Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

Peningkatan Kesadaran Dan Kemandirian Masyarakat Dalam Pengendalian Penyakit Degeneratif Di Kecamatan Sawangan

Wijayatri, Ratna, Puspita, Eka, Nur, Nafiatun, choirunnisa, choirunnisa, afifah, Riski, Nurcahya, Santi
Abstract: Abstract: Mranggen Hamlet is a hamlet located in Wangunsari Village, Sawangan District, Magelang Regency. The majority of the population in this village are elderly and elderly who have health problems in the form of degenerative… enerative diseases, some of which have experienced complications. In this hamlet, posbindu has only been established and has only been routinely active for the last 1 month. It is hoped that with community service activities, public awareness related to a healthy lifestyle and prevention of worsening of degenerative diseases will improve. The program carried out in this service activity is the strengthening of posbindu and increasing understanding of the community regarding degenerative diseases, their prevention, maintenance and complications that can be experienced by these diseases and efforts to minimize complications with a healthy lifestyle. This activity was carried out by means of counseling to small groups of people consisting of housewives and posbindu administrators. The counseling target takes a target that plays a very important role in the community, namely housewives and posbindu officers. It is hoped that the increased knowledge and understanding of degenerative diseases on both sides will make it easier to realize behavioral changes in the future. The results of the counseling that we carried out received very good enthusiasm from the residents and increased understanding from the community.             Keywords: degenerative disease; elderly; posbindu   Abstrak: Dusun Mranggen merupakan dusun yang berada Desa Wangunsari Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Mayoritas penduduk di desa ini adalah lansia dan pralansia yang memiliki permasalahan kesehatan berupa penyakit degeneratif yang beberapa telah     mengalami komplikasi. Di Dusun ini baru dibentuk posbindu dan baru aktif secara rutin 1 bulan terakhir. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  kesadaran masyarakat terkait pola hidup yang sehat dan pencegahan terjadinya perburukan dari penyakit degeneratif membaik. Program yang dijalankan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penguatan posbindu serta peningkatan pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit degeneratif, pencegahannya, pemeliharaan serta komplikasi yang bisa dialami oleh penyakit tersebut dan upaya memini-malkan komplikasi dengan pola hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada kelompok-kelompok kecil masyarakat yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pengurus posbindu. Target penyuluhan mengambil sasaran yang berperan sangat penting dalam masyarakat yaitu ibu rumah tanggga dan petugas posbindu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit degeneratif di kedua pihak akan mempermudah dalam mewujudkan perubahan perilaku kedepannya. Hasil dari penyuluhan yang  kami laksanakan mendapatkan antusiasme warga yang sangat baik dan peningkatan pemahaman dari masyarakat. Kata kunci: lansia; penyakit degeneratif; posbindu

Pemanfaatan Aplikasi E-Masjid Sebagai Informasi Bagi BKM Al-Ikhlas

Marpaung, Nasrun, Nata, Andri, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract: All fields of work have utilized information technology because data processing is fast and produces good results as expected. Utilization of Information Systems as a form of transparency of the Al-Ikhlas mosque… e in improving the quality of BKM performance by utilizing the website as a medium of information is a form of concern and a form of good performance so that later the Kisaran Naga village community can access the latest information. In addition, BKM Al-Ikhlas annually receives zakat as one of the routine activities that really requires the latest and greatest data, so that there are no accurate errors in delivering zakat to the mustahaq. However, because there is no system that can accommodate this data, it becomes a problem every year. So we need an application that can provide solutions to existing problems. This application is made using the PHP programming language which produces applications that can be accessed from anywhere and anytime, making it easier for users. The E-Masjid application is also an application that can manage mosque cash information, and zakat payments that make it easier for the community of the Kisaran Naga village and BKM Al-Ikhlas to handle good zakat transactions. Keywords: application; e-masjid; zakat Abstrak: Seluruh bidang pekerjaan sudah memanfaatkan teknologi informasi dikarenakan pengolahan data yang cepat dan baik menghasilkan hasil yang baik juga sesuai dengan yang diharapkan. Pemanfaatan Sistem Informasi sebagai bentuk transparansi kegiatan masjid Al-Ikhlas dalam peningkatan kualitas kinerja BKM dengan memanfaatkan website sebagai media informasi merupakan bentuk kepedulian dan bentuk kinerja yang baik yang nantinya pihak masyarakat kelurahan Kisaran Naga dapat mengakses informasi yang up to date. Selain itu BKM Al-Ikhlas setiap tahunnya melakukan penerimaan zakat sebagai salah satu kegiatan rutin yang sangat membutuhkan data yang akurat dan mutakhir, sehingga tidak ada kesalahan dalam penyaluran zakat kepada yang mustahaq. Namun dikarenakan tidak adanya sistem yang dapat menampung data tersebut menjadi masalah setiap tahunnya. Sehingga dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP yang menghasilkan aplikasi yang dapat diakses dari manapun dan kapanpun sehingga memudahkan pengguna. Aplikasi E-Masjid juga merupakan aplikasi yang dapat mengelola informasi kas masjid, dan pembayaran zakat yang memudahkan masyarakat lingkungan kelurahan Kisaran Naga dan BKM Al-Ikhlas dalam mengelola transaksi zakat yang baik. Kata kunci: aplikasi; e-masjid; zakat

