Abstract:Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar…
ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP.
This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.
Abstract:Sistem hidroponik merupakan solusi modern untuk pertanian berkelanjutan, terutama di lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi…
kondisi cuaca dan mengontrol pompa air secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya untuk memantau kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dikirim ke platform IoT untuk analisis dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, serta meminimalkan intervensi manual. Sistem tersebut menggunakan sistem kontrol logika fuzzy untuk mengendalikan pH media tanam hidroponik dan terdapat pengembangan cloud server guna mempermudah petani dalam mengontrol media tanam serta lingkungan tanaman hidroponik. Salah satu faktor kunci dalam pertanian adalah pertumbuhan tanaman yang optimal, yang dipengaruhi oleh aspek-aspek seperti kelembaban tanah dan intensitas cahaya. Pertumbuhan tanaman dapat terhambat karena proses fotosintesis tidak berjalan optimal akibat kurangnya paparan sinar matahari.Penggunaan sistem ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat awam untuk berkebun tanpa mencemaskan kebutuhan lahan luas dan kerumitan perawatan. Hal tersebut berdampak pada kemandirian pangan pada level rumah tangga dapat diwujudkan melalui penyediaan tanaman panggan untuk konsumsi keluarga.
Abstract:Di era digital yang semakin maju, perundungan siber telah menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kepercayaan diri dan kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak perundungan…
siber terhadap kepercayaan diri remaja menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), dengan menganalisis sepuluh jurnal yang relevan. Metode PRISMA diterapkan dalam proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak psikologis dan sosial dari perundungan siber. Penelitian ini menemukan bahwa perundungan siber berdampak negatif pada kepercayaan diri remaja dan mengidentifikasi perlunya tindakan pencegahan seperti pendidikan, keterlibatan orang tua, dan dukungan sosial untuk mengurangi dampak negatif ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua, guru, dan masyarakat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi remaja. Selain itu, kebijakan yang ketat harus ditetapkan untuk mengatasi perundungan siber di kalangan remaja.
Abstract:Ransomware tetap menjadi ancaman serius di dunia keamanan siber, memanfaatkan teknik canggih untuk membobol dan mengenkripsi data untuk mendapatkan keuntungan finansial. Studi ini menggunakan metodologi Systematic Literature…
ture Review (SLR) untuk menganalisis pola serangan ransomware dan mengevaluasi efektivitas mekanisme pertahanan yang didokumentasikan dalam penelitian terbaru. Tinjauan ini mengidentifikasi vektor serangan umum, termasuk phishing dan eksploitasi kerentanan perangkat lunak, serta mengeksplorasi pendekatan mitigasi seperti strategi cadangan, segmentasi jaringan, dan kesadaran pengguna. Dengan mensintesis temuan dari 30 studi utama, penelitian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang siklus hidup serangan ransomware dan menyoroti strategi pertahanan praktis bagi organisasi dan individu. Studi ini diakhiri dengan wawasan kunci untuk meningkatkan ketahanan terhadap ancaman siber yang persisten ini.
Abstract:Penelitian ini didorong oleh semakin seringnya cyberbullying di media sosial terhadap remaja, yang berdampak pada masalah kesehatan mental seperti kecemasan, stres, dan depresi. Studi ini menyelidiki pengaruh cyberbullying…
ng di media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA dan data kualitatif dari 51 responden remaja usia 12-24 tahun melalui kuesioner. Hasil menunjukkan, 30 responden mengalami cyberbullying seperti flaming, harassment (pelecehan), dan denigration (fitnah), sementara 21 responden lainnya tidak merasakan mengalami cyberbullying. Dari yang mengalami cyberbullying, 15 orang merasa tidak nyaman menggunakan media sosial, 13 merasa rendah diri, dan 10 merasa depresi atau frustrasi. Sebanyak 5 orang merasa takut dan 5 lainnya merasa terisolasi, sementara 12 responden merasa biasa saja. Temuan ini menunjukkan cyberbullying dapat berdampak serius pada psikologis remaja, terutama pada rasa percaya diri dan kenyamanan di media sosial. Penelitian ini menyarankan perlunya literasi digital dan dukungan psikologis, serta peran orang tua, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman.
