Search Articles & Publications

Showing 30 articles found for "Melitus"

THE EFFECT of TOMATO JUICE AND DRAGON FRUIT JUICE ON 2-HOUR POST PRANDIAL BLOOD GLUCOSE LEVELS IN TYPE 2 DIABETES MELITUS PATIENTS IN BAKULAN VILLAGE, KEMANGKON DISTRICT

Frizka Mawar Mayssiana, Dwi Astuti, Eko Julianto
Abstract: Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to insulin resistance or impaired insulin secretion. One effort to help lower blood glucose levels is… s through complementary therapy using natural ingredients such as tomato juice and dragon fruit juice, which contain various active compounds such as lycopene, fiber, vitamin C, and antioxidants.Objective: To determine the effect of tomato juice and dragon fruit juice on 2-hour post prandial blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus patients. Methods: This research is a case study with two subjects who met the inclusion criteria. The intervention was administered for 7 days, during which subjects consumed tomato juice and dragon fruit juice. Blood glucose levels were measured before and after the intervention using an Easy Touch device. Results: The study showed a decrease in blood glucose levels after administration of both juices. This indicates that the combination of tomato juice and dragon fruit juice can significantly lower blood glucose levels. Conclusion: Administering tomato juice and dragon fruit juice can be an effective complementary therapy in lowering blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus.

GAMBARAN PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM GRADE II MENGGUNAKAN METODE MOIST WOUND HEALING (METCOVAZINE REGULER) PADA Tn. M DI DESA KUTAWULUH KECAMATAN PURWANEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA

Rizka Hidayati, Sudiarto, Dwi Astuti
Abstract: Latar belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus. Setiap tahun penderita ulkus diabetikum mencapai 2% dan 5-7.5 % lainnya mengalami neuropati perifer. Kondisi ini perlu diperhatikan untuk… mengurangi terjadinya kejadian amputasi. Salah satu penatalaksanaan yang efektif yaitu dengan perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dari penerapan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) pada proses penyembuhan ulkus diabetikum grade II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah melakukan perawatan luka 3 hari sekali selama 2 minggu menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) didapatkan bahwa kondisi luka semakin membaik dengan penurunan skor dari 25 menjadi 18. Hal ini didukung oleh pemilihan dressing tersier serta terjaganya kelembaban luka. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum grade II.

PENGGUNAAN EKSTRAK BUBUK KUNYIT PADA NY.P DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA KLAHANG KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS

Miftah Setiani, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak menular dan menjadi penyebab kematian nomor 1 di dunia sebanyak 63,5%. Dalam proses penyembuhan luka ini terdapat 2 faktor yaitu faktor internal… ernal dan eksternal. Adapun faktor dari luar yang dapat digunakan sebagai penyembuhan luka yaitu dengan irigasi luka digunakan larutan fisiologis dan menggunakan obat alami. Dalam hal ini, masyarakat banyak menggunakan obat alami guna menyembuhkan luka yaitu kunyit (Curcuma longa). Kunyit memiliki kandungan senyawa yang utama yaitu minyak atsiri dan kurkuminoid. Tujuan: untuk menggambarkan Penggunaan Ekstrak Bubuk Kunyit Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus. Hasil: Bahwa perawatan luka menggunakan bubuk kunyit efektif dalam penyembuhan luka Diabetes Melitus Tipe II. Dalam hal ini dapat dibuktikan dengan skor awal perawatan ke-1 23 kemudian perawatan luka ke-7 dengan skor 13. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan Bubuk Kunyit efektif dalam penyembuhan luka Diabes Melitus.

GAMBARAN SENAM KAKI DIABETES MELITUS TERHADAP PENINGKATAN SENSITIVITAS KAKI PADA Ny.H DENGAN DIABETES MELITUS DI DESA KALISOGRA WETAN KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS

Sherly Rahmadianty, Eko Julianto, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Diabetes melitus yaitu penyakit yang mengalami kenaikan kadar gula dalam darah. Kenaikan kadar gula darah yang tidak bisa terkontrol dapat mengalami gangguan serius terutama pada sitem persyarafan dan pembuluh darah yang… meliputi: renopati dan kerusakan yang terjadi pada ujung kaki. Penatalaksanaan yang kurang efektif dalam menangani penyakit diabetes melitus dapat menimbulkan penyakit tambahan yang bersifat jangka panjang yaitu mikroangiopati dan makrongiopati. Senam kaki dapat memperlancar peredarah darah yang ada di kaki sehingga bisa mengurangi keluhan seperti: kesemutan dan pegal-pegal dan juga bisa mereseptor produksi insulin lebih banyak sehingga senam kaki bisa meningkatkan sensitivitas kaki. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan senam kaki diabetes melitus terhadap peningkatan sensitivitas kaki pada penderita diabetes melitus. Menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Hasil dari enam kaki diabetes melitus dilakukan 2 kali sehari selama 10 menit dalam waktu 3 hari dapat meningkatkan sensitivitas kaki. Dan didapatkan kesimpulan bahwa senam kaki diabetes melitus dapat meningkatkan sensitivitas kaki. Kata kunci: Diabetes Melitus; Senam Kaki; Sensitivitas Kaki

