Abstract:berbasis mind mapping. Literasi numerasi merupakan kemampuan penting yang mencakup pemahaman konsep matematika, kemampuan berpikir logis, serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pada praktiknya, banyak siswa…
mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan di SDN 50 Bonto Panno Kabupaten Pangkep pada bulan Januari hingga Maret 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi numerasi sebelum dan sesudah perlakuan, serta observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada literasi numerasi siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis mind mapping. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 62,45 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest. Hasil uji N-gain diperoleh sebesar 0,53 yang berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan mind mapping terhadap peningkatan literasi numerasi siswa. Dengan demikian, pembelajaran berbasis mind mapping terbukti efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar, baik dari segi hasil belajar maupun keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.
Abstract:Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan anak-anak, termasuk siswa sekolah dasar. Minimnya pemahaman akan literasi digital dan keamanan internet di kalangan siswa usia dini menjadi…
adi tantangan yang perlu segera diatasi untuk mencegah risiko digital seperti perundungan siber, pencurian data, hingga penyalahgunaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep literasi digital dasar serta membentuk pemahaman siswa terhadap keamanan penggunaan internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest dan posttest. Edukasi dilakukan kepada siswa kelas V SD Negeri 024 Rambah Samo dalam dua sesi, masing-masing berdurasi 90 menit, menggunakan modul ringkas dan video edukatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif siswa. Instrumen berupa kuesioner divalidasi melalui expert judgment dan diuji cobakan kepada 45 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat capaian skor pemahaman dan paired sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan rata-rata total skor pemahaman siswa mencapai 84,18%, dengan peningkatan signifikan dari pretest (X̄ = 55,20) ke posttest (X̄ = 68,90) dengan nilai t-hitung = 9,452 dan p-value = 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi literasi digital efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai keamanan internet. Kesimpulannya, pendidikan literasi digital dasar merupakan strategi preventif yang penting untuk diterapkan sejak dini guna membekali siswa menghadapi dunia digital secara aman dan bertanggung jawab.
Abstract:Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, guru perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Scrapbook merupakan media pembelajaran berbasis visual…
ual dan interaktif yang efektif digunakan untuk pembelajaran tematik, khususnya pada materi lambang Garuda Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis sekrup dan mengetahui kelayakan, kepraktisan serta efektivitasnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli wakil menunjukkan tingkat kepahitan sebesar 86% hal ini menunjukkan kategori sangat valid. Respon guru menunjukkan kepraktisan media sebesar 91,1% dan respon siswa sebesar 93,3%. Hasil uji efektivitas menunjukkan 95% siswa mencapai ketuntasan belajar. Dengan demikian, media scrapbook layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran makna lambang Garuda Pancasila
Abstract:Bullying merupakan permasalahan signifikan dalam dunia pendidikan yang berdampak buruk pada kesejahteraan fisik, mental, dan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bullying di sekolah berdasarkan teori…
ori belajar sosial Albert Bandura, yang menekankan pengaruh observasi dan imitasi terhadap pembentukan perilaku. Metodologi yang digunakan adalah library research dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk teori belajar sosial dan data empiris terkait bullying. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor penyebab bullying, seperti pengaruh lingkungan, media, dan pola asuh, serta menawarkan solusi praktis. Pemecahan mencakup pengawasan konten media oleh orang tua, keteladanan guru, penguatan nilai agama, dan penciptaan lingkungan keluarga yang harmonis. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar kebijakan preventif dan kuratif, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan karakter siswa.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji guru sejarah sebagai profesi yang akan membentuk peradaban dan sumber daya manusia yang maju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan dua pendekatan…
katan yaitu studi kasus dan studi literatur. Data ini saya dapat dari hasil observasi di sekolah menengah atas, beberapa buku maupun jurnal terbitan tahun 2000 hingga 2022 dan juga melihat beberapa berita di media online. Guru sejarah memiliki peran penting dalam pembentukan peradaban dan pengembangan sumber daya manusia yang maju. Melalui pengajaran sejarah, guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga membentuk pemahaman kritis terhadap dinamika sosial, politik, dan budaya. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana guru sejarah berkontribusi dalam menciptakan generasi yang memiliki kesadaran historis, kemampuan berpikir analitis, dan sikap toleran. Selain itu, artikel ini membahas tantangan yang dihadapi oleh guru sejarah di era globalisasi dan digitalisasi, serta strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan menekankan pentingnya profesi guru sejarah, artikel ini menyoroti peran strategis mereka dalam membentuk peradaban yang berkelanjutan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berwawasan luas untuk menghadapi tantangan masa depan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional guru sejarah terhadap prestasi belajar siswa di tingkat sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan sampel…
el guru dan siswa dari beberapa sekolah menengah di Kota X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh koneksi positif yang bermakna antarakompetensi cakap guru sejarah dan kinerja belajar siswa. Kompetensi profesional guru, meliputi penguasaan materi, metode pengajaran, dan kemampuan evaluasi, terbukti memengaruhi hasil belajar siswa secara signifikan. Lebih jauh lagi, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penguasaan materi sebagai salah satu komponen utama kompetensi profesional guru. Guru yang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah mampu menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan retensi mereka terhadap materi pelajaran. Selain itu, kemampuan guru untuk menghubungkan fakta-fakta sejarah dengan konteks kontemporer membantu siswa melihat relevansi pelajaran sejarah dalam kehidupan mereka sehari-hari, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan minat belajar mereka.
Abstract:Inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah menjadi penting dalam upaya meningkatkan minat siswa terhadap materi pelajaran yang sering dianggap monoton dan kurang menarik. Artikel ini membahas berbagai metode inovatif…
yang dapat diterapkan guru dalam merancang pembelajaran sejarah yang lebih interaktif, relevan, dan bermakna bagi siswa. Melalui pendekatan seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital, serta integrasi cerita dan pengalaman langsung, diharapkan siswa dapat lebih terlibat secara aktif dan memiliki ketertarikan yang lebih tinggi terhadap mata pelajaran sejarah. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru sejarah sebagai subjek untuk menggali pengalaman dan efektivitas pendekatan yang inovatif. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah berpotensi besar untuk membangun minat siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap peristiwa sejarah serta relevansinya dalam konteks masa kini.
Abstract:Pembelajaran sejarah yang menarik dan bermakna menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik. Artikel ini menyajikan strategi perencanaan pembelajaran sejarah yang efektif untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik…
rik dan bermakna bagi siswa. Penerapan strategi ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam merancang pembelajaran sejarah yang menarik, bermakna dan efektif bagi siswa. Dengan cara ini, siswa dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang peristiwa, tokoh dan proses sejarah, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, artikel ini juga menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan politik dalam pembelajaran sejarah. Dengan memahami konteks ini, pendidik dapat membantu siswa mengembangkan perspektif yang lebih luas dan kritis terhadap peristiwa sejarah. Lebih lanjut, artikel ini menyoroti peran teknologi digital dalam memperkaya pembelajaran sejarah. Integrasi teknologi, seperti sumber daya digital, simulasi, dan alat visualisasi, dapat membantu siswa memahami kompleksitas sejarah dan mengembangkan keterampilan abad ke-21.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi dan nilai-nilai dalam tradisi Sihali Aek, menelusuri faktor-faktor penghambat dalam implementasi tradisi Sihali Aek di era modernisasi, dan menganalisis strategi…
trategi adaptasi masyarakat Desa Tipang dalam menjaga keberlanjutan tradisi Sihali Aek di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di Desa Tipang. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan 11 informan yang terdiri dari Raja Napitu, anggota Sihali Aek, masyarakat setempat, generasi muda dan Kepala POKDARWIS serta dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sihali Aek merupakan sistem pengelolaan irigasi tradisional yang berusia lebih dari 200 tahun yang diimplementasikan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu Pertemuan Bolon Raja Napitu, Ritual Mangallang Indahan Siporhis, Marsirimpa Sihali Aek, dan diakhiri dengan kegiatan Manabar. Nilai-nilai yang terkandung meliputi nilai marsirimpa (kerja sama timbal balik), nilai keadilan, nilai keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, serta nilai kepemimpinan. Faktor penghambat utama adalah pergeseran praktik ritual akibat sinkretisme agama, diversifikasi ekonomi, dan kesenjangan generasi dalam pemahaman dan minat terhadap tradisi Sihali Aek. Strategi adaptasi meliputi penafsiran ulang makna dengan menghubungkannya dengan isu-isu lingkungan kontemporer, sinkretisme agama melalui penggantian ritual animisme dengan doa-doa Kristen, integrasi dengan sektor pariwisata sebagai daya tarik budaya dan paket wisata, serta pembentukan jaringan kolaboratif dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.
Abstract:Masyarakat Batak memiliki jaringan kekerabatan yang kuat, berpusat pada klan dan diatur oleh adat Dalihan Na Tolu. Inti dari struktur ini adalah tradisi Martarombo, sebuah praktik komunikasi yang bertujuan untuk menelusuri…
ri garis keturunan (tarombo) guna membangun hubungan kekerabatan yang tepat antara individu Batak yang baru berkenalan. Saat ini, Martarombo menghadapi tantangan serius di kalangan mahasiswa Batak yang telah bermigrasi karena kurangnya pengajaran tradisional dari orang tua mereka dan pengaruh kuat individualisme perkotaan. Situasi ini membuat banyak anak muda Batak bingung atau tidak menyadari garis keturunan mereka, sehingga membahayakan pelestarian budaya dan solidaritas komunitas. Studi ini menggunakan desain kualitatif, deskriptif-fenomenologis untuk mengungkap dan menganalisis makna Martarombo di kalangan mahasiswa Batak. Tujuannya adalah untuk menyelidiki implementasinya, tingkat pemahaman tentang garis keturunan, dan efektivitasnya dalam memperkuat ikatan kekerabatan Batak di tengah dinamika kehidupan di luar negeri. Diharapkan hasil studi ini akan memberikan solusi praktis dan strategi pelestarian bagi organisasi dan komunitas mahasiswa Batak untuk memastikan keberlanjutan tradisi penting ini..