Search Articles & Publications

Showing 10 articles found for "Purwokerto"

BUNDA MENYAPA CAMPAIGN: INITIATING INSTITUTIONAL ADVOCACY FOR EARLY CHILDHOOD EDUCATION THROUGH PUBLIC DISCUSSION IN KEDUNGBANTENG, BANYUMAS

Kurniawan, Iwan, Muthmainah, Muthmainah, Ariyati, Tatik
Abstract: The Bunda Menyapa Campaign is a community service initiative designed to initiate institutional advocacy for early childhood education through the involvement of Bunda PAUD at the village and sub-district levels. This activity… tivity was conducted in the form of a public discussion involving the Bunda Menyapa PKM project team, Bunda PAUD Desa Kedungbanteng Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas District, and college students from the Early Childhood Education Teacher Education Study Program of Universitas Muhammadiyah Purwokerto. The students participated as the proposing group of the campaign idea and as the writers of the Bunda Menyapa campaign song. The activity aimed to formulate the initial embryo of the Bunda Menyapa Campaign as an institutional advocacy model to be proposed to Bunda PAUD Kabupaten Banyumas. The method consisted of participatory public discussion, campaign concept presentation, stakeholder dialogue, theme-song discussion, and initial review of a policy brief proposal. The result of the activity was the formation of an early campaign concept that integrates symbolic leadership, community communication, institutional advocacy, and policy recommendation. The discussion also opened an opportunity for the policy brief proposal to be developed into a practical advocacy document for strengthening PAUD governance in Banyumas District.

GAMBARAN KETIDAKLENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP PADA POLI BEDAH DI RUMAH SAKIT WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO

Fiana Nur Andriani, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti, Ilham Rahmansyah
Abstract: Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto dari hasil survei terdapat permasalahan terutama pada ketidaklengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaklengkapan… ngkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di unit poli bedah umum Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto pada bulan Mei sampai dengan Juni 2024. Populasi penelitian ini adalah kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah tahun 2023 dan sampel sebanyak 160 berkas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencatat berkas rekam medis yang tidak lengkap menggunakan lembar checklist. Berdasarkan penelitian diketahui presentase kelengkapan pengisian berkas pasien rawat inap di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto pada komponen identifikasi sebesar 83,95% lengkap dan 18,75% tidak lengkap. Pada komponen autentikasi sebesar 81,25% lengkap dan 18,75% tidak lengkap. Pada komponen laporan penting, 96,77% lengkap dan 3,23% tidak lengkap. Pada komponen pencatatan, 100% lengkap dan 0% tidak lengkap. Persentase kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap di poliklinik bedah RS Wijayakusuma Purwokerto pada item identifikasi, autentikasi dan laporan penting belum mencapai 100%.  Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit

Optimalisasi Pengelolaan Media Informasi Di Organisasi Pramuka Man 2 Banyumas

Andhita, Pundra Rengga, Suminar, Ratna, Vianka, Meyra Nanda
Abstract: Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by… the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies. Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout             Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya. Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka

Pelatihan Komunikasi Asertif Bagi Kader ASI Hebat Jejaring Kesehatan Purwokerto Utara

Turistiati, Ade Tuti, Nurcandrani, Prita Suci, Putri, Rahmawati, Nurkhalida, Endah
Abstract: Abstract: The exclusive breastfeeding coverage in the work area of North Community Health Center (Puskesmas Purwokerto Utara) 2 had only reached 76% by mid-2020. To pursue the target of achieving 90% by the end of the year,… ar, cross-sectoral cooperation is needed. Lecturers of The Communication Science Study Program of Universitas Amikom Purwokerto took the initiative as facilitators by partnering with North Community Health Center staff to conduct a community service as an implementation of the Tri Dharma of Higher Education. In this event, the facilitators conducted socialization and training methods for health cadres on how to communicate assertively with breastfeeding mothers by emphasizing acceptance, empathy, support and openness. The training was carried out for one week, included four villages within the Community Health Center working area, namely Grendeng, Bancarkembar, Sumampir and Pabuwaran. This community service has a good impact to the health cadres and The Community Health Center.  The 90% target of exclusive breastfeeding will be reviewed by the end of 2021.  However, the health cadres and The Community Health Center have more self-confidence to convince breastfeeding mothers to look after their children better by giving them the exclusive breastfeeding.  In turn, the target will be achieved. Keywords: assertive communication; cross sectorial cooperation; exclusive breastfeeding. Abstrak:  Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Utara 2 baru mencapai 76% pada pertengahan tahun 2020. Untuk mencapai target 90% cakupan ASI Eksklusif pada akhir tahun, dibutuhkan kerjasama lintas sektoral. Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto berinisiatif menjadi fasilitator dengan bermitra dengan Puskesmas dalam melakukan pengabdian masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada kegiatan ini fasilitator menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan kepada kader kesehatan tentang bagaimana berkomunikasi secara asertif dengan mengedepankan penerimaan, empati, dukungan dan keterbukaan kepada ibu menyusui. Pelatihan dilakukan selama satu minggu, dan meliputi empat desa yang berada dalam wilayah kerja puskesmas, yaitu Grendeng, Bancarkembar, Sumampir dan Pabuwaran. Pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai dampak baik terhadap kader kesehatan dan Puskesmas.  Target 90% ibu menyusui memberikan ASI eksklusif akan direview pada akhir tahun 2021. Namun, para kader kesehatan dan Puskesmas merasa lebih percaya diri dapat meyakinkan kepada para ibu menyusui untuk dapat memberikan ASI eksklusif kepada anak-anaknya dan pada gilirannya target tersebut dapat tercapai.  Kata kunci: ASI eksklusif; kerja sama lintas sektoral; komunikasi asertif

