Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Implementasi Nilai-Nilai Dasar Perdamaian dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Irwani, Resty Nazla, Syamzaimar
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai dasar perdamaian dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), yang masih terbatas dan tidak sistematis meskipun kurikulum menekankan pembentukan karakter… akter berbasis Pancasila dan kebhinekaan di tengah tantangan intoleransi serta konflik sosial. Latar belakang masalah didasari oleh kebutuhan mendesak perdamaian multikultural di Indonesia, di mana era digital memperburuk isu seperti cyberbullying, ujaran kebencian berbasis SARA, dan konflik horizontal, sehingga PPKn berperan sebagai wadah utama internalisasi nilai toleransi, keadilan, kerja sama, serta penolakan kekerasan. Tujuan penelitian adalah menggambarkan bentuk integrasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran PPKn, mengidentifikasi kontribusinya terhadap perilaku siswa dan budaya sekolah damai, serta menganalisis keterbatasan implementasinya untuk memberikan rekomendasi kebijakan. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menganalisis konten dengan dari sumber literatur Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dasar perdamaian telah mulai diimplementasikan melalui pendekatan partisipatif seperti diskusi kelompok, studi kasus konflik, role play, dan proyek sosial, terutama pada aspek toleransi, anti-kekerasan, serta kerja sama; namun, penerapannya masih insidental, terfokus pada nilai terpilih, dan terhambat oleh kurangnya pemahaman guru, perangkat pembelajaran yang tidak standar, serta minimnya dukungan kurikulum eksplisit. Implementasi ini berkontribusi positif terhadap peningkatan sikap siswa dalam menghargai perbedaan dan menyelesaikan konflik secara damai, meskipun belum merata di seluruh ranah nilai perdamaian. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya integrasi eksplisit nilai-nilai dasar perdamaian ke dalam kurikulum PPKn melalui modifikasi RPP, pelatihan guru, dan program sekolah ramai anak untuk membangun budaya damai berkelanjutan yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila. Saran meliputi pengembangan pedoman evaluasi sikap berbasis perdamaian serta penelitian lanjutan berbasis studi kasus empiris

Analisis Penyelesaian Soal Cerita Siswa dalam Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 16 Pontianak

Apriana, Ditia, Agung Hartoyo, Dede Suratman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penyelesaian soal cerita matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Pontianak berdasarkan tahapan pemecahan… masalah Polya (memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali). Rendahnya kemampuan siswa dalam mengaitkan matematika dengan konteks nyata serta banyaknya kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dipilih dari 30 siswa kelas VIII A, mewakili kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk soal cerita dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi keempat tahapan Polya dengan sangat baik dan konsisten. Siswa berkemampuan sedang mampu memahami masalah dan menyusun rencana, namun kurang teliti dalam perhitungan serta tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkemampuan rendah hanya mampu memahami sebagian informasi soal dan belum mampu merencanakan, melaksanakan, maupun memeriksa kembali penyelesaian. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan penyelesaian soal cerita siswa sangat bervariasi, dengan kelemahan utama pada tahap memeriksa kembali, terutama pada siswa berkemampuan sedang dan rendah. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi guru dalam merancang pembelajaran yang menekankan berpikir reflektif dan pembiasaan pengecekan hasil akhir.

Membongkar Periodesasi Pendidikan Islam di Indonesia: Antara Fakta Sejarah dan Konstruksi Akademik

Muhammad Asriansyah, Ina, Idrus L
Abstract: Masalah dan tujuan penelitian ini adalah membongkar periodesasi pendidikan Islam di Indonesia serta mengkaji bagaimana narasi sejarah keislaman dibentuk melalui kebijakan kurikulum, PSPB, Sejarah Nasional Indonesia, dan… praktik historiografi. Metode yang digunakan menggabungkan kajian historiografi kritis berbasis studi pustaka-kritis dan analisis wacana terhadap dokumen kebijakan, buku teks sejarah, serta literatur keislaman nasional, dengan fokus pada era Pra-Kemerdekaan hingga Reformasi. Hasil menunjukkan adanya kontinuitas motif literasi keislaman yang direkonstruksi melalui kebijakan negara dan kurikulum, meskipun isi materi serta tokoh yang disorot berubah sesuai dinamika politik nasional. Narasi sejarah tidak netral; konstruksi akademi dipengaruhi oleh posisi penulis, institusi penerbitan, dan konteks ideologis masa tertentu, sehingga narasi masa lampau sering dipengaruhi tujuan politik dan budaya akademik yang dominan pada tiap periode. Analisis narasi kurikulum mengungkap bagaimana identitas nasional dibentuk melalui literasi keagamaan dan nilai patriotik; dekonstruksi narasi masa Orde Baru menyoroti potensi bias ideologis dan fragmentasi naratif yang memengaruhi pemahaman masa lampau. Secara global, kerangka wacana kritis menyediakan alat untuk menilai bahasa, metafora, dan framing teks serta membuka peluang narasi alternatif yang lebih inklusif. Celah metodologis utama meliputi keterbatasan integrasi antara analisis periodesasi dengan historiografi kritis serta keterbatasan basis data sumber primer; rekomendasi untuk masa depan adalah desain studi pustaka-kritis dengan analisis wacana terstruktur dan triangulasi sumber. Kontribusi teoretis utama adalah kerangka integratif yang memadukan revisionisme historis, dekonstruksi naratif, dan analisis wacana terhadap teks sejarah dan kurikulum nasional; secara empiris basis data sumber primer (arsip kebijakan, dokumen kurikulum, teks sejarah) memungkinkan rekontruksi periodesasi secara holistik. Implikasi kebijakan menekankan penyajian narasi sejarah Islam yang seimbang dengan konteks budaya lokal dan dinamika historiografi yang beragam, untuk meningkatkan literasi sejarah yang akurat; saran praktis meliputi penguatan arsip digital, akses terbuka terhadap dokumen kebijakan/kurikulum, serta penyelenggaraan forum ilmiah lintas disiplin untuk validasi temuan sebelum publikasi akhir.

ALAT-ALAT DIAGNOSIS PERUBAHAN ORGANISASI

Fauziyatul Iffah, Sheila Olga Lydia Ferani, Putri Dewi Sartika, Achmad Balya’ Haidar Ali Al Fayyad
Abstract: Perubahan organisasi merupakan hal yang tidak dapat dihindari, terutama dalam organisasi pendidikan yang berurusan dengan kemajuan teknologi, standar kualitas, dan lingkungan yang terus berubah. Oleh karena itu, organisasi… si memerlukan proses untuk mendiagnosis perubahan guna mengidentifikasi masalah dan menentukan langkah yang tepat. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji konsep mendiagnosis perubahan organisasi serta beberapa alat