. The difficulty of the teacher in applying HOTS questions is due to the lack of information obtained by the teacher and the lack of sharing activities to compile HOTS questions. The purpose of this community service activity is to provide training for vocational mathematics teachers in making HOTS questions. This community service activity is in the form of training for Mathematics Teachers of Denpasar Development Vocational School and involving all teachers of mathematics subjects. The partner in this dedication activity named I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd is one of the mathematics teachers at the Denpasar Development Vocational School. The implementation of community service activities is carried out through three stages, namely planning, implementation, and reflection. Based on the results of the questionnaire given to the partners and to the school, the results of the service have been able to run well.             Keywords: Dedication, Mathematics, Training, Hots     Abstrak: Rendahnya HOTS (Higher Order Thinking Skills) siswa berdasarkan hasil PISA 2015 dalam matematika  menunjukkan karakteristik pembelajaran matematika masih terbiasa dengan soal-soal Lower Order Thinking Skills (LOTS). Berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan soal matematika HOTS di jenjang pendidikan sekolah menengah Kejuruan. Kesulitan guru dalam menerapkan soal-soal HOTS dikarenakan kurangnya informasi yang diperoleh guru serta minimnya kegiatan sharing untuk menyusun soal HOTS. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pelatihan bagi guru matematika SMK dalam membuat soal-soal HOTS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan kepada guru matematika SMK Pembangunan Denpasar dan melibatkan semua guru mata pelajaran matematika. Mitra pada kegiatan pengabdian ini bernama I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd merupakan salah satu guru matematika di SMK Pembangunan Denpasar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil kuisioner yang diberikan kepada pihak mitra maupun ke pihak sekolah diperoleh hasil pengabdian sudah dapat berjalan dengan baik.   Kata kunci: Pengabdian, Matematika, Pelatihan, Hots

TEKNIK CEPAT BELAJAR DESAIN POSTER MENGGUNAKAN ADOBE PHOTOSHOP PADA SMANEGERI 5 TANJUNGBALAI

Nata, Andri, Syafwan, Havid, Helmiah, Fauriatun, Wati, Nur
Abstract: Abstract: Community Service Activities are carried out in the form of a day training for students in designing posters using Adobe Photoshop software as a way to add and develop the abilities and creativity of students in… n SMA Negeri 5 Tanjungbalai. The target in this activity is the students of SMA Negeri 5 Tanjungbalai, amounting to approximately 18 people. This dedication activity is carried out using lecture, demonstration, and practice methods accompanied by questions and answers. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Adobe Photoshop software as one of the media in processing images. The demonstration method is used to show a work process that is the stages of introducing tools in Adobe Photoshop software and knowing each of its functions, while the training method is to practice directly how to design posters in the application. While the question and answer method is to give participants the opportunity to consult to overcome obstacles in understanding the material that has been obtained. The final results of this activity are expected to add insight to students in designing posters as a way to present or convey information.   Keywords: Adobe Photoshop Software, Poster Design, Information Technology,     Abstrak:Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi siswa-siswi dalam mendesain poster menggunakan software adobe Photoshopsebagai salah satu cara untuk menambah dan mengembangkan kemampuan dan kreatifitas siswa-siswi di SMA Negeri 5 Tanjungbalai.Sasaran dalam kegiatan ini adalah parasiswa-siswi SMA Negeri 5 Tanjungbalai yang berjumlah lebih kurang 18 orang.Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metodeceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metodeceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software adobe Photoshopsebagai salah satu media dalam mengolah gambar. Metode demonstrasidipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahapmengenalan tool-tool yang ada pada software adobe Photoshopdan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkanmetode latihan untuk mempraktikkan langsung cara mendesain poster pada aplikasi tersebut. Sementara metode tanya jawab untukmemberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendaladalam memahami materi yang sudah didapat.Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapatmenambah wawasanbagi para siswa dalam mendesain poster sebagai salah satu cara dalam menyajikan atau menyampaikan informasi.   Kata kunci: Desain Poster, Software Adobe Photoshop,  Teknologi Informasi,