Search Articles & Publications

Showing 220 articles found for "Statistik"

Pengaruh Manajemen Reduksi Ansietas terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Kota Bengkulu

Ervan, Halimatussa’diah, Andra Saferi Wijaya
Abstract: Prevalensi diabetes melitus (DM) di Provinsi Bengkulu sendiri menempati urutan ke 29 (1,3%) dengan kasus DM di Indonesia. Berdasarkan data, DM menjadi penyebab kematian nomor 4 bagi laki-laki di Provinsi Bengkulu dengan… angka 38,8% sedangkan pada perempuan DM menjadi penyebab kematian nomor 3 di Provinsi Bengkulu dengan persentase 59,9%. Tahun 2021 jumlah penderita Diabetes Melitus yang mendapat pelayanan Puskesmas di Kota Bengkulu adalah 603 orang dari jumlah tersebut semua sudah mendapat pelayanan kesehatan sesuai dengan standar, untuk wilayah dengan prevalensi paling tinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah yaitu 140 orang. Permasalahan yang ada pada penderita DM menarik untuk dilakukan penelitian dan analisis terkait pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Tahapan penelitian ini, setelah sampel ditentukan dan dilakukan  pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, selanjutnya dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dan kadar gula darah sebelum dan setelah pemberian intervensi manajemen reduksi anseitas sebanyak dua kali seminggu selama satu bulan. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji T pada aplikasi SPSS didapatkan nilai P-value = 0,000 (ada pengaruh yang signifikan manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita DM). Makin maksimal hasil intervensi manajemen reduksi ansietas, makin menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Rekomendasi dilakukan intervensi manajemen reduksi ansietas untuk menurunkan kadar gula darah pada penderitas DM.

Peran Kepemimpinan Efektif dalam Meningkatkan Kualitas Manajemen Pendidikan

Irwan Suryadi, R Wisnu Prio Pamungkas, Fajar Satriyawan Wahyudi, Teguh Setiawan wibowo
Abstract: Penelitian ini mendalami tantangan dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan dan mengeksplorasi signifikansi peran kepemimpinan efektif sebagai solusi potensial. Kompleksitas dinamika pendidikan modern, perubahan… kebijakan, integrasi teknologi, dan kebutuhan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif menjadi fokus penelitian. Data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan efektif, terutama yang mengadopsi gaya transformasional dan menerapkan strategi seperti delegasi tanggung jawab, memberdayakan tim, serta memanfaatkan teknologi, memiliki dampak positif pada efektivitas manajemen pendidikan. Partisipasi guru dan staf dalam pengambilan keputusan, komunikasi efektif, dan implementasi teknologi diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan.Implikasi temuan ini menyoroti pentingnya integrasi konsep kepemimpinan efektif dalam strategi manajemen pendidikan. Kesimpulannya, kepemimpinan efektif bukan hanya tanggapan terhadap tantangan, tetapi juga kunci untuk mendorong perubahan positif dalam sistem pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting pada pemahaman praktis dan teoritis tentang bagaimana pemimpin pendidikan dapat membimbing perubahan menuju sistem pendidikan yang lebih dinamis, adaptif, dan berkualitas. Implikasi temuan juga memberikan panduan berharga bagi praktisi, kebijakan, dan pemimpin lembaga pendidikan dalam membentuk arah pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan.

PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN LIKUIDITAS TERHADAP HARGA SAHAM DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI: BUKTI EMPIRIS PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE DI INDONESIA

Shinta Cahyana Putri, Endang Etty Merawati, Syamsul Bahri
Abstract: Disparitas yang tinggi pada harga saham Perusahaan Food and Beverage yang menunjukan adanya ketidakpastian dan resiko yang tinggi sehingga membuka potensi kerugian yang akan dihadapi investor. Fluktuasi harga saham tentunya… nya tidak luput dari faktor yang terjadi secara global serta faktor internal entitas usaha. Faktor internal atau kerap kali disebut dengan faktor fundamental ialah faktor yang menyangkut kapasitas entitas usaha dalam mengelola sumber daya yang tersedia Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh return on asset, debt to equity ratio, current ratio terhadap harga saham melalui ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari masing-masing laporan keuangan perusahaan yang dijadikan bahan analisis statistic guna mengetahui hubungan variabel secara terstruktur mengenai return on asset, debt to equity ratio, current ratio, ukuran perusahaan dan harga saham. Populasi penelitian ini sebesar 30 perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di BEI 2020-2024 dengan menggunakan pemilihan sampel purposive sampling sehingga didapati 18 perusahaan selama 5 tahun dengan total 90 observasi. Pengujian pada penelitian ini menggunakan SEM PLS atau structured equation model partial linear square yang dijalankan menggunakan software statistika SMART-PLS 4. Hasil penelitian menunjukan bahwa return on asset, debt to equity ratio, current ratio dan ukuran perusahaan terbukti memberikan pengaruh positif terhadap harga saham. Pengujian moderasi menunjukan bahwa ukuran perusahaan mampu memperkuat pengaruh yang diberikan return on asset, debt to equity ratio terhadap harga saham. Sedangkan pengaruh current ratio terhadap harga saham tidak mampu dimoderasi oleh ukuran perusahaan.

HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK

Ratih Variani, Faizal Riza Soeharto
Abstract: Makanan yeng bersifat kariogenik sangat populer di kalangan anak-anak, terutama karena kandungan gula dan karbohidratnya, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Dalam survei awal yang kami lakukan terhadap 107 siswa kelas… as III dan IV, ditemukan bahwa 75 di antaranya (70%) mengalami gigi berlubang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat kerusakan gigi anak-anak di SD Inpres Liliba dengan konsumsi makanan yang bersifat kariogenik. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan terdiri dari 75 siswa yang telah teridentifikasi memiliki karies gigi. Analisis data dilakukan melalui metode univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan gigi paling banyak terjadi pada karies email, dengan 25 kasus (33,33%), sementara yang paling parah adalah karies akar, yang mencatat 10 kasus (13,33%). Jenis makanan kariogenik yang paling sering dikonsumsi oleh siswa adalah makanan padat, dengan 35 siswa (46,7%) melaporkan mengkonsumsi biskuit, snack ringan, coklat, dan permen. Temuan juga mengungkapkan bahwa karies email dan pulpa umumnya ditemukan pada siswa yang mengonsumsi makanan padat, masing-masing terkait dengan 12 siswa (48,0%) untuk karies email dan 5 siswa (50,0%) untuk karies akar. Analisis menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat kerusakan gigi dan jenis makanan kariogenik, dengan nilai signifikansi p=0,001 (p=0,005). Penelitian ini juga membahas lebih lanjut mengenai berbagai bentuk makanan kariogenik, baik cair maupun padat.

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT GLOSTAR INDONESIA SUKABUMI

Revi Audes Saputri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh beberapa variabel prediktor (Q11, Q12, Q13, Q14, Q15, Q21, Q22, Q23, Q24, dan Q25) terhadap enam variabel dependen (Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6) menggunakan analisis&#8230; regresi. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode statistik yang tepat, termasuk analisis ANOVA untuk menguji signifikansi model serta koefisien regresi untuk mengevaluasi pengaruh individu dari masing-masing variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi untuk Y1 sangat signifikan, dengan nilai F yang tinggi (20.703, p < 0.001) dan koefisien determinasi yang tinggi (R Square = 0.912), menunjukkan bahwa sebagian besar variasi dalam Y1 dapat dijelaskan oleh variabel prediktor yang digunakan. Variabel-variabel Q24 dan Q25 secara khusus memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Y1. Namun, untuk variabel Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6, hasilnya bervariasi. Y2 menunjukkan model yang signifikan secara keseluruhan tetapi tanpa variabel prediktor yang signifikan secara individual. Y3 menunjukkan signifikansi model yang lebih rendah dibandingkan Y1 dan Y2, sementara Y4 dan Y5 tidak menunjukkan signifikansi sama sekali. Y6 menunjukkan model yang signifikan, dengan Q24 dan Q25 memiliki pengaruh yang berlawanan terhadap variabel dependen. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang variabilitas prediktabilitas berbagai variabel dependen berdasarkan variabel prediktor yang digunakan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya melihat lebih dalam pada interaksi antara variabel-variabel independen serta mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi hasil dari model regresi.

ANALISA PENGARUH KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA PT.CANDRA MEGA SEJAHTERA

Katerina Barek Teluma
Abstract: Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam memperoleh kinerja terbaik dari karyawan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan dan keahlian, manajemen SDM juga berkewajiban membangun perilaku&#8230; u kondusif yang mendorong karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai intervening variabel dengan sampel karyawan PT.Candra Mega Sejahtera. Sebannyak 18 kuesioner dibagikan kepada responden terpilih dan digunakan sebagai analisis statistik. Pengukuran kualitas kehidupan kerja terdiri dari pertumbuhan dan pengembangan serta upah dan keuntungan. Kepuasan kerja terdiri dari lima factor yaitu pekerjaan itu sendiri,upah, promosi,hubungan dengan atasan dan rekan kerja (Kednall dan Hulin 1969).Sedangkan kinerja karyawan terdiri dari enam factor, kualitas, kuantitas, keahlian, pengetahuan, ketepatan waktu dan komunikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa sangatlah penting untuk kita dapat menganalisis kebijakan dan fasilitas yang disediakan perusahaan terlebih dahulu. Dua hal tersebut menjadi pebting karena mampu mendukung kesehatan dan kehadiran karyawan secara umum.

ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN KEPUASAN KARIAWAN DI PT ASTRA GROUP

Fajar Goldi Jonatan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan di PT Astra Group. Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kinerja,&#8230; kesejahteraan, dan kepuasan kerja para karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 28 karyawan PT Astra Group sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi beberapa item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan uji normalitas untuk memastikan data yang diperoleh berdistribusi normal. Kedua, uji validitas diterapkan untuk mengevaluasi keabsahan setiap item dalam kuesioner. Ketiga, analisis statistik deskriptif digunakan untuk menghitung nilai rata-rata, median, dan modus dari data yang dikumpulkan. Setelah itu, analisis regresi ganda digunakan untuk menilai pengaruh variabel lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Terakhir, analisis korelasi ganda dilakukan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja yang baik dan kondusif dapat meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Oleh karena itu, PT Astra Group harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan para karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia, terutama dalam konteks meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan melalui perbaikan lingkungan kerja.

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SUATU PRODUK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMEBELIAN PRODUK SKINCARE MS GLOW BEAUTY DI SUKABUMI

Putri Fadya Azura
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana produk perawatan kulit MS Glow Beauty di Sukabumi dipengaruhi oleh strategi pemasaran dan kualitas produk. Seluruh penduduk perempuan dan laki-laki di kota dan kabupaten&#8230; n Sukabumi Jawa Barat, menjadi subjek penelitian ini. Sampel penelitian terdiri dari 50 responden yang belum pernah menggunakan produk skincare MS Glow dan yang baru mulai menggunakan skincare MS Glow. Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan strategi pemasaran terhadap keputusan pembelian konsumen dengan menggunakan data primer. Regresi linier berganda (analisis regresi multilinear) merupakan teknik statistik yang digunakan untuk mengungkapkan fakta. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa pengaruh uji coba terukur secara simultan variable bersamaan pada variabel Strategi Pemasaran (X1) tidak berpengaruh besar terhadap Keputusan Pembeli (Y), dan kualitas Produk (X2) terbukti mempengaruhi Keputusan Pembelian. Karena kualitasnya yang tinggi, produk skincare MS Glow Beauty kerap disukai pelanggan. Koefisien standar (Beta) sebesar 0,820 menunjukkan hal tersebut, menunjukkan bahwa keputusan pembelian akan dipengaruhi secara signifikan oleh kualitas produk.

PENGARUH MANAJEMEN WAKTU TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWI MADRASAH ALIYAH (MA) DARUNNAJAH 2 CIPINING BOGOR

Elni Mawareka, Arrizqy Ihsan Pratama, Anjaludin
Abstract: Prestasi akademik tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, oleh karena itu prestasi akademik biasanya disebut juga sebagai prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan tolak ukur dalam keberhasilan peserta didik dalam&#8230; am pembelajaran. Hasil belajar adalah tolak ukur yang digunakan untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mengetahui dan memahami suatu mata pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap prestasi akademik siswi MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswi MA dari kelas 10 - 12 MA di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 38 Orang. Teknik data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien dan regresi linier sederhana. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara variabel manajemen waktu terhadap prestasi akademik yaitu sebesar 0,634. Artinya terdapat pengaruh antara variabel X dan Y, berdasarkan tabel koefisien korelasi dengan rentang nilai 0,80-1,000 sehingga antara variabel X dan Y terdapat pengaruh yang sangat kuat. Hal ini ditunjang dengan nilai koefisien determinasi sebesar  63,4 % yang artinya manajemen waktu memberikan pengaruh terhadap prestasi akademik sebesar 63,4 %.

ANALISIS TOLERANSI BERAGAMA DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO DITINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

Rudy Harold, Sri Maryani Putri Kai, Rosita Pulubolo, Ramadhan Kaesan
Abstract: Keberagaman agama merupakan realitas sosial yang melekat dalam kehidupan mahasiswa di perguruan tinggi, termasuk di Universitas Negeri Gorontalo. Kondisi tersebut menuntut adanya sikap toleransi beragama agar interaksi sosial&#8230; osial dan kehidupan akademik dapat berlangsung secara harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat toleransi beragama mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo ditinjau dari perspektif sosiologi agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan skala Likert yang disebarkan kepada 30 mahasiswa dari berbagai fakultas dan latar belakang agama. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai toleransi beragama, serta mampu menerapkan sikap saling menghormati, tidak diskriminatif, dan bekerja sama lintas agama dalam kehidupan kampus. Secara keseluruhan, tingkat toleransi beragama mahasiswa berada pada kategori baik, yang didukung oleh lingkungan kampus yang inklusif dan interaksi sosial yang intensif.