Search Articles & Publications

Showing 18 articles found for "Spontan"

Literature Review: Pengaruh Promo Flash Sale Dan Notifikasi Aplikasi Terhadap Impulse Buying Pada Konsumen Online

Tina Aisyah Maryati, Sabrina Az Zahra Panggabean, Putri Mentari
Abstract: Perkembangan e-commerce yang semakin pesat telah mengubah perilaku belanja konsumen dari pembelian yang terencana menjadi pembelian spontan yang dipengaruhi oleh stimulus promosi digital. Promo flash sale dan notifikasi… aplikasi banyak digunakan oleh platform belanja online untuk menciptakan rasa urgensi, kelangkaan, dan dorongan emosional yang dapat memicu impulse buying. Artikel literature review ini bertujuan untuk menelaah pengaruh promo flash sale dan notifikasi aplikasi terhadap impulse buying pada konsumen online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, terbit pada rentang tahun 2022 sampai 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa flash sale pada umumnya berpengaruh positif terhadap impulse buying karena menawarkan diskon dalam waktu terbatas, stok terbatas, hitung mundur waktu, dan tampilan promosi yang menarik. Notifikasi aplikasi juga berperan sebagai pengingat dan stimulus promosi real-time yang mempercepat keputusan pembelian, meskipun penelitian yang secara eksplisit membahas variabel notifikasi masih relatif terbatas dalam literatur yang dikaji. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengaruh flash sale semakin kuat ketika didukung oleh emosi positif, fear of missing out, pleasure, arousal, hiburan, dan manfaat ekonomis. Namun, terdapat pula temuan yang tidak konsisten, yaitu flash sale tidak selalu berpengaruh signifikan apabila faktor psikologis atau fitur promosi lain lebih dominan. Kajian ini menyimpulkan bahwa flash sale dan notifikasi aplikasi dapat mendorong impulse buying, terutama apabila strategi promosi dirancang dengan unsur urgensi, daya tarik emosional, dan informasi produk yang kredibel.

Asuhan Kebidanan Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. N Di Tempat Praktik Jumiati, SST Kota Batam

Reysa Lamis, Catur Yulinawati
Abstract: Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Salah satu upaya untuk menurunkannya adalah melalui… ui pelayanan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care), yaitu asuhan yang diberikan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir (BBL), hingga pemilihan metode kontrasepsi keluarga berencana (KB). Laporan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N usia 29 tahun G3P2A0H2 di TPMB Jumiati Kota Batam. Metode asuhan kebidanan pada laporan tugas akhir ini menggunakan manajemen kebidanan berdasarkan pendokumentasian SOAP. Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. N mulai tanggal 26 Januari 2026 sampai dengan pelaksanaan keluarga berencana. Asuhan kehamilan dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan antenatal pada trimester III. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 25 Februari 2026 dan berlangsung normal dengan laserasi perineum derajat I. Bayi lahir spontan, menangis kuat, bergerak aktif, dan segera mendapatkan perawatan bayi baru lahir. Asuhan masa nifas dilakukan empat kali kunjungan dan asuhan neonatus sebanyak tiga kali kunjungan berlangsung normal tanpa komplikasi. Pada pelayanan keluarga berencana dilakukan tiga kali kunjungan, dan ibu memilih kontrasepsi pil laktasi setelah konseling. Hasil asuhan kebidanan Continuity of Care, seluruh rangkaian asuhan dari kehamilan hingga keluarga berencana berlangsung dengan baik tanpa komplikasi. Diharapkan asuhan berkesinambungan dapat terus diterapkan dan meningkat untuk mendeteksi dan menangani kegawatdaruratan secara dini.

MANAJEMEN BUDAYA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MTS PP DARUL FALACH CANDIROTO, TEMANGGUNG

Prembayun, Kunthi Widhi, Chamami, M Rikza
Abstract: Pembentukan karakter religius peserta didik di era modern tidak cukup mengandalkan pembelajaran teks di kelas, melainkan membutuhkan ekosistem lingkungan berupa pembiasaan budaya yang konsisten. Penelitian ini bertujuan… menganalisis manajemen budaya madrasah dalam pengembangan karakter religius peserta didik di MTs PP Darul Falach Candiroto, Temanggung. Menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, waka kesiswaan, dan pengurus pondok, serta didukung oleh observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen budaya madrasah diimplementasikan secara terstruktur melalui empat fungsi manajemen (POAC). Perencanaan dilakukan dengan menyelaraskan visi-misi; pengorganisasian diwujudkan melalui pembagian kerja wilayah madrasah formal dan asrama pesantren serta pelibatan organisasi santri (OSDA); pelaksanaan digerakkan lewat keteladanan harian warga madrasah dalam ritme jadwal ketat; dan pengawasan dijalankan melalui kontrol absensi ibadah serta instrumen Angket 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui tata kelola tersebut, indikator karakter religius (disiplin, kesadaran ibadah, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, dan kebersamaan) berhasil diinternalisasikan secara efektif melalui empat jalur pembiasaan, yaitu kegiatan rutin, spontan, terprogram, dan keteladanan pendidik sebagai role model. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tata kelola formal dan nilai kepesantrenan mampu membentuk habituasi karakter religius siswa secara berkelanjutan.

