Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Pemanfaatan Konseling Online Pada Guru SD Di Kalimantan Tengah

Berkat, Berkat, Rhama, Bhayu, Martono, Wahyuni Christiany, Sitio, Elisabeth Fransisca Saragi, Setiawan, Ferry, Saefulloh, Ahmad
Abstract: Abstract.: The current covid-19 pandemic season pays special attention to students who study at home through online methods. The thing of concern is the frequent occurrence of violence in elementary school age children while… hile studying due to the limitation of parents as substitute teachers during online learning. Parents of students with all their activities are required to help and assist their children in making school work. So the phenomenon that occurs in the field is the uncontrolled control of parental emotions towards children, so that online learning seems to be a frightening specter for elementary students. The purpose of implementing this Online Counseling Guidance is to provide insight to elementary school teachers who are members of the Indonesian Teachers Association (PGRI) Central Kalimantan regarding the mechanism for utilizing counseling which can be done online through the Competency Assessment and Career Development Service Center (PPAKPK) web. The method of implementing this service is carried out online through Conference Via Zoom and tutorials on using the web on a YouTube account which are distributed to Bimtek participants. The results obtained at this Bimtek show that all Bimtek participants are interested in the use of Online Counseling to serve as a means of consulting both students to teachers or guardians of students to teachers or teachers to psychiatrists who can be contacted when the teacher needs student problem solving. Keywords: online counseling; elementary school teacher; central kalimantan   Abstrak: Musim pandemi covid-19 saat ini memberi perhatian khusus bagi para siswa yang belajar di rumah melalui metode daring. Hal yang menjadi perhatian adalah sering terjadinya kekerasan pada anak usia SD saat belajar dikarenakan faktor keterbatasan orang tua sebagai guru pengganti selama pembelajaran daring. Orang tua siswa dengan segala kesibukannya dituntut untuk membantu dan mendampingi anak-anak mereka membuat Pekerjaan Sekolah. Maka fenomena yang terjadi di lapangan adalah pengendalian emosi orang tua yang tidak terkendali kepada anak, sehingga pembelajaran daring terkesan menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa SD. Tujuan dari pelaksanaan Bimtek Konseling Online ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para Guru SD yang tergabung di dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah terkait mekanisme pemanfaatan konseling yang dapat dilakukan secara daring melalui web Pusat Pelayanan Asesmen Kompetensi dan Pengembangan Karir (PPAKPK). Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara daring melalui Conference Via Zoom dan tutorial penggunaan web pada akun youtube yang dibagikan kepada para peserta Bimtek. Hasil yang diperoleh pada Bimtek ini menunjukan bahwa seluruh peserta Bimtek tertarik dengan pemanfaatan Konseling Online untuk dijadikan sebagai sarana konsultasi baik siswa kepada guru ataupun wali murid kepada guru ataupun Guru kepada ahli Psikiater yang dapat dihubungi saat Guru membutuhkan pemecahan masalah siswa. Kata Kunci: konseling online; guru sd; kalimantan tengah

