Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Pasar Seni To'Pao yang dapat dijadikan sebagai daya tarik promosi, menganalisis hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan promosi, serta merumuskan strategi promosi…
yang tepat untuk mendorong peningkatan jumlah konsumen di Pasar Seni To'Pao Kabupaten Toraja Utara. Pasar seni berbasis budaya memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam menarik konsumen akibat promosi yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas empat pelaku UMKM dan empat pengunjung Pasar Seni To'Pao yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Seni To'Pao memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui strategi promosi, antara lain keunikan produk kerajinan khas Toraja, lokasi yang strategis di jalur utama Rantepao-Makale, identitas budaya yang kuat, serta keberadaan pelaku UMKM yang menghasilkan produk berkualitas. Namun, kegiatan promosi masih menghadapi berbagai hambatan, yaitu belum optimalnya pemanfaatan media digital, terbatasnya penyebaran informasi kepada masyarakat, berkurangnya jumlah kios yang aktif beroperasi, tingginya persaingan dengan pusat oleh-oleh lainnya, serta jumlah kunjungan yang belum stabil. Berdasarkan kondisi tersebut, strategi promosi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi promosi digital melalui media sosial, penguatan promosi berbasis budaya Toraja, peningkatan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri pariwisata, penyelenggaraan kegiatan promosi secara berkala, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan kawasan. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan jumlah konsumen sekaligus memperkuat posisi Pasar Seni To'Pao sebagai destinasi wisata belanja berbasis budaya di Kabupaten Toraja Utara.
This study aims to identify the potential of To'Pao Art Market that can be utilized as a promotional attraction, analyze the obstacles encountered in implementing promotional activities, and formulate appropriate promotion strategies to increase the number of consumers at To'Pao Art Market in North Toraja Regency. Culture-based art markets have a strategic role in supporting the development of regional tourism and the creative economy, yet many face challenges in attracting consumers due to suboptimal promotion. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research informants consisted of four MSME actors and four visitors to To'Pao Art Market, who were selected using purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that To'Pao Art Market possesses considerable potential to support promotional activities, including the uniqueness of Torajan handicraft products, its strategic location on the main Rantepao-Makale route, a strong cultural identity, and the presence of local MSMEs producing high-quality products. However, promotional activities are constrained by several factors, including the limited utilization of digital media, inadequate dissemination of information to the public, the decreasing number of active kiosks, intense competition with other souvenir centers, and unstable visitor numbers. Based on these findings, the recommended promotion strategies include optimizing digital promotion through social media, strengthening culture-based promotional content highlighting Torajan heritage, enhancing collaboration with the government and tourism stakeholders, organizing promotional and cultural events on a regular basis, and improving service quality and visitor convenience. The implementation of these strategies is expected to increase the number of consumers while strengthening the position of To'Pao Art Market as a cultural shopping destination in North Toraja Regency.
Abstract:Persaingan industri kedai kopi yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha memperhatikan suasana kedai dan kualitas produk guna menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suasana…
dan kualitas produk secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan pada Kedai Kopi Mulai Aja Dulu di Jalan Cihapit Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden pelanggan yang pernah berkunjung dan mengonsumsi produk, dipilih menggunakan accidental sampling dengan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suasana kedai (β = 0,218; sig. 0,000) dan kualitas produk (β = 0,766; sig. 0,000) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 90,3% variasi kepuasan pelanggan (Adjusted R² = 0,903; F = 460,521; sig. 0,000). Kualitas produk merupakan faktor paling dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa menjaga konsistensi produk dan menciptakan suasana kedai yang nyaman merupakan strategi utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada kedai kopi lokal.