Abstract:Kantor Camat Kota Kisaran Barat pada saat ini masih melakukan absensi secara manual yaitu dengan menggunakan form absensi yang hanya disimpan menggunakan media kertas akan menimbulkan pemborosan kertas. Penelitian ini bertujuan…
bertujuan untuk mengembangkan sebuah Aplikasi Berbasis Website yang dapat mengoptimalkan pengelolaan kehadiran pegawai di Kantor Camat Kota Kisaran Barat, dan juga dapat memastikan bahwa kehadiran pegawai sesuai dengan aturan dan kebijakan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yang meliputi: analisis, desain, pengkodean, testing dan pemeliharaan. Dengan dihasilkannya aplikasi absensi pegawai berbasis web dapat memberikan kemudahan dalam proses absensi, pencarian data dan meminimalisir kehilangan serta kesalahan pencatatan data absensi pada Kantor Camat Kota Kisaran Barat.
Abstract:Desain arsitektur komputer memainkan peran krusial dalam menentukan efisiensi operasional dan kinerja sistem terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai elemen arsitektur komputer, seperti…
i prosesor, memori, dan bus komunikasi, mempengaruhi kinerja keseluruhan sistem. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan simulasi, penelitian ini mengukur dampak dari variasi desain arsitektur pada kecepatan pemrosesan, konsumsi daya, dan stabilitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain arsitektur yang dioptimalkan dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 30% dan mempercepat kinerja sistem hingga 25%. Faktor-faktor seperti pengaturan cache memori dan pengelolaan bus komunikasi ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap responsivitas sistem. Studi ini juga menemukan bahwa integrasi komponen dengan kompatibilitas tinggi dapat mengurangi bottleneck dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembang perangkat keras dan perancang sistem untuk memilih dan mengimplementasikan desain arsitektur komputer yang optimal, guna mencapai kinerja sistem yang lebih baik dan efisiensi operasional yang lebih tinggi dalam berbagai aplikasi komputasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode optimal dalam pengembangan riset berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi sebesar 85%.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode optimal dalam pengembangan riset berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi sebesar 85%.
Abstract:Abstract: Bullying in schools is a social problem that requires serious attention because it can impact students' psychological condition and learning process. SMP Negeri 1 Sei Kepayang still faces limitations in determining…
ning the most appropriate bullying prevention strategy, because the selection of strategies is still reactive. Therefore, a decision support system is needed that can assist the school in determining the priority of bullying prevention strategies. This study aims to design and implement the Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method in a decision support system to determine the most appropriate bullying prevention strategy. The criteria used include program costs, target scope, resource requirements, and speed of implementation. The system was developed web-based to facilitate data processing and analysis. The results showed that the strategy of Integrating Bullying Material into Learning was the most appropriate strategy with a value of 0.0464. With this system, the resulting bullying prevention strategy recommendations are more measurable and data-based.
Keywords: MOORA; decision support system; bullying; strategy; prevention
Abstrak: Perundungan di lingkungan sekolah merupakan permasalahan sosial yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat berdampak pada kondisi psikologis dan proses belajar siswa. SMP Negeri 1 Sei Kepayang masih menghadapi keterbatasan dalam menentukan strategi pencegahan perundungan yang paling tepat, karena pemilihan strategi masih bersifat reaktif. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang mampu membantu pihak sekolah dalam menentukan prioritas strategi pencegahan perundungan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) pada sistem pendukung keputusan untuk menetapkan strategi pencegahan perundungan paling tepat. Kriteria yang digunakan meliputi biaya program, lingkup sasaran, kebutuhan sumber daya, dan kecepatan pelaksanaan. Sistem dikembangkan berbasis web untuk mempermudah proses pengolahan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Integrasi Materi Perundungan Ke Dalam Pembelajaran menjadi strategi yang paling tepat dengan nilai 0.0464. Dengan adanya sistem ini, rekomendasi strategi pencegahan perundungan yang dihasilkan menjadi lebih terukur dan berbasis data.
Kata kunci: MOORA; sistem pendukung keputusan; perundungan; strategi; pencegahan