Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SD 28 Rawang pada pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbantuan media Wordwall. Metode…
penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model GBL berbantuan Wordwall dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Rata-rata skor motivasi meningkat dari kategori rendah pada siklus I menjadi tinggi pada siklus IV. Dengan demikian, media Wordwall dalam pendekatan GBL efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Abstract:Masyarakat Adat Mapur di Pulau Bangka secara historis mengalami marginalisasi administratif akibat ketiadaan pengakuan formal atas sistem religi lokal mereka dalam dokumen kependudukan. Meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi…
si Nomor 97/PUU-XIV/2016 telah memberikan legalitas bagi penghayat kepercayaan, implementasi di tingkat akar rumput masih terhambat oleh kompleksitas birokrasi, jarak geografis dan minimnya literasi hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas hukum dan memulihkan hak sipil Orang Mapur di Dusun Aik Abik melalui tindakan advokasi, sosialisasi, dan pendampingan partisipatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development yang berfokus pada pemanfaatan aset sosiokultural lokal berupa Gebong Memarong sebagai episentrum pergerakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi multipihak yang melibatkan Disdukcapil, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sektor swasta, dan lembaga adat berhasil mengikis keraguan sosiologis (pseudo-identity) dan membangun kesadaran hukum warga. Melalui strategi pendampingan langsung (door-to-door) dan posko pelayanan kolektif, tim berhasil melakukan inventarisasi, verifikasi, dan validasi berkas administrasi kependudukan yang sah bersama Lembaga Adat Mapur. Program ini tidak hanya memangkas rantai birokrasi formal, tetapi juga berhasil menginisiasi pemulihan hak-hak sipil dasar komunitas adat sekaligus memperkuat resiliensi kebudayaan mereka dari ancaman eksklusi sosial di era modern.
Abstract:Program internship ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan strategi digital marketing melalui content creation, graphic design, video marketing, dan penulisan artikel berbasis Search Engine Optimization…
(SEO) dalam meningkatkan brand awareness di PT Mitra Teknindo Sejati dan Agency Publishjurnalofficial. Kegiatan internship dilaksanakan selama tiga bulan di PT Mitra Teknindo Sejati dan dilanjutkan secara hybrid di Publishjurnalofficial dengan posisi sebagai Digital Marketing Intern. Metode pelaksanaan internship dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam pembuatan konten media sosial, desain grafis untuk kebutuhan branding, produksi video promosi dan office life, serta penulisan artikel SEO berdasarkan riset kata kunci menggunakan tools digital marketing. Selain itu, penulis juga berpartisipasi dalam kegiatan operasional pendukung seperti meeting evaluasi, kunjungan warehouse, serta event pameran industri. Hasil dari kegiatan internship menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing berbasis konten kreatif dan optimasi SEO mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan brand awareness perusahaan. Hal ini dibuktikan melalui terciptanya lebih dari 30 konten digital di PT Mitra Teknindo Sejati dan lebih dari 140 konten desain di Publishjurnalofficial, peningkatan followers media sosial, serta publikasi artikel SEO yang berhasil masuk halaman pertama Google Search Engine Results Page (SERP) dan Ringkasan AI Google. Selain memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan, internship ini juga meningkatkan kompetensi hard skill dan soft skill penulis di bidang digital marketing. Dengan demikian, program internship ini menjadi sarana efektif dalam mengintegrasikan teori manajemen dengan praktik kerja nyata di dunia industri.
Abstract:Strengthening the financial administration capacity of cooperatives is a crucial element in supporting the sustainability and accountability of cooperative institutions in Indonesia. This community service activity aims…
to improve the understanding and skills of cooperative administrators in financial administration through a hybrid Pelatihan (online and offline). This program aligns with the government's "Red and White Cooperative" initiative, which promotes digitalization and professional cooperative governance. The Pelatihan was conducted using a participatory approach involving lecturers, students, and cooperative actors. Results showed an increase in participants' understanding of transaction recording, the preparation of simple financial reports, and the importance of transparency in cooperative fund management. Technical challenges in the hybrid implementation can be overcome with active mentoring and the use of appropriate digital platforms. This activity demonstrates that the hybrid approach can reach a wider audience and is effective in transferring knowledge
Abstract:Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi dampak strategi penetapan harga dan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen di Cabang Mie Gacoan yang berlokasi di Kota Sukabumi. Investigasi menggunakan metodologi…
etodologi kuantitatif yang bersifat asosiatif, mencakup 96 peserta yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow dalam hubungannya dengan teknik pengambilan sampel yang bertujuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan menjadi sasaran analisis menggunakan berbagai metodologi statistik, termasuk regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa penetapan harga memberikan kontribusi positif dan signifikan secara statistik pada kepuasan konsumen, di samping kualitas layanan, yang meningkatkan kepuasan melalui dimensi kemanfaatan, presisi, dan persahabatan. Secara kolektif, harga dan kualitas layanan menyumbang 47,1% dari varians dalam kepuasan konsumen, sedangkan porsi sisanya disebabkan oleh faktor penentu lainnya. Hasil ini mendukung gagasan bahwa kepuasan konsumen berasal dari interaksi harga yang tepat dan kualitas layanan yang optimal, sehingga menggarisbawahi perlunya peningkatan di kedua dimensi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan Mie Gacoan.
