Search Articles & Publications

Showing 1243 articles found for "Olah"

Meningkatkan Karakter Dan Motivasi Belajar Melalui Model Pembelajaran Inovatif

Arya Aditya, Aprianto Ajiji, Arbar Wahyu Hasan, Sri Devi Ranti Rahim, Windiani Kadir
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter dan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran inovatif dalam mata pelajaran sejarah. Model pembelajaran inovatif yang digunakan meliputi metode pembelajaran… lajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan penggunaan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aspek karakter, seperti tanggung jawab, kerjasama, dan rasa ingin tahu, serta motivasi belajar siswa. Metode ini juga berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, yang berdampak positif pada prestasi akademik siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inovatif dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan rendahnya motivasi belajar dan pembentukan karakter siswa di sekolah.

Tantangan Dan Strategi Calon Guru Sejarah Dalam Menyikapi Perkembangan Zaman

Mohammad Fakhry, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan penelitian ini membahas tentang pembelajaran bagi mahasiswa sejarah yang nantinya ingin menjadi calon Guru Sejarah diberbagai sekolah  khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA), Agar ketika menjadi guru sejarah nanti… dapat memahami siswa/siswi nya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari berbagai sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya, seperti jurnal, buku, dan artikel, hal ini bertujuan agar dapat memahami tema serta konsep yang terkait dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merujuk pada era revolusi industri yang menjadi bagian terpenting dalam menyikapi tantangan dan strategi calon guru sejarah terhadap perkembangan zaman, khususnya ditahun 2024 ini, banyaknya perubahan dan gaya pimikiran modern anak didik di berbagai sekolah menjadi poin penting dalam penelitian ini, beberapa poin pentinya adalah (1) tantangan calon guru sejarah, (2) strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran (3) perkembangan zaman yang memicu pemikiran modern peserta didik.  Beberapa poin penting ini akan menjadi referensi bagi para mahasiswa sejarah yang ingin menjadi calon guru sejarah. Secara spesifik perkembangan zaman juga dapat dilihat dari berbagai sisi diantaranya sistim cyber-fisik, komputasi awan dan internet. Hal ini menjadi sebuah tantangan terbesar bagi calon guru sejarah dalam menyikapi perkembangan zaman sekaligus didalam dunia pendidikan. Seorang calon guru tentu harus bisa memahami berbagai tantangan dan strategi dalam menghadapi perkembangan zaman, hal ini bertujuan agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Urgensi Etika Dan Kode Etik Bagi Guru Sejarah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Mardiyah A.S. Taulama, Moh. Imron Rosidi
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pentingnya etika dan kode etik guru terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data ini diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, misalnya… isalnya buku dan artikel dari jurnal yang terbit 2017 hingga 2024. Hasil penelitian mununjukkan bahwa pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk generasi masa depan yang beretika dan beradab. Guru memiliki peran kunci dalam membantu siswa mengembangkan nilai-nilai etika dan moral yang diperlukan untuk hidup yang adil dan jujur. Oleh karena itu, pentingnya etika dan kode etik guru terhadap siswa tidak dapat dipandang remeh. Guru yang memiliki etika dan kode etik yang baik dapat membantu siswa mengembangkan kejujuran, kesadaran diri, dan kemampuan berkomunikasi yang efektif. Mereka juga dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan membuat keputusan yang bijak. Dengan demikian, siswa dapat menjadi individu yang beretika dan beradab, serta memiliki kemampuan untuk menjadi bagian dari masyarakat yang lebih baik. Selain itu, etika dan kode etik guru juga dapat membantu siswa mengembangkan potensi diri mereka, kepercayaan diri dan rasa aman. Ketika guru memiliki etika dan kode etik yang baik. Jadi guru harus meningkatkan kualitas dan martabat profesinya. Dalam proses pengajaran di sekolah etika juga sangat penting dan guru juga harus memiliki sifat-sifat yang baik, seperti berpikir terbuka, kritis, inovatif, dan percaya diri, serta mampu menerapkan nilai-nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.