Tanggap Siaga Dalam Masa Pandemi Covid-19 Desa Tempursari Kabupaten Magelang

Nuraini, Paramita, Pratiwi, Atri, Gusti, Kevin, Silvita, Novina, Fauziah, Arinda
Abstract: Abstract:Corona virus is a type of influenza virus or a common virus that causes infection of the nose, sinuses or upper throat. The Covid-19 virus in humans is most commonly transmitted from an infected person to another… r in a number of ways. This virus can be transmitted easily through the air by coughing and sneezing. However, it can also be through direct contact such as shaking hands, touching objects and so on. Indonesia is one of the countries where the spread of the corona 19 virus is relatively fast. This virus also causes the death of victims, therefore education is needed related to preparedness during the Covid 19 Pandemic. This activity was held in Tempursari village, Magelang Regency for 1 month (June 2020) involving 1 assistant lecturer and 4 students of the Guidance and Counseling study program. Muhammadiyah University of Magelang as a companion for counseling and simulations related to proper hand washing and the use of proper masks. This service activity is expected for the community to have insight into the dangers of Covid 19 and have skills related to proper hand washing procedures and the use of proper masks so that they can reduce the spread of Covid 19, especially in Magelang district. Keywords: alert response; covid pandemic 19; wash hands   Abstrak:Virus Corona merupakan sejenis virus influenza atau virus umum yang menyebabkan infeksi pada hidung, sinus atau tenggorokan bagian atas.Virus Covid-19 pada manusia paling umum menular dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui berbagai cara. Virus ini dapat menular dengan mudah melalui udara dengan batuk dan bersin. Namun, bisa juga melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, menyentuh benda dan lain sebagainya. Indonesia merupakan salah satu negara yang penyebaran Virus Covid-19 terhitung cepat. Virus ini juga  menyebabkan kematian terhadap korban, karena itu perlu adanya edukasi terkait tanggap siaga dalam masa Pandemi Covid 19. Kegiatan ini dilaksankan di desa Tempursari Kabupaten Magelang selama 1 bulan ( juni 2020) dengan melibatkan 1 dosen pendamping dan  4 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai pendamping penyuluhan dan simulasi terkait cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat memiliki wawasan terkait bahaya covid 19 dan memiliki ketrampilan terkait tata cara cuci tangan yang benar dan penggunaan masker yang tepat sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Magelang. Kata kunci: cuci tangan; pandemi covid-19; tanggap siaga

Pemberdayaan Perempuan dalam Memanfaatkan Sampah Kresek Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Vuspitasari, Benedhikta Kikky, Deffrinica, Deffrinica, Br Siahaan, Shanti Veronnica, Novita, Novita
Abstract: Abstract: Plastic waste is one of the most common plastic wastes around Suka Maju village, the lack of public knowledge in utilizing and processing plastic waste into products of economic value, based on this background,… the Shanti Bhuana Institute lecturer community service activity was carried out and involved two students, the purpose of this activity is to provide knowledge about the processing of plastic waste that is often found by mothers in Suka Maju village so that they get new knowledge and can be applied in their daily lives. The method used in this activity is the method of lecturing, question and answer and direct practice, the participants who attend consist of mothers, while the material is given knowledge about waste, the dangers of waste and its impacts, as well as the practice of making handicrafts. Activities carried out at the homes of local residents in the form of a workshop meeting. The results obtained were that the use of plastic which was applied in the community service activities of the Shanti Bhuana Institute was a new activity for mothers who participated in these activities, the mothers were very enthusiastic in these activities as seen from their presence in this activity Direct practice allows them to know directly how to make economically valuable products. From this activity, it can be concluded that the community service activities carried out have a good impact because some women can practice how to manufacture products by utilizing plastic waste to become economically valuable products.        Keywords: economic value; plastic waste; women empowerment     Abstrak: Sampah kresek merupakan salah satu limbah plastik yang banyak ditemui disekitar desa Suka Maju, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengolah sampah kresek menjadi produk yang bernilai ekonomis, untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat memberikan pengetahuan tentang pengolahan sampah kresek. tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pengolahan sampah kresek yang banyak dijumpai oleh ibu-ibu yang ada di desa Suka Maju sehingga mereka mendapatkan pengetahuan baru dan dapat diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, tanya jawab dan praktik secara langsung, peserta yang hadir terdiri dari ibu-ibu. Hasil yang diperoleh bahwa pemanfaatan plastik kresek yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat Institut Shanti Bhuana merupakan kegiatan yang baru bagi ibu-ibu yang mengikuti kegitan tersebut, ibu-ibu sangat antusias dalam kegiatan tersebut terlihat dari kehadiran mereka dalam kegiatan ini dan kegiatan praktik yang dilakukan secara langsung membuat mereka secara langsung dapat mengetahui bagaimana cara membuat produk yang bernilai ekonomis. Dari kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik karena sebagian ibu-ibu dapat mempraktikan cara pembuatan produk dengan memanfaatkan sampah plastik kresek menjadi produk bernilai ekonomis.   Kata kunci: bernilai ekonomis; pemberdayaan perempuan; sampah kresek

Pelatihan Pembuatan Produk Teh Berbahan Dasar Jagung Sebagai Antioksidan Kepada Masyarakat