Abstract:Penelitian ini berangkat dari berbagai isu utama yang menghambat keberlanjutan dan optimalisasi potensinya, seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata, seperti akses jalan, sanitasi, dan akomodasi…
yang belum memadai, sehingga mengurangi kenyamanan wisatawan dan daya tarik destinasi, minimnya upaya promosi dan pemasaran, yang menyebabkan rendahnya kunjungan wisatawan, rendahnya kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata, termasuk kurangnya pelatihan bagi masyarakat lokal Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif agar mencapai tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan objek wisata Kampung Tematik di Kampung Jawi, seacara rinci menggunakan analasis skala likert dan analisis SWOT , pengumpulan data primer yaitu wawancara, observasi kuisoner, dan data sekunder yaitu survey instansional dan literatur web Berdasarkan hasil analisis konsep 4A, dapat diketahui bahwa komponen Ancillary dengan hasil 4,07 menjadi aspek yang paling kuat dalam mendukung pengembangan Kampung Jawi, diikuti oleh Atraksi yaitu 3,99 dan Amenitas yaitu 3,70 yang juga berada dalam kategori baik. Sementara itu, Aksesibilitas yaitu 3,27 menjadi aspek yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut karena memiliki nilai rata-rata terendah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh nilai IFAS sebesar 6,16 dan EFAS sebesar 5,79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan internal yang dimiliki Kampung Jawi lebih besar dibandingkan pengaruh faktor eksternal yang dihadapi. Kondisi ini menempatkan Kampung Jawi pada penerapan strategi ST (Strength–Threat) dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi tantangan eksternal melalui penguatan identitas budaya, peningkatan kemandirian pengelolaan, dan pengembangan inovasi wisata dalam jangka menengah (3–5 tahun).
Abstract:Helminthiasis merupakan penyakit infeksi yang masih banyak terjadi pada anak usia sekolah dan dapat menimbulkan nyeri perut, diare, mual, muntah, serta gangguan tidur dan makan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan efektivitas…
ktivitas kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada anak dengan helminthiasis di RSUD Wates. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada An. H usia 14 tahun dengan diagnosis keperawatan nyeri akut. Intervensi dilakukan selama 3×24 jam meliputi pengkajian nyeri, pemberian kompres hangat pada abdomen 3 kali sehari selama 10–15 menit, pengaturan lingkungan nyaman, memfasilitasi istirahat, pemberian edukasi pasien dan keluarga, serta kolaborasi pemberian paracetamol 450 mg setiap 8 jam. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri dari skala 6/10 menjadi 2/10, disertai berkurangnya keluhan nyeri perut, ekspresi wajah lebih rileks, peningkatan kualitas tidur, nafsu makan membaik, serta peristaltik usus kembali normal. Kesimpulan menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat yang dikombinasikan dengan intervensi komprehensif lainnya efektif dalam menurunkan nyeri akut pada anak dengan helminthiasis.
Abstract:Penumpukan sampah di kawasan wisata pesisir masih menjadi permasalahan lingkungan yang serius karena berdampak terhadap kualitas ekologi, kesehatan masyarakat, kenyamanan pengunjung, dan keberlanjutan aktivitas wisata lokal.…
kal. Pantai Marthafons yang terletak di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, merupakan salah satu kawasan wisata pesisir yang menghadapi persoalan sampah secara berulang akibat aktivitas pengunjung, limbah rumah tangga, serta sampah kiriman yang terbawa arus laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesadaran spiritual dan etika lingkungan dalam membentuk perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Pantai Marthafons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci yang memahami kondisi lingkungan pantai. Data dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi temuan, interpretasi, dan penarikanklasifikasi temuan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran spiritual mendorong sebagian masyarakat memandang pelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab moral dan religius terhadap ciptaan Tuhan. Etika lingkungan juga memperkuat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan pantai. Namun, pengelolaan sampah masih terkendala oleh keterbatasan fasilitas, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta sampah kiriman dari arus laut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran spiritual dan etika lingkungan dapat menjadi modal sosial penting dalam memperkuat pengelolaan sampah pesisir secara berkelanjutan.
Abstract:Motivasi belajar merupakan unsur penting yang sangat memengaruhi keberhasilan pendidikan, terutama pada tingkat sekolah dasar. Pada jenjang ini, peserta didik berada pada fase perkembangan yang cepat dalam ranah kognitif,…
, afektif, dan sosial. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), motivasi belajar memegang peran besar dalam mendorong keaktifan siswa dan membantu mereka memahami materi secara lebih mendalam. Namun demikian, masih banyak siswa yang menganggap mata pelajaran IPS kurang menarik sehingga sering menurunkan minat belajar mereka. Tantangan ini menuntut guru untuk merancang pembelajaran yang mampu membangkitkan motivasi siswa.
Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara menyeluruh bagaimana peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di sekolah dasar. Guru berfungsi sebagai fasilitator, motivator, sekaligus inspirator yang memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap semangat belajar siswa. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumentasi kegiatan pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui berbagai strategi pembelajaran aktif, seperti diskusi, studi kasus, role play, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kehidupan siswa. Pemberian apresiasi, baik secara verbal maupun simbolik, juga mampu menumbuhkan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Selain itu, pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan menyenangkan turut memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan minat belajar IPS. Guru yang dapat menjalin hubungan emosional positif dengan siswa mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung aktivitas belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat menentukan dalam membangun dan mempertahankan motivasi belajar siswa. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan dan penerapan strategi pembelajaran inovatif menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar.