INFORMATION SYSTEM FOR REPORTING, PREVENTION, AND HANDLING OF SEXUAL VIOLENCE AMONG STUDENTS

Setiawan, Ito, Yunita, Ika Romadoni, Maulida, Farah Mei, Serli, Serli
Abstract: Abstract: The PPKS task force at Universitas Amikom Purwokerto has been established and is actively implementing various programs. However, complaints regarding cases of sexual violence are currently managed through WhatsApp,… sApp, with limited guidance on the complaint procedures. As a result, many students are unaware of the PPKS task force or how to report incidents, creating obstacles for both the task force in identifying cases and for students seeking to file complaints. This study aims to provide students with an effective and accessible way to report incidents of sexual violence on campus. To develop the complaint information system, the Scrum methodology was used, involving team collaboration to easily adapt to changes throughout the development process. The resulting complaint information system for the prevention and handling of sexual violence has been successfully implemented and tested with students at Universitas Amikom Purwokerto. This system enables students to submit complaints seamlessly online. Testing results indicate that the system functions as intended and meets the expected outcomes.             Keywords: information system; PPKS; complaint; student; scrum     Abstrak: Satuan tugas PPKS Universitas Amikom Purwokerto sudah berjalan dan membuat program kerja, namun dalam proses pengaduan kasus kekerasaan seksual saat ini hanya menggunakan whatsapp dan kurangnya penjelasan tentang prosedur pengaduan yang ada. Banyak mahasiswa yang belum mengetahui adanya satgas PPKS di kampus dan cara pengaduan kasus. Hal tersebut menjadi kendala bagi satuan tugas PPKS dalam mengetahui kasus yang ada dan mahasiswa saat ingin melakukan pengaduan kasus. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sarana yang efektif dan mudah diakses bagi mahasiswa untuk melakukan pengaduan kasus apabila mahasiswa mengetahui tentang adanya kekerasaan seksual di lingkungan kampus. Tujuan Penelitian adalah untuk membantu memudahkan mahasiswa dalam melakukan aduan tentang adanya kasus kekerasaan seksual di lingkungan Universitas Amikom Purwokerto. Metode dalam pengembangan sistem adalah metode Scrum. Metode Scrum melibatkan keseluruhan tim yang ada di organisasi. Dengan adanya keterlibatan ini maka mudah dalam mengantisipasi perubahan yang terjadi selama pengembangan sistem. Sistem informasi pengaduan pencegahan dan penanganan tindak kekerasan seksual berhasil di terapkan dan diujikan kepada Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto. Dengan adanya sistem informasi pengaduan ini mahasiswa dapat dengan mudah dalam membuat aduan berbasis sistem. berdasarkan daftar uji yang dilakukan terhadap sistem yang dibuat maka dapat disimpulkan bahwa skenario yang diujikan sesuai dengan hasil yang diharapan.   Kata kunci: sistem informasi; PPKS; pengaduan; mahasiswa; scrum