Pasisingi, Nuralim, Kadim, Miftahul Khair, Nento, Wila Rumina
Abstract: Abstract: North Gorontalo has considerable potential, especially in the agricultural sector. One of the excellent agricultural sectors is the corn crop. Although corn is a popular commodity in North Gorontalo District, the… he utilization and diversification of its processed products is still low. Corn hair contains antioxidants, one of which can be developed into tea products. This activity aims to improve the skills of local communities in processing corn into antioxidant tea products. The community service activities were carried out in Bualo Village, Biau District, North Gorontalo for 45 days, starting from September 3 to October 18, 2020. The training was carried out by providing education about the use of corn as a basic ingredient for processing and continued with practical activities for making ready-to-brew antioxidant tea. The result of this training activity was an increase in the knowledge of the local community in Bualo Village about the use of corn as a basic material for processing antioxidant tea products along with attractive packaging.           Keywords: antioxidant; bualo; tea   Abstrak: Gorontalo Utara memiliki potensi yang cukup besar terutama pada sektor pertanian. Salah satu sektor pertanian yang menjadi primadona adalah tanaman jagung Meskipun jagung merupakan komoditi populer di kabupaten Gorontalo Utara, pemanfaatan dan diversifikasi produk olahnnya masih tergolong rendah. Rambut jagung mengandung antioksidan yang salah satunya dapat dikembangkan menjadi produk teh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dalam mengolah jagung menjadi produk teh antioksidan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di desa Bualo, Kecamatan Biau, Gorontalo Utara selama 45 hari, mulai dari tanggal 3 September hingga 18 Oktober 2020. Pelatihan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang pemanfaatan jagung sebagai bahan dasar pengolahan dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik pembuatan teh antioksidan siap seduh. Masyarakat Desa Bualo telah memiliki keterampilan tambahan dalam membuat produk teh antioksidan dengan kemasan yang menarik sebagai produk inovasi dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Kata kunci: antioksidan; bualo; teh 

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Kiddy Learning Binder Bagi Guru Paud

Yuliasari, Ulfa, Permata, Rista Dwi
Abstract: Abstract: Through a workshop and coaching  to make learning media, Kiddy Learning Binder aims to increase the knowledge and skills of early childhood teachers in making educative props in Pusaka KB/TK and Harapan Bangsa… Kindergarten at Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Kiddy Learning Binder is an educational teaching aid to intended as a media learning which to be easy in the process of teaching and learning activities. Based on the problem, according to the survey results obtained in the field that the learning media in PAUD institutions are still minimum, and most of skills PAUD teachers are lack to make learning media, they more often bought the learning media than innovate to make their own . The solution to this problem was solved by providing workshop to make Kiddy Learning Binder learning media in Pusaka KB/TK and Harapan Bangsa Kindergarten. The implementation phase of workshop and coaching begins with observation and permission to get society service partners. Next, identify the initial abilities and then implementation by providing material/theory explanations and conducting training practices, and finally the monitoring and evaluation stage by measuring the success of the media that has been made through the training provided.      Keywords: educative props; kiddy learning binder; media learning   Abstrak: Melalui pendampingan dan pelatihan pembuatan media pembelajaran Kiddy Learning Binder ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD dalam membuat alat peraga edukatif di KB/TK Pusaka dan TK Harapan Bangsa Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Kiddy Learning Binder merupakan alat peraga edukatif yang diperuntukkan sebagai media pembelajaran yang memudahkan proses kegiatan belajar mengajar. Didasarkan pada permasalahan, sesuai hasil survei yang diperoleh di lapangan bahwa media pembelajaran pada lembaga PAUD tersebut masih minim, serta sebagian besar guru PAUD kurang mempunyai keterampilan dalam membuat media pembelajaran, mereka lebih sering untuk membeli media pembelajaran daripada berinovasi untuk membuat sendiri. Solusi permasalahan ini dipecahkan dengan memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran Kiddy Learning Binder di KB/TK Pusaka dan TK Harapan Bangsa Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Tahap pelaksanaan pendampingan dan pelatihan diawali dari observasi dan perijinan untuk mendapatkan mitra pengabdian kepada masyarakat. Selanjutnya, mengidentifikasi kemampuan awal lalu pelaksanaan dengan memberikan penjelasan materi/teori dan melakukan praktek pelatihan, serta yang terakhir tahap monitoring dan mengevaluasi dengan mengukur keberhasilan media yang telah dibuat melalui pelatihan yang diberikan.  Kata kunci: alat peraga edukatif; kiddy learning binder; media pembelajaran