Pembuatan Signage Kawasan Di Kampung Romantis Kota Malang Sebagai Desa Tematik

Susanti, Wiwik Dwi, Sunarya, Wendy, Masnuna, Masnuna
Abstract: Abstract: Kampung Romantic is one of the urban villages in Malang City which currently transforms to be a village with special interest. One of the potentials in Kampung Romantis is the decorative-plant tour and business… developed by its residents. This potential can be utilized to strengthen the character of the village that upholds good relations between neighbors and families. Reviewing the standard of a tourism village, Kampung Romantis is still far from the existing standard due to a lack of adequate facilities and infrastructure. However, its location is strategic as located in the middle of the city and near shopping centers, educational and heritage areas. Considering its strategic location and the high interest of the residents in developing their village, it is important to brand the area of this village visually. An effort was made through this service program through the signage design for a logo of Kampung Romantis which can strengthen the image of that area. The stages of the service program started from observation and communication with the residents, then planning and construction for the signage design. This program had successfully produced a signage design that was constructed to brand the area of Kampung Romantis by involving the residents. Keywords: regional signage; romantic village; thematic village Abstrak: Kampung romantis merupakan salah satu kampung kota di Kota Malang yang saat ini berupaya untuk menjadi kampung minat khusus. Wisata belanja tanaman hias yang merupakan potensi yang sekarang dapat dikembangkan oleh warganya sendiri. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai untuk memperkuat identitas kawasan sebagai kampung kota yang tetap mengedepankan hubungan yang baik dengan tetangga dan juga keluarga. Apabila dikaji berdasarkan standar kampung wisata, maka kampung romantis masih jauh dari standar yang ada karena sarana dan prasarananya masih minim.  Lokasi kampung romantis sangat strategis karena terletak ditengah Kota Malang dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan, area pendidikan dan juga kawa-san heritage (warisan) yang ada di Kota Malang. Melihat lokasinya yang strategis serta    tingginya minat warganya untuk mengembangkan menjadi kampung wisata, maka diperlukan upaya untuk dapat membranding kawasan tersebut dan juga mempercantik secara visual kawasan tersebut. Upaya yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini melalui desain signage berupa logo dari kampung romatis untuk dapat memperkuat branding kawasan tersebut. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan komunikasi dengan warga hingga perencanaan dan konstruksi signage. Kegiatan pengabdian ini berhasil membuat rancangan signage yang akhirnya dapat dibangun untuk branding di Kawasan kampung romantis dengan keterlibatan   warganya. Kata kunci: desa tematik; kampung romantis; signage

