Search Articles & Publications

Showing 2 articles found for "Emesis"

THE EFFECT OF INHALATION OF CITRUS LEMON AROMATHERAPY ON THE DEGREE OF NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANT WOMEN IN TRIMESTER I

Fadhila Destya Fatmawati, Priyatin Sulistyowati, Dwi Astuti
Abstract: Background: Pregnancy is a process of fertilization between spermatozoa and ovum, followed by implantation or nidation. During the first trimester of pregnancy, pregnant women usually experience discomfort such as nausea… and vomiting. About 50-80% of pregnant women experience nausea and vomiting in early pregnancy, typically between 6-12 weeks of gestation, due to gastrointestinal and psychological distress. One therapy to reduce the discomfort of nausea and vomiting during pregnancy is the use of citrus lemon aromatherapy. Purpose: This study aims to determine the effect of inhaling citrus lemon aromatherapy on the degree of nausea and vomiting (emesis gravidarum) in pregnant women during the first trimester. Methods: This paper uses a type of qualitative research whit a case study design. Results: The results of the nursing implementation stated that after the administration of citrus lemon aromatherapy inhalation, there was a decrease in the PUQE-24 score, namely from the category of moderate nausea and vomiting with a score of 12 to no nausea and vomiting with a score of 3. Conclusion: The effect of inhaling citrus lemon aromatherapy on the degree of nausea and vomiting (emesis gravidarum) in pregnant women during the first trimester is quite effective in helping to reduce nausea and vomiting in pregnant women.

Analisis Keterkaitan Tingkat Stres terhadap Kejadian Emesis gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 di Puskesman Beruntung Raya

Firnanda, Fifi, Meldawati, Palimbo, Adriana, Suhartati, Susanti
Abstract: Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam terjadinya emesis gravidarum, yang berkaitan dengan peningkatan hormon estrogen dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG) selama kehamilan. Data pra-penelitian&#8230; enelitian di Puskesmas Beruntung Raya menunjukkan bahwa dari 190 ibu hamil trimester I pada tahun 2024, sebanyak 133 orang (70%) mengalami emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat stres dan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Beruntung Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 48 ibu hamil trimester I dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan tingkat stres sedang sebagian besar mengalami emesis gravidarum sedang (56,3%), sedangkan ibu hamil dengan stres berat cenderung mengalami emesis gravidarum berat (6,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Beruntung Raya.