Abstract:Keterbatasan pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Kubu I yang didominasi kawasan kelapa sawit mendorong dilaksanakannya program pengabdian masyarakat berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini bertujuan mengoptimalkan…
alkan potensi pekarangan produktif sebagai sarana edukasi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan obat tradisional keluarga. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui survei potensi, konsolidasi bibit warga secara swadaya, gotong royong pembersihan lahan, hingga sosialisasi interaktif berbasis experiential learning di SDN 004 Desa Kubu I. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pembangunan Taman Apotek Hidup Percontohan sebagai laboratorium hidup yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan praktik langsung. Keberadaan kebun contoh ini terbukti meningkatkan pengetahuan siswa dan warga sekolah mengenai pemanfaatan tanaman herbal, sekaligus memicu antusiasme masyarakat untuk mereplikasi gerakan penanaman TOGA di pekarangan rumah masing-masing. Kesimpulannya, sinergi partisipatif ini secara efektif mewujudkan kemandirian kesehatan berbasis kearifan lokal serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 15, dan 17 secara berkelanjutan.
Abstract:Penggunaan dompet digital yang terus meningkat menghasilkan banyak ulasan pengguna yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen pengguna…
dompet digital menggunakan metode Stacking Ensemble Machine Learning yang mengombinasikan Support Vector Machine (SVM), Multinomial Naïve Bayes (MNB), dan AdaBoost dengan Logistic Regression sebagai meta-learner. Data ulasan diproses melalui tahapan text preprocessing meliputi case folding, cleaning, tokenizing, stopword removal, stemming, dan pembobotan fitur menggunakan TF-IDF. Penyeimbangan data dilakukan dengan SMOTE, sedangkan evaluasi model menggunakan 5-Fold Cross-Validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Stacking Ensemble memperoleh akurasi rata-rata 80,55%, lebih tinggi dibandingkan algoritma dasar. Evaluasi menggunakan Confusion Matrix, Classification Report, dan ROC Curve juga menunjukkan peningkatan nilai precision, recall, F1-score, dan kemampuan diskriminasi model. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan Stacking Ensemble Machine Learning efektif untuk meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen pengguna dompet digital serta mendukung evaluasi kualitas layanan berbasis opini pengguna.
The rapid growth of digital wallet usage has generated a large volume of user reviews that can be utilized to evaluate service quality. This study aims to improve the accuracy of digital wallet user sentiment classification using a Stacking Ensemble Machine Learning approach that combines Support Vector Machine (SVM), Multinomial Naïve Bayes (MNB), and AdaBoost with Logistic Regression as the meta-learner. User reviews were processed through text preprocessing stages, including case folding, text cleaning, tokenization, stopword removal, stemming, and TF-IDF feature weighting. Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) was employed to address class imbalance, while model performance was evaluated using 5-Fold Cross-Validation. The experimental results show that the proposed Stacking Ensemble model achieved an average accuracy of 80.55%, outperforming the individual base learners. Furthermore, evaluations based on the Confusion Matrix, Classification Report, and Receiver Operating Characteristic (ROC) Curve demonstrated improvements in precision, recall, F1-score, and the model's discriminative capability. These findings indicate that the proposed Stacking Ensemble Machine Learning approach is effective in improving the accuracy of digital wallet user sentiment classification and can serve as a reliable tool for supporting service quality evaluation based on user opinions.
Abstract:Pemanfaatan lahan pekarangan dengan bercocok tanam tanaman sayuran dapat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, berkualitas, bergizi, serta aman secara teratur. Biaya yang murah dan mudah dikelola menjadi sarana mengatasi…
si kekurangan makanan keluarga. pengembangan sistem produksi tanaman pekarangan dapat mendukung upaya ketahanan pangan. Memperkenalkan pola pertanian ke dalam lahan pekarangan berupa tanaman campuran yang disampaikan pada masyarakat, termasuk kombinasi antara tanaman sayuran dan tanaman buah-buahan serta tanaman buah-buahan dengan tanaman obat-obatan yang dapat memberikan manfaat ekonomi Jenis sayuran yang dibudidayakan dipilih sayuran berumur 1-3 bulan seperti sawi, kangkung cabut, bayam cabut dan lain-lain. selain itu jenis tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan keluarga seperti tomat, cabe dan jenis tanman rempah-rempah juga dapat dibudidayakan. Penggunaan bahan berupa pupuk organik membantu meningkatkan ketersediaan unsur hara makro dan unsur hara mikro pada tanaman.
