Search Articles & Publications

Showing 40 articles found for "Pengertian"

MODEL INTEGRASI SAINS DAN ISLAM MODEL OF INTEGRATION OF SCIENCE AND ISLAM

Filzah Nadila Nasir, Kadar M.Yusuf
Abstract: Integrasi sains dan Islam merupakan konsep penting dalam pembangunan peradaban ilmu yang berlandaskan nilai-nilai wahyu dan rasionalitas. Sains modern yang berkembang pesat sering kali bersifat sekuler dan memisahkan dimensi… ensi spiritual dari realitas ilmiah. Hal ini menimbulkan kebutuhan akan model integrasi yang mampu menghubungkan pengetahuan empiris dengan nilai-nilai ilahiah. Artikel ini membahas pengertian model integrasi, ragam pendekatan yang dapat digunakan dalam menyatukan sains dan Islam, serta tiga model utama yaitu nusus al-shar'iyah, tahlil imani, dan al-naqd al-islami. Model nusus al-shar'iyah menekankan pentingnya penggalian nilai-nilai ilmiah dari teks wahyu, sedangkan tahlil imani berorientasi pada pembentukan kesadaran iman melalui pemahaman terhadap fenomena alam. Sementara itu, al-naqd al-islami berfungsi sebagai kritik terhadap paradigma sains modern yang bertentangan dengan prinsip tauhid. Dengan ketiga model ini, integrasi sains dan Islam diharapkan dapat melahirkan keilmuan yang seimbang antara akal dan wahyu, rasionalitas dan spiritualitas, serta ilmu dan moralitas.

KULIAH KERJA NYATA: IMPLEMENTASI SOSIALISASI ANTI BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DI SMP NEGERI 2 LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Miru, Rikha, Christina, Susanto, Liau Kevin, Kelarat, Moh Yusran, Lesilawang, Robo, Ulath, Abd Majid, Jamrud, Rifai A, Bantam, Abdil Maulana, Mohammad, Faruq Ali, Gaspersz, Juan Alberth, Attamimi, Unarya, Umaha, Afdalin, Upuy, Doni
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk… an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI POLA MAKAN SEHAT DENGAN PENERAPAN PEDOMAN ISI PIRINGKU

Qurrotul ‘Uyun, Sherly Rizmay Anggraeni, Anjelika Naya Nandini, Vionita Maharani, Rakhel Denatali, Putri Septiya Dewi Alami, Salsabila Putri Ariastuti, Nurul Herdiyatiningtyas, Andriyanzah, Calvin Fara Renovta, Welly Mahardika
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai perwujudan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja… erja Nyata yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Tidar di Desa Pandean, Kabupaten Magelang, salah satunya berfokus pada upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting menjadi penting karena masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan balita. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi pola makan sehat dengan menerapkan pedoman “Isi Piringku”. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab stunting, dampak stunting terhadap pertumbuhan anak, serta penerapan pedoman Isi Piringku sebagai acuan pemenuhan gizi seimbang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung dan diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian peserta masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait stunting serta mampu menjelaskan kembali prinsip pola makan sehat berdasarkan pedoman Isi Piringku. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting di lingkungan keluarga.

SOCIAL ETHICS IN INTERACTIONS BETWEEN LECTURERS AND STUDENTS IN THE HIGHER EDUCATION ENVIRONMENT

jesi, Jesi Piut, Lenira Tafetin, Junesda Ndolu, Laundryasbanu, Irfondi Lette, Rifento Naben, Yenry Pelondonu
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi etikasosial dalam relasi antara dosen dan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Kajian ini mengkaji bagaimana prinsip-prinsip seperti saling menghargai, keadilan,… tanggung jawab, dan integritas membentukdinamika interaksi akademik di antara mereka.Pendekatan yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung dan analisis dokumen tertulis. Hasil penelitianmengungkapkan bahwa etika sosial memiliki peran krusial dalam membangun saling pengertian, menjaga kejujuran akademik, serta mewujudkan atmosfer pembelajaran yang kondusif dan bermartabat. Temuan ini menekankan perlunya baik dosen maupun mahasiswa konsisten menerapkan prinsip- prinsip etika gunamenciptakan interaksi yang konstruktif serta mendukungterwujudnya pendidikan yang holistik.