MEASUREMENT OF ALMAMATER SUIT SUPPLY CHAIN PERFORMANCE IN SACIKA COOPERATIVE USING SCOR

Ayu Nirwana, Zahra Fikri, Firmansyah, Aruga Yudish, Fadhilah, Syifa Nur, Fathoni, M Yoka
Abstract: Abstract: SACIKA Cooperative, as a student cooperative at the Telkom Institute of Technology Purwokerto, provides almamater suit procurement services. Currently, the process of procuring and ordering almamater suits is faced… aced with several obstacles, which results in students as customers feeling disadvantaged during the ordering process. Therefore, it is necessary to evaluate the performance of the supply chain at the SACIKA Cooperative in order to improve efficiency and suitability in the procurement of alma mater suits. This study aims to assess the performance of the alma mater suit supply chain at the SACIKA Cooperative using the SCOR Matrix. This type of research is descriptive quantitative, with data collection conducted through interviews and observations. Supply chain performance measurement is carried out using four attributes and matrices, namely Reliability with Perfect Order Fulfillment (POF), Responsiveness with Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) Matrix, Agility with Cost of Goods Sold (COGS), and Assets with Cash-to-Cash Cycle Time (CTCCT) Matrix. The results showed the performance value of each matrix, namely POF of 96.47%, OFCT 1 day, COGS 92.94%, and CTCCT 8 days.             Keywords: SCOR matrix; supply chain management; supply chain flow patterns     Abstrak: Koperasi SACIKA, sebagai koperasi mahasiswa di lingkungan Institut Teknologi Telkom Purwokerto, menyediakan layanan pengadaan jas almamater. Saat ini, proses pengadaan dan pemesanan jas almamater dihadapi beberapa kendala, yang mengakibatkan mahasiswa sebagai pelanggan merasa dirugikan selama proses pemesanan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja rantai pasok di Koperasi SACIKA guna meningkatkan efisiensi dan kesesuaian dalam pengadaan jas almamater. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja rantai pasok jas almamater di Koperasi SACIKA menggunakan Matriks SCOR. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Pengukuran kinerja rantai pasok dilakukan dengan menggunakan empat atribut dan matriks, yaitu Reliability with Perfect Order Fulfillment (POF), Responsiveness with Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) Matrix, Agility with Cost of Goods Sold (COGS), dan Assets with Cash-to-Cash Cycle Time (CTCCT) Matrix. Hasil penelitian menunjukkan nilai performansi masing-masing matriks, yaitu POF sebesar 96,47%, OFCT 1 hari, COGS 92,94%, dan CTCCT 8 hari.   Kata kunci: matriks SCOR; manajemen rantai pasok; pola aliran rantai pasok

Profil Program Latihan Federasi Arung Jeram Indonesia Kabupaten Cilacap Tahun 2025

Kuat Leksono
Abstract: Olahraga Prestasi adalah Olahraga yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan.… ragaan. Pembinaan olahraga prestasi memerlukan perencanaan yang sistematis dan berkelanjutan untuk mencapai hasil yang maksimal. Arung jeram merupakan olahraga prestasi dan olahraga rekreasi yang biasa dilakukan di sungai-sungai yang memiliki arus deras ataupun air tenang dengan menggunakan perahu karet yang dikendalikan atau diarahkan oleh awak perahu. International Rafting Federation. Faktor yang memberikan dukungan agar tercapai prestasi olahra adalah dari pembinaan dan pembangunan olahraga itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan adanya persaingan yang ketat untuk mendapatkan prestasi olahraga yang masimal. Bersaingan ketat tersebut terjalin dalam kanca nasional maupun internasional. Ketertinggalan prestasi olahraga nasional merupakan masalah besar bagi sebuah bangsa. Inti dari tujuan olahraga itu sendiri merupakan pengembangan keharmonisan umat manusia secara paripuna. Kabupaten Cilacap terletak di ujung barat Jawa Tengah, kabupaten Cilacap sebagai Kabupaten yang memiliki FAJI menjadi salah satu kabupaten yang di aliri air sungai serayu yang berhilir dilaut selatan tepatnya dikabupaten Cilacap. Walaupun kabupaten cilacap merupakan daerah pinggir laut yang dimana tidak memiliki sungai yang berjeram tidak mengurangi potensi kabupaten cilacap untuk tidak bisa berprestasi di olahraga arung jeram, banyak mahasiswa dari kabupaten cilacap yang mencari ilmu diluar kabupaten cilacap seperti di purwokerto kabupaten banyumas, mahasiswa tersebut dapat belajar di pencinta alam ataupun di unit kegiatan mahasiswa cabang olahraga arung jeram misalnya, sehingga menjadi potensi untuk pembinaan prestasi arung jeram untuk kabupaten Cilacap. Perkembangan prestasi Federasi arung jeram FAJI Cilacap dalam pelaksanaan program latihan sudah cukup bagus, dibuktikan dengan adanya program latihan. namun dalam aspek sarana prasarana harus perlu di optimalkan karena sarana prasarana adalah faktor penunjang untuk meraih prestasi yang bagus.  

