Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Hubungan Gaya Kepemimpinan dan Manajemen Sumber Daya Manusia

Ahmad Muktamar, Baso Muhammad Yassir, Wulan Safira Syam, Sri Wahyu Ningsi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan dengan manajemen sumber daya manusia(SDM) terhadap kinerja pegawai, serta untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan sumber daya manusia secara simultan… n terhadap kinerja pegawai, dan membandingkan bagaimana gaya kepemimpinan tokoh-tokoh terdahulu yang dapat membuat perubahan besar pada sumber daya manusia menjadi SDM yang berkualitas, dengan gaya memimpin para pemimpin era ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif, dalam penelitian ini data di kumpulkan melalui dokumentasi dan kajian literatur dari berbagai pustaka. Dan untuk mendapatkan data yang valid penyusun menggunakan analisis deduktif. Sumber daya diperoleh sumber data primer seperti dokumen sejarah, dan sumber data sekunder dari berbagai karya ilmiah. Hasil penelitian ini antara lain: bahwa pemimpin yang efektif mampu menyesuaikan dan memilih gaya kepemimpinan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini, selain memiliki pemahaman menyeluruh tentang perkembangan manajemen SDM dan prinsip-prinsip kepemimpinan.

Analisis CAMEL (Capital, Asset, Manajemen, Earning, Likuiditas)Studi Kasus PT. BPR Padang Tarab Tahun 2017-2021

Eka Febrianti, Asnah, Sabri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan bank dengan menggunakan analisis CAMEL (Capital, Asset, Management, Earning, Liquidity) pada PT. Bank PerkreditanRakyat Padang Tarab Kecamatan… camatan Baso Kabupaten Agam periode 2017-2021. Metode analisa yang digunakan adalah analisa CAMEL.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan PT. Bank Perkreditan Rakyat Padang Tarab dengan analisi CAMEL secara keseluruhan tergolong sehat namun pada tahun 2021 mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya, disebabkan oleh jumlah dana pihak ketiga yang disimpan pada bank menurun sehingga pelemparan kredit tidak maksimal, selain itu pada tahun 2017 -2021 hasil analisis CAMEL Menunjukan bahwa PT. Bank Perkreditan Rakyat Padang Tarab dalam keadaan SEHAT, sesuai dengan peraturan Bank Indonesia dengan nilai 81%.Mengingat terjadinya penurunan asset pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Padang Tarab yang mempengaruhi rasio CAMEL maka disarankan untuk lebih mengkatkan peran serta karyawan dalam memperoleh asset serta harus memegang prinsip kehati-hatian dalam memberikan kredit kepada nasabah agar keuntungan perusahaan dapat dicapai.

Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Ahmad Muktamar, Dewi, Elis Susanti, Reza Resita
Abstract: Artikel ini membahas tentang pentingnya peran manajemen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam konteks organisasi modern. Fokus utamanya adalah mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan, keterlibatan… n kepemimpinan, dan praktik manajemen dapat membentuk dan memperkuat kapabilitas dan produktivitas SDM. Metode penelitian yang digunakan meliputi tinjauan literatur, analisis data survei, dan studi kasus terhadap organisasi yang telah berhasil mengintegrasikan kepemimpinan efektif dengan pengembangan SDM. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang hubungan kompleks antara manajemen dan pengembangan SDM, membuka jalan bagi rekomendasi praktis bagi para pemimpin organisasi dan profesional SDM. Implikasi praktis dan teoritis dari penelitian ini akan membantu memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana kepemimpinan dapat berperan sebagai katalis untuk meningkatkan kualitas dan kontribusi sumber daya manusia serta menciptakan landasan yang kuat bagi pertumbuhan berkelanjutan di era bisnis yang terus berkembang.

Etika Dan Budaya Organisasi

Syafri Fadillah Marpaung, Nabila Zulfa, Dita Oktaviani, Tasya Widyana
Abstract: Etika dan budaya organisasi merupakan dua aspek yang sangat penting dalam dunia bisnis dan manajemen modern. Etika berkaitan dengan nilai-nilai, prinsipprinsip, dan standar moral yang mengarahkan tindakan dan keputusan individu… ndividu maupun organisasi. Sementara itu, budaya organisasi mencerminkan nilai-nilai, norma, tradisi, dan sikap yang ada dalam suatu perusahaan atau lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan atau studi literature. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku organisasi.

