Abstract:Peningkatan prevalensi diabetes melitus dan penyakit metabolik pada usia remaja menjadi perhatian penting dalam bidang kesehatan masyarakat. Pola makan yang tidak sehat dan rendahnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko…
ko yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar glukosa darah dan tekanan darah sejak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dengan kondisi kesehatan metabolik berdasarkan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) dan tekanan darah pada siswa SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Tujuan penelitian ini mengetahui adanya Hubungan Kebiasaan Konsumsi Gula Dengan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Dan Tekanan Darah Pada Siswa Smp Negeri 5 Sungai Kakap. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian ini berupa cairan biologis berupa darah utuh yang dikumpulkan secara purposive sampling dari sampel siswa smp negeri 5 sungai kakap pada bulan juli 2025. Hasil analisis data menggunakan uji chi-square untuk kebiasaan konsumsi glukosa dengan kadar glukosa menunjukan tidak ada hubungan signifikan p=0,314 (p>0,05) dan kebiasaan konsumsi glukosa dengan tekanan darah menunjukan tidak ada hubungan signifikan p=0,419 (p>0,05). Kesimpulan yang diperoleh bahwa tidak ada Hubungan Kebiasaan Konsumsi Gula Dengan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Dan Tekanan Darah Pada Siswa Smp Negeri 5 Sungai Kakap. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa memiliki kondisi kesehatan metabolik yang normal, masih terdapat remaja yang berisiko mengalami gangguan metabolik. Oleh karena itu, skrining kesehatan secara berkala, edukasi gizi, dan penerapan pola hidup sehat perlu dilakukan sejak usia remaja sebagai upaya pencegahan penyakit metabolik dan peningkatan derajat kesehatan di lingkungan sekolah.
The increasing prevalence of diabetes mellitus and metabolic diseases among adolescents has become a critical public health concern. Unhealthy dietary habits and low physical activity are key risk factors contributing to elevated blood glucose levels and blood pressure from school age. This study aims to analyze the relationship between dietary habits and metabolic health conditions based on random blood glucose (RBG) levels and blood pressure among students at SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Specifically, this study aims to determine the relationship between sugar consumption habits, random blood glucose levels, and blood pressure in students of SMP Negeri 5 Sungai Kakap. This analytical study utilized a cross-sectional design. The research samples consisted of whole blood biological fluids collected through purposive sampling from students at SMP Negeri 5 Sungai Kakap in July 2025. Data analysis using the chi-square test showed no significant relationship between glucose consumption habits and blood glucose levels (p=0.314; p>0.05). Similarly, there was no significant relationship between glucose consumption habits and blood pressure (p=0.419; p>0.05). In conclusion, there is no relationship between sugar consumption habits, random blood glucose levels, and blood pressure among students at SMP Negeri 5 Sungai Kakap. These findings indicate that although most students have normal metabolic health conditions, some adolescents remain at risk for metabolic disorders. Therefore, regular health screening, nutritional education, and the implementation of a healthy lifestyle must be conducted from adolescence as a preventive measure against metabolic diseases and to improve health status within the school environment.
Abstract:Penghijauan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan dan pemeliharaan vegetasi. Desa Koto Benai memiliki lingkungan yang…
dapat dikembangkan melalui kegiatan penghijauan pada ruang publik dan kawasan sekitar sungai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penanaman pohon pelindung sebagai upaya penghijauan Desa Koto Benai melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) bersama perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan koordinasi, persiapan bibit dan peralatan, penentuan lokasi, penanaman, serta pemeliharaan tanaman. Penanaman dilakukan pada dua lokasi, yaitu halaman Kantor Desa Koto Benai dan kawasan bantaran Sungai Kuantan. Jenis tanaman yang digunakan antara lain pohon mangga dan lain sebagainya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penanaman dapat dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa Kukerta dan perangkat desa. Kegiatan menghasilkan penambahan vegetasi pada lingkungan desa sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya penghijauan dan pemeliharaan lingkungan. Keberlanjutan pemeliharaan tanaman menjadi aspek penting agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.