Abstract:Artikel ini mengkaji efektivitas terapi bekam (hijamah) dan ruqyah terhadap regulasi tekanan darah dan detak jantung serta peluang sinerginya dalam praktik klinis. Tujuan penelitian adalah menilai bukti fisiologis–psikologis…
ologis kedua terapi dan merumuskan rekomendasi aplikatif yang selaras dengan tata laksana medis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka terstruktur terhadap literatur ilmiah (kedokteran komplementer, kardiovaskular, psiko-fisiologi) dan sumber-sumber primer pengobatan Islam (Al-Qur’an, hadis) dengan pendekatan interpretatif-komparatif. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa bekam memberikan efek hemodinamik langsung berupa peningkatan perfusi, penurunan resistensi vaskular perifer, penurunan tekanan darah sistolik–diastolik, serta perbaikan variabilitas denyut jantung (HRV). Ruqyah terutama bekerja melalui reduksi stres dan pergeseran otonom ke arah parasimpatis, yang tercermin pada penurunan kecemasan, detak jantung, dan tekanan darah serta peningkatan HRV. Integrasi ruqyah sebelum bekam secara rasional berpotensi memberi efek aditif pada sumbu neuro–kardio–endokrin, sekaligus menurunkan respons stres prosedural. Simpulan: bekam dan ruqyah layak diposisikan sebagai terapi komplementer yang aman dan terjangkau untuk membantu pengendalian hipertensi dan stabilitas denyut, dengan perhatian pada seleksi pasien, kontraindikasi, asepsis, dan monitoring vital. Saran: perlunya standardisasi protokol (titik, durasi, “dosis” cawan; durasi dan materi ruqyah) serta uji acak terkontrol jangka panjang dengan luaran klinis, metrik HRV, dan biomarker stres untuk memperkuat validitas dan panduan praktik.
Abstract:Mathematics learning plays an important role in developing logical thinking and problem-solving skills. However, for deaf students, understanding mathematical word problems remains a fairly complex challenge, mainly due…
to limitations in language and communication aspects. This study aims to examine the characteristics of the difficulties experienced by deaf students, analyze the implementation of the learning strategies used, and investigate their effectiveness in improving understanding of mathematical word problems. This research employs a qualitative approach using a literature study method. The findings indicate that the main difficulties lie in understanding the language used in the problems, identifying important information, and transforming it into mathematical models. Effective learning strategies tend to be visual, contextual, and communicative, supported by the use of interactive media. Nevertheless, the use of media alone is not sufficient without well-structured instructional strategies. These findings emphasize that the integration of adaptive learning strategies plays a more significant role in improving deaf students’ understanding of mathematical word problems.
Abstract:Islamic Religious Education (IRE) in the modern era is often trapped in an approach that is overly textual, dogmatic, and focused solely on legal aspects (fiqh) and rituals. This results in the marginalisation of the metaphysical…
aphysical dimensions of Islam—such as the concept of divinity (uluhiyah), the nature of humanity, the unseen world, the purpose of creation, and the spiritual relationship with Allah—which are in fact the foundation of the meaning and intrinsic motivation of all religious teachings. Without the internalisation of these metaphysical values, religious education risks becoming formalistic and unable to respond to existential challenges and spiritual crises amid the onslaught of materialism and secularisation in the modern world. This article aims to analyse the urgency and strategies for internalising metaphysical values within the framework of contemporary Islamic Religious Education, as well as to formulate an approach model relevant to the modern era. This study uses a qualitative method with a philosophical-analytical library research approach. Data were collected from primary sources such as the Qur'an, Hadith, and the works of classical and contemporary Islamic thinkers on education and metaphysics. The analysis was conducted hermeneutically and deductively to develop a conceptual framework. The analysis shows that the internalisation of metaphysical values in PAI is crucial for: (1) building a holistic Islamic worldview, (2) developing a deep spiritual awareness (ihsan), (3) providing a solid moral foundation that transcends positive law, and (4) creating mental-spiritual resilience in facing modern complexities. To achieve this, it is necessary to reorient the PAI curriculum to integrate metaphysical elements through an interdisciplinary approach (linking it to science, psychology, and philosophy), reflective and contemplative learning methods (such as tadabbur and tafakkur), and the use of digital technology as a medium for creative spiritual exploration.
Abstract:The purpose of this research is to examine how Ibn Miskawayh’s thoughts on moral education influence the management of moral challenges in the current social media era. Various ethical issues such as cyberbullying, the spread…
spread of hoaxes, and the lack of politeness in communication have emerged alongside the increase in digital platform usage, indicating a decline in digital morals. This study is a qualitative research using the library research method. The primary data are drawn from Ibn Miskawayh’s seminal work, Tahdhib al-Akhlaq, which is analyzed using content analysis and descriptive-philosophical methods. The results show that Ibn Miskawayh’s concept of moral education remains relevant as a foundation for digital ethics through three main pillars: first, the concept of al-wasat (moderation) which trains social media users to be wise and proportional in consuming information; second, the strengthening of cognitive power (al-quwwah al-nathiqah) to filter negative content; and third, the formation of character based on internal self-control to achieve justice (‘adalah) when interacting in virtual public spaces. The conclusion of this research confirms that Ibn Miskawayh’s thoughts provide a curative and preventive framework for building a more civilized and ethical digital ecosystem.
Abstract:Digital transformation of cultural heritage is a strategic step in preserving and promoting cultural wealth to present and future generations. This study aims to analyze the digitalization efforts of the cultural heritage…
e of the Mataram Kingdom, both in tangible and intangible forms, and to assess its impact on the preservation and increasing accessibility of cultural information. The research method used is a qualitative study with a descriptive approach through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that the digitization of artifacts, manuscripts, historical sites, and historical narratives of the Mataram Kingdom has made a significant contribution to building public awareness of the importance of cultural preservation. This initiative also opens up opportunities for the development of culture-based ecotourism through digital media, such as applications, interactive websites, and augmented reality. However, challenges such as limited technology, funding, and human resources are still obstacles that need to be overcome through collaboration between the government, academics, cultural communities, and the private sector. Thus, digital transformation is an important means of maintaining the sustainability of the cultural heritage of the Mataram Kingdom in the modern era.