Desain Pelatihan Menggambar Ornamen Bali Sebagai Implementasi Nilai Pendidikan Agama Hindu

Gunada, I Wayan Agus, Yoga Pramana, Ida Bagus Kade
Abstract: Abstract: The community service part of Tri Dharma Higher Education, through devotion then theory in the education process is implemented through activities in the community that benefit and supports community development.… t. The purpose of this writing is to describe one of the programs in community service implemented by the Hindu Religious Education Study Program, STAHN Gde Pudja Mataram in Pasraman Amerta Sanjiwani, Rincung Village which is training to draw Balinese ornaments. Hindus in Rincung Village is still bloody and of Balinese descent, so it certainly still brings Balinese culture in the daily life of its people, based on the results of interviews that children know Balinese ornaments but are not yet adept at drawing them so that through the training process of drawing Balinese ornaments on children in Rincung village to introduce and preserve Hindu cultural values namely Balinese ornaments as ancestral art heritage. The methods used in this service include the process of planning implementation and evaluation wherein the planning emphasizes the strengthening of the design of learning design. Based on this devotional activity, it was obtained as a result that the children in the training to draw Balinese ornaments were very enthusiastic and began to generate motivation to continue preserving the cultural heritage of their ancestors. Through training activities on community service, this can be used as insight and source of information and can be resumed in the next devotional activities.   Keywords : learning, drawing, ornament, Hindu, devotion   Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui pengabdian maka teori dalam proses Pendidikan  diimplementasikan melalui kegiatan di masyarakat yang bermanfaat dan menunjang pembangunan masyarakat. Tujuan penulisan ini adalah menggambarkan salah satu program dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh program studi Pendidikan Agama Hindu, STAHN Gde Pudja Mataram di Pasraman Amerta Sanjiwani Desa Rincung yaitu pelatihan menggambar ornamen Bali. Umat Hindu di Desa Rincung masih berdarah dan keturunan suku Bali sehingga tentu masih membawa budaya Bali dalam keseharian masyarakatnya, berdasarkan hasil wawancara bahwa anak-anak mengenal ornamen Bali namun belum mahir untuk menggambarnya sehingga melalui proses pelatihan menggambar ornamen Bali pada anak-anak di desa Rincung  untuk mengenalkan dan melestarikan kembali nilai-nilai budaya yang bernuansa Hindu yaitu ornamen Bali sebagai warisan kesenian leluhur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah meliputi proses perencanaan pelaksanaan dan evaluasi dimana dalam perencanaannya menekankan kepada penguatan perancangan desain pelatihan. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini maka didapatkan hasil bahwa anak-anak dalam pelatihan menggambar ornamen Bali sangatlah antusias dan mulai timbul motivasi untuk terus melestarikan warisan budaya leluhurnya. Melalui kegiatan pelatihan pada pengabdian kepada masyarakat ini dapat dijadikan sebagai suatu wawasan dan sumber informasi dan dapat dilanjutkan kembali dalam kegiatan pengabdian selanjutnya.   Kata Kunci : pembelajaran, menggambar, ornamen, hindu, pengabdian

Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat dengan Konsep 3R Di desa Sukaluyu