EDUPRENEURSHIP SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KREATIVITAS WIRAUSAHA ISLAMI

Minatu Dhorifah, Dewi Fatimah Azzahra, Padmisari Kumara, Lestari, Reva Indah, Ferida Rahmawati
Abstract: Rendahnya minat untuk berwirausaha di kalangan anak muda menimbulkan kebutuhan akan pendidikan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai dari usia dini, bukan sekadar sebagai tambahan keterampilan tetapi juga sebagai… ai bagian dari pengembangan karakter. Artikel ini membahas peran edupreneurship sebagai metode pendidikan dalam menciptakan kreativitas wirausaha Islami dengan pendekatan kajian pustaka. Analisis akan berfokus pada pengertian edupreneurship, integrasi nilai-nilai Islam dalam kewirausahaan, serta cara yang dapat digunakan untuk menilai kreativitas wirausaha di sekolah. Kajian literatur dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sumber akademis untuk memperkirakan kekuatan dan kelemahan penerapan program edupreneurship, termasuk dalam hal kurikulum, desain pembelajaran, kegiatan praktik seperti bazar sekolah, pembuatan produk, pemasaran digital, serta penerapan alat untuk mengembangkan kreativitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa edupreneurship memiliki potensi besar untuk meningkatkan kreativitas wirausaha Islami jika diintegrasikan ke semua mata pelajaran, dijalankan secara teratur, dan didukung oleh alat evaluasi yang jelas. Tanpa dukungan tersebut, klaim keberhasilan dalam membentuk kreativitas bersifat deskriptif dan sulit untuk digeneralisasi. Sebagai kesimpulan, penguatan edupreneurship harus diarahkan pada pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti agar dapat secara efektif membentuk generasi wirausaha Islami yang kreatif, beretika, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Abstrak dibuat dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak memuat secara singkat tentang latar belakang, tujuan, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan penelitian. Abstrak berisi maksimum 250 kata, spasi tunggal ditulis dengan huruf miring (Italic) bagi abstrak Bahasa Inggris. Di bawah abstrak dicantumkan kata kunci yang terdiri atas maksimum enam kata, dimana kata pertama adalah yang terpenting. Abstrak dalam bahasa Indonesia merupakan terjemahan dari bahasa Inggris. Editor berhak untuk mengedit abstrak demi alasan kejelasan isi abstrak.

PENGARUH LITERASI EKONOMI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF KARYAWAN SPBU SHELL PD TRI MUTIARA KIRANA DI WILAYAH JAKARTA SELATAN

Budhiraharjo, R. Adhi Sutanto, Saweka, Nurhikmat, Wandi, Natalina, Kristina, Supriyadi, Jambak, M. Faizal
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif karyawan SPBU Shell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan SPBU Shell&#8230; hell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan yang berjumlah 71 karyawan. Karena populasinya kurang dari 100, maka teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi yang berjumlah 71 karyawan. Teknik pengumpulan data berupa angket literasi ekonomi dan angket perilaku konsumtif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif , metode penelitian in menggunakan metodologi asosisi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif karyawan SPBU Shell PD Tri Mutiara Kirana di wilayah Jakarta Selatan dengan thitung sebesar sebesar 4,025 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, ttabel sebesar 1.997 dan koefisien regresi (b1) sebesar - 0,528. Karena nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (4,025 > 1,997) maka  dapat disimpulkan H1 ditolak dan H0 diterima. (2) Hasil dari analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan regresi Y = 83,231 – 0,528X. Nilai koefisien variabel literasi ekonomi (X) bernilai negatif yaitu sebesar - 0,528. Arah regresi negatif berarti terjadi pengaruh negatif variabel literasi ekonomi terhadap perilaku konsumtif. Dimana setiap kenaikan 1 (satu) point pada nilai X (Literasi Ekonomi) nilai Y (Perilaku Konsumtif) akan menurun sebesar 0,528. (3) Nilai R2 sebesar 0,190 hal ini memberikan pengertian bahwa 19 % perilaku konsumtif karyawan ditentukan oleh literasi ekonomi sedangkan sisanya 81 % merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti.

LITERATURE RIVIEW : ANAK BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Sirod, Alwan
Abstract: Salah satu aspek yang paling penting dalam pembangunan sosial dan hukum yakni terkait perlindungan terhadap anak. Anak sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang kehadirannya menjadi sebuah kebahagiaan dan harapan bagi orang&#8230; orang tuanya. Dalam melakukan literature riview, penulis menggunakan metode kepustakaan (library research), dengan cara melakukan pengumpulan data dari sumber sumber literasi seperti buku, jurnal selain itu dapat pula berupa bahan dokumentasi, jurnal, surat kabar maupun majalah. Ada 3 topik pembahasan, antara lain pengertian anak, kedudukan anak dan hak hak anak dalam peraturan perundang-undangan. Kelebihan dalam buku ini yakni substansi buku sudah mengakomodir berkaitan dengan haka nak dalam peraturan perundang-undangan, Dimana didalamya termat aturan aturan yang dijabarkan secara rinci dengan penjabaran yang lugas dan jelas, sedangkan untuk kekurangannya, untuk desain cover sedikit terkesan monoton, perlu penggunaan cover yang lebih menarik. Kata Kunci : Pengertian Anak, Kedudukan Anak dan Hak Hak Anak

