Abstract:Kepercayaan publik merupakan faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk pada sektor pertanahan yang memiliki kompleksitas administrasi dan koordinasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan…
rtujuan menganalisis kemampuan komunikasi interpersonal pegawai Kantor Pertanahan Kota Serang sebagai upaya membangun kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 102 pegawai, dengan sampel sebanyak populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh item pernyataan valid dengan nilai corrected item-total correlation di atas 0,349 serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,969. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pegawai berperan penting dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kejelasan informasi, serta mengurangi potensi miskomunikasi yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pelayanan pertanahan. Komunikasi interpersonal yang efektif mendorong terciptanya pelayanan yang lebih transparan, responsif, dan akuntabel sehingga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap Kantor Pertanahan Kota Serang.
Public trust is a crucial factor in the successful implementation of public services, including the land administration sector, which is characterized by complex administrative processes and extensive work coordination. This study aims to analyze the interpersonal communication competence of employees at the Serang City Land Office as an effort to build public trust in the quality of public services provided. This research employed a quantitative method with a survey approach. The study population consisted of 102 employees, all of whom were included as the research sample using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire developed based on DeVito’s interpersonal communication indicators, namely openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. The instrument testing results indicated that all questionnaire items were valid, with corrected item-total correlation values exceeding 0.349, and reliable, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.969. The findings reveal that employees’ interpersonal communication plays a significant role in strengthening internal coordination, improving information clarity, and minimizing the potential for miscommunication that may influence public perceptions of land services. Effective interpersonal communication contributes to more transparent, responsive, and accountable public services, thereby enhancing public trust in the Serang City Land Office.
Abstract:Artikel ini mengkaji implementasi supervisi dan administrasi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Melalui pendekatan kajian literatur sistematis terhadap berbagai penelitian…
ian terkini, artikel ini menelaah konsep, prinsip, teknik, dan model supervisi serta administrasi pendidikan yang relevan dengan konteks pendidikan Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi supervisi akademik dan manajerial yang dilakukan secara konsisten dan terprogram terbukti meningkatkan kompetensi profesional guru, memperbaiki kualitas proses pembelajaran, serta mendorong terciptanya budaya mutu di lingkungan sekolah. Administrasi pendidikan yang efektif mencakup pengelolaan kurikulum, tenaga pendidik, sarana prasarana, dan keuangan yang terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu internal. Hambatan implementasi meliputi keterbatasan kompetensi supervisor, resistensi guru, dan kurangnya tindak lanjut pasca-supervisi. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas kepala sekolah sebagai supervisor, peningkatan frekuensi supervisi klinis, serta integrasi sistem informasi manajemen dalam administrasi sekolah.
Abstract:Integrasi sains dan Islam merupakan upaya menyatukan pengetahuan empiris dengan nilai-nilai wahyu dalam suatu kerangka keilmuan yang holistik dan tidak terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep dasar…
sar integrasi, istilah-istilah semakna, serta urgensi penerapannya dalam konteks keilmuan dan pendidikan Islam modern. Secara teoretis, integrasi dipahami sebagai proses penyelarasan dan perpaduan antara disiplin ilmu agar tercipta hubungan yang koheren dan saling melengkapi. Dalam perspektif Islam, integrasi menegaskan kembali prinsip unity of knowledge yang memandang bahwa seluruh ilmu berasal dari satu sumber kebenaran, yaitu Allah SWT. Pembahasan ini juga menyoroti urgensi integrasi dalam mengatasi dikotomi ilmu yang memisahkan antara sains dan agama, sekaligus menegaskan pentingnya nilai-nilai Islam sebagai pedoman etis dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sains dan Islam berperan penting dalam membangun paradigma pendidikan yang holistik, mendorong perkembangan sains yang beretika, serta memberikan arah spiritual dan moral bagi inovasi ilmiah. Dengan demikian, integrasi sains dan Islam tidak hanya memiliki landasan filosofis yang kuat, tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan peradaban modern dan mewujudkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat serta berorientasi pada kemaslahatan umat manusia.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan literasi dan pengembangan media pembelajaran berbasis deep learning. Program…
dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan media pembelajaran berupa buku cerita anak yang kreatif dan edukatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran literasi serta minimnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak usia dini.
Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi melalui model Project Based Learning (PBL) dan pendampingan intensif (coaching clinic). Tahapan kegiatan meliputi In-Service Training, On-the-Job Learning, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 guru PAUD dengan 32 responden yang mengisi instrumen evaluasi.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 10,3 meningkat menjadi 11,8 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk media pembelajaran berupa buku cerita anak yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengintegrasikan unsur kreativitas, kolaborasi, serta nilai edukatif dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan deep learning, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta penggunaan teknologi dan AI secara bijak dalam pendidikan.
Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan literasi dan media pembelajaran berbasis deep learning. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi anak usia dini.
Abstract:Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk…
an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.
