Abstract:This research aims to explore the role of the Deposit Insurance Corporation (LPS) in protecting customers when banks fail. The research methods used include policy analysis, case studies of failed banks, and reviews of related…
elated laws. It is hoped that the research results will provide a deeper understanding of the effectiveness of the legal protection provided by LPS to customers in the context of bank failures and the related compensation claims process. The Deposit Insurance Corporation (LPS) has a crucial role in protecting customer deposits when banks experience liquidation. In this context, LPS functions as a legal protection strategy for customer deposits held in banks. This action is important to maintain public confidence in banking amidst economic uncertainty. In response to the 1998 monetary crisis, the Indonesian government issued a policy of guaranteeing bank payments, including public deposits, through LPS. The importance of LPS is revealed when banks experience failures that have the potential to threaten the security of customer funds. In this situation, LPS guarantees the customer's refund up to a certain limit, providing the necessary financial protection. This creates a sense of security for customers and promotes banking system stability. With LPS, customers can be assured that their funds are safe even if unexpected events occur in the banking world. The role of LPS as a deposit insurance institution is inherent in the government's efforts to regulate and supervise the financial sector. LPS plays a role as the front guard in protecting customer interests, maintaining financial system stability, and preventing potential losses that could arise due to the possibility of bank failure.
Abstract:Pembelajaran menggunakan model ADDIE dan ASSURE dalam pengembangan media pembelajaran cukup banya diminati karena dinilai optimal dalam pelaksanaannya. Dua model desain instruksional ADDIE (Analysis, Design, Development,…
Implementation, Evaluation) dan ASSURE (Analyze Learners, State Objectives, Select Methods, Media, and Materials, Utilize Media, and Materials, Require Learner Participation, Evaluate, and Revise) adalah dua desain yang paling umum digunakan. Kedua model tahapan ini menawarkan kerangka susunan kerja yang komprehensif dalam merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi pembelajaran yang dapatĀ efektif. Penggunaan model ADDIE dan ASSURE dapat membantu pendidik dan perancang pembelajaran dalam mewujudkan pengalaman pembelajar yang bermakna dan cocok dengan kebutuhan peserta didik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian kepustakaan, atau penelitian kepustakaan, digunakan untuk mengumpulkan informasi dari buku dan jurnal yang tersedia di internet dan mendeskripsikannya dalam artikel peneliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model ADDIE dan ASSURE dapat digunakan dalam pembuatan media pembelajaran.
Abstract:Rendahnya keterampilan membaca pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa pada siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk…
uk mengembangkan media ROBIME (Roda Bingo Meme Edukatif) yang valid, praktis, dan efektif pada materi unggah-ungguh Bahasa Jawa serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ASSURE. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas IV SDN 1 Sebalor dan SDN 3 Sebalor. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik dan guru, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ROBIME memperoleh tingkat kevalidan sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan berdasarkan respons peserta didik mencapai 86,90% di SDN 1 Sebalor dan 86,00% di SDN 3 Sebalor, sedangkan respons guru mencapai 96% dan 92% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,62 pada SDN 1 Sebalor dan 0,47 pada SDN 3 Sebalor dengan kategori sedang. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi roda bingo dan meme edukatif sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa. Dengan demikian, media ROBIME dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.