Profil Managemen Soedirman Swimming Club Purwokerto Tahun 2025

Kuat Leksono
Abstract: Renang adalah aktivitas yang sangat digemari oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kesuksesan dalam olahraga termasuk cabang olahraga renang dapat dicapai dengan mempertimbangkan beberapa elemen penting,… ing, termasuk faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor ekstrinsik yang relevan dengan pengembangan olahraga meliputi sistem pengembangan yang efektif, pengelolaan yang baik, dan infrastruktur olahraga yang memadai. Soedirman Swimming Club  adalah club renang yang dirintis pada tahun 2021 dengan diajukan legalitas pada tahun 2024 secara resmi oleh FAI Jawa Tengah. Hasil observasi didapatkan informasi mengenai permasalahan yang di alami klub pada proses latihan yaitu ketersediaan  sarana  kolam  renang  yang kurang   memadai,   sebab   kolam   renang   yang digunakan  untuk  latihan  harus berbagi dengan club lain. Soedirman Swimming Club sejauh ini belum memiliki pendanaan dari manapun termasuk dari KONI. Dana kas didapat dari uang bulanan atlet dari orang tua atlet untuk menunjang latihan para atlet. Disisi lain dari hasil penelitian yang dilakukan, atlet Soedirman Swimming Club sudah mendapatkan sarana yang baik seperti baju renang, kaca mata renang, dan topi renang. Selain itu, untuk sarana lain yang didapatkan adalah alat-alat pemanasan dan pendinginan yang dilakukan sebelum dan sesudah berenang.

Tindak Pidana Penganiayaan

Septher Arson S, Tamaulina Br. Sembiring
Abstract: Perbuatan penganiayaan baik dilakukan terhadap seseorang atau beberapa orang merupakan perbuatan yang dilarang dan ini tidaklah dibenarkan karena menurut Kitab Undang-undang Hukum Pidana perbuatan penganiayaan ini dikatagorikan… gorikan sebagai tindak pidana. Penganiayaan merupakan suatu perbuatan dengan tujuan menimbulkan rasa sakit atau luka pada orang lain, si pelaku menghendaki akibat terjadinya suatu perbuatan menyakiti atau menyiksa. Misalnya memukul, menendang, menusuk, mengaruk dan sebagainya.Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur - unsur Pasal 351 KUHP tindak pidana penganiayaan dan dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana. Dengan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian deskriptif analisis, Sumber data sekunder Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 209/Pid.B/2018/PN Pwt. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa penerapan unsurunsur tindak pidana penganiayaan Pasal 351 ayat (1) KUHP dalam putusan perkara Nomor : 209/Pid.B/2018/PN Pwt, telah dipertimbangkan dan dibuktikan oleh Majelis Hakim secara tepat dan benar antara fakta hukum yang terungkap di persidangan dengan unsur-unsur yuridis tindak pidana penganiayaan yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum. Melalui pemahaman mendalam terhadap fenomena tindak pidana penganiayaan dan upaya kolaboratif untuk menciptakan perubahan positif, diharapkan dapat terwujud masyarakat yang menghormati hak asasi manusia, mengutamakan keadilan, dan menolak segala bentuk penganiayaan.

Urgensi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Telkom University Purwokerto Akibat Bullying

Muhammad Parama Iswara, Najwan Aufa Athailla, Loena Edwyna Elchafidzah H., Nayla Rizqika Falsa, Annashifa Nuari Aulia Z, Kazzaiyara Zuhra Amalia I
Abstract: Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai tekanan selama masa perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kesehatan mental pada mahasiswa… Telkom University Purwokerto yang terdampak bullying. Bullying, baik secara verbal, fisik, maupun daring, dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, hingga menurunnya prestasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa yang pernah mengalami bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak bullying tidak hanya memengaruhi kesehatan mental individu, tetapi juga hubungan sosial dan motivasi belajar mereka. Studi ini menekankan pentingnya intervensi berupa dukungan psikologis, kampanye anti-bullying, serta penguatan sistem pendampingan mahasiswa untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan mendukung. Kesadaran kolektif akan kesehatan mental di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan guna meminimalkan dampak negatif bullying dan mendorong terciptanya suasana akademik yang harmonis.