Abstract:Program internship ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan strategi digital marketing melalui content creation, graphic design, video marketing, dan penulisan artikel berbasis Search Engine Optimization…
(SEO) dalam meningkatkan brand awareness di PT Mitra Teknindo Sejati dan Agency Publishjurnalofficial. Kegiatan internship dilaksanakan selama tiga bulan di PT Mitra Teknindo Sejati dan dilanjutkan secara hybrid di Publishjurnalofficial dengan posisi sebagai Digital Marketing Intern. Metode pelaksanaan internship dilakukan melalui keterlibatan langsung dalam pembuatan konten media sosial, desain grafis untuk kebutuhan branding, produksi video promosi dan office life, serta penulisan artikel SEO berdasarkan riset kata kunci menggunakan tools digital marketing. Selain itu, penulis juga berpartisipasi dalam kegiatan operasional pendukung seperti meeting evaluasi, kunjungan warehouse, serta event pameran industri. Hasil dari kegiatan internship menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing berbasis konten kreatif dan optimasi SEO mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan brand awareness perusahaan. Hal ini dibuktikan melalui terciptanya lebih dari 30 konten digital di PT Mitra Teknindo Sejati dan lebih dari 140 konten desain di Publishjurnalofficial, peningkatan followers media sosial, serta publikasi artikel SEO yang berhasil masuk halaman pertama Google Search Engine Results Page (SERP) dan Ringkasan AI Google. Selain memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan, internship ini juga meningkatkan kompetensi hard skill dan soft skill penulis di bidang digital marketing. Dengan demikian, program internship ini menjadi sarana efektif dalam mengintegrasikan teori manajemen dengan praktik kerja nyata di dunia industri.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “One Tree, One Legacy: Kolaborasi Pohon Harapan Kampus Berdampak” merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial sivitas akademika.…
s akademika. Program ini berfokus pada penguatan Green Human Capital melalui kegiatan penanaman pohon, kolaborasi lintas kampus Indonesia–Malaysia, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini tidak hanya menanam pohon secara fisik, tetapi juga menanam nilai-nilai keberlanjutan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pendekatan Green Human Resource Management (Green HRM), program ini berhasil mendorong terciptanya budaya organisasi hijau serta memperkuat karakter mahasiswa dan dosen sebagai agen perubahan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian berbasis CSR dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kampus yang berbudaya berkelanjutan, berkolaboratif, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Abstract:Beberapa tahun belakangan ini banyak ditemukan UMKM yang belum menerapkan praktik manajemen keuangan yang baik dan memadai. Pengelolaan keuangan yang tidak efektif dapat menyebabkan ketidakstabilan arus kas, kesulitan dalam…
lam mengakses modal, dan rendahnya kapasitas adaptasi terhadap perubahan pasar. Kabupaten Karo aktif memberikan edukasi dan pengembangan UMKM lokal dengan didukung oleh Rumah BUMN Kabanjehe. Saat ini, masih terdapat puluhan UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe. Jenis usaha UMKM yang ada diantaranya adalah pengerajin ecoprint, produsen makanan ringan, produsen minuman, pengerajin kain tenun, dan lain-lain.
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk literasi keuangan, edukasi pencatatan atau mengatur keuangan usaha dan memberikan pemahaman akan pentingnya manajemen keuangan. Dalam hal ini, target tujuan kami ialah pelaku usaha atau UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe. Adapun Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang terkait dengan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM binaan Rumah BUMN di Kabupaten Karo untuk mengatur keuangan dan ketrampilan berwiarusaha. Selain itu, tujuan utama dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menyelesaikan permasalahan sosial, dan memacu pembanguna yang berkelanjutan dan inklusif pada aspek mengatur keuangan usaha.
Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pemberian materi manajemen keuangan, edukasi dan implementasi manajemen keuangan pada beberapa pelaku UMKM, serta sesi tanya jawab terkait permasalahan tentang keuangan dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan dalam satu hari atau selama 3 jam. Beberapa materi pengabdian yang disampaikan yaitu tentang perencanaan keuangan, pengelolaan kas, kinerja keuangan, dan pengendalian kegiatan keuangan. Aspek praktis dan teknis yang disampaikan pemateri dalam kegiatan pengabdian ini yaitu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, pencatatan keuangan, dan penyusunan laporan keuangan.
Hasil pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: terciptanya arah keputusan finansial usaha, pelaku usaha dapat mengawasi dan mengendalikan kegiatan usaha sehari-hari, serta pelaku UMKM dapat/ bisa mencapai tujuan financial freedom (bebas utang, ada pendapatan investasi, terproteksi dari risiko).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe khususnya dalam implementasi manajemen keuangan yang baik. Disarankan untuk kedepannya agar dilkakukan pendampingan berkelanjutan dalam hal digital marketing, inovasi product dan strategi usaha terupdate atau kekinian demi tercapainya kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen sarana dan prasarana, proses pencapaian Akreditasi A, serta penerapan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan oleh…
leh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas, sedangkan pengadaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan kebutuhan pembelajaran. Seluruh sarana dan prasarana dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran serta dipelihara dan diawasi secara berkala agar tetap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proses pencapaian Akreditasi A dilakukan melalui pembentukan tim akreditasi, penyusunan dokumen administrasi dan bukti fisik, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, evaluasi berkala, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan kebutuhan peningkatan beberapa fasilitas, sekolah mampu mengatasinya melalui penetapan skala prioritas, kerja sama seluruh warga sekolah, dan evaluasi berkelanjutan. Penerapan manajemen sarana dan prasarana melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sehingga tercipta pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, manajemen sarana dan prasarana yang efektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan SMAN 8 Luwu Utara dalam mempertahankan Akreditasi A dan meningkatkan mutu pendidikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembelajaran di era Kurikulum Merdeka dengan fokus pada strategi pembelajaran dan implementasinya dalam praktik pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif…
ualitatif dengan metode studi literatur melalui pengumpulan, seleksi, dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, teori, serta temuan penelitian yang berkaitan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, khususnya pergeseran dari pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Strategi utama yang diterapkan meliputi pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran berbasis proyek yang mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, penggunaan asesmen formatif dan integrasi teknologi turut mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesiapan guru, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan kondisi antar sekolah. Secara keseluruhan, transformasi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar dapat berjalan secara optimal.