Showing 2 articles found for "Station"

The Fresh Fruit Bunch Boiling Process at the Sterlizer Station in Palm Oil Processing at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya

Yabes Cristian Nainggolan, Tambos August Sianturi
Abstract: This study aims to analyze the Fresh Fruit Bunch Boiling Process at the Sterlizer Station in Palm Oil Processing at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya. In writing this report, data collection is very important. The data collection… lection methods used by the author are as follows: Documents or References Data collection through written and electronic documents from PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya. Field Observation. The method is carried out by direct observation in the company environment. Literature Review. In addition to field observations, data is also taken from several literatures related to this report. The location of the field work practice was held at PT Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya which is located on Jalan Besar Mandoge-Kisaran. And the field work practice lasted for 1 month. Starting from September 1st – October 1st, 2023. The conclusions obtained from the results of the practical work are as follows: PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya is a factory that processes fresh oil palm fruit bunches into CPO and palm kernel. The processing capacity at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya is 30 Tons of FFB / Hour The organizational structure at PT. Sumber Bumi Sawit Jadi Jaya is a functional organizational structure. The results of processing the percentage of cardiovascular load obtained that all boiler workers needed repairs, and the workload category of the four workers was influenced by age factors

Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja UMKM Tahu Mtb Menggunakan Metode NASA-TLX

Meri, Mufrida, Fandeli, Hary, Linda, Rozza, Irmayani, Irmayani, Febrian, Rio
Abstract: Kinerja karyawan sangat berpengaruh dalam penentuan produktivitas suatu perusahaan. Apabila kinerja karyawan di sebuah perusahaan baik, maka produktivitas perusahaan tersebut akan meningkat dan hal ini dapat menyebabkan… keuntungan pada perusahaan tersebut bertambah. Begitu pula sebaliknya, apabila kinerja karyawan tersebut buruk, maka produktivitas perusahaan tersebut akan menurun. Salah satu hal yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut yaitu beban kerja mental. Beban kerja mental merupakan sesuatu keadaan yang dialami oleh seseorang yang memberi tekanan dalam hidupnya. Semakin tinggi tekanan yang dirasakan karyawan itu, maka semakin rendah kinerja yang bisa dicapainya. Salah satunya yaitu pada pekerja-pekerja di Pabrik Tahu MTB. Berdasarkan data-data perbandingan nilai rata-rata tiap faktor untuk menghitung beban kerja mental dapat disimpulkan bahwa faktor beban kerja mental yang paling berpengaruh yaitu performansi kerja yang menyatakan tingkat kepuasan yang dirasakan terhadap kinerja yang telah dilakukan yaitu sebesar 85. Rata-rata nilai kebutuhan mental dan kebutuhan fisik bernilai sama yaitu sebesar 80.5 yang menyatakan bahwa beban kerja para pekerja yang membutuhkan fisik dan mental bernilai sama .Terdapat 6 faktor yang mempengaruhi beban kerja para pekerja yaitu Mental Demand,Physical Demand, Temporal Demand,Performance,Frustation, Effort. Berdasarkan hasil dari perhitungan dapat diketahui jumlah karyawan yang memiliki tingkat beban kerja mental kategori tinggi sekali dengan rata-rata WWL 85.66 yang berjumlah 4 orang dan kategori tinggi dengan rata-rata WWL 71.22  yang berjumlah 6 orang.