Abstract:Perkembangan UMKM di daerah Situbondo dengan memanfaatkan bahan makanan laut dengan produk makanan ringan sangat banyak dijumpai salah satunya rengginang, makanan kerupuk tebal berbahan dasar beras ketan yang dibentuk menjadi…
njadi bulat dengan komposisi yang membedakan dan menjadi ciri khas sehingga produk bisa laris dipasaran salah satunya dengan cara membuat rengginang farian rasa Tersedia berbagai macam agar pelanggan tidak bosan membeli makanan yang banyak dijual contohnya rengginang rasa ikan tenggiri, rengginang rasa cumi, rengginang dengan rasa rumput laut. Rengginang terasi, rengginang udang, rengginang bawang, rengginang rasa mix. Selain produksi makanan yang sudah memiliki ciri khas tersendiri, tentunya dalam penjualan ada promosi untuk mencapai target penjualan dan mendapatkan profit. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pembahaan bersifat teoritis dan empiris disertai analisi sesuai dengan kondisi yang ada. Teknik pengumpulan data menggunaakan tringulasi data yaitu observasi dan wawancara
Abstract:Perkembangan teknologi smartphone yang pesat menyebabkan meningkatnya jumlah merek, tipe, dan variasi produk yang beredar di pasaran, sehingga menyulitkan konsumen dalam menentukan smartphone terbaik sesuai dengan kebutuhan…
han dan kemampuan finansial. Toko All Brand sebagai toko multi-merek menyediakan banyak alternatif smartphone, namun belum memiliki mekanisme yang sistematis untuk membantu konsumen dalam proses pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone terbaik pada toko All Brand menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW digunakan karena mampu menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan multikriteria melalui proses normalisasi, pembobotan, dan perankingan alternatif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kapasitas RAM, memori internal, kualitas kamera, performa prosesor, dan kapasitas baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan perankingan smartphone secara objektif berdasarkan nilai preferensi. Dari hasil perhitungan, smartphone Oppo Reno memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,92 dan direkomendasikan sebagai smartphone terbaik. Implementasi sistem menunjukkan bahwa metode SAW dapat diterapkan secara efektif untuk membantu konsumen dan pihak toko dalam pengambilan keputusan pemilihan smartphone. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pemilihan produk, meminimalkan kesalahan keputusan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di toko All Brand.
Abstract:Pemilihan parfum yang sesuai dengan preferensi konsumen merupakan tantangan tersendiri mengingat banyaknya pilihan merek, aroma, dan harga yang tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung…
ng Keputusan (SPK) menggunakan metode Weighted Product (WP) dalam menentukan parfum terbaik berdasarkan lima kriteria utama: aroma, ketahanan, harga, kemasan, dan ketersediaan. Data diperoleh melalui observasi pasar dan kuesioner kepada 100 responden pengguna parfum berusia 17–35 tahun. Setiap alternatif parfum dinilai dan dihitung nilai vektor S serta vektor V dengan mempertimbangkan bobot masing-masing kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parfum Morris (A9) menempati peringkat tertinggi dengan nilai vektor V sebesar 0,0728, diikuti oleh parfum racikan (A12) dan kategori lainnya (A16). Metode WP terbukti efektif dalam menghasilkan rekomendasi parfum yang sesuai dengan preferensi masyarakat secara objektif dan terstruktur
Abstract:Penggunaan sunscreen kini menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki mobilitas tinggi dan sering terpapar sinar matahari. Namun, banyaknya pilihan produk sunscreen di pasaran…
asaran seringkali membuat mahasiswa kesulitan menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam memilih sunscreen terbaik dengan menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Penilaian dilakukan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu harga, tekstur, kandungan SPF, dan daya tahan produk. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang kemudian dianalisis untuk menghasilkan peringkat produk. Dari sepuluh merek yang dianalisis, Skintific menempati posisi teratas dengan nilai 0,6570 sebagai produk paling direkomendasikan, sedangkan Emina mendapat skor terendah dengan nilai 0,3750
Abstract:Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.…
. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.
Abstract:Pemilihan smartphone yang sesuai kebutuhan menjadi tantangan tersendiri di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan banyaknya varian produk yang beredar di pasaran. Sebagian besar konsumen, khususnya yang tidak memiliki…
i latar belakang teknis, kesulitan dalam mengevaluasi spesifikasi perangkat secara objektif. Hal ini menyebabkan keputusan pembelian sering kali didasarkan pada opini subjektif, promosi, atau tren semata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode ELECTRE sebagai pendekatan dalam pengambilan keputusan multikriteria. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam membandingkan alternatif berdasarkan dominasi relatif dari sejumlah kriteria sekaligus. Penelitian ini menggunakan lima alternatif merek smartphone dan lima kriteria utama, yaitu harga, RAM, ROM, kualitas kamera, dan kapasitas baterai. Data diperoleh melalui kuesioner, dokumentasi, dan observasi pasar. Tahapan perhitungan ELECTRE meliputi normalisasi data, pembobotan, pembentukan matriks concordance dan discordance, serta penyusunan matriks agregat untuk menentukan peringkat alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ELECTRE efektif dalam memberikan rekomendasi smartphone terbaik secara objektif dan rasional. Sistem yang dibangun mampu menjadi solusi bagi konsumen dalam mengambil keputusan yang tepat, serta berpotensi diterapkan secara luas dalam pengembangan aplikasi rekomendasi produk berbasis data.