Natalia, Lia, Wihardja, Hany, Ningsih, Paramitha Wirdani
Abstract: Abstract: Reuse, Reduce and Recycle (3R) is the behavior of waste management into a valuable material that can increase the economic benefits of the community and reduce environmental damage affecting global warming. This… s behavior is often used as a solution to improve the environment that has waste management problems. The purpose of this paper is to identify strategies for optimizing Community Based Independent Waste Management with the 3 R Concept (Reuse, Reduce, Recycle) in Sukaluyu Village, Karawang. This strategy is planned to be able to explore community participation that is bottom-up, starting from the identification of problems and needs of the community, socialization of the concept of 3 R in the household so that people can feel the benefits economically and preserve the environment.The implementation method consists of surveys, hearings, focus group discussions, training, and waste sorting self-practices. This activity is expected to not only improve the environmental quality of the Sukaluyu Village community, but also can change the perceptions and behavior of the community and local stakeholders regarding waste reduction and management. The most important conclusion of this community services is the emphasis on awareness and high involvement motivation of the community in waste management to create culture in the community.             Keywords: community participation; reuse reduce recycle; waste management     Abstrak: Reuse, Reduce dan Recycle (3R) adalah perilaku pengelolaan sampah menjadi bahan bernilai yang dapat meningkatkan manfaat ekonomis masyarakat dan mengurangi kerusakan lingkungan yang berdampak terhadap pemanasan global. Konsep 3 R ini sering dijadikan solusi untuk memperbaiki lingkungan yang memiliki masalah dalam pengelolaan sampah. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Masyarakat dengan konsep 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) di Desa Sukaluyu, Karawang. Strategi ini direncanakan untuk menggali partisipasi masyarakat yang bersifat bottom-up, dimulai dari identifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat, sosialisasi konsep 3R di rumah tangga sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat secara ekonomis dan menjaga kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan terdiri dari survei, audiensi, focus group discussion, pelatihan, dan praktik mandiri pengolahan-pemilahan sampah. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat Desa Sukaluyu, namun juga dapat mengubah persepsi dan perilaku masyarakat dan stakeholder setempat terkait pengurangan dan pengelolaan sampah. Kesimpulan penting dari pengabdian ini adalah adanya kesadaran dan motivasi keterlibatan masyarakat yang baik dalam pengelolaan sampah hingga dapat menciptakan budaya di masyarakat.   Kata kunci: partisipasi masyarakat; pengelolaan sampah; reuse reduce recycle

Deteksi Dini Faktor Resiko Diabetes Melitus Di Dusun Kalangan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang

Ayuningsih, Febri, Ardana, Rifana Tia, Kurniati, Lilik, Endarwati, Arbasita, Hidayat, Imron Wahyu, Wahyuningtyas, Eka Sakti
Abstract: Abstract: One of the subdistricts in Magelang regency which has a problem with the Diabetes Mellitus Disease in the Sawangan District, especially in the area of Sawangan Public Health Center, namely Kalangan, Gondowangi… Village. So as the resolve this problem must be done various efforts of early detection in solve the problem of Diabetes Mellitus. One of the solutions to solve this problem is the dissemination as early detection and utilization of Diabetes Mellitus herbal plants. With the socialization and utilization of herbal medicinal plants on Diabetes Mellitus, it is expected that the community can pay attention to healthy lifestyles in the future, reduce the incidence of Diabetes Mellitus in the community and can take advantage of herbal treatments around the house so that people are not dependent on chemical or synthetic treatments that have side effects in the body.      Keywords: diabetes mellitus; early detection; herbal medicinal plants   Abstrak: Salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang yang terdapat masalah Diabetes Mellitus yaitu Kecamatan Sawangan khususnya di wilayah kerja Puskemas Sawangan II yaitu Dusun Kalangan desa Gondowangi. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut harus di lakukan berbagai upaya Deteksi Dini dalam mengatasi masalah Diabetes Mellitus. Salah satu dalam mengatasi masalah tersebut di lakukan sosialisasi sebagai bagian deteksi dini Diabetes Mellitus dan pemanfaatan tanaman herbal Diabetes Melitus. Dengan di adakannya sosialisasi dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) tentang Diabetes Melitus di harapkan mayarakat kedepannya dapat memperhatikan pola hidup sehat, mengurangi kejadian penyakit Diabetes Melitus di masyarakat dan dapat memanfaatkan pengobatan herbal di sekitar rumah agar masyarakat tidak ketergantungan dengan pengobatan kimia atau sintetik yang mempunyai efek samping dalam tubuh.  Kata kunci: deteksi dini; diabetes mellitus; tanaman obat keluarga

Penerapan Teknologi Informasi Penentuan Prioritas Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa Pagar Jati

