Search Articles & Publications

Showing 6 articles found for "Akhlaq"

ADAB DALAM BELAJAR MENURUT KITAB AKHLAK LIL BANIN

Syakira Nailal Murtafi'ah, Nadidia Agista Viola, Siti Masyithoh
Abstract: Abstrak Penelitian ini bertujuan  untuk mempelajari nilai-nilai adab dalam proses belajar yang ditemukan dalam kitab Akhlāq lil Banīn karya Syaikh Umar Ahmad Baraja. Kitab ini adalah karya klasik yang banyak digunakan dalam… an dalam pendidikan Islam, terutama dalam hal membangun karakter anak sejak kecil. Dengan menggunakan Studi literatur, artikel ini menganalisis lima sikap utama dalam belajar: sikap sebelum belajar, sikap terhadap guru, sikap terhadap buku dan alat belajar, sikap terhadap niat belajar, dan sikap terhadap teman. Bab-bab tertentu dalam kitab memberikan penjelasan tentang setiap adab, yang kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian saat ini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab-adab tersebut memiliki korelasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di pendidikan kontemporer. Penelitian ini membantu memperkaya literatur pendidikan Islam berbasis akhlak. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai adab dalam kurikulum sekolah dasar.

IBN MISKAWAIH'S ETHICAL ANALYSIS OF HIFZ NASL IN OVERCOMING DEEPFAKE PORNOGRAPHY IN THE AI ERA

Utami, Nadia, Purnamasari, Elvira
Abstract: In the era of artificial intelligence (AI), the rise of pornographic deepfakes poses a serious threat to human dignity, privacy, and social stability. This phenomenon exploits deep learning technology to manipulate individuals’… iduals’ faces into non-consensual pornographic content, often targeting women and public figures. This paper examines the ethics of Ibn Miskawayh, a 10th-century Muslim philosopher, specifically the concept of hifz al-nasl (preservation of lineage) as one of the five maqasid al-shari’a (Islamic principles), to address this issue. Hifz al-nasl emphasizes the protection of human lineage, including family honor, women’s dignity, and social integrity, which are relevant to the psychological damage, trauma, and moral degradation caused by deepfakes. Through an analysis of the texts Tahdhib al-Akhlaq and Al-Fauz al-Asghar, this concept is outlined as a preventive and curative principle: prevention through strengthening individual morals and regulating technology, and treatment through restorative justice. Ibn Miskawayh combines Aristotelian philosophy with Islam, making hifz al-nasl a collective obligation to maintain the balance of the soul (nafs) and society. Its applications to deepfakes include: (1) ethical use of AI based on piety and ‘adl; (2) legal regulations that protect privacy as an extension of preserving lineage; and (3) moral education to build digital resilience. This study concludes that Ibn Miskawaih’s approach offers a holistic framework, integrating spiritual, ethical, and legal dimensions, that is more adaptive than technological solutions alone. Recommendations include the development of contemporary fatwas and ethical AI platforms for the digital age.

THE RELEVANCE OF IBNU MISKAWAIH'S THOUGHTS ON CHARACTER EDUCATION IN THE CONTEXT OF CONTEMPORARY SOCIAL MEDIA

Fajar Rahman, Bahtiar Siregar, Elsa Padia, Ulil Amri, Kiki Hardini
Abstract: The purpose of this research is to examine how Ibn Miskawayh’s thoughts on moral education influence the management of moral challenges in the current social media era. Various ethical issues such as cyberbullying, the spread… spread of hoaxes, and the lack of politeness in communication have emerged alongside the increase in digital platform usage, indicating a decline in digital morals. This study is a qualitative research using the library research method. The primary data are drawn from Ibn Miskawayh’s seminal work, Tahdhib al-Akhlaq, which is analyzed using content analysis and descriptive-philosophical methods. The results show that Ibn Miskawayh’s concept of moral education remains relevant as a foundation for digital ethics through three main pillars: first, the concept of al-wasat (moderation) which trains social media users to be wise and proportional in consuming information; second, the strengthening of cognitive power (al-quwwah al-nathiqah) to filter negative content; and third, the formation of character based on internal self-control to achieve justice (‘adalah) when interacting in virtual public spaces. The conclusion of this research confirms that Ibn Miskawayh’s thoughts provide a curative and preventive framework for building a more civilized and ethical digital ecosystem.