Abstract:Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk…
an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.
Abstract:Asthenopia didefinisikan sebagai keluhan subjektif penglihatan berupa penglihatan tidak nyaman, sakit dan kepekaannya berlebihan. Astenopia adalah sebagai suatu gejala subjektif penglihatan yang disebabkan karena penggunaan…
naan mata dalam pekerjaan. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Astenopia adalah faktor yang disebabkan oleh hubungan erat dengan faktor Herediter (keturunan), jenis pekerjaan, jarak pandang, pola makan, usia, sinar ultraviolet dari cahaya matahari, riwayat penyakit, obat-obatan tertentu. Pembatasan masalah penelitian ini adalah Karena keterbatasan waktu yang dimiliki penulis maka penulis hanya mengambil 2 faktor saja yaitu: Jenis Pekerjaan dan usia. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara jenis pekerjaan dan usia terhadap kejadian astenopia? Tujuan penelitian diketahui hubungan antara jenis pekerjaan dan usia terhadap kejadian astenopia. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi 54 responden, jumlah sampel diambil dari total populasi. Hasil analisa univariat, bivariat dan uji staitsik chi-square menunjukan ada hubungan bermakna antara jenis pekerjaan terhadap kejadian astenopia dengan p value: 0,001 < 0,1, ada hubungan bermakna antara usia dengan kejadian astenopia dengan p value: 0,000 < 0,1. Disarankan kepada pimpinan Optik Junjungan menentukan kebijakan untuk mengembangkan pelayanan kesehatan terutama terhadap kejadian astenopia serta dalam memberikan penjelasan secara detail kepada konsumen.
Abstract:Perawatan bayi baru lahir di rumah merupakan bagian penting dari asuhan neonatal yang komprehensif. Dalam praktiknya, perawatan dasar seperti memandikan bayi masih sering dilakukan berdasarkan pengalaman atau kebiasaan yang…
ang diwariskan, yang kadang tidak selalu sejalan dengan prinsip keamanan dan kenyamanan bayi. Teknik memandikan yang kurang tepat dapat menimbulkan risiko seperti hipotermi, iritasi kulit, maupun cedera ringan akibat posisi dan persiapan lingkungan yang kurang sesuai. Kondisi ini menunjukkan bahwa ibu tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga bimbingan praktis agar mampu melakukan perawatan dengan benar dan percaya diri dalam melakukan perawatan bayi sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan praktik aman memandikan bayi baru lahir sesuai prinsip asuhan neonatal esensia;. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui penjelasan materi, demonstrasi bertahap, diskusi dua arah, dan praktik langsung dengan pendampingan untuk memastikan setiap langkah dilakukan secara tepat dan benar. Program ini dilaksanakan pada 21 Januari 2025 di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi, yang datang berkunjung di wilayah kerja puskesmas. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat secara aktif, mampu mempraktikkan kembali tahapan memandikan bayi dengan benar, serta menunjukkan peningkatan pemahaman dan rasa percaya diri dalam melakukan perawatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung di layanan kesehatan primer dapat membantu ibu menguasai keterampilan perawatan bayi secara lebih aman dan tepat.
Abstract:Sunat atau sirkumsisi merupakan prosedur medis yang umum dilakukan pada anak laki-laki di Aceh dan umumnya di Indonesia atas dasar religious, budaya dan kesehatan. Seiring perkembangan teknologi medis, metode sunat semakin…
in berkembang kearah yang lebih canggih atau modern untuk memberikan kenyamanan dan keamanan, salah satu metode modern yang menjadi pilihan adalah penggunaan sunat sealer (lem medis) sebagai peganti metode jahitan. Namun, pemahaman masyarakat mengenai metode ini masih terbatas sehingga dilakukan pengabdian masyarakat mengenai metode ini di klinik YS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialiasi dan penerapan sunat sealer sebagai alternative sunat modern guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan sirkumsisi anak di Klinik YS Aceh Besar. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan pada orang tua, pelaksanaan sunat sealer, kejadian komplikasi dan kepuasan orang tua. Hasil pengabdian menunjukan pengetahuan meningkatan dan kenyamanan anak sangat nyaman. Kesimpulan sunat sealer dapat direkomendasikan sebagai alternative sunat modern yang aman dan nyaman bagi anak.