Abstract:This study examines the effectiveness of implementing Collaborative Learning as a strategy to strengthen Literasi digital among elementary school students, emerging as a response to challenges related to students’ limited…
ted ability to access, understand, and utilize digital information critically and responsibly. The main problem addressed in this research concerns the lack of learning models capable of integrating cooperation, creativity, and critical thinking skills with digital competencies relevant to 21st-century demands. Employing a descriptive qualitative method supported by a literature review, the data were collected from various scientific sources such as books, journals, articles, and previous studies. The findings indicate that Collaborative Learning effectively enhances students’ Literasi digital skills through activities emphasizing interaction, discussion, problem-solving, and the use of digital platforms such as Google Classroom, Canva, Kahoot, and Padlet. The teacher’s role as a facilitator is crucial in creating an active, adaptive, and student-centered learning environment. Challenges such as limited devices and internet access still arise, yet these can be mitigated through teacher competency development, parental support, and the optimal use of accessible digital resources. The study concludes that integrating Collaborative Learning with Literasi digital not only improves academic competence but also fosters a learning ecosystem that is engaging, participatory, and aligned with technological advancements. The novelty of this research lies in highlighting that student collaboration, when combined with appropriate technological integration, can serve as an effective strategy for strengthening Literasi digital sustainably at the elementary school level.
Abstract:Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do…
not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru.
Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA.
Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya.
Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.
Abstract:Penelitian ini penting karena dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital, khususnya bagi para pendidik di SDN Dukuhsari 1. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemhaman…
man dan keterampilan penggunaan aplikasi Padlet sebagai platform pembelajaran yang inovatif. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pelatihan kolaboratif antara tim pelaksana dan tenaga pengajar, dengan pendekatan ceramah instruksional, sesi tanya jawab interaktif, dan Latihan praktis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan apilkasi Padlet. Namun penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk fokus yang terbatas pada satu sekolah dan evaluasi jangka Panjang yang belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melanjutkan pelatihan dan pendampingan melibatkan lebih banyak pihak terkait, dan melakukan evaluasi jangka Panjang untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang implementasi teknologi dalam pendidikan.