PERAWATAN LUKA DENGAN ALOE VERA GEL PADA PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIKUM

Maya Atsfiatun, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Data dari Organisasi International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021 terdapat 537 juta individu di dunia menderita diabetes dan dari data tersebut di negara Indonesia yang mengalami diabetes ada 19,5 juta individu.… u. Diabetes melitus yaitu adanya gangguan pada sistem metabolisme ditandai dengan hiperglikemia. Diabetes melitus dapat mengakibatkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Ulkus diabetik adalah luka karena adanya penyumbatan  pada pembuluh darah. Penanganan yang dapat dilakukan pada penderita ulkus diabetik yakni perawatan luka dengan  aloe vera gel. Tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan perawatan  luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum. Metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan perawatan luka pada pasien ulkus diabetikum dengan menggunakan  aloe vera gel. Instrument studi kasus yang digunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Instrument pengkajian luka menggunakan lembar observasi luka winner scale. Perawatan luka dengan  aloe vera gel dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali. Hasil perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum yang dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali didapatkan kesimpulan berupa terdapat adanya penurunan skor pengkajian luka pada luka A terdapat penurunan sebanyak 15 yakni dari skor awal 25 menjadi 10 dan luka B penurunan sebanyak 12 dari skor awal 29 menjadi 17 di skor akhir. Hal tersebut terbukti bahwa  aloe vera gel  efektif dalam proses penyembuhan ulkus diabetikum. Kesimpulan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan  ulkus diabetikum terbukti efektif membantu penyembuhan luka.  

GAMBARAN GEL ALOE VERA SEBAGAI DRESSING PADA LUKA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KECAMATAN KEJOBONG

Febiyani, Arofah Dwi, Julianto , Eko, Puspasari , Fida Dyah
Abstract:  Diabetes mellitus dapat disebut sebagai "penyakit gula", adalah jenis penyakit kronis yang mempengaruhi gula darah dan ditandai dengan  meningkatnya kadar gula darah. Jika kadar glukosa darah kurang dari 180 mg/dl maka… a dianggap normal. Ulkus diabetik merupakan salah satu masalah yang dapat muncul akibat penyakit diabetes melitus, ulkus diabetik dapat terjadi karena terjadinya neuropati perifer. Pengobatan ulkus diabetik yang terlambat dapat menyebabkan penderita harus dilakukan tindakan  amputasi. Maka dari itu diperlukan penanganan dengan cepat yakni dengan perawatan luka ulkus diabetik dengan menggunakan Gel Aloe vera. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perawatan luka Diabetes mellitus dengan Gel Aloe vera sebagai Dressing. Pada karya tulis ilmiah ini menggunakan metode Deskriptif dengan rancangan studi kasus. Hasil studi kasus didapatkan setelah melakukan perawatan luka dengan Gel Aloe vera pada pasien luka Diabetes Mellitus selama 5 kali pertemuan dalam jangka waktu 10 hari (2 hari sekali). Mengalami perubahan dengan skor awal 25 menjadi 21 pada luka dan terdapat callus di tepi luka. Menunjukkan bahwa perawatan luka menggunakan Gel Aloe vera sebagai Dressing kurang efektif dikarenakan jangka waktu yang pendek dan kondisi luka tersebut.

Sosialisasi Diabetes Melitus Dan Screening Gula Darah Serta Tensi Sebagai Bentuk Program KKN Untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Di Bandung Baru Barat

Asma Nabilatuz Zahra, Arifin, Hafit Rizki Meilani, Nurul Fatonah, Hanifah, Melya Sri Ulfa
Abstract: Program kerja sosialisasi diabetes melitus dan screening gula darah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan melalui kegiatan sosialisasi diabetes melitus serta screening… ening gula darah dan tekanan darah. Berdasarkan hasil observasi awal di Desa Bandung Baru Barat, diketahui bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan masih rendah, khususnya pemeriksaan gula darah dan tekanan darah secara rutin. Metode pelaksanaan program kerja dilakukan dalam satu hari melalui sosialisasi kesehatan dan dilanjutkan dengan screening kesehatan yang meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu dan pengukuran tekanan darah, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemeriksaan gula darah menghasilkan 62,8% kategori normal, 22,8% pra diabetes, dan 14,2% diabetes. Sementara itu, hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 80% normal, 8,5% pra hipertensi, dan 11,4% hipertensi. Program kerja screening kesehatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat.

