Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Datar Lingkaran melalui Model Pembelajaran Inovatif

Nabila Fauzani, Safrida Napitupulu, Sujarwo, Dalimawaty Kadir, Beta Rapita Silalahi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun datar lingkaran melalui penerapan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa. Permasalahan dalam penelitian… itian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang menuntut penalaran serta langkah penyelesaian yang sistematis. Padahal, menurut teori pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Polya, proses penyelesaian masalah matematika melibatkan empat tahapan, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 25 siswa kelas VI sekolah dasar sebagai subjek penelitian. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 70 menjadi 82, sedangkan persentase ketuntasan belajar naik dari 64% menjadi 88%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif mampu mendorong keterlibatan aktif siswa serta membantu mereka menerapkan tahapan pemecahan masalah secara lebih sistematis. Dengan demikian, model pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar.

ETNOMATEMATIKA DALAM RUMAH ADAT BATAK SIMALUNGUN SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Julaika Syifa Anindya, Safrida Napitupulu, Dalimawaty Kadir, Arrini Shabrina Anshor, Lia Afriyanti Nasution
Abstract: Rumah adat merupakan wujud konkret dari sistem pengetahuan lokal yang berkembang dalam suatu masyarakat. Di dalamnya terkandung nilai budaya, filosofi hidup, serta prinsip-prinsip ilmiah yang diwariskan secara turun-temurun.… run. Salah satu warisan budaya yang sarat dengan makna filosofis dan matematis adalah Rumah Bolon Simalungun, rumah adat masyarakat Batak Simalungun di Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara budaya dan matematika yang tercermin dalam struktur, bentuk, pola bangunan, serta fungsi sosial Rumah Bolon Simalungun melalui pendekatan etnomatematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dan analisis dokumen mini project. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rumah Bolon Simalungun mengandung konsep-konsep matematika seperti bangun datar, bangun ruang, simetri, proporsi, trigonometri, dan pengukuran yang relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran matematika kontekstual di sekolah. Dengan demikian, rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber belajar yang bermakna dalam mendukung pembelajaran matematika berbasis budaya lokal.

SERABI SEBAGAI JAJANAN PASAR TRADISIONAL DAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOMETRI DI SEKOLAH DASAR: PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Putri Hajarusy Syar'i, Safrida Napitupulu, Lia Afriyanti, Nazriani Lubis, Abdul Mujib
Abstract: Serabi merupakan jajanan pasar tradisional khas Jawa yang tetap bertahan di tengah modernisasi kuliner. Selain memiliki nilai budaya dan kearifan lokal, serabi berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual… al di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serabi sebagai jajanan pasar tradisional serta menganalisis potensinya sebagai media pembelajaran geometri di sekolah dasar berbasis pendekatan kontekstual dan etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Objek penelitian adalah serabi yang dikaji dari aspek bentuk geometris, bahan penyusun, proses pembuatan, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serabi memiliki bentuk lingkaran yang dapat digunakan untuk mengenalkan konsep jari- jari, diameter, keliling, dan luas lingkaran secara konkret. Integrasi serabi dalam pembelajaran membantu siswa memahami konsep abstrak melalui pengalaman nyata. Selain itu, serabi mengandung nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan pelestarian tradisi yang relevan dengan pendidikan karakter. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional dapat diintegrasikan sebagai media pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri sekaligus menanamkan nilai budaya kepada siswa sekolah dasar.

PENGARUH WARNA DAN LABEL PADA BUSUR DERAJAT TERHADAP KETETAPAN PEMBACAAN SUDUT

Alifah Ashilah, Safrida Napitupulu, Dara Fitrah Dwi, Putri Juwita, Hizmi Wardani
Abstract: Pembelajaran pengukuran sudut di sekolah dasar sering kali terkendala oleh kesulitan siswa dalam menentukan skala angka yang tepat pada busur derajat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan warna dan… label penanda pada busur derajat terhadap tingkat ketepatan siswa dalam membaca nilai sudut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental) dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Swasta Tiara. Instrumen utama yang digunakan berupa tes kemampuan membaca sudut menggunakan dua jenis busur derajat (standar dan modifikasi warna) serta lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan melalui uji beda rata-rata (t-test) untuk membandingkan akurasi pembacaan sudut antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan busur derajat dengan label warna yang membedakan skala luar dan dalam secara signifikan dapat meningkatkan ketepatan pembacaan sudut dibandingkan busur derajat konvensional atau tidak berwarna. Simpulan penelitian ini adalah modifikasi visual pada alat ukur dapat meminimalkan kesalahan kognitif siswa dalam memahami konsep pengukuran geometri.

Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa

Ramadhani, Kaila Putri, Munali, Munali, Apip, Moch.
Abstract: Lingkungan sekolah merupakan faktor eksternal yang berperan dalam membentuk motivasi belajar siswa. Kondisi sekolah yang kondusif dari aspek fisik, sosial, dan akademik dapat menciptakan rasa nyaman, aman, serta dukungan&#8230; yang mendorong semangat belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berdasarkan dimensi lingkungan fisik, sosial, akademik, serta motivasi belajar yang mencakup ketekunan dan minat belajar, kemudian dianalisis dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,444 yang termasuk kategori sedang. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,197 menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berkontribusi 19,7% terhadap motivasi belajar, sedangkan 80,3% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menandakan adanya pengaruh signifikan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 47,290 + 0,241X. Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif guna meningkatkan motivasi belajar. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti dukungan keluarga dan self-efficacy serta memperluas responden agar hasil lebih komprehensif.

Peran Teknologi AI Dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

Nabila, Nila Amalia, Munali, Munali, Apip, Moch.
Abstract: Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dengan mempermudah akses informasi, sumber belajar, dan penyelesaian tugas secara cepat tanpa batas ruang dan waktu. Kehadiran&#8230; adiran AI membuat proses pembelajaran lebih fleksibel, namun juga berpotensi menimbulkan ketergantungan jika tidak diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan etika digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran AI dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa yang meliputi kemampuan mengevaluasi informasi, menilai kualitas informasi, dan menarik kesimpulan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan sampel 60 siswa yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner 15 butir dan wawancara selama satu bulan, lalu dianalisis menggunakan persentase. Hasil menunjukkan sebagian besar indikator memperoleh skor di atas 95% dengan kategori sangat baik. Namun, kemampuan membedakan fakta, opini, dan asumsi (95%) serta menyaring informasi relevan sebelum menyimpulkan (97%) masih perlu diperkuat. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi digital dan pembiasaan berpikir kritis dalam pemanfaatan AI di lingkungan pendidikan.

Studi Tematik Ayat-Ayat Waris (Al-Mawaris) Sebagai Materi Pendidikan Islam Di Madrasah Dan Pesantren

Muhammad Irham Faqih, Hufri, Luqman Abdul Jabbar
Abstract: Kajian mengenai ayat-ayat waris dalam Al-Qur’an merupakan bagian integral dari studi hukum Islam (fiqh al-mawārīṯ) yang memiliki posisi strategis dalam membentuk pemahaman keadilan sosial dalam pendidikan Islam. Artikel&#8230; tikel ini membahas secara tematik (mawḍhu’i”) ayat-ayat waris dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap sistem pendidikan di madrasah dan pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik untuk menganalisis empat ayat utama waris: QS. an-Nisā’: 7,11,12, dan 176. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut mengandung nilai-nilai keadilan, tanggung jawab keluarga, dan penghargaan terhadap perempuan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum madrasah dan pesantren. Pembelajaran faraidh tidak semata-mata berhenti pada aspek hukum dan perhitungan bagian, melainkan juga pada nilai-nilai spiritual dan sosial yang terkandung di dalamnya. Kebaruan (novelty) dari artikel ini terletak pada pengintegrasian tafsir tematik dengan pendekatan pedagogis kontekstual berbasis karakter Qur’ani yang dapat memperkuat literasi hukum Islam di lembaga pendidikan keagamaan.

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DI SMP BUDI LUHUR MANDIRI

Shafira, Shifa Erna, M. Farhan, Adelia Pratiwi, Hidayatullah, Putri Sandora
Abstract: Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan merupakan faktor kunci dalam upaya peningkatan mutu sekolah. Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan&#8230; pendidikan serta kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan pengumpulan data lapangan berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kebutuhan Sumber Daya Manusia yang tepat, pengembangan kompetensi berkelanjutan, penilaian kinerja yang objektif, serta pemberian motivasi dan penghargaan secara proporsional mampu meningkatkan kinerja guru dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan partisipatif berperan signifikan dalam mendukung keberhasilan manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan yang terencana, sistematis, dan berorientasi pada pengembangan profesional merupakan strategi strategis dalam meningkatkan mutu sekolah secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengelola sekolah dan pengambil kebijakan pendidikan.

Kepemimpinan Spiritual dalam Pengembangan Pendidikan Islam

Mujiyono, Abd. Azis, Nur Efendi
Abstract: Kepemimpinan spiritual menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengembangan pendidikan Islam di tengah kompleksitas tantangan manajerial dan moral lembaga pendidikan. Pendekatan ini menempatkan nilai-nilai spiritual&#8230; sebagai fondasi dalam proses kepemimpinan, sehingga pengelolaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, tetapi juga pada pembentukan budaya dan karakter kelembagaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan spiritual dalam pengembangan pendidikan Islam di MTsN 2 Kota Kediri. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana nilai, sikap, dan praktik kepemimpinan spiritual diwujudkan dalam pengelolaan lembaga serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual di MTsN 2 Kota Kediri berperan signifikan dalam membangun budaya religius, memperkuat etos kerja pendidik, serta mengarahkan pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai spiritual dan etika Islam. Kepemimpinan spiritual tidak hanya berfungsi sebagai penggerak moral, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan spiritual memiliki implikasi penting bagi manajemen pendidikan Islam, khususnya dalam menciptakan integrasi antara efektivitas manajerial dan nilai-nilai spiritual. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam di lembaga pendidikan.

Menghormati Agama Lain Sebagai Warisan Kenabian Kajian Tafsir Al-Mishbah Dalam Konteks Pendidikan Islam

Agung Wibisono, Luqman Abdul Jabbar
Abstract: Penghormatan terhadap agama lain merupakan nilai fundamental dalam ajaran Islam yang berakar pada misi kenabian dan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Islam memandang bahwa Allah SWT telah mengutus nabi dan rasul kepada setiap&#8230; iap umat, meskipun tidak seluruhnya disebutkan dalam Al-Qur’an. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep menghormati agama lain sebagai warisan kenabian berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an melalui pendekatan Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, serta menganalisis relevansinya dalam konteks pendidikan Islam, khususnya penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kajian pustaka dan analisis tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, seperti QS. An-Nahl: 36 dan QS. Ghafir: 78. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Mishbah menegaskan prinsip universalitas kenabian yang melahirkan sikap teologis moderat, terbuka, dan menghargai keberagaman agama tanpa mengaburkan prinsip tauhid. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai ini merupakan bagian dari akhlak profetik yang penting untuk diinternalisasikan melalui pembelajaran, guna membentuk karakter peserta didik yang toleran, berkeadilan, dan mampu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat plural. Dengan demikian, penghormatan terhadap agama lain tidak dimaknai sebagai relativisme akidah, melainkan sebagai manifestasi nilai-nilai kenabian yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan.