Search Articles & Publications

Showing 703 articles found for "Jalan"

Memori Kolektif dan Teologi Luka: Kearifan Lokal sebagai Jalan Pemulihan Trauma Sosial

Boby Andika Sinaga, Toman Mardohar Mauliate Tambunan
Abstract: This study develops an interdisciplinary theological framework that integrates collective memory, a theology of woundedness, and local wisdom as epistemological and pastoral strategies for engaging with social trauma inscribed… cribed in the communal body of postcolonial and post-conflict societies in Indonesia. Collective memory, as examined by Halbwachs, Assmann, and Volf, is not construed as a mere aggregation of historical facts but as a cultural construction that shapes theological identity through performative, ritualistic, and narrative social processes. The theology of woundedness, informed by the works of Rambo, Moltmann, Jones, and Brock, resists binary categorizations between suffering and salvation, positioning wounds instead as loci theologici—revelatory spaces wherein the Holy Spirit dwells amidst unhealed wounds as a manifestation of divine solidarity and the possibility of redemption. Employing a qualitative-descriptive methodological framework and contextual hermeneutics, this research investigates local narratives, healing rituals, customary symbols, and inculturated liturgies among Christian communities in Ambon, Poso, and East Nusa Tenggara. The findings suggest that local wisdom functions not merely as a cultural instrument but also as a sacramental medium through which the Spirit operates incarnationally. The integration of these three dimensions demonstrates that post-traumatic restoration cannot be reduced to psychological or therapeutic pastoral practices alone; rather, it demands a theologically transformative, contextually rooted, and dialogical articulation of the wounded social body. Within this construct, the Church is envisioned as an anamnetic community that employs collective memory as a praxis of salvation, regards local culture as a spiritual body, and embraces woundedness as a participatory locus within the salvific narrative. Accordingly, this study contributes a novel paradigm for contextual theology and pastoral praxis in multicultural societies marked by the legacy of historical suffering and the urgent need for reconciliation grounded in justice and memory.

Kebanggaan Akan Kemakmuran Akar Kejatuhan

Hutabarat, Bernard Maruli, Siswanto, Daniel, Sinaga, Janes, Sinambela, Juita
Abstract: Penelitian ini mengulas perjalanan dan transformasi kepemimpinan Raja Salomo, yang awalnya dikenal sebagai pemimpin yang paling bijaksana dalam sejarah, namun kemudian menjadi pemimpin yang lalim. Penelitian ini menganalisis… isis peran teologis dalam narasi Kisah Raja Salomo, dengan fokus pada aspek kebanggaan dan kemakmuran yang berkontribusi pada akar kejatuhan Salomo. Dalam konteks ini, penelitian ini menjelaskan bagaimana kebijaksanaan awal Salomo digantikan oleh kemewahan dan pengaruh negatif kekayaan, sehingga dia terjerumus ke dalam berbagai dosa terhadap rakyatnya dan Tuhannya. Serta semua kesalahan yang dilakukannya berkaitan dengan perubahan paradigma kepemimpinan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya moralitas dan nilai-nilai spiritual dalam menjaga kualitas kepemimpinan, serta mengilustrasikan bagaimana kejatuhan seorang pemimpin dapat menjadi pelajaran berharga dalam konteks teologis.

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran PhET pada Materi Gelombang Berjalan dan Stasioner: A Review Literatur

Lia Koryataini, Maimon Sumo, Lutfiyatul Minnah, Sunariatus Solehah, Anni Rop Atun Khoiroh
Abstract: Students can understand and master learning materials if the learning process uses tools and materials called learning media. The tool can be in the form of physical objects, technology or a combination of the two things… that are made to communicate information effectively and provide good understanding facilities. Teachers will find it easier to teach when they are able to use learning media as a means when teaching, because the function of learning media is not only as a means of teaching, but also as a way for teachers to make students active and happy to learn. This study aims to describe the use of PhET simulation as a learning medium in traveling and stationary wave theory. This article uses the literature study methodology. The stages in using the literature method include observing, analyzing, then identifying, then providing interpretation, and finally in the form of some evaluation of the research that has been done. There are 25 publication articles obtained from various domestic sources analyzed in this article. The articles used were reported from 2018 to 2024. By using PhET simulation, it feels easier to practice compared to real practicum, because visible media allows users to be more active in presenting subjects that are mastered, especially in traveling and stationary wave material. And by using this PhET virtual media makes students tend to be active and very enthusiastic in the learning process because the appearance of the PhET media is very different from other media. Based on this research, it can be concluded that learning stationary wave and traveling wave material can improve learning outcomes and improve critical thinking skills.

Peran Lapas Dalam Membina Wargabinaan Sebagai Upaya Pencegahan Pengulangan Tindak Pidana

Ardiana, Anisa Nur, Fitrayadi, Dinar Sugiana
Abstract: Lembaga Pemasyarakatan Cilegon merupakan lembaga pelatihan penjara sekaligus sarana pelatihan yang melakukan pengawasan terhadap narapidana  dengan membekali mereka dengan keterampilan untuk kehidupan di masa depan setelah… lah menjalani hukuman penjara. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana program Lapas memberikan kegiatan orientasi kepada narapidana, (2) Faktor-faktor apa saja yang menghambat dan mendukung Lapas dalam memberikan orientasi kepada narapidana, (3) Solusi apa yang diterapkan Lapas untuk mengatasi kendala dalam melakukan orientasi terhadap narapidana? proses perkembangan narapidana? Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan wawancara  tidak terstruktur dan wawancara tatap muka dengan  petugas  dan narapidana atau mantan narapidana Lapas Cilegon. Tujuan peneliti menggunakan wawancara tidak terstruktur, terutama untuk mengenal sumber informasi. Kesimpulan  penelitian ini adalah pelaksanaan pelatihan di Lapas Cilegon sudah sesuai dengan UU No. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pelayanan Pemasyarakatan merupakan peraturan perundang-undangan yang  positif dan harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan pemasyarakatan. Faktor pendukung upaya Lembaga Pemasyarakatan Cilegon dalam mengembangkan keterampilan narapidana antara lain kondisi penjara yang baik, pelatihan narapidana yang bersifat bottom-up, sarana dan prasarana yang memadai, serta pelatihan berbasis keluarga dan pemberian gaji. . Faktor-faktor yang menghambat upaya Lembaga Pemasyarakatan Cilegon untuk mengembangkan keterampilan narapidana antara lain kurangnya keterampilan penjaga penjara, terbatasnya pemasaran produk keterampilan dan populasi penjara yang kelebihan kapasitas.

Relasi Islam Dan Politik Dalam Sejarah Nasional Indonesia

Majid, Muhammad Fuad Fathul, Muhammad, Hasman Zhafiri, Dinata, Imam, Pratama, Tommy
Abstract: Studi ini membahas hubungan yang kompleks antara agama Islam dan politik dalam konteks sejarah nasional Indonesia. Dalam perjalanan sejarahnya, Indonesia telah menyaksikan interaksi yang mendalam antara agama Islam dan dunia… unia politik. Penelitian ini menganalisis bagaimana agama Islam telah mempengaruhi dinamika politik di Indonesia, baik sebagai sumber inspirasi maupun sebagai faktor penentu dalam keputusan politik. Melalui analisis kronologis, studi ini mengulas peristiwa-peristiwa kunci yang menggambarkan evolusi hubungan ini, termasuk pengaruh agama dalam perjuangan kemerdekaan, peran partai-partai Islam, dan dampak Islam dalam pembentukan kebijakan negara. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana politik juga telah memengaruhi interpretasi dan praktik agama Islam di Indonesia. Hasil studi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana interaksi antara Islam dan politik telah membentuk jalur sejarah Indonesia, serta implikasinya dalam konteks sosial dan politik masa kini.

Studi Kualitatif terkait Perbedaan Pertumbuhan Diri pada Individu dengan Latar Belakang Pendidikan yang Sama

Rohmatul Hannani
Abstract: Seiring berjalannya waktu, individu bertumbuh melalui fase penyelesaian tantangan hidup dan pembentukan jati dirinya. Proses ini disebut dengan pertumbuhan pribadi (personal growth). Pertumbuhan pribadi mengacu pada keterampilan… rampilan seseorang secara aktif untuk terlibat dalam proses perubahan kognitif, afektif, maupun perilaku. Pertumbuhan pribadi salah satunya dipengaruhi oleh latar belakang kehidupan individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah individu dengan latar belakang yang sama melalui proses pertumbuhan diri yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap individu memiliki karakteristik masing-masing dalam bertumbuh namun dapat ditinjau dari aspek yang sama. Hal ini dikarenakan perbedaan latar belakang budaya dan rentang kehidupan (usia) masing-masing individu. Aspek pertumbuhan personal antara lain: 1) pengenalan terhadap diri sendiri (intrapersonal); 2) sosialisasi dengan orang lain (interpersonal); dan 3) pembentukan prioritas. Ketiga aspek ini memiliki indikator masing-masing yang dapat meninjau proses pertumbuhan pribadi seorang individu. Individu yang bertumbuh dengan baik dan positif akan memfasilitasi pencapaian kesejahteraan psikologis.

Pelatihan Appreciative Inquiry untuk Meningkatkan Service Excellence Awareness Pada Karyawan PT Haramainku Kota Palembang

Ilham Prawidi Sakti, Sunanto, Asep Suhendar
Abstract: Pelayanan prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada industri jasa, termasuk agen perjalanan umrah. Namun, karyawan PT Haramainku Palembang belum memiliki pemahaman yang sistematis mengenai… nilai-nilai perusahaan terkait pelayanan kepada jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan service excellence awareness karyawan melalui pelatihan berbasis Appreciative Inquiry. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode 4D Appreciative Inquiry yang meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Metode ini dipilih karena berfokus pada identifikasi kekuatan, pengalaman positif, serta perumusan visi bersama untuk pengembangan organisasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pelayanan prima. Pada setiap tahapan 4D, peserta mampu mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik yang telah dimiliki perusahaan, merumuskan harapan pelayanan di masa depan, menyusun strategi penguatan budaya layanan, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Luaran utama kegiatan ini adalah tercapainya kesepakatan bersama mengenai nilai pelayanan prima perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang melayani jamaah sepenuh hati dan sesuai sunnah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Appreciative Inquiry efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen karyawan terhadap budaya pelayanan prima.

Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan melalui Gotong Royong Jumat Bersih

Paridah, Hartati Bahar, Afifa Yunizah, Melinda Septiani Seba, Nur Cahyani Dwi Lestari
Abstract: Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan… sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.

Pengembangan Kompetensi Mahasiswa Magang Melalui Kegiatan Pembelajaran Praktik Hukum Di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah

Riri Anggriani, Moh. Fierzha Putra Wardhana, Abdul Syukur Ismuhu, La ode Arsal Muhammad
Abstract: Program magang, salah satu jenis pengabdian kepada masyarakat, membantu menghubungkan antara pembelajaran teoritis di perguruan tinggi dan praktik kerja di lapangan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan bagaimana… mana program magang mahasiswa hukum dijalankan di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan bagaimana program ini berdampak pada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam praktik hukum. Selama magang, pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan, dengan observasi langsung dan wawancara digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa memperoleh keterampilan yang lebih baik baik dalam kemampuan keras maupun halus. Ini termasuk pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sistem kerja kejaksaan bekerja, keterampilan administrasi hukum yang lebih baik, kemampuan untuk menulis dan menganalisis dokumen hukum, dan peningkatan moral dan sikap profesional. Selain itu, kehadiran mahasiswa magang meningkatkan pelayanan publik dan administrasi di Kejaksaan Tinggi. Dengan demikian, program magang ini membantu mahasiswa belajar praktik hukum dan menjadikan kejaksaan sebagai mitra pengabdian Masyarakat

Edukasi Cerdas Memilih Obat Herbal untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Produk Herbal

Rifa'atul Mahmudah, Nurramadhani A.Sida, Nur Hijrianti Akib, Nur Illiyyin Akib, Halik, Rifa’atus Shalihah
Abstract: Peningkatan penggunaan obat herbal di masyarakat tidak selalu diikuti pemahaman yang memadai mengenai aspek keamanan, mutu, dan potensi interaksi dengan obat medis. Kondisi ini menyebabkan masyarakat rentan mengonsumsi produk… roduk yang tidak memiliki izin edar, mengandung klaim berlebihan, atau bahkan berisiko secara kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemilihan obat herbal yang aman melalui penyuluhan langsung dan distribusi leaflet edukatif. Kegiatan dilaksanakan kepada pasien dan keluarga pasien di Apotek rawat jalan RSUD Bahteramas kota Kendari. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi cara memverifikasi izin edar BPOM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta dalam menilai legalitas, keamanan, dan klaim produk herbal, termasuk pemahaman terhadap potensi interaksi dengan obat medis. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat melakukan swamedikasi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.