Pengembangan Website Untuk Pengelolaan Bumdes Desa Cipta Karya, Bengkayang

Yuliana, Yulianaa, Thomas, Santi, Priadana, Adri
Abstract: Abstract: Community service activities aimed at the government of Cipta Karya Village, Sungai Betung District, Bengkayang Regency aim to increase the interest and use of Information Technology in the Website field. Through… gh a village institution managed by the community and village government, namely BUMdes, this greatly helps the community in improving the village economy which has the potential for information that can be used to convey information. Utilization of Information Technology in the creation of the assisted village web to display information related to the activities of the creation village. The service was carried out by studying the literature, implementing, and evaluating. Where the implementation is carried out in stages such as socialization, data management, creation of websites and domains as well as admin training, to the management of village websites. Through this website, the village government can provide information related to village activities such as potential tourism objects.         Keywords: BUMDES; management; website development; village     Abstrak: Kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan sasaran pemerintah Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemanfaatan Teknologi Informasi pada bidang Website. Desa Cipta Karya belum memiliki wadah atau tempat untuk mempromosi potensi wisata desa. Pengelolaan Bumdes belum dimanfaatkan dengan baik dan benar dan belum ada tempat untuk menginformasi kegiatan atau informasi yang ada di Desa. Begitu pula peta lokasi wisata belum banyak diketahui oleh masyarakat luar. Melalui sebuah lembaga Desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa yaitu BUMdes, ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian desa yang memiliki potensi informasi yang bisa digunakan untuk menyampaikan suatu informasi. Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam pembuatan web desa binaan untuk menampilkan informasi yang berkaitan dengan kegiatan desa cipta karya. Pengabdian ini dilakukan dengan metode studi literatur, pelaksanaan dan evaluasi. Dimana pada pelaksanaannya dilakukan tahap seperti sosialisasi, pengumpulan data, pembuatan website dan domain dan juga pelatihan admin, hingga pengelolaan website desa. Melalui website ini, pihak pemerintah desa dapat memberikan informasi terkait dengan kegiatan desa seperti potensi objek wisata. Kata kunci: BUMdes; desa; pengelolaan; pengembangan website

Pelatihan Kerajinan Tangan Dalam Upaya Memanfaatkan Peluang Bisnis Di Era Pandemi

Wulandari, Try, Emilda, Emilda, Lazuarni, Shafiera
Abstract: Abstract: The COVID-19 outbreak, which has been going on for about a year and a half, continues to harm the people and the Indonesian economy. Indonesia's economic activity is getting weaker and lowering the purchasing power… ower of the Indonesian people. One of the prevention strategies implemented by the government is by limiting community mobility through work from home and also study from home for students. Since the enactment of this policy, students have more free time at home. Therefore, this PKM activity aims to introduce business opportunities that can be utilized by students. This free handicraft training hopes that the participants will maximize the training in making handicrafts and earn additional income during the pandemic. The target of this activity is students. Based on the results of the work made by the participants, this PKM activity can be said because the participants succeeded in making their respective works well in the first try. The handicrafts made have also met the expectations of the PKM team and can be said to be worthy of sale. Keywords: business opportunity, handicraft, mask connector   Abstrak: Wabah covid-19 yang sudah berlangsung kurang lebih satu setengah tahun terakhir ini terus merugikan masyarakat dan perekonomian Indonesia. Aktivitas perekonomian Indonesia kian melemah dan menurunkan daya beli masyarakat Indonesia. Salah satu strategi pencegahan yang diterapkan oleh pemerintah yaitu dengan cara membatasi mobilitas masyarakat melalui work from home dan juga study from home bagi para mahasiswa. Sejak diberlakukannya kebijakan ini, para mahasiswa memiliki lebih banyak waktu luang di rumah. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengenalkan peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa. Pelatihan kerajinan tangan yang diberikan secara gratis ini mengharapkan para peserta nantinya akan memaksimalkan pelatihan membuat kerajinan tangan dan meraih penghasilan tambahan selama pandemi. Sasaran kegiatan ini adalah para mahasiswa. Berdasarkan hasil karya yang dibuat oleh para peserta, kegiatan PKM ini dapat dikatakan karena para peserta berhasil membuat karyanya masing-masing dengan baik dalam percobaan pertama. Hasil kerajinan tangan yang dibuat pun sudah memenuhi harapan tim PKM dan dapat dikatakan layak untuk dijual. Kata kunci: kerajinan tangan; konektor masker; peluang bisnis

Pemanfaatan Digitalisasi Untuk Pemesanan Online Kuliner Kerupuk Basah Pada Warung AGDI Bengkayang

P, Noviyanti, Yuliana, Yulianaa
Abstract: Abstract: The development of technology in this modern era makes every person or individual must be responsive to adapt to technology in order to continue to develop and be productive in social, economic, and others. Technology… hnology can facilitate daily activities in buying and selling transactions, buying or selling goods can be easily done anywhere. Various types of sales can be made by the community, especially in the culinary field. Warung Agdi is a wet cracker culinary, this culinary is a typical culinary of Kapuas Hulu but is in demand by almost all districts, one of which is Bengkayang Regency. However, problems were found in the culinary business of Agdi's stall. Where customers have to wait for their orders to be made because for processing wet crackers at Agdi's stall, they must first steam the wet crackers before serving, so it takes time for customers to wait for their orders to be ready. Buying and selling activities at Agdi stalls are also still carried out conventionally, so not many people know about the wet cracker culinary owned by Agdi's stall owners. Based on these existing problems, a solution is needed so that Agdi stalls can take advantage of technology by making online ordering applications which can later be used by Agdi stall owners to sell and can also be used as a means of promotion. Keywords: AGDI stall; culinary; digitization; kerupuk basah; online ordering   Abstrak: Perkembangan teknologi di zaman modern ini membuat setiap orang atau individu harus tanggap beradaptasi dengan teknologi agar tetap dapat berkembang dan produktif dalam sosial, ekonomi, dan lain-lain. Teknologi dapat memudahkan aktifitas sehari-hari dalam transaksi jual beli, kegiatan membeli atau menjual barang dapat dengan mudah dilakukan di mana saja. Berbagai jenis penjualan dapat dilakukan masyarakat, khususnya dibidang kuliner. Warung Agdi merupakan kuliner kerupuk basah, kuliner ini merupakan kuliner khas Kapuas Hulu namun diminati hampir seluruh Kabupaten, salah satunya Kabupaten Bengkayang. Namun, ditemukan permasalahan pada usaha kuliner warung Agdi. Diman pelanggan harus menunggu pesanan mereka dibuat karena untuk pengolahan kerupuk basah pada warung Agdi harus mengkukus kerupuk basah terlebih dahulu sebelum dihidangkan, sehingga perlu waktu bagi pelanggan untuk menunggu pesanannya siap. Kegiatan jual beli pada warung Agdi juga masih dilakukan secara konvensional, sehingga tak banyak yang mengetahui kuliner kerupuk basah yang dimiliki pemilik warung Agdi. Berdasarkan permasalahan yang ada tersebut,       diperlukan solusi untuk agar warung Agdi dapat memanfaatkan teknologi dengan pembuatan aplikasi pemesanan online yang nantinya dapat digunakan pemilik warung Agdi ini untuk menjual dan dapat pula digunakan sebagai sarana promosi. Kata kunci: digitalisasi; kerupuk basah; kuliner; pemesanan online; warung agdi

Pelatihan Diversifikasi Produk Berbasis Kentang Di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan

Choiriyah, Nurul Azizah, Rahmah, Latifahtur, Hadiwirawan, Gilbert Yanuar, Sundjaja, Arya Putra
Abstract: Abstract: Tosari District, Pasuruan Regency is one of the access areas to the tourist area of Mount Bromo. One of the local products in this area is potatoes. However, potatoes are only sold as raw products and have not… been widely used as a processed food product. The aim of this community service is to improve skills related to the diversification of processed potato products and knowledge of types of food packaging. This community service method includes counseling regarding the packaging of souvenir products, demonstrations on making potato ronde, potato brownies and potato galantine as well as several participants who practice directly making these products. This activity took place at the Tosari village hall, Tosari District, Pasuruan Regency. The community service participants totaled 30 pokdarwis members from all over Pasuruan Regency. Participants were enthusiastic and active during the community service activities. The participants asked many questions to the speakers and were active in direct practice of making potato-based products. Pokdarwis members in Pasuruan Regency have skills in making various kinds of potato-based processed products such as potato brownies, potato galantine and potato ronde and they have knowledge about food packaging that can increase the economic value and the shelf life of product.             Keywords: brownies; galantine; packaging; potatoes Abstrak: Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Hasil bumi di daerah ini yaitu kentang. Namun kentang hanya sebatas dijual sebagai produk mentah dan belum banyak dimanfaatkan sebagai olahan produk jadi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan terkait diversifikasi produk olahan kentang dan pengetahuan jenis pengemas makanan. Metode pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan terkait pengemasan produk oleh-oleh, demonstrasi tentang pembuatan ronde kentang, brownies kentang dan galantin kentang serta beberapa pe-serta praktik langsung membuat produk tersebut.  Kegiatan ini berlangsung di balai desa Tosari, kecamatan Tosari, kabupaten Pasuruan. Peserta pengabdian masyarakat ini berjumlah 30 orang anggota pokdarwis se-kabupaten Pasuruan. Peserta antusias dan aktif selama kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung. Peserta banyak mengajukan pertanyaan kepada nara-sumber dan aktif dalam praktik langsung pembuatan produk berbasis kentang. Anggota pokdarwis se-Kabupaten Pasuruan telah memiliki ketrampilan dalam membuat berbagai macam produk olahan berbasis kentang seperti brownies kentang, galantine kentang dan ronde kentang serta anggota pokdarwis tersebut telah memiliki pengetahuan tentang pengemas makanan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi produk dan mendukung umur simpan produk.  Kata kunci: brownies; galantine; kentang; ronde; pengemasan

Sosialisasi Ilmu Statistik dalam Penelitian Bagi Mahasiswa Di Kota Palembang

Ulum, Muhammad Bahrul, Syaputri, Ayu Geby Gisela
Abstract: Abstract: Statistics and research are two things that cannot be separated. Although there are types of research that do not require the dominant role of statistics (qualitative research), but to be able to produce conclusions… sions that can be generalized to a wider population, statistics is needed. Such research is quantitative research with a positivistic paradigm, ie a phenomenon is real if it can be seen, measured, and classified. The application of statistical science which is generally needed by students in writing research such as theses and theses, will have a positive impact, especially in improving the quality of the research. To achieve this goal, it is necessary to conduct socialization to students. The socialization was carried out to several students from both state universities and private universities in the city of Palembang. The socialization was done by introducing and giving tutorials on how to use statistical applications such as SPSS and Eviews, because several lecturers at several universities in Palembang complained about the poor quality of research and some said that their students did not really understand how to use SPSS and Eviews. The first result of this service is that students' understanding of SPSS and Eviews can be seen from discussions and questions and answers, second, namely the ability of students to apply the use of SPSS and Eviews in research. Keywords: research; socialization; statistics Abstrak: Statistik dan penelitian merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Meskipun ada jenis penelitian yang tidak membutuhkan peranan statistika yang dominan (penelitian kualitatif), namun untuk dapat menghasilkan kesimpulan yang dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas diperlukan ilmu statistika. Penelitian yang demikian adalah penelitian kuantitatif dengan paradigma yang positivistik, yakni suatu gejala itu adalah nyata jika bisa dilihat, diukur, dan diklasifikasikan. Penerapan ilmu statistik yang umumnya dibutuhkan mahasiswa dalam penulisan penelitian seperti skripsi dan tesis, akan berdampak positif terutama dalam meningkatan kualitas penelitian tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan sosialisasi kepada mahasiswa. Sosialisasi dilakukan pada beberapa mahasiswa baik dari perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta di Kota Palembang. Sosialisasi dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunaan aplikasi statistic seperti, SPSS dan Eviews, karena beberapa dosen di beberapa universitas di Palembang mengeluhkan buruknya kualitas penelitian dan ada juga yang mengatakan bahwa mahasiswa mereka tidak begitu mengerti cara penggunaan SPSS dan Eviews. Hasil dari pengabdian ini yang pertama adalah pemahaman mahasiswa mengenai SPSS dan Eviews dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab, kedua yaitu kemampuan mahasiswa dalam menerapkan penggunaan SPSS dan Eviews dalam penelitian. Kata Kunci: penelitian; sosialisasi; statistik

Pemanfaatan Google Meet, Google Classroom, dan Zoom Untuk Mendukung Kegiatan Belajar dari Rumah