Program Kelompok Belajar  SD Negeri 106827 Desa Durian Melalui Pendekatan Direct Instruction

Samosir, Alexander, Sihombing, Chintani, Tambunan , Jubelando, Karo, Romaida Karo, Nanda, Ficha Aulia
Abstract: Kegiatan program kelompok belajar dilakukan di desa durian  pada siswa SD Negeri 106827 Desa Durian dimulai pada 12 April- 29 April 2023 terhitung kegiatan ini dilaksanakan sekitar 2 minggu lamanya. Pendidikan merupakan… suatu pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Secara sederhana pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat paham dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. Berbagai upaya dalam meningkatkan pendidikan dasar telah dilakukan mulai dari terbitnya model, strategi, metode pembelajaran yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan metode pembelajaran yang seharusnya dilakukan secara langsung dan tatap muka berubah menjadi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas.Seperti banyaknya siswa kelas rendah yang masih belum bisa membaca dan menulis, dan kelas tinggi masih belum menghafal perkalian secara lancar. Dengan dilakukanya program tersebut penambahan pembelajaran diluar sekolah siswa dapat mengembangkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui pendekatan direct instruction.

CURRICULUM REFORM IN INDONESIA

Ningrum, Rini Listiya, Akhmad Ali Mirza, Zaitun Qamariah
Abstract: Abstrak Artikel ini memberikan gambaran tentang sejarah reformasi kurikulum di Indonesia, kondisi kurikulum saat ini, proses reformasi kurikulum, serta tantangan dan implikasi penerapan Kurikulum baru. Artikel tersebut berpendapat… erpendapat bahwa reformasi kurikulum sangat penting bagi sistem pendidikan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan siswanya dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21. Sistem pendidikan Indonesia menghadapi beberapa tantangan, khususnya di bidang kurikulum. Salah satu permasalahan utamanya adalah tidak adanya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan tenaga kerja, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, sistem pendidikan telah dikritik karena penekanannya yang berat pada hafalan dan hafalan, yang dipandang sebagai penghalang pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, telah dilakukan berbagai upaya untuk mereformasi kurikulum selama bertahun-tahun. Reformasi kurikulum terbaru, Kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, mempromosikan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk abad ke-21. Namun, penerapan Kurikulum baru menghadapi beberapa tantangan, termasuk pelatihan guru yang tidak memadai, kurangnya sumber daya, dan penolakan dari pemangku kepentingan. Artikel ini diakhiri dengan menyoroti perlunya upaya berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum baru dan memaksimalkan potensi dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.    Abstract This article provides an overview of the history of curriculum reform in Indonesia, the current state of the curriculum, the process of curriculum reform, and the challenges and implications of implementing the new Curriculum. The article argues that curriculum reform is crucial for Indonesia's education system to meet the needs of its students and prepare them for the challenges of the 21st century. The Indonesian education system has been facing several challenges, particularly in the area of curriculum. One of the main issues is the lack of alignment between the curriculum and the needs of the workforce, resulting in a mismatch between the skills taught in schools and those required by the labor market. Moreover, the education system has been criticized for its heavy emphasis on rote learning and memorization, which has been seen as a barrier to the development of critical thinking and problem-solving skills among students. To address these challenges and improve the quality of education in Indonesia, there have been multiple attempts to reform the curriculum over the years. The most recent curriculum reform, the 2013 Curriculum, aims to improve the relevance of the curriculum to the needs of the workforce, promote critical thinking and problem-solving skills, and equip students with the skills required for the 21st century. However, the implementation of the new Curriculum has faced several challenges, including inadequate teacher training, lack of resources, and resistance from stakeholders. The article concludes by highlighting the need for continued efforts to ensure the successful implementation of the new Curriculum and maximize its potential impact on the quality of education in Indonesia.

Pengaruh Pengarahan Instrumen Pembelajaran Model Permainan Edukatif oleh Kepala Sekolah Bagi Pengembangan Inovatif Guru Dalam Mengajar Bahasa Indonesia di SDN 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan

Tetti Herawati Rambe
Abstract: Peran dan fungsi Kepala Sekolah SD salah satunya adalah melakukan pembinaan bagi pelaksanaan kurikulum di Sekolah Dasar, Ini merupakan tanggung jawab dan tugas berat yang dipikul oleh kewajiban seorang supervisor pendidikan.… kan. Untuk  mewujudkan tugas tersebut perlu  adanya dukungan  dari pelbagai pihak yang terkait termasuk seluruh elemen yang ada di sekolah binaan. Aspek ini menjadi modal penting bagi kondusivitas pelaksanaan kegiatan supervisi, dalam hal ini penulis  menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian tindakan sekolah yang bisa  merangsang aktivitas proses belajar mengajar di  kelas,  berupa pengarahan model pembelajaran bersifat rekreatif  bagi pengajaran bahasa Indonesia  di kelas rendah yaitu dengan memperkenalkan model pembelajaran permainan edukatif. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum  di Tingkat  Sekolah Dasar dinyatakan secara eksplisit bahwa permainan merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia di kelas-kelas   rendah, yaitu kelas  satu atau kelas dua. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (64,00%), siklus II (88,00%).Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode permainan edukasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia.Peran dan fungsi Kepala Sekolah SD salah satunya adalah melakukan pembinaan bagi pelaksanaan kurikulum di Sekolah Dasar, Ini merupakan tanggung jawab dan tugas berat yang dipikul oleh kewajiban seorang supervisor pendidikan. Untuk mewujudkan tugas tersebut perlu adanya dukungan dari pelbagai pihak yang terkait termasuk seluruh elemen yang ada di sekolah binaan. Aspek ini menjadi modal penting bagi kondusivitas pelaksanaan kegiatan supervisi, dalam hal ini penulis menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian tindakan sekolah yang bisa merangsang aktivitas proses belajar mengajar di kelas, berupa pengarahan model pembelajaran bersifat rekreatif bagi pengajaran bahasa Indonesia di kelas rendah yaitu dengan memperkenalkan model pembelajaran permainan edukatif. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum di Tingkat Sekolah Dasar dinyatakan secara eksplisit bahwa permainan merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia di kelas-kelas rendah, yaitu kelas satu atau kelas dua. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (64,00%), siklus II (88,00%).Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode permainan edukasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV SD N 066047 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia.

Rancang Bangun System Akademik Penilaian Siswa Pada SMPI Hidayatul Athfal Berbasis Web

Dewi Andrayani, Ariansa Dos Santos, Jupron
Abstract: Perkembangan TI menghasilkan pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan, terutama pada pengelolaan data akademik serta sistem penilaian siswa. SMPI Hidayatul Athfal hingga saat ini masih menerapkan sistem penilaian manual… al dan semi-komputerisasi melalui pencatatan nilai pada buku serta pengolahan data memakai Microsoft Excel. Keadaan tersebut memunculkan sejumlah kendala, seperti lambatnya proses pengolahan nilai, kesalahan perhitungan, duplikasi data, serta kesulitan saat pencarian dan penyimpanan data akademik. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem informasi akademik berbasis web guna mendukung pengelolaan nilai siswa secara lebih efektif, efisien, serta terintegrasi. Metode yang dipakai dalam kajian ini ialah prototype melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pembuatan prototype, evaluasi, penyempurnaan, serta implementasi sistem. Pengembangan sistem dilakukan memakai Visual Studio Code sebagai text editor, XAMPP menjadi web server lokal, serta localhost guna pengujian aplikasi berbasis web. Sistem dibangun menggunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, serta basis data MySQL. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem informasi akademik berbasis web mampu melakukan peningkatan efisiensi pengolahan data, menekan human error, mempercepat penyusunan laporan nilai, serta memperkuat keamanan dan transparansi data akademik siswa di SMPI Hidayatul Athfal. The development of information technology has had a significant impact on the field of education, particularly in the management of academic data and student assessment systems. SMPI Hidayatul Athfal still uses a manual and semi-computerized grading system, where scores are recorded in books and processed using Microsoft Excel. This system creates several challenges, such as delays in grade processing, calculation errors, data duplication, and difficulties in searching and storing academic data. Therefore, a web-based academic information system is needed to support the management of student grades in a more effective, efficient, and integrated manner. The research method used in this study is the prototype method, which includes the stages of requirements gathering, prototype development, evaluation, refinement, and system implementation. The system was developed using Visual Studio Code as the text editor, XAMPP as the local web server, and localhost as the web-based testing environment. The programming languages used include PHP, HTML, CSS, JavaScript, and MySQL as the database management system. The results of the study show that the web-based academic information system improves data processing efficiency, reduces human error, accelerates the generation of grade reports, and enhances the security and transparency of students’ academic data at SMPI Hidayatul Athfal.

