Search Articles & Publications

Showing 2 articles found for "Chunk"

Procedural Level Generation For 2D Platformer Games Based On Graph And Chunk

Akmal Zidan Fahreza, Chrystia Aji Putra, Yisti Vita Via
Abstract: Level design is one of the key components in determining the gameplay experience in 2D platformer games. However, manual level design is time-consuming and difficult to scale. Graph theory can be used to represent the abstract… stract structure of a level, with nodes as spatial units and edges as paths connecting those spaces. The problem is that this graph structure cannot always be directly translated into a valid and playable physical layout due to platformer constraints, such as jump height, safe distance, and gravity. This research proposes a chunk-based transformation approach, in which each graph node is represented as a fixed-size level chunk containing a platform layout, obstacles, and entry and exit points. The transformation of the graph into a physical level is carried out through the selection, arrangement, and alignment of chunks based on the graph’s topology. This study aims to design a framework for transforming an abstract graph G=(V,E) into a chunk-based 2D platformer level layout. The method used is qualitative-descriptive, involving the formulation of a graph model, rules for mapping and arranging chunks, and playability criteria. The results of the study reveal three main stages: mapping vertices to corresponding chunks, arranging chunks according to the graph’s structure, and validating reachability using an automatic path-finding agent.

Gambaran Self Regulation Pada Remaja Dengan Keluarga Broken Home

Wulan Ayu Lestari, Ipah Saripah, Nadia Aulia Nadhirah
Abstract: Remaja dengan kondisi keluarga broken home sering kali mengalami tantangan dalam kemampuan regulasi dirinya. Kondisi kedua orang tua yang berpisah membuat remaja dengan keluarga broken home tidak memiliki model peran untuk… uk mengembangkan keterampilan regulasi dirinya, karena tidak memiliki contoh yang jelas tentang bagaimana mengatur emosi dan perilaku dalam situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang gambaran self regulation pada remaja dengan keluarga broken home serta implikasinya pada bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori self regulation Bandura, Schunk dan Zimmerman. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja atau siswa kelas XI SMAN 19 Bandung dengan kondisi keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self regulation yang baik pada remaja dengan keluarga broken home terutama pada aspek mengatur standar dan tujuan dan aspek evaluasi diri.