Arifiyanti, Amalia Anjani, F, Muhammad Burhanuddin, M, Sudewantoro N, A, Ananda Lakunti, Rozi, M. Rizal Abdullah
Abstract: Abstract: The school from home program implemented by all educational institutions during the COVID 19 pandemic forced all parties to adapt. This school from home program requires information technology as the medium so… that the teaching and learning process continues. One of the challenges that arise from this distance learning method is the ability to operate information technology, especially applications used to support the online learning process. One of the activities to answer this challenge is to conduct training that directly practices how to operate an online learning support application. This training program attended by parents and students in the Sukodono District, Sidoarjo Regency. This training is carried out online due to a social restriction policy at the time of the training. The evaluation results and feedback from the training participants stated an increase in understanding of the operation of the applications being taught; besides, the participants indicated that the community needed similar training. However, the participants hope that the next training will be carried out offline to teach the participants step-by-step directly.           Keywords: Google Meet; Google Classroom; school from home; training; Zoom  Abstrak: Program belajar dari rumah yang dilaksanakan semua instansi pendidikan selama masa pandemi COVID 19, memaksa semua pihak yang terlibat untuk beradaptasi. Program belajar dari rumah ini membutuhkan teknologi informasi sebagai medianya agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Salah satu tantangan yang muncul dari metode belajar jarak jauh ini adalah kemampuan pengoperasian teknologi informasi terutama aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk mendukung proses belajar daring. Salah satu kegiatan untuk menjawab       tantangan ini adalah dengan mengadakan pelatihan yang langsung mempraktekkan cara peng-operasian pengoperasian aplikasi pendukung belajar daring. Pelatihan ini diikuti oleh para orang tua dan siswa di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring karena adanya kebijakan pem-batasan sosial pada saat pelatihan berlangsung. Hasil evaluasi dan timbal balik dari peserta pelatihan menyatakan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terhadap pengoperasian aplikasi yang diajarkan, selain itu peserta menyatakna bahwa pelatihan sejenis dibutuhkan oleh masyarakat. Akan tetapi peserta berharap agar pelatihan selanjutnya dilaksanakan secara luring sehingga instruktur dapat mengajari peserta tahap demi tahap secara langsung. Kata kunci: belajar dari rumah; google meet; Google Classroom; pelatihan; Zoom

Pelatihan Membuat Proposal Pengajuan Dana CSR Perusahaan Untuk Bantuan Pembangunan Mushola At-Taqwa

Sari, Rafika, Febrianti, Reny Aziatul
Abstract: Abstract: The problem that arises in the surrounding community is the lack of information regarding how to obtain funds in terms of village development and nearby places of worship,  the condition of the prayer room is quite… quite apprehensive, both the road to the location and the place of ablution, in this case the purpose of this community service is  form an organization of holiness. mushola and has the ability to make fundraising proposals for the construction of a prayer room and can support the operational costs of the At-Taqwa . This community service is carried out. methods such as: Percentage, question and answer process so that problems making assistance proposals so that the board members can directly make a proposal and submit it to the party who will be the target. The results of the community service activities included. The training was attended by 20 participants consisting of administrators and residents around the mosque. Participants responded very well to the training and currently the management has been able to make and distribute proposals as an alternative withdrawing company csr funds as assistance in building a prayer room, several companies such as Bank Mandiri, provide funds for the rehabilitation of mosque construction Keywords:  fund proposal; mushola; training. Abstrak: Permasalahan yang timbul dimasyrakat sekitar adalah kurangnaya informasi dalam terhadap bagimana memperloleh dana dalam hal pembangunan desa dan tempat ibadah disekitar, dimana kondisi mushola cukup memprihatinkan baik jalan untuk ke lokasi maupun tempat wudhu dalam hal ini Tujuan dari  Pengabdian kepada masyarat ini agar terbentuknya organisasi kepengerusan mushola dan memiliki kemampuan untuk membuat proposal pengalangan dana demi pembangunan mushola dan dapat menunjang biaya operasional mushola At-Taqwa. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa metode pengabdian  diantaranya: Persentasi,  proses tanya jawab agar permasalahan dalam pembuatan proposal  pendampingan agar tik pengurus dapat secara langsung membuat proposal dan mengajukanya ke pihak pihak yang akan menjadi target. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain:  Pelatihan ini berjalan dengan baik dan sukses para tim pengurus sangat antusias dalam membuat proposal untuk pembangina mushola. Pelatihan dihadiri oleh 20 orang peserta terdiri dari pengurus dan warga sekitar mushola, Peserta merespon  pelatihan dengan sangat baik dan saat ini pengurus sudah dapat membuat dan menyalurkan proposal sebagai alternatif dalam menarik dana csr perusahaan sebagai bantuan dalam pembangunan mushola, beberapa perusahaan seperti bank Mandiri, memberikan dana untuk rehab pembangunan mushola Kata Kunci: mushola; pelatihan; proposal dana.