Abstract:Sungai perkotaan berperan penting sebagai sumber daya lingkungan dan penopang aktivitas masyarakat, namun rentan terhadap pencemaran akibat tekanan aktivitas antropogenik. Salah satu pencemar yang berbahaya dan bersifat…
persisten adalah logam berat timbal (Pb), yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis dan risiko kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat cemaran timbal (Pb) pada air sungai di Kota Jayapura serta menjadikannya sebagai indikator risiko lingkungan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan bersifat eksploratif. Sampel air diambil secara grab sampling dari empat sungai di Kota Jayapura, yaitu Sungai Acai, Sungai Entrop, Sungai Hanyaan, dan Sungai Siborongonyi. Analisis kadar timbal dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel air sungai mengandung timbal dengan konsentrasi yang melampaui baku mutu kualitas air sungai nasional sebesar 0,03 mg/L. Kadar timbal tertinggi ditemukan pada Sungai Siborongonyi sebesar 0,69 mg/L, diikuti Sungai Hanyaan sebesar 0,37 mg/L, Sungai Acai sebesar 0,29 mg/L, dan Sungai Entrop sebesar 0,18 mg/L. Variasi kadar timbal antar sungai menunjukkan perbedaan tingkat tekanan lingkungan yang diterima masing-masing badan air. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa sungai-sungai di Kota Jayapura telah mengalami cemaran timbal yang signifikan dan berpotensi menimbulkan risiko lingkungan serta kesehatan masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran awal kondisi kualitas air sungai di Kota Jayapura dan dapat digunakan sebagai dasar pemantauan lingkungan serta peringatan dini terhadap degradasi kualitas perairan perkotaan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar matematika melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Intelligent Feedback Board (IFB) pada siswa kelas…
s V SDN 04 Sungai Aro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan tes matematika. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi belajar matematika pada kelompok eksperimen setelah perlakuan TGT berbantuan IFB. Penerapan model ini terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD.
Kata kunci: motivasi belajar matematika, Cooperative Learning, Teams Games Tournament, Intelligent Feedback Board.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan SmartBoard TV. Penelitian ini merupakan…
upakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbantuan SmartBoard TV dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Inquiry Based Learning berbantuan SmartBoard TV efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of using a Smartboard in increasing students' enthusiasm for learning in the Pancasila Education subject in grade V of SDN 07 Mudiak Lawe, Sungai Pagu District, South Solok Regency.…
gency. From initial observations, it was seen that students' enthusiasm for learning tended to be low, as seen from their inactive attitudes, little interaction, and easily distracted when teachers used less diverse learning methods. To address this, a Smartboard was proposed as an innovative solution. This tool is an interactive whiteboard that uses multimedia and audiovisual technology, so it can combine teaching materials with images, videos, and animations to make learning more interesting and diverse. The method used in this study was the correlation method, namely a quantitative method that studies the relationship between the use of Smartboard interactive features and the level of student enthusiasm for learning. The results showed that the use of Smartboard in learning was proven to be able to increase student enthusiasm for learning. After implementing the Smartboard, students appeared more active and enthusiastic during the learning process, so that their enthusiasm for learning increased and reduced boredom. The implementation of Smartboard involves game-based learning methods such as Duck Race Games and Wordwall, which successfully trigger students' curiosity, focus, and enthusiasm, and encourage them to actively participate in answering questions and interacting in class.
