Abstract:Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga…
ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mengembangkan wisata edukatif dan dakwah kultural berbasis potensi lokal masyarakat.…
kat. Desa Sarambu memiliki kekayaan alam, sosial, dan religius yang besar, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai sarana edukasi dan dakwah berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang berorientasi pada pengembangan aset dan kekuatan lokal masyarakat sebagai modal utama dalam pemberdayaan. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembuatan tugu pembatas desa, video profil desa, pemasangan papan petunjuk wisata, penyusunan buku TPA, pelatihan pengurusan jenazah, serta gerakan kebersihan dan edukasi lingkungan. Semua kegiatan dirancang secara partisipatif melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran religius, partisipasi sosial, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan potensi wisata lokal. Masyarakat yang sebelumnya pasif kini mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta mulai mengelola potensi wisata secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat melalui pengembangan wisata edukatif yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya sosial.
Abstract:Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Pemberdayaan Masyarakat Angkatan XLVIII UIN Palopo Tahun 2025 dengan tema “UMKM Syariah dan Produk Halal” dilaksanakan di Kota Palopo pada 07 Juli–20 Agustus 2025. Program ini berfokus…
ni berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan sertifikasi halal, edukasi manajemen usaha berbasis syariah, serta pelatihan pemasaran digital. Permasalahan utama mitra ialah rendahnya pemahaman mengenai prinsip bisnis syariah, keterbatasan pengetahuan tentang prosedur sertifikasi halal, serta lemahnya strategi pemasaran dan branding produk. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan sebagai metode pemberdayaan dengan mengoptimalkan potensi aset lokal, seperti keterampilan produksi, jejaring komunitas, dan semangat wirausaha masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan meliputi pemetaan potensi dan masalah, penyuluhan, pendampingan administrasi sertifikasi halal, pelatihan literasi keuangan syariah, pengembangan produk, serta pelatihan pemasaran digital berbasis etika syariah. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya sertifikasi halal, perubahan perilaku usaha menjadi lebih profesional dan berstandar, serta peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk yang telah memenuhi prinsip halal. Selain itu, pendampingan ini mendorong perubahan sosial di masyarakat, terutama dalam bentuk tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya legalitas halal dan tata kelola usaha secara syariah. Dengan demikian, program KKN ini berkontribusi pada penguatan ekosistem UMKM syariah di Kota Palopo yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Abstract:Perkembangan zaman saat ini membawa peluang besar dalam kemajuan era digital namun kemajuan ini membawa dampak tantangan dalam akhlak remaja dikarenakan era digital ini memberikan peluang akses tanpa batas jika tidak digunakan…
igunakan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukannya stategi pendidikan yang mampu menyeimbangkan pemanfaatan era digital dan penguatan nilai syari’at agama. Maka dengan ini diperlukannya pengabdian yang berpokus pada internalisasi ajaran agama yang bersumber dari Al- Qur’an Hadits sebagai landasan pembinaan akhlak remaja. Pengabdian ini dilakukan dengan menginternalisasikan nilai kandungan Al- Qur’an Hadits, Kajian, serta pembiasan kegiatan agama dan akhlak dalam kehidupan sehari hari. Dengan demikian, pengabdian ini bertujuan sebagai nilai-nilai Al- Qur’an Hadits bukan hanya sekedar pembinaan iman namun juga sebagai pondasi akhlak remaja dari dampak negatif era digitalisasi. Dengan menggunakan metode kualitatif deskritif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwasanya mereka mulai meneladani serta mengamalkan makna ayat Al- Qur’an dan Hadits dalam membentuk akhlak remaja pada SMA
Abstract:Desa Sidoasri, Kabupaten Malang, memiliki potensi ekowisata bahari yang tinggi namun menghadapi tekanan ekologi dan kelembagaan lokal yang terbatas. Program ini bertujuan memberdayakan Pokmaswas dan masyarakat pesisir agar…
ar bertransformasi dari pengguna pasif menjadi pengelola aktif ekowisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui survei awal, FGD, pelatihan Training Ecodiver (selam dasar, identifikasi biota, pemantauan terumbu, dokumentasi), sarasehan desa, pendampingan intensif, serta evaluasi formatif–sumatif. Hasil menunjukkan: (i) penilaian potensi wisata (panorama pantai, trekking, snorkeling–diving, canoeing, GT fishing) memperoleh skor tinggi pada keunikan ekosistem, keterkaitan antarhabitat, dan keterwakilan ekosistem pesisir; (ii) partisipasi, motivasi, dan kapasitas kelembagaan masyarakat meningkat, tercermin dari keterlibatan dalam pemantauan terumbu, pengelolaan homestay, promosi digital, serta penguatan rencana kerja Pokmaswas; (iii) jejaring komunitas–pemerintah–akademisi menguat dan membuka peluang tindak lanjut. Disimpulkan bahwa konservasi harus menjadi prasyarat pengembangan ekowisata, dengan paradigma “konservasi sebagai investasi” untuk menjaga daya tarik destinasi dan manfaat ekonomi lokal. Ke depan disarankan institusionalisasi SOP dan insentif konservasi, monitoring jangka panjang berbasis komunitas, perluasan kemitraan lintas sektor, serta integrasi adaptasi iklim dan pengendalian spesies invasif dalam paket ekowisata Sidoasri.
Abstract:Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pemukiman nelayan Desa Glumpang Sulu Timu, Aceh Utara, dengan tema “Pemberdayaan Ibu dalam Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Peningkatan Gizi Keluarga”. Latar belakang…
akang kegiatan ini adalah permasalahan gizi masyarakat pesisir yang disebabkan rendahnya diversifikasi pangan, terbatasnya akses terhadap sayuran dan buah, serta minimnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan teknik pertanian di lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, penanaman dalam pot/polybag), pendampingan lapangan, serta pembentukan kelompok swadaya ibu-ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, 85% menguasai minimal dua teknik bercocok tanam, dan 75% berhasil memanfaatkan pekarangan sempit untuk menanam 4–6 jenis sayuran. Selain itu, terbentuk kelompok swadaya ibu-ibu bernama “KWT Sejahtera Glumpang Sulu Timu” yang berfungsi menjaga keberlanjutan praktik. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta ketersediaan pangan lokal, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi gizi keluarga dan kemandirian pangan rumah tangga.
Abstract:Pelatihan pembuatan nugget ikan nila merupakan upaya pemberdayaan pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor untuk meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini…
dilaksanakan melalui sosialisasi, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan uji hedonik yang melibatkan masyarakat setempat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta dalam pengolahan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta kemampuan praktis menghasilkan nugget dengan cita rasa dan tekstur yang diminati konsumen. Uji hedonik mengonfirmasi bahwa produk nugget ikan nila diterima baik oleh ibu-ibu dan anak-anak, menandakan potensi pasar yang menjanjikan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan alat dan bahan, pelatihan ini berhasil membangkitkan motivasi kewirausahaan dan membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Disarankan pelatihan lanjutan dengan fokus pada peningkatan mutu produk, teknik pengemasan inovatif, dan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk olahan ikan nila. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi produk hasil perikanan.
Abstract:Digital marketing menjadi alat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan…
an digital marketing pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor melalui pelatihan penggunaan marketplace Shopee, pemasaran di media sosial Facebook, serta pendampingan berkelanjutan melalui grup WhatsApp. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta dalam membuat akun, mengelola konten, dan menerapkan promosi online yang efektif. Pendampingan melalui WhatsApp mendukung penerapan teknik pemasaran digital secara berkelanjutan. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet dan kepercayaan diri dalam teknologi, program ini berhasil membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk lokal. Disarankan pelaksanaan pelatihan lanjutan yang fokus pada pengembangan konten kreatif, manajemen toko online, dan strategi pemasaran terstruktur untuk mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian…
elitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.
Abstract:Dakwah tidak harus selalu dalam bentuk ceramah atau khutbah. Film memberikan pendekatan dakwah kultural dan kreatif, yaitu menyampaikan pesan tanpa harus verbal secara eksplisit. Contoh: Film Ayat-Ayat Cinta mengangkat tema…
ema cinta dalam bingkai syariah. Film The Message (1976) menyampaikan sejarah kenabian secara epik. Serial Omar (2012) mengangkat perjuangan para sahabat Nabi. Metode yang akan digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan kajian perpustakaan selanjutnya adalah workshop kepada penggiat film kalangan muda Kabupaten Paser berkolaborasi dengan Rumah Produksi Warna Film Paser. Dari hasil pelatihan produksi film islami ditemukan beberapa kendala dalam pengembangan yaitu diperlukan forum diskusi untuk pengembangan wawasan keislaman sebagai sumber ide cerita film.Terbatasnya peralatan syuting atau akses rental untuk peralatan semi atau professional Terbatasnya pemahaman terkait orientasi out put film; Industri atau hanya kreatifTidak adanya wadah pemutaran yang permanenTerbatasnya koneksi untuk mendapakan dukungan biaya produksi Minimnya pemahaman terkait masa depan sektor film secara ekonomi.