Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Yessica Nathania Nababan
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kecerdasan emosional anak usia dini dapat berkembang melalui proses pembelajaran, pola pengasuhan, serta interaksi sosial yang terjadi di lingkungan… ingkungan keluarga dan sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak usia 4–6 tahun, guru PAUD, serta orang tua sebagai pendamping utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan emosional anak muncul melalui serangkaian aktivitas belajar yang mengarah pada pengendalian emosi, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan perilaku positif. Dalam praktiknya, guru memanfaatkan kegiatan bermain, bercerita, serta percakapan sederhana untuk menanamkan nilai emosional, sedangkan orang tua memberikan dukungan melalui komunikasi yang penuh empati, contoh perilaku baik, dan pengasuhan yang konsisten. Keberhasilan proses ini turut ditunjang oleh kesiapan pendidik, keterlibatan aktif keluarga, serta lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti karakter anak yang berbeda-beda, ketidakteraturan pendampingan di rumah, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk memastikan proses pengembangan kecerdasan emosional berlangsung efektif dan berkelanjutan.

PERAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER DI ERA MODREN

Sri Virgin Octavia
Abstract: Era modern ditandai oleh perkembangan teknologi, globalisasi dalam perubahan sosial yang cepat. Kondisi ini membawa peluang sekaligus tantangan bagi pembentukan dalam karakter generasi muda. Pendidikan memiliki peran yang… g dalam untuk menanam nilai moral dan tanggung jawab sosial agar peserta didik mampu beradaptasi dengan dinamika zaman tanpa kehilangan jati diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur untuk mengkaji peran pendidikan dalam membentuk karakter di era modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu diintegrasikan dalam kurikulum, didukung oleh kompetensi guru, serta diperkuat melalui kolaborasi di antaranya sekolah, keluarga, masyarakat. Pendidikan memiliki peran dalam mengubah karakter pada generasi muda yang penuh banyak tantangan di era globaliasi pada masa modern ini.banyak dinera modern ini membuat generasi anak muda hanya bergantung pada teknologi,dan dalam era ini dapat juga saraa dalam pembentukan karakter dan yang berdaya saing.Pendidikan dalam di era modren ini banyak menghadapi tantangan dalam menggunakan teknologi,dan juga pada generasi muda juga memiliki sikapkarakter yang sopan,empati,dan bertanggungjawab pada Masyarakat.

Peran Self- Efficacy pada Mahasiswa yang berkerja paruh waktu

Monica Budi Saraswati, Safiinatun Najah
Abstract: Mahasiswa yang bekerja paruh waktu dihadapkan pada tuntutan ganda berupa kewajiban akademik dan tanggung jawab pekerjaan, yang berpotensi menimbulkan tekanan fisik maupun psikologis. Kondisi ini menuntut kemampuan adaptasi… si dan keyakinan diri yang kuat agar mahasiswa mampu menjalankan kedua peran secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu dalam menghadapi tuntutan akademik dan pekerjaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa berusia 24 tahun yang menjalani peran sebagai mahasiswa sekaligus pekerja paruh waktu. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berperan penting sebagai modal psikologis dalam membantu mahasiswa mengelola waktu, menghadapi kelelahan, serta mempertahankan motivasi akademik. Self-efficacy tercermin melalui tiga aspek utama, yaitu kemampuan menilai tingkat kesulitan tugas (magnitude), kekuatan keyakinan dalam menghadapi hambatan (strength), dan penerapan kepercayaan diri pada berbagai konteks akademik maupun pekerjaan (generality). Temuan ini menunjukkan bahwa self-efficacy mendukung ketahanan, regulasi diri, dan keberlanjutan peran ganda mahasiswa pekerja paruh waktu. Dengan demikian, penguatan self-efficacy menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan mahasiswa yang bekerja paruh waktu.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR  ANAK USIA DINI (0-6) TAHUN

Priska Kristin Waruwu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap peningkatan motivasi belajar pada anak usia dini (0-6 tahun). Motivasi belajar merupakan variabel krusial… sial yang menentukan keberhasilan stimulasi pada masa Golden Age. Metode yang digunakan adalah Penelitian Eksperimen Semu (QuasiExperimental Design) dengan desain PretestPosttest Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian adalah dua kelompok anak usia 5-6 tahun dari TK X: Kelompok Eksperimen (diberi perlakuan media interaktif seperti game edukasi dan Augmented Reality) dan Kelompok Kontrol (pembelajaran konvensional). Data motivasi dikumpulkan melalui lembar observasi yang divalidasi, berpedoman pada indikator antusiasme, partisipasi, dan fokus perhatian. Hasil analisis Uji menunjukkan adanya perbedaan skor post-test yang signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan motivasi yang jauh lebih tinggi dengan nilai N-Gain sebesar 0.78 (kategori tinggi). Disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif secara efektif menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, menarik, dan relevan dengan karakteristik anak, sehingga berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar mereka.

Penerapan Metode Kauni melalui Senam Asmaul Husna dalam Penguatan Nilai Spiritual Anak Usia Dini di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi

Eska Hifdiyah Sahal, Apiatno
Abstract: Pendidikan Islam pada fase usia dini menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat kognitif-normatif, tetapi juga kinestetik-emosional guna menginternalisasi nilai-nilai ketauhidan secara holistik. Penelitian ini mengevaluasi… luasi efektivitas penerapan Metode Kauni yang diintegrasikan melalui aktivitas Senam Asmaul Husna di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi. Fokus utama penyelidikan adalah bagaimana stimulasi panca indera melalui modalitas Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) dalam Metode Kauni mampu memperkuat fondasi spiritualitas anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, serta dokumentasi kegiatan harian sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Metode Kauni dalam senam pagi mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sesuai prinsip "Quantum Memory" yang menekankan aspek "menghafal semudah tersenyum". Penguatan nilai spiritual termanifestasi melalui peningkatan kesadaran ketuhanan, pembentukan karakter disiplin, kejujuran, dan empati sosial yang selaras dengan visi "Gema Ceria" lembaga. Penemuan ini menegaskan bahwa keterlibatan fisik yang ritmis dengan pelafalan asma Allah secara berulang-ulang memberikan jangkar memori yang kuat pada anak usia dini, sehingga nilai-nilai spiritualitas tidak hanya dihafal secara lisan namun juga tercermin dalam perilaku keseharian.   

Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar pada Mata Pelajaran Pengelasan SMAW dengan Model Case Based Method pada Siswa Kelas XI SMKN 2 Bengkulu Utara

Akbar, Faqihuddin Muhammad, Jasman, Irzal, Adri, Junil
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran Shielded Metal Arc Welding (SMAW) melalui penerapan Case-Based Method (CBM) di kelas XI Teknik Pengelasan SMKN 2 Bengkulu Utara. Metode… ode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 73,10 (pra-siklus) menjadi 86,97 (siklus I) dan 92,04 (siklus II) dengan ketuntasan belajar meningkat dari 52% menjadi 96%. Respons positif siswa terhadap pembelajaran juga naik dari 48% menjadi 85%. Penerapan CBM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi siswa melalui pembelajaran berbasis kasus nyata yang relevan dengan praktik industri

PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI KEJUJURAN PADA SISWA

Meita Pakpahan
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran guru dalam menanamkan nilai kejujuran pada siswa di lingkungan pendidikan. Pendidikan karakter, khususnya kejujuran, dianggap penting dalam membentuk akhlak siswa dan mempersiapkan mereka untuk… tuk menghadapi tantangan di era global. Dalam konteks ini, peran guru sangat krusial sebagai pengajar yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga sebagai teladan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur, di mana peneliti menganalisis berbagai sumber tertulis yang relevan. Penelitian menunjukkan bahwa untuk menanamkan nilai kejujuran, guru harus mengintegrasikan prinsip-prinsip akhlak dalam pembelajaran melalui keteladanan, pembiasaan, dan komunikasi yang terbuka. Hasil penelitian mengidentifikasi langkah-langkah pentig dalam internalisasi nilai kejujuran seperti penggunaan contoh nyata, memberikan nasihat, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman akan pentingnya nilai kejujuran dan mendorong guru untuk lebih aktif dalam proses pendidikan karakter.

PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Novelina Hutauruk
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana peran orang tua mempengaruhi proses pendidikan anak pada usia dini yang merupakan masa pertumbuhan paling penting. Berdasarkan hasil observasi dan kajian literatur, diperoleh… peroleh gambaran bahwa keterlibatan orang tua sangat menentukan perkembangan anak dalam berbagai aspek, baik kemampuan intelektual, keterampilan sosial, pengelolaan emosi, maupun pembentukan nilai spiritual. Orang tua berperan sebagai pembimbing utama melalui rutinitas harian, pemberian contoh perilaku positif, serta penerapan pola pengasuhan yang tetap dan sesuai kebutuhan anak. Hasil menunjukkan bahwa anak yang mendapat perhatian intensif di rumah mampu menunjukkan minat belajar yang tinggi, lebih percaya diri, serta mudah menyesuaikan diri dalam kegiatan sekolah. Selain itu, kebiasaan religius dan moral yang dibangun dalam keluarga turut membentuk sikap saling menghargai, peduli, dan memiliki empati terhadap orang lain. Kerja sama yang baik antara keluarga dan lembaga PAUD juga memperkuat perkembangan anak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peran orang tua harus dilakukan secara terarah dan berkesinambungan agar pendidikan anak usia dini menghasilkan perkembangan optimal pada tahap selanjutnya.

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI GERAKAN NASIONAL SATU GENERASI PEDULI

Tami Agustina Sihaloho
Abstract: Pendidikan karakter pada anak kecil berfungsi sebagai fondasi utama untuk menghasilkan generasi yang berintegritas, empatik, dan bertanggung jawab. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, nilai-nilai… i moral seperti kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial menjadi semakin penting untuk dibangun sejak dini. Makalah ini mengkaji peran krusial Gerakan Nasional Satu Generasi Peduli sebagai pendekatan kolaboratif untuk memperbaiki pendidikan karakter di institusi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis praktik-praktik terbaik yang muncul dari kerjasama antara guru, orang tua, dan komunitas dalam membina nilai-nilai karakter tersebut. Hasil studi mengindikasikan bahwa program ini efektif dalam menciptakan atmosfer pendidikan yang mendorong keterlibatan aktif dan perubahan, di mana anak-anak tidak hanya sebagai penerima pembelajaran, melainkan sebagai aktor kunci dalam pembentukan karakter. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis gerakan sosial dalam pendidikan karakter, serta menyarankan integrasi nilai-nilai gerakan ke dalam kurikulum PAUD secara sistematis dan berkelanjutan.

PENGEMBANGAN MEDIA SEMPOA 20 BIJI UNTUK MEMFASILITASI BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS II SD N PROYONANGGAN 02 BATANG

Setiyono, Happy Ramadhani Ario, Saputro, Bagus Ardi, Artharina, Filia Prima
Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dialami para siswa sekolah dasar yang terbatas memiliki media penunjang pembelajaran dan belum menguasai keterampilan berhitung menggunakan sempoa dalam pelajaran matematika.… atematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development serta modifikasi dari tahapan penelitian pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.Hasil penelitian menunjukkan semua siswa menyetujui pengembangan media sempoa meningkatkan semangat dan motivasi belajar. Uji kevalidan ahli media dan ahli materi mendapatkan rentang nilai dengan kategori sangat layak.