Penyuluhan Pencegahan Diabetes Mellitus (DM) Pada Siswa SMK Negeri 4 Kendari

Listy Handayani, Hariati Lestari, Hartati Bahar, Siti Nurfadilah H, Irma
Abstract: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup yang ditandai dengan peningkatan gula darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin akibat gangguan metabolisme pankreas.… ankreas. Indonesia merupakan negara yang menyumbang penyakit DM tertinggi yaitu sebesar 10,3 juta jiwa dan akan meningkat menjadi 16,7 juta jiwa pada tahun 2045. Salah satu penyebab DM adalah kurangnya pengetahuan mengenai pengaturan pola makan dan  kurangnya aktivitas fisik. DM dapat terjadi pada remaja sehingga edukasi keseahtan sangat penting dilakukan. Kegiatan PKM berupa penyuluhan bertujuan untuk meningktkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Januari 2025 di SMK Negeri 4 Kendari. Sasaran peserta adalah siswa SMK Negeri 4 Kendari yang berjumlah 30 orang. Metode penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Tahapan kegiatan ini terdiri dari perencanaan (persiapan, koordinasi dengna pihak sekolah, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan), tahap pelaksanaan (perkenalan, penyampaian materi dan sesi tanya jawab).  Pada tahap akhir dilakukan evaluasi untuk menilai keberhasilan kegiatan pelatihan serta pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Seluruh tahapan kegiatan terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar sedangkan dari hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 50,9 menjadi 73,3 setelah dilakukan penyuluhan sehingga penyuluhan berhasil meingkatkan pengetahuan pencegahan DM pada siswa SMK Negeri 4 Kendari.  

Pendidikan Kesehatan Diabetes Melitus Di Ruangan Mahoni Rumah Sakit Umum Daerah Pakuhaji

Adi Dwi Susanto, Nurry Ayuningtyas Kusumastuti
Abstract: Diabetes Melitus merupakan sebuah penyakit menahun yang berpotensi fatal, terjadi karena kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau ketidakmampuan tubuh memanfaatkan insulin secara efektif untuk mengatur glukosa darah… (Kemenkes, 2018). World Health Organization (WHO) mencatat bahwa sebagian besar kasus DM berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Pasifik Barat, menyumbang sekitar setengah dari total kasus DM di seluruh dunia (Riskesdas, 2018). International Diabetes Federation (IDF) melaporkan angka mencengangkan, dengan 537 juta orang dewasa (usia 20-79 tahun) menderita DM, dan 6,7 juta meninggal setiap tahunnya akibat penyakit ini. Tiongkok, India, dan Pakistan menjadi negara dengan prevalensi DM tertinggi, sedangkan Indonesia berada di peringkat kelima dengan jumlah penderita mencapai 19,47 juta, atau sekitar 10,6% dari total penduduk (Pahlevi, 2021). Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi DM di Indonesia meningkat dari 1,5% pada tahun 2013 menjadi 2% pada tahun 2018, dengan kategori usia penderita terbesar terletak pada rentang usia 55-64 tahun (6,3%) dan 65-74 tahun (6%). Perempuan memiliki prevalensi DM yang lebih tinggi (1,8%) dibandingkan dengan laki-laki (1,2%). Prevalensi di perkotaan mencapai 1,9%, sedangkan di perdesaan sebesar 1,0% (Riskesdas, 2018). Tujuan : tujuan dari laporan ini untuk menganalisa pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai penyakit diabetes melitus serta kerutinan pasien penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah dan mengonmumsi obat diabetes. Hasil : hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan ini diharapkan pasien dan keluarga pasien dapat memahami dan mengenal mengenai penyakit diabetess melitus dan diharapkan dapat rutin mengontrol kadar gula darah.

Analisis Metode Multi-Objective Optimization Method By ratio Analysis Pada Pemilihan Obat Terbaik (Kasus Diabetes Melitus)

Idayati, Nurleli, Hidayatullah, Hidayatullah, Maulana, Cecep
Abstract: Abstract: Diabetes mellitus drugs using Decision Support System (DSS) techniques. The DSS method used is the Multi Objective Optimization method on the basis of ratio analysis (MOORA). The data used in the study are data… sourced from BPS in ther Kisaran city area. Application development uses web and MySQL database as a help tool to test the ranking results on the selection of Diabetes mellitus drugs. The results of this study are expected to provide better results in helping to determine the best   Keywords : Decision Support System;MOORA Method;Diabetes mellitus;Drug Selection;Kisaran City   Abstrak: obat Diabetes melitus dengan menggunakan teknik Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode SPK yang digunakan adalah metode Multi Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA). Data yang digunakan dalam penelitian adalah data bersumber dari BPS di wilayah kota Kisaran. Pengembangan aplikasi menggunakan web dan database MySQL sebagai perangkat bantuan untuk menguji hasil perangkingan pada pemilihan obat Diabetes melitus. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam membantu menentukan obat diabetes terbaik   Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan;Metode MOORA;Diabetes mellitus;Pemilihan Obat;Kota Kisaran