Sinergitas Orang Tua dan Guru Sekolah Minggu dalam Pembinaan Iman Anak Berdasarkan Ulangan 6:6-7

Shekinah Theofany, Wahyu Wijiati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami sinergitas antara orang tua dan guru Sekolah Minggu dalam pembinaan iman anak berdasarkan Ulangan 6:6-7. Fokus penelitian diarahkan pada pola komunikasi antara orang tua dan guru Sekolah… ekolah Minggu serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pertumbuhan iman anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pembinaan iman anak dalam keluarga dan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, rutin, dan berkesinambungan antara orang tua dan guru Sekolah Minggu mampu menciptakan kerja sama yang harmonis dalam pembinaan iman anak. Selain itu, keterlibatan orang tua melalui pendampingan rohani, pengulangan pengajaran firman Tuhan di rumah, dan pemberian teladan hidup Kristen memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan iman anak. Sinergitas antara keluarga dan gereja membantu anak memperoleh pembinaan iman yang lebih konsisten, terpadu, dan sesuai dengan nilai-nilai Kristiani berdasarkan prinsip Ulangan 6:6-7.   This study aims to understand the synergy between parents and Sunday School teachers in children’s faith development based on Deuteronomy 6:6–7. The focus of the study is directed toward the communication patterns between parents and Sunday School teachers, as well as parental involvement in supporting children’s spiritual growth. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation to obtain an in-depth understanding of children’s faith development within the family and church contexts. The results of the study indicate that open, regular, and continuous communication between parents and Sunday School teachers is able to create harmonious cooperation in children’s faith development. In addition, parental involvement through spiritual guidance, reinforcement of God’s Word at home, and the provision of Christian role models has a positive influence on children’s spiritual growth. The synergy between family and church helps children receive faith development that is more consistent, integrated, and aligned with Christian values based on the principles of Deuteronomy 6:6–7.  

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Garam Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Tambu

Sindy Claudia, Sri Marnianti Irnawan, Ni Nyoman Elfiyunai
Abstract: 3 sampel di Puskesmas Tambu mengatakan cenderung menyukai olahan makanan yang asin, jika sajian makanan yang diberikan keluarga kurang terasa asin maka dirasa kurang sedap dan tidak terasa nikmat, 3 sampel lainnya mengatakan&#8230; akan bahwa makan asin sudah menjadi kebiasaan dalam rumah dan sudah menjadi menu harian sehingga penderita hipertensi yang ada didalam rumah cukup kesulitan untuk menerapkan diet rendah garam. Tujuan penelitian diketahuinya Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Garam Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Tambu.  Metode penelitian Cross sectional populasi dalam penelitian berjumlah 155 orang, dengan jumlah sampel 57 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil Penelitian ada Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Garam Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Tambu dengan nilai p : 0,005 (<0,05). Kesimpulan Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Garam Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Tambu. Saran diharapkan Pelayanan Kesehatan tempat penelitian hasil Penelitian Dapat Digunakan Sebagai bahan masukan bagi Puskesmas Tambu dalam upaya peningkatan pelayanan pada pasien. Penyuluhan dapat laksanakan dengan menyebarkan leaflet, pada saat pemeriksaan serta memberi penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami mengenai dampak dan bahaya apabila tidak meningkatkan derajat kesehatan dan mengurangi angka pendrita.

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemampuan Sosialisasi Pada Anak Prasekolah Di TK Dharma Wanita

Lullu Lillah, Agnes Erlita Distriani Patade, Elifa Ihda Rahmayanti
Abstract: Pentingnya sosialisasi bagi setiap anak menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah untuk mengajarkan dan mewariskannya kepada anak-anak. Namun, saat ini masih banyak orang tua, masyarakat dan pemerintah&#8230; yang mengabaikan proses sosialisasi yang dialami oleh anak- anak. Akibatnya anak-anak tersebut kurang memahami perbedaan antara yang baik dan yang buruk. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada orang tua yang ada saat mengantar anaknya  sekolah, dari 3 orang orang tua menyatakan tidak memahami bagaimana menilai kemampuan sosialisasi anak yang baik. Tujuan penelitian dianalisis adanya hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah di TK Dharna Wanita Desa Lombonga . Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 35 responden dengan teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu (Total Sampling). Hasil Penelitian  dari 35 responden dengan menggunakan analisis Uji Chi-square diperoleh p-value =0.004 <p=0.05. Simpulannya ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah di TK Dharma Wanita Desa Lombonga. Saran  diharapkan lebih meningkatkan penerapan pola asuh yang baik dan benar terutama untuk masyarakat atau orang tua anak prasekolah ilmu pengetahuan dalam memberikan pola asuh anak yang baik dan benar, sehingga orang tua dapat memberikan pengasuhan yang tepat bagi anak.   Kata Kunci : Pola Asuh, Kemampuan Sosialisasi