Psikoedukasi Etika Berkomunikasi Dengan Kawan Disabilitas Dalam Bentuk Poster Di PT Bumi Karsa

Hilwa Anwar, Abdul rahmat, Ahmad Mujahid, Nur Ainunnisa
Abstract: Kegiatan psikoedukasi tentang etika dan cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas dilakukan di PT Bumi Karsa sebagai upaya meningkatkan pemahaman karyawan terhadap komunikasi inklusif di lingkungan kerja. Berdasarkan&#8230; kan hasil need assessment melalui penyebaran kuesioner dan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar karyawan masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan rekan penyandang disabilitas. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim BKP melaksanakan intervensi psikoedukasi menggunakan media poster karena mampu menyampaikan informasi secara ringkas, visual, dan mudah dipahami. Poster memuat materi mengenai pengertian disabilitas, jenis-jenis disabilitas, serta etika komunikasi yang tepat. Poster dipasang pada area strategis dan diunggah melalui portal internal perusahaan. Hasil observasi lanjutan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman karyawan mengenai komunikasi inklusif, ditandai dengan respons positif serta meningkatnya kepercayaan diri karyawan dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Secara keseluruhan, kegiatan psikoedukasi ini efektif dalam memperluas wawasan karyawan, mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif, dan memberikan pengalaman pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa BKP dalam merancang intervensi berbasis kebutuhan lapangan.

Work-Life Balance: Menjaga Harmoni Antara Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi

Nurfitriany Fakhri, Andi Sabrina Fasha R. Sokku, Andi Zakiyah Rahmah Ikhsan, Aura Syifa Zulfa
Abstract: Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance) merupakan aspek krusial dalam menunjang kesejahteraan karyawan dan mendukung peningkatan kinerja mereka. PT. Kalla Inti Karsa menghadapi beban&#8230; an kerja yang cukup tinggi, yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam kehidupan para karyawannya. Dalam rangka menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran karyawan terhadap pentingnya work-life balance melalui pendekatan psikoedukatif menggunakan media poster. Metode yang digunakan meliputi distribusi poster secara daring, disertai dengan pelaksanaan pre-test sebelum intervensi dan post-test sesudahnya untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan peserta. Poster yang disebarkan memuat penjelasan mengenai pengertian work-life balance, penyebab ketidakseimbangan, ciri-ciri work-life balance yang sehat, serta cara meningkatkan work-life balance yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 62 karyawan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pre-test memperlihatkan bahwa sebagian besar karyawan mengalami tekanan, keterbatasan waktu untuk diri sendiri, dan kurangnya fleksibilitas kerja. Pasca intervensi, sebanyak 95,2% menyatakan lebih memahami konsep work-life balance, 85,5% mulai menerapkan pengaturan waktu kerja dan pribadi agar lebih seimbang, dan 74,2% merasa lebih tenang. Sebagian besar juga menganggap informasi dalam poster jelas dan bermanfaat. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi visual efektif dalam meningkatkan kesadaran serta membentuk perilaku kerja yang lebih sehat. Kegiatan ini terbukti memberi kontribusi positif bagi kesejahteraan psikologis karyawan di lingkungan kerja.

Kenali Emosimu, Kendalikan Hari-Harimu: Psikoedukasi Dalam Bentuk Poster Double X-Banner di SMPIT Darul Fikri Makassar

Nurfitriany Fakhri, Abdul Dzakir Al Amin, Andi Salsabila Arifat, Najwa Tallesang
Abstract: Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan emosi pada siswa SMPIT Darul Fikri Makassar melalui psikoedukasi berbasis media vosual berupa poster double x-banner. Latar belakang kegiatan&#8230; giatan ini adalah banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengendalikan emosi, sebagaimana teridentifikasi melalui observasi dan Daftar Ceklis Masalah (DCM) di sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi psikoedukasi, diskusi interaktif, dan post-test kepada 90 siswa kelas 7, 8, dan 9. Materi yang diberikan mencakup pengertian emosi, faktor yang memengaruhi emosi, jenis-jenis emosi, ciri-ciri ketidakstabilan emosi, serta teknik pengelolaan emosi. Hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 26,70 dan post-test sebesar 44,54 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis poster efektif dalam meningkatkan literasi emosional siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan regulasi emosi yang penting untuk mendukung perkembangan psikologis dan prestasi akademik di masa remaja.