Abstract: Penelitian ini mengkaji kearifan lokal dan praktik pembacaan Surah Yasin malam Jumat di kalangan etnik Madura Sungai Bakau Besar Darat dalam perspektif Living Qur’an. Tujuan penelitian…
Living Qur’an. Tujuan penelitian adalah menganalisis makna sosial-religius tradisi Yasinan, relasinya dengan nilai kearifan lokal, serta proses transformasi teks Al-Qur’an menjadi tradisi hidup dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi agama melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan berfungsi sebagai media penguatan iman, sarana integrasi sosial, peneguh identitas keislaman etnik Madura, dan ruang negosiasi antara teks suci dan budaya lokal. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, spiritualitas, penghormatan kepada leluhur dan orang tua, serta pendidikan keagamaan antar generasi. Dalam perspektif Living Qur’an, Surah Yasin tampil sebagai teks hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi melalui ritual, simbol, dan relasi sosial, sehingga menjadi sumber harapan, doa, dan keselamatan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, melainkan menjadi medium kontekstualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat. Implikasi penelitian ini bersifat teoretis dalam penguatan kajian Living Qur’an dan praktis bagi pengembangan pendidikan, dakwah kultural, serta pelestarian tradisi Islam lokal.
Abstract:Yeni Rahmawati 2209050014. Principal Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum in Banjarbaru State Elementary Schools Dr. Didi Susanto and Dr. Muhammad Yuliansyah. Policy and Leadership The…
The principal has the ability to lead all school resources. SDN 1 Sungai Besar Banjarbaru and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru found several problems that were almost the same in the two schools, namely: Limited resources, including teacher competency, use of IT, funds, budget allocation and facilities. Principal Policy and Leadership has a very big role in dealing with various problems in implementing the independent learning curriculum.
This research aims to: 1) Identify the Principal's Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum at SDN 1 Sungai Besar and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru, 2) Analyze the results of the Principal's Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum at SDN 1 Sungai Besar and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru, and 3) Analyze the supporting and inhibiting factors for the Principal's Policy and Leadership in Implementing the Independent Learning Curriculum.
This research is a qualitative descriptive research using the main instrument of interviews. The data sources in this research are school principals and teachers at SDN 1 Sungai Besar Banjarbaru and SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru. Data analysis uses the Miles and Huberman concept, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions.
The results of the research show that: 1) How the Principal's Policy and Leadership in implementing the independent learning curriculum includes: Vision and Mission in Implementing the Independent Learning Curriculum, Policies that support the independent learning curriculum, Leadership periodic collaboration in decision making of the Independent Curriculum 2) Implementation Results by measuring the results of implementation With this policy and leadership, school principals can assess the success and effectiveness of the implementation of the Independent Learning Curriculum and make the necessary adjustments to achieve better results in the future. The principal can evaluate the impact of the implementation of the Independent Learning Curriculum policy and make the necessary adjustments to ensure that all school members get maximum benefits from the implementation of the curriculum. 3) Supporting Factors for the policy and the principal's leadership. The principal's strong and visionary leadership can motivate and direct the entire school community in implementing the independent learning curriculum, Inhibiting Factors Leadership that is less consistent or less committed and budget limitations can hinder the ability to provide facilities.
Abstract:The fundamental problem in a village, including villages in Sungai Raya Kepulauan, especially on Lemukutan Island, is the issue of village development planning. This community service aims to engage in direct dialogue and…
d strengthen a sense of togetherness by giving gifts to the community. The implementation method of this community service is direct dialogue to provide insight into village planning. The results of the community service show that there has been an increase in solidarity between the implementation team and the village community. This solidarity is reflected in the participatory interaction between the TeamTeam and the residents. This activity not only provides indirect insights to the village community but also fosters awareness and a spirit of cooperation among the community to take an active role in the development of their region.
Abstract:Business activities are hard work to improve people's lives. Basically, the diverse needs of the community encourage people with various business activities which are then expected to be able to meet these needs. For economic…
nomic livelihoods, people need to identify potential and opportunities in the surrounding environment that will be used as business opportunities. The research method used is field research or using a qualitative approach. The results of the study are: a) The economic growth of business actors in Sungai Pauh Pusaka Village, West Langsa District, Langsa City with the many developments of business actors emerging in the village has an impact on the economic growth of the community, considering that the activities of micro, small and medium enterprises can change the economy for a community, but in 2020 economic growth experienced a decline of 87% caused by Covid-19, b) The main problem faced by business actors in Sungai Pauh Pusaka Village is the problem of decreasing turnover of their merchandise, this is caused by the Covid-19 Pandemic which has not ended.