Abstract:The phenomenon of increasing attention toward environmental and sustainability issues has driven companies to improve information transparency, moving beyond mere financial reports to include non-financial disclosures. One…
ne form of this transparency is realized through website-based sustainability reporting, which allows companies to convey sustainability information more openly and accessibly to stakeholders. On the other hand, capital structure decisions remain a fundamental factor that can potentially influence market perceptions of firm value, as they relate to the balance between internal and external funding in supporting operational continuity and growth strategies. This study aims to determine the influence of website-based sustainability reporting and capital structure on firm value through multiple linear regression analysis. Using a quantitative approach and secondary data obtained from annual reports and official company websites, the study focuses on issuers consistently listed in the IDX ESG Leaders index during the 2023–2024 period. The sample selection utilized purposive sampling, resulting in 20 companies with a total of 40 data observations. Firm value was measured using the Tobin’s Q ratio, the level of sustainability reporting disclosure was proxied through the Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) based on GRI 2021 standards, and capital structure was measured by the Debt to Equity Ratio (DER). The partial results of the study show that website-based sustainability reporting has a positive coefficient but no significant effect on firm value. Similarly, capital structure shows a positive direction but is not statistically significant. Furthermore, the two variables simultaneously have no significant effect on the firm value of IDX ESG Leaders issuers. These findings indicate that although website-based sustainability disclosure and capital structure tend to have a direct relationship with firm value, the influence is not yet strong enough to significantly affect market valuation within a group of issuers that already meet sustainability criteria. Consequently, the firm value of IDX ESG Leaders issuers is not solely determined by the level of website-based sustainability disclosure or the company's capital structure.
Abstract:This study aims to analyze the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) disclosure on financial performance, with institutional ownership as a moderation variable. This research was conducted on companies that…
are members of the food and beverage sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021-2023 period using a quantitative approach. Sample selection was carried out by purposive sampling method, resulting in 39 samples of observation data for three consecutive years. The data analysis technique used is Structural Equation Modeling (SEM) which is operated through the WARP-PLS 7.0 program. The results of this study show that CSR has a positive but not significant effect on financial performance. Institutional ownership has a positive and significant effect on financial performance. Meanwhile, CSR moderated by institutional ownership has a positive and significant effect on financial performance.
Abstract:Keterampilan berhitung adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa dan merupakan komponen yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan berhitung…
tung ini, siswa dapat dilatih sejak kecil. Namun pada kenyataannnya di SMP Biji Sesawi ditemukan bahwa keterampilan berhitung siswa masih relatif rendah, diperkuat dari pernyataan guru matematika sekolah tersebut bahwa siswa mereka masih mengalami masalah pada penguasaan konsep hitung dasar matematika. Menurut beberapa siswa kelas VII, penyebabnya adalah cara penyampaian materi yang tidak menarik, dengan lebih banyak ceramah panjang lebar yang membuat siswa bosan dan hanya guru yang berpartisipasi secara aktif. Untuk menyelesaikan masalah ini, maka dibutuhkan pendekatan pembelajaran baru yaitu dengan menggunakan metode jari tangan yang juga dikenal sebagai jarimatika. Dalam kegiatan ini, peserta menerima materi teoritis dan teknis tentang jarimatika, serta instruksi tentang cara melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan yang cepat dan benar dengan menggunakan jari tangan. Kegiatan prakteknya meliputi latihan dan praktik dasar pengenalan jarimatika serta praktek penggunaan jarimatika untuk operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Kegiatan PkM yang dilaksanakan diikuti oleh 22 orang siswa kelas VII B. Pada pertemuan pertama dan terakhir, siswa diberi soal pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman mereka tentang penggunaan metode jarimatika tentang operasi penjumlahan dan pengurangan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, nilai rata-rata siswa lebih tinggi saat belajar menggunakan metode jarimatika dan berdasarkan angket yang disebarkan menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan respon positif terhadap penggunaan jarimatika pada pembelajaran Matematika.