THE URGENCY OF BELIEVING THE LAST VERSES OF SYAIKH NAJMUDDIN AL-KUBRA'S PERSPECTIVE (A STUDY OF THE INTERPRETATION OF TASAWUF AKHLAQI)

Rizal Ahmad Fauzi, Badrudin, Salim Rosyadi
Abstract: The eschatological phenomenon which states that life in the world will end when death comes, so that those who experience death will be delivered to the afterlife, this becomes a theological basis for Muslims to be implied… ed in their lives in the world, because the afterlife along with its fate or journey is a reflection of oneself in living life in the world. Examining the verses of the Qur'an that discuss the afterlife has relevance to the interpretation of Shaykh Najmuddin al-Kubra in the book of tafsīr at-ta'wīlāt an-najmiyyah which has a style of isyari or sufistic interpretation, so that understanding the verses about the afterlife becomes new knowledge that is applied and experienced using the heart. This research produces a discussion of the verses of the Qur'an that explain the afterlife, such as the explanation of the realm of barzakh (QSal-Mu'minun: 100), the Day of Judgment (QSibrahīm: 48), the realm of resurrection (QSar-Rūm: 56), Yaum al-Mīzān (QSal-A ʻraf : 8-9), Yaum al- Ḥisāb (QSal-Kahf: 49), Yaum at-Tagābun (QSat-Tagābun: 9), Yaum al-Aʻraf (QSal-Aʻraf: 46), hell (QSal-Baqarah: 24), and heaven (QSaz-Zumar: 73). Thus, this research concludes that the fate of a creature will be determined according to the good deeds carried during life in this world. If more good deeds are brought then the fate of life in the afterlife will be determined by Allah SWT, but conversely if there are more bad deeds brought then the fate of life in the afterlife will be a place cursed by Allah SWT.  

Analisis Strategi Pemasaran Syariah Online Pada Produk Rabbani

Fajar Satriyawan wahyudi, Zulfatus Sa’diah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan strategi pemasaran online berbasis syariah dalam meningkatkan penjualan produk Rabbani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode fenomenologi,… menologi, penelitian ini mengeksplorasi fenomena pemasaran produk Rabbani di media sosial atau platform daring. Fokus utama penelitian adalah mendalami strategi pemasaran online syariah yang diterapkan untuk mendorong peningkatan penjualan produk Rabbani. Penelitian ini menitikberatkan pada peran toko Rabbani dalam memanfaatkan strategi syariah, yang mencakup prinsip Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran online syariah yang diterapkan pada produk Rabbani telah selaras dengan konsep pemasaran Islami, mencakup aspek produk, harga, promosi, dan distribusi, serta memadukan karakteristik pemasaran Islami, yaitu Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah.

Peran Guru Akidah Akhlaq dalam Meningkatkan Karakter Islami Siswa

Adiyono, Siti Mariyani
Abstract: Karakter merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Karakter yang baik akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang unggul dan bermanfaat bagi lingkungannya. Salah satu mata pelajaran yang berperan dalam pembentukan… kan karakter siswa adalah mata pelajaran akidah akhlak. Mata pelajaran ini mengajarkan tentang nilai-nilai agama dan moral yang dapat menjadi pedoman bagi siswa dalam bersikap dan berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru akidah akhlak dalam meningkatkan karakter Islami siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana peran guru akidah akhlaq dalam pendidikan karakter siswa? (2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi peran guru akidah akhlaq dalam meningkatkan karakter siswa? (3) Bagaimana cara guru akidah akhlaq meningkatkan karakter siswa melalui pembelajaran yang efektif?. Dengan merumuskan masalah ini, penelitian akan mengarahkan pada analisis mendalam tentang peran guru akidah akhlaq dan strategi yang digunakan dalam meningkatkan karakter siswa pada pendidikan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif.