Search Articles & Publications

Showing 295 articles found for "Pelajaran"

VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF EDUCAPLAY PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SEKOLAH DASAR

Rohmawati, Adhi Ajeng, Wiratama, Novialita Angga, Cacik, Sri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas media pembelajaran interaktif berbasis Educaplay pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian… litian dan pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Namun, penelitian ini hanya dilaksanakan hingga tahap development. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase kelayakan berdasarkan hasil penilaian para validator. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor kelayakan sebesar 100% dari ahli media, 96% dari ahli materi, dan 82% dari ahli bahasa. Rata-rata keseluruhan hasil validasi mencapai 93% yang termasuk dalam kategori "Sangat Valid". Temuan tersebut mengindikasikan bahwa media pembelajaran interaktif Educaplay layak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V Sekolah Dasar. Selain memenuhi aspek kelayakan, media ini juga berpotensi meningkatkan keterlibatan peserta didik, menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif dan menarik.

PENGARUH GOOGLE EARTH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MATERI KENAMPAKAN ALAM MELALUI MODEL CTL PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Prabowo, Moh Junaidi, Istitoah, Muhammad Naufal, Ika Dian Rahmawati
Abstract: This study aims to determine the effect of using Google Earth media through the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on the learning outcomes of social studies on natural phenomena material for fifth-grade students&#8230; ts of SDN Telang 2 in the 2026/2027 academic year. The study used a quantitative approach with the Pre-Experimental Design method and One Group Pretest-Posttest Design. The research subjects were 17 students. Data collection techniques were carried out through tests, observations, and documentation. The research instrument was a multiple-choice test given before and after treatment. Data were analyzed using descriptive statistics and paired sample t-test. The results showed that the average pretest score of 68.82 increased to 79.41 in the posttest, with an increase of 10.59 points. The results of the paired sample t-test showed a significance value (2-tailed) of 0.000 <0.05, so H₀ was rejected and H₁ was accepted. These findings indicate that the use of Google Earth media through the CTL model has a significant effect on the learning outcomes of social studies on natural phenomena material. The integration of Google Earth and CTL provides a more contextual, interactive, and meaningful learning experience, helping students understand the concept of natural features more concretely. Therefore, Google Earth, through the CTL model, can be used as an alternative media and effective learning model to improve social studies learning outcomes in elementary schools.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Google Earth melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar IPS materi kenampakan alam pada siswa kelas V SDN Telang 2 Tahun Pelajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 68,82 meningkat menjadi 79,41 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 10,59 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media Google Earth melalui model CTL berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS materi kenampakan alam. Integrasi Google Earth dan CTL mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna sehingga membantu siswa memahami konsep kenampakan alam secara lebih konkret. Oleh karena itu, Google Earth melalui model CTL dapat dijadikan alternatif media dan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS di sekolah dasar.

IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI ERA SOCIETY 5.0

Haris Sandi Yudha, Sony Kuswandi, Candra Mochamad Surya
Abstract: Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pendidikan yang semakin kompleks, sekolah-sekolah Islam di Indonesia dituntut untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pendidikan guna menghasilkan generasi yang kompeten&#8230; ompeten dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen berbasis Islam dalam pengembangan kompetensi guru di SMPIT Manba'ul Ulum di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan manajemen berbasis Islam yang diterapkan di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis Islam di SMPIT Manba'ul Ulum telah dilakukan dengan baik, terutama dalam aspek pengelolaan kurikulum, pengembangan kompetensi guru, dan pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat tantangan dalam pelatihan guru mata pelajaran umum yang belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara optimal. Selain itu, evaluasi terhadap penerapan manajemen berbasis Islam masih perlu diperkuat untuk memastikan keberlanjutannya. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan dan pembinaan guru, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan bahwa manajemen berbasis Islam diterapkan secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen pendidikan berbasis Islam yang lebih efektif dan aplikatif dalam konteks era Society 5.0.

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPS DI SEKOLAH DASAR

Sania Andriani, Sri Enggar Kencana Dewi, Khasanatul Khoiriya, Rica Amelia Riski, Siti Nurjanah
Abstract: Motivasi belajar merupakan unsur penting yang sangat memengaruhi keberhasilan pendidikan, terutama pada tingkat sekolah dasar. Pada jenjang ini, peserta didik berada pada fase perkembangan yang cepat dalam ranah kognitif,&#8230; , afektif, dan sosial. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), motivasi belajar memegang peran besar dalam mendorong keaktifan siswa dan membantu mereka memahami materi secara lebih mendalam. Namun demikian, masih banyak siswa yang menganggap mata pelajaran IPS kurang menarik sehingga sering menurunkan minat belajar mereka. Tantangan ini menuntut guru untuk merancang pembelajaran yang mampu membangkitkan motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara menyeluruh bagaimana peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di sekolah dasar. Guru berfungsi sebagai fasilitator, motivator, sekaligus inspirator yang memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap semangat belajar siswa. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui berbagai strategi pembelajaran aktif, seperti diskusi, studi kasus, role play, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kehidupan siswa. Pemberian apresiasi, baik secara verbal maupun simbolik, juga mampu menumbuhkan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan menyenangkan turut memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan minat belajar IPS. Guru yang dapat menjalin hubungan emosional positif dengan siswa mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung aktivitas belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat menentukan dalam membangun dan mempertahankan motivasi belajar siswa. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan dan penerapan strategi pembelajaran inovatif menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar.

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATAPELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PJBL BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF FLAT PANEL (IFP) PASA SISWA KELAS V UPT SD NEGERI 03 PEKONINA

Kurniati, Zakiatun Hidayah, Neng Eris Sundari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang dibantu media Interaktif Flat Panel&#8230; l (IFP) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 03 Pekonina. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus; setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V (n = 24). Instrumen pengumpulan data meliputi angket motivasi pra-dan pasca tindakan, lembar observasi keaktifan, catatan lapangan, dan wawancara guru. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif untuk angket dan kualitatif untuk observasi/wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang bermakna setelah penerapan PjBL berbantuan IFP—ditandai oleh peningkatan persentase siswa yang menunjukkan motivasi tinggi, peningkatan partisipasi aktif, dan kualitas produk proyek IPAS. Temuan ini sejalan dengan penelitian-penelitian terkini tentang efektivitas PjBL dan peran IFP dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa.

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MELALUI MODEL GBL BERBANTUAN MEDIA WORDWALL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD 28 RAWANG

Danis Fatturrahman, Dhiya Alifah Salwa, Elsa Safitri, Ilham Fajar, Mhd Ghaza Alfindo, Nike Helvi, Ade Marlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SD 28 Rawang pada pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbantuan media Wordwall. Metode&#8230; penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi motivasi belajar, angket motivasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model GBL berbantuan Wordwall dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Rata-rata skor motivasi meningkat dari kategori rendah pada siklus I menjadi tinggi pada siklus IV. Dengan demikian, media Wordwall dalam pendekatan GBL efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MELALUI MEDIA INTERAKTIF FLAT PANEL DI KELAS V SD NEGERI 03 PEKONINA

Dermiza, Muhammad Rata Dwi Aufa, Ofathina Mumtaza, Rinaldi Araken, Rivaldi Araken, Suci Rahmadani Iwandari, Ade Marlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penggunaan media interaktif Flat Panel di kelas V SD Negeri 03 Pekonina. Rendahnya motivasi&#8230; otivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran IPAS menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian tindakan kelas ini. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi motivasi belajar, angket, wawancara, dan dokumentasi

INTEGRASI SAINS DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI

Anusirwan Hamidi Harahap, Kadar M. Yusuf
Abstract: Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran biologi merupakan upaya strategis untuk membangun pemahaman ilmu pengetahuan yang utuh serta menanamkan nilai-nilai keislaman pada peserta didik. Pembelajaran biologi tidak hanya&#8230; nya berorientasi pada penguasaan konsep dan keterampilan ilmiah, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran akan kebesaran Allah Swt. melalui kajian terhadap fenomena alam dan makhluk hidup. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, bentuk, dan implementasi integrasi sains dan Islam dalam pelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap sumber-sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sains dan Islam dapat dilakukan melalui pengaitan materi biologi dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, penguatan nilai tauhid, serta penanaman sikap ilmiah yang selaras dengan akhlak mulia. Integrasi ini berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep biologi, penguatan karakter religius, serta pembentukan sikap spiritual peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran biologi berbasis integrasi sains dan Islam diharapkan mampu mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING (IBL) BERBANTUAN SMARTBOARD TV PADA MATA PELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV-A UPT SD NEGERI 05 PASAR MUARA LABUH KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SO

Nabilah Syarifah, Melda Oktaviani, Fitri Rahma Dini, Ade Marlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan SmartBoard TV. Penelitian ini merupakan&#8230; upakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbantuan SmartBoard TV dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Inquiry Based Learning berbantuan SmartBoard TV efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MURID PADA MATA PELAJARAN SENI RUPA KELAS IV SD NEGERI 02 PEKAN SELASA KABUPATEN SOLOK SELATAN

Efni Dwi Rachma Nasti, Valenia Dwi Putri, Belinda Putri Faradhiva, Regi Anggara, Ade Marlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Seni Rupa di kelas IV SD Negeri 02 Pekan Selasa, Kabupaten&#8230; Solok Selatan. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari satu pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 02 Pekan Selasa (n = [isi jumlah]). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket motivasi, wawancara singkat dengan guru dan dokumentasi hasil karya siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif pre–post siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar setelah penerapan IFP: skor rata-rata motivasi meningkat dari __ (pra-siklus) menjadi __ (siklus I) dan __ (siklus II). Selain itu, keterlibatan aktif siswa dan kualitas hasil karya seni rupa mengalami peningkatan sesuai indikator yang ditetapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa IFP berpotensi meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran seni rupa.