Sinaga, Anita Sindar RM, Marbun, Murni, Sitio, Arjon Samuel
Abstract: Abstract: The pandemic has caused the economy to decline drastically, even many residents have lost their sources of livelihoods. The government directly disbursed funds in the form of Direct Cash Assistance. The problem… that arose was the suspicion of injustice for the villagers who received BLT. There is a need for a transparent system to inform the criteria for BLT recipients. The more criteria for poor and vulnerable families that were met, the priority for BLT village fund recipients. BLT priority assessment based on the aspect of the criteria that apply by law is implemented using PhpMyadmin. The development of a web-based information system made it easier to inform villagers of the names of BLT priority recipients based on the reasons that had been collected and then ranked. The resulting system helps employees of the Pagar Jati Village office to inform BLT recipients in a technological system built with the water fall method including data collection, problem analysis, design, testing and system evaluation.             Keywords: devotion; information systems; priority setting; web based   Abstrak: Pendemi mengakibatkan perekonomian menurun drastis, bahkan banyak warga yang kehilangan sumber mata pencaharian. Pemerintah secara langsung mengucurkan dana dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Permasalahan yang timbul yaitu kecurigaan adanya ketidakadilan bagi warga desa penerima BLT. Perlu adanya sistem yang transparan menginformasikan kriteria penerima BLT. Semakin banyak kriteria keluarga miskin dan rentan yang dipenuhi, menjadi prioritas penerima BLT dana desa. Penilaian prioritas BLT berdasarkan aspek kriteria yang berlaku secara undang-undang diimplementasikan menggunakan PhpMyadmin. Pengembangan sistem informasi berbasis web mempermudah menginformasikan pada warga desa nama-nama penerima prioritas BLT berdasarkan alasan-alasan yang sudah dikumpulkan lalu diranking. Sistem yang dihasilkan membantu pegawai kantor Desa Pagar Jati menginformasikan penerima BLT secara sistem teknologi yang dibangun dengan metode water fall meliputi pengumpulan data, analisa permasalahan, perancangan, pengujian dan evaluasi sistem.      Kata kunci:berbasis web; penentuan prioritas; pengabdian; sistem informasi  

EDUKASI PEMANFAATAN BULU-BABI (SEA URCHIN) MELALUI BUDI DAYA KERAMBA JARING APUNG

Baruadi, Alfi Sahri Remi, Nane, La
Abstract: Abstract: Sea urchin is one of the fisheries resources products where its gonad can be consumed either in fresh or processed. Unfortunately, sea urchin has not been consumed due to society suspicion that may cause death… if sea urchin gonad consumed. Thereby, we need to educate the society by instructing them in a participatory way on how to consume and cultivate sea urchin cultivation with a floating net cage. This work was conducted at Desa Lambangan Office (February 2020–March 2020) by involving 25 fishermen and 30 students from Gorontalo State University as the fellows of the society. The results of the counseling and practicing that conducted at desa Lambangan had been switched the paradigm of society that was formerly assuming sea urchin as a marine organism that has toxicity to be an organism that could be consumed and traded. Furthermore, the fishermen have overcome and able to handle how to build a floating net cage for the cultivation of sea urchins that they have learned in simulation on how to make floating net cage of sea urchins.             Keywords: sea urchin; counseling; floating net cage      Abstrak: Bulu Babi (sea urchin) merupakan salah satu produk perikanan penting yang telurnya dapat dikonsumsi baik dalam keadaan segar maupun olahan. Sayangnya Bulu Babi belum dimanfaatkan karena dianggap beracun dan bila dikonsumsi dapat menimbulkan kematian. Karena itu, perlu dilakukan edukasi pada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan bagaimana cara mengonsumsi dan membudidayakan Bulu Babi dengan sistem keramba jaring apung. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Lambangan, kecamatan Pagimana, Sulawesi Tengah selama dua bulan (Februari 2020–Maret 2020 dengan melibatkan 25 masyarakat nelayan dan 30 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo sebagai pendamping masyarakat. Hasil dari kegiatan penyuluhan dan simulasi yang kami laksanakan telah mengubah paradigma masyarakat yang tadinya menganggap Bulu Babi sebagai biota laut beracun menjadi sesuatu yang dapat dikonsumsi dan dapat diperjualbelikan di pasar-pasar lokal. Selain itu, masyarakat juga telah menguasai dan mampu menerapkan konstruksi keramba budi daya Bulu Babi yang dilaksanakan melalui metode praktik simulasi  pembuatan keramba jaring apung.   Kata kunci: Bulu Babi; penyuluhana; keramba jaring apung