Abstract:Sektor kelapa sawit menjadi penopang utama perekonomian Indonesia, termasuk di kawasan timur seperti Papua Selatan yang mulai berkembang sebagai wilayah penghasil sawit swadaya. Namun, perkembangan tersebut belum sepenuhnya…
nya diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan penerapan sistem digitalisasi rantai nilai yang menjamin keberlanjutan serta transparansi. Sebagian besar petani sawit swadaya di Papua Selatan masih menghadapi kendala pada literasi digital, akses teknologi, kelembagaan yang lemah, serta belum adanya sistem ketertelusuran (traceability system) yang memenuhi standar keberlanjutan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan petani sawit swadaya terhadap implementasi sistem pemetaan digital rantai nilai di Papua Selatan, dengan fokus pada tiga dimensi utama: kelembagaan lokal, kapasitas digital petani, dan dukungan kebijakan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap petani, aparat kampung, koperasi, dan dinas terkait di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan daerah dan laporan keberlanjutan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapan digital petani masih tergolong rendah hingga sedang akibat minimnya literasi dan infrastruktur penunjang, namun terdapat potensi penguatan kelembagaan koperasi serta dukungan pemerintah daerah. Penelitian ini menawarkan kerangka kesiapan digital petani sawit berbasis konteks lokal Papua Selatan yang mengintegrasikan aspek kelembagaan, teknologi, dan kebijakan untuk mewujudkan sistem ketertelusuran berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kelembagaan dan model kolaborasi multi-pihak dalam pengelolaan sawit swadaya di Papua Selatan. Pengelolaan sawit swadaya memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan…
hteraan masyarakat lokal, namun dihadapkan pada tantangan kelembagaan yang lemah, rendahnya kapasitas petani, serta keterbatasan akses terhadap rantai pasok berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelembagaan lokal memiliki peran penting sebagai penghubung antara petani, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Model kolaborasi multi-pihak yang efektif ditandai oleh kejelasan peran, kepercayaan antar-aktor, serta komitmen terhadap prinsip keberlanjutan dan inklusivitas. Kajian ini merekomendasikan pembentukan kelembagaan koperasi berbasis digital (smart cooperative) yang mampu menjamin transparansi dan ketertelusuran (traceability) rantai nilai sawit swadaya di Papua Selatan.
Abstract:The palm oil industry plays a strategic role in Indonesia's economy, including in Merauke Regency, which is one of the developing palm oil plantation areas in Papua. However, challenges in production efficiency, environmental…
ental sustainability, and competitiveness remain obstacles in the industry's value chain. Innovation in various aspects of the value chain, such as productivity improvement through agricultural technology, processing efficiency, and product diversification based on palm oil, is a key factor in enhancing the industry's competitiveness. This study aims to analyze the role of innovation in the palm oil industry value chain in Merauke Regency by identifying the types of innovations applied and the factors that support or hinder their adoption. The research employs a qualitative approach, using data collection techniques such as in-depth interviews, observations, and document studies. The findings indicate that upstream sector innovations, such as the use of superior seedlings and digital plantation management, have improved productivity and efficiency. Meanwhile, downstream innovations in palm oil processing and value-added product diversification still face challenges, particularly in infrastructure and regulatory aspects. The study's implications suggest that optimizing innovation in the palm oil value chain requires more adaptive policies, increased investment in research and development, and capacity building for human resources. Thus, innovation can serve as a driving force in creating a more competitive, sustainable palm oil industry that contributes to local economic development in Merauke Regency.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi enyusunan anggaran dan budaya organisasi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah. Maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah, apakah ada…
pengarug antara variabel penyusunan anggaran dan budaya organisasi terhadap kinerja aparat pemerintah daerah. Hasil penelitian membuktikan bahwa partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparat pemerintah daerah dan budaya organisasi pun memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja aparat pemerintah daerah.