THE IMPLEMENTATION OF COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) METHOD THROUGH PLAYFUL ENGLISH APPROACH TO IMPROVE STUDENTS' SPEAKING SKILLS AT PKBM PESONA PULAU TEGAL

Saputri, Vike Aprilianin Marwintaria, Andriyaningsih, Ayu, Kusuma, Candra
Abstract:   The ability to speak English is very important, especially for coastal communities such as those on Tegal Island, which has tourism potential. However, students at the Pesona Pulau Tegal Community Learning Center (PKBM)… KBM) still have difficulty communicating, especially in English, because learning has tended to be conventional, focusing on memorization and grammar rather than practical communication. This creates a gap between the need for speaking skills and the teaching methods used, reinforcing students' fear and lack of confidence. Based on these issues, this Community Service activity aims to improve students' speaking skills through the application of the Communicative Language Teaching (CLT) method integrated with the Playful English approach, which involves enjoyable learning through games, role-play, and creative activities. The methods used include guided speaking exercises, conversation simulations, and collaborative projects such as creating promotional posters for beach tourism in English. The results show a significant improvement in students' fluency, confidence, and active participation. Students began to speak more boldly, practice simple sentences, and express ideas spontaneously. The classroom atmosphere became livelier and more enjoyable with minimal psychological barriers such as fear of making mistakes. The implications of this activity are that the CLT approach combined with elements of joy can serve as an effective learning model in non-formal institutions. This method not only enhances language skills but also empowers students socially and emotionally, and can be replicated in similar communities.      

PENERAPAN METODE PEMBIASAAN OLEH GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK DI SDN 1 MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Mokondongan, Nurul Fajrina, Anwar, Khoirul, Makshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembiasaan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter Islami peserta didik di SDN 1 Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menganalisis… dampaknya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembiasaan dilakukan melalui kegiatan rutin, spontan, terprogram, dan keteladanan. Bentuk kegiatan tersebut meliputi doa sebelum dan sesudah belajar, zikir bersama, tadarus, literasi Al-Qur’an, shalat dhuha, shalat dzuhur berjamaah, infak, kegiatan sosial, serta pembinaan adab sehari-hari. Dampak penerapan metode pembiasaan terlihat pada meningkatnya religiusitas, sopan santun, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kepedulian sosial peserta didik. Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah, sarana prasarana, keterlibatan guru, budaya sekolah, dan dukungan orang tua. Adapun hambatannya meliputi pengaruh gadget, pergaulan teman sebaya, kurangnya pengawasan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, pembiasaan perlu dilaksanakan secara konsisten melalui kerja sama sekolah dan keluarga.

PENGARUH ALGORITMA TIKTOK DAN KONTEN KREATIF PADA TIKTOK SHOP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSIATAS LINGGABUANA PGRI SUKABUMI)

Teuku Rezeki Rahmat, Ahmudika, Arya, Lesmana, Agus
Abstract: Penelitian ini meneliti bagaimana algoritma TikTok dan konten kreatif pada TikTok Shop memengaruhi keputusan pembelian mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi. Saat ini, TikTok saat ini tidak hanya berfungsi sebagai… gai media untuk hiburan, tetapi juga telah berkembang menjadi platform pemasaran dan transaksi online.platform pemasaran yang memungkinkan pengguna melihat promosi hingga melakukan pembelian dalam satu aplikasi. Algoritma TikTok menyajikan konten berdasarkan minat dan aktivitas pengguna, sementara konten kreatif yang menarik dan relevan mampu meningkatkan kepercayaan serta memperkuat citra produk. Melalui pendekatan kuantitatif dengan kuesioner, hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, yang berarti kesesuaian konten dengan preferensi pengguna dapat meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli, baik secara terencana maupun spontan. Temuan ini dapat dijadikan dasar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif sesuai perkembangan media sosial.

PENGARUH VIDEO PROMOSI TIKTOK DAN ULASAN DIGITAL TERHADAP PEMBELIAN SPONTAN PRODUK KECANTIKAN THE ORIGINOTE PADA KONSUMEN WANITA DI TIKTOK SHOP

Sopi Nurdini, Dadang Munandar
Abstract: Fenomena pembelian spontan semakin marak di era digital, terutama di kalangan konsumen wanita muda pada platform social commerce seperti TikTok Shop. Salah satu produk kecantikan yang populer adalah The Originote, yang banyak… anyak dipromosikan melalui video TikTok dan ulasan digital. Permasalahan utama yang diangkat adalah sejauh mana video promosi TikTok dan ulasan digital memengaruhi perilaku pembelian spontan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan kedua variabel tersebut terhadap pembelian spontan produk kecantikan The Originote. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda berdasarkan kerangka Stimulus–Organism–Response (SOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa video promosi TikTok berpengaruh signifikan secara parsial terhadap pembelian spontan, demikian pula ulasan digital. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap keputusan pembelian spontan. penelitian ini menegaskan bahwa konten promosi visual yang menarik, ringkas, dan sesuai tren, bila didukung oleh ulasan digital yang positif dan kredibel, mampu mendorong respons emosional yang memicu pembelian spontan.

BÎ’AH LUGHAWIYYAH AS A HIDDEN CURRICULUM AND ITS INFLUENCE ON STUDENTS’ SPEAKING SKILLS IN PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH

Yunus, Siregar, Bahtiar, Daely, Siti Arfah, Putri, Zikriya Husna Aulia, Hamid, Faisal
Abstract: Arabic language learning in pesantren is not conducted solely through the formal curriculum but also through habituation processes that are internalized in the students’ daily lives. Bī’ah lughawiyyah functions as a language… language environment that serves as a hidden curriculum at Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, namely an implicit curriculum that shapes language competence in a natural and sustainable manner. This study aims to analyze the role of bī’ah lughawiyyah as a hidden curriculum and its influence on the improvement of students’ speaking ability (mahārat al-kalām). This research employs a qualitative approach with a case study design. The research participants consist of students, Arabic language instructors, and pesantren administrators. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation of language-related activities. The data were analyzed thematically through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity strengthened through source and method triangulation. The findings indicate that bī’ah lughawiyyah functions as a hidden curriculum through Arabic language policies, the exemplary practices of instructors, the habituation of communication in daily pesantren life, and non-formal social reinforcement. These practices contribute positively to the enhancement of students’ kalām ability, particularly in terms of speaking confidence, fluency, and spontaneity in oral communication. The findings confirm that bī’ah lughawiyyah as a hidden curriculum plays a strategic role in Arabic language acquisition. Therefore, optimizing the language environment should be positioned as an integral component of Arabic language curriculum development in pesantren.

WHEN WEIGHT DETERMINES CHILDBIRTH CHOICES: A DESCRIPTIVE STUDY OF OBESE PREGNANT WOMEN AT REGIONAL HOSPITAL DR. H. ABDUL MOELOEK OF LAMPUNG

Juwita Desri Ayu, Sugiarto
Abstract: Obesity in mothers is a major worldwide health issue that significantly raises the need for obstetric procedures, especially cesarean sections. Numerous difficulties for both mothers and newborns have been linked to elevated… ated pre-pregnancy and gestational body mass indexes (BMI). The purpose of this study is to characterize the distribution of delivery methods among pregnant women who are obese at Dr. H. Abdul Moeloek Regional Hospital in Lampung Province, Indonesia. Total sampling was used to perform a quantitative, descriptive retrospective analysis. 58 pregnant women with a BMI of 30 kg/m² or above who gave birth between 2017 and 2023 were included. SPSS version 27.0 was utilized for data analysis. Findings out of the 58 instances that could be analyzed, 69.0% of obese pregnant women gave delivery via cesarean section, 27.6% gave birth spontaneous vaginally, and 3.4% had a vacuum induction. The majority (31.0%) were between the ages of 35 and 39, and 77.6% were multiparous. The type of delivery was found to be strongly influenced by maternal age, parity, and obesity. Being obese greatly raises the risk of having a cesarean section, especially for older and multiparous women. Reducing needless cesarean rates and improving mother and newborn outcomes may be possible with early treatments such as lifestyle modification education, prenatal counseling, and BMI-based risk assessment.  

DESCRIPTION OF POSTPARTUM EXERCISE FOR UTERINE INVOLUION IN Mrs. A WITH SPONTANEOUS POSTPARTUM IN SELAKAMBANG

Umu Nurul Azizah, Priyatin Sulistyowati, Wiwik Priyatin
Abstract: Background: Uterine involution is the process by which the uterus returns to its pre-pregnancy condition and weighs around 60 grams. This process begins immediately after the placenta is delivered due to contraction of the… he smooth muscles of the uterus, measurement of uterine involution and also by expulsion of the lochea. One way to treat uterine involution is through postpartum exercise to accelerate the decrease in the height of the uterine fundus. Objective: To determine the description of postpartum exercise on the speed of uterine involution in postpartum mothers. Method: This research is a type of qualitative research designed as a case study method. Results: After doing postpartum exercise for 7 days with a duration of 10- 15 minutes, the height of the uterine fundus can be reduced by 9 cm from 12 cm on the first day to 3 cm on the 7th day. Conclusion: postpartum exercise can influence the uterine involution process in postpartum mothers, and the speed of uterine involution in postpartum mothers who do exercise is fast