Persepsi Pedagang UMKM Terhadap Eksistensi Bank Syariah di Banjarmasin

Yamani Naufal
Abstract: Penelitian ini memberikan pandangan terhadap persepsi pedagang UMKM di kota Banjarmasin dalam eksistensi  bank syariah terhadap penggunaannya. Karena masyarakat Banjarmasin ini dikenal dengan regiliusitasnya dalam  agama… ma sehingga menjadikan esensi dalam bank syariah ini penting untuk ditelaah pada pedagang dalam  melaksanakan transaksi muamalah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research dengan  menggunakan data analisis sebagai data yang menjadi rujukan terhadap pedagang UMKM di Banjarmasin  sekaligus memberikan catatan dan wawancara dalam observasi eksistensi bank syariah ini. Namun problematika  ini muncul karena bank syariah kurang diminimati bahkan kurang diketahui oleh pedagang UMKM di Banjarmasin  karena kurang terstarateginya sosialisasi dan edukasi kepada pedagang untuk menaikkan ekonomi dan  memberikan pinjaman, pembayaran dan jasa pada bank syariah. 

Proses Pengambilan Keputusan dalam Kelompok

Ahmad Muktamar, Yulistira Sari, Naldi Wiradana, Dermawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan dalam kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan… adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lain-lain. Proses pengambilan keputusan dalam kelompok merupakan perjalanan kompleks yang melibatkan serangkaian langkah kritis untuk mencapai keputusan yang informasional dan efektif. Artikel ini merinci tahap-tahap utama dalam proses tersebut, dimulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan pembelajaran pasca-implementasi. Langkah awal mencakup pemahaman masalah dan konteks organisasi, diikuti oleh fase kreatif dalam generasi alternatif solusi. Evaluasi alternatif dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan kriteria dan risiko, untuk kemudian memilih alternatif terbaik. Implementasi keputusan memerlukan perencanaan tindakan dan komunikasi efektif, sementara evaluasi dan pembelajaran menjadi langkah akhir untuk memetakan kesuksesan dan memperoleh wawasan yang berharga. Artikel ini menekankan keterlibatan kelompok, komunikasi yang terbuka, dan evaluasi berkelanjutan sebagai kunci keberhasilan. Kesimpulannya, proses ini menciptakan dasar untuk pertumbuhan dan pembelajaran organisasi dalam menghadapi tantangan pengambilan keputusan yang kompleks.

Proyek Suara Demokrasi Dalam Perspektif Ki Hajar Dewantara

Atik Astrini, Endang Fauziati
Abstract: Voice of Democracy merupakan salah satu dari tujuh tema Proyek Penguatan Profil Mahasiswa Pancasila atau P5 sebagai upaya mewujudkan profil mahasiswa pancasila dengan menggunakan paradigma pembelajaran baru berbasis proyek.… ek. (Kemendikbud, Ristek, 2021). Voice of Democracy merupakan tema yang strategis untuk mengenalkan kepada mahasiswa sebagai subjek pembelajaran agar terbiasa dengan sikap-sikap demokratis, seperti: berpikir kritis, kebebasan berekspresi dan bersikap egaliter. Dalam hal menempatkan manusia sebagai subjek dengan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, serta mendorong aktualisasi potensi manusia secara optimal, perspektif humanisme Ki Hajar Dewantara sedikit banyak dapat membantu para siswa dalam mengembangkan karakter mereka dengan Pancadarma Taman Siswa yang terdiri dari asas kemerdekaan berketuhanan, kebangsaan, dan kemanusiaan. (Pelu, Musa, 2020). Ki Hajar Dewantara mengembangkan sikap egaliter atau kesetaraan dalam pendidikan. Baginya, pendidikan harus terbuka terhadap keberagaman dan dapat diakses oleh siapa saja tanpa membeda-bedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun budaya dengan lima unsur, yaitu: 1) Kesetaraan, 2) Inklusifitas, 3) Keaslian, 4) Pembelajaran yang berpusat pada siswa, 5) Kebebasan Fisik dan Mental. (Aryati, Aryati, 2023). Artikel ini berusaha untuk mengeksplorasi dan menganalisis relevansi perspektif Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan humanisme di masa kini.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang mencoba mendalami konsep pendidikan kritis Paulo Freire: Penyadaran dan Pembebasan (Aryati, Aryati, 2023) dan konsep pendidikan empatik Carl Rogers yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis seberapa relevan dan signifikan sumbangsih perspektif Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan humanisme terhadap Proyek Suara Demokrasi.  Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Kajian pustaka bertujuan untuk menyajikan pemahaman yang mendalam dengan cara mengeksplorasi literatur yang relevan dengan konsep pembahasan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa seiring dengan perkembangan dan perubahan zaman, perspektif Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan humanis, jika ingin digunakan sebagai kerangka acuan teoritis bagi proyek Suara Demokrasi, perlu dilengkapi dan dipertajam dengan konsep pendidikan empatik-kritis yang disingkat "Titis".

Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di CV RPA Sekar Ayu Jakenan Kabupaten Pati Jawa Tengah

Muhamad Akbar, Ade Rahma
Abstract: Mengingat karyawan merupakan aset yang penting bagi berjalannya perusahaan, perusahaan perlu memastikan bahwa karyawan selalu puas terhadap kinerjanya dalam perusahaan. Ada banyak aspek yang memengaruhi kinerja karyawan,&#8230; beberapa diantaranya adalah kepemimpinan dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di CV RPA Sekar Ayu Jakenan Kabupaten Pati Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 2 variabel independen yakni kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap variabel dependen yakni kinerja karyawan. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah 78 orang karyawan CV RPA Sekar Ayu yang diambil dari 75% populasinya. Data diolah menggunakan SPSS 25 dengan uji f, uji t, regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada CV RPA Sekar Ayu Jakenan dimana t hitung 7,258 > t tabel 1,992 dan nilai signifikansi 0,004 < 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV RPA sekar Ayu Jakenan dimana t hitung 4,234 > t tabel 1,992 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada CV RPA Sekar Ayu Jakenan dimana nilai uji f yakni f hitung 9,060 > f tabel 3,12. Kontribusi yang diberikan Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja secara simultan terhadap Kinerja Karyawan sebesar 24,5%, sedangkan sisanya 75,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

Peran Kepemimpinan dalam Pengambilan Keputusan

Ahmad Muktamar, Aldi Setiawan, Dandy Saputra, Abdul Kadir Sumardi
Abstract:  Kepemimpinan memainkan peran krusial dalam pengambilan keputusan di berbagai tingkatan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran kepemimpinan dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan.&#8230; tusan. Melalui analisis literatur, ditemukan bahwa kepemimpinan memiliki dampak signifikan terhadap bagaimana keputusan dihasilkan, dievaluasi, dan diimplementasikan. Pertama, kepemimpinan efektif menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi terbuka dan kolaborasi di antara anggota tim, meningkatkan pemahaman bersama, dan mengurangi resistensi terhadap perubahan. Hal ini menciptakan landasan bagi pengambilan keputusan yang lebih baik karena melibatkan berbagai perspektif dan pengetahuan. Kedua, kepemimpinan berperan dalam memberikan arah dan visi yang jelas untuk organisasi. Dengan menetapkan tujuan yang terkait dengan nilai-nilai inti dan strategi organisasi, pemimpin membimbing tim dalam mengambil keputusan yang sejalan dengan misi perusahaan. Ketiga, pemimpin yang efektif memiliki kemampuan untuk mengelola konflik dan menangani ketidakpastian. Dalam situasi kompleks dan tidak pasti, kepemimpinan yang mampu mengambil keputusan tepat pada waktunya dapat membantu organisasi menghadapi tantangan dan peluang dengan lebih baik. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memberikan instruksi, tetapi juga melibatkan pendorong kolaborasi, pengelolaan konflik, dan penyediaan visi strategis. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang peran kepemimpinan dalam konteks pengambilan keputusan dapat menjadi landasan bagi pengembangan praktik kepemimpinan yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika organisasional. Penelitian lebih lanjut dan aplikasi praktis perlu terus ditekankan untuk mengoptimalkan dampak positif kepemimpinan dalam proses pengambilan keputusan.

Perang Bani Quraizah Pada Masa Nabi Muhammad SAW

Muhammad Basri, Afifah, Nabila Azrina, Naena Suhailah
Abstract: Perang Bani Quraizah terjadi pada tahun 627 Masehi di Madinah selama masa kehidupan Nabi Muhammad SAW. Perang ini melibatkan konflik antara Muslim dan suku Yahudi bernama Bani Quraizah. Suku ini melanggar perjanjian dengan&#8230; an umat Islam saat mereka bersikap tidak netral dalam konflik antara Muslim dan musuh-musuh Islam lainnya. Setelah pertempuran berkecamuk selama beberapa pekan, Bani Quraizah akhirnya menyerah kepada pasukan Muslim. Nabi Muhammad SAW mengadakan konsultasi dengan beberapa sahabat dan akhirnya putusan diambil untuk menunjuk Sa'ad bin Mu'adh sebagai hakim. Hukuman yang diberikan adalah pembunuhan bagi pria dewasa suku Quraizah dan penyitaan harta benda mereka, sementara wanita dan anak-anak diampuni. Perang Bani Quraizah menunjukkan pentingnya menjaga perjanjian dan kesetiaan dalam hubungan antara suku-suku di Madinah pada waktu itu. Keputusan dalam penanganan perang ini memberikan contoh pada masa itu tentang keadilan dan penerapan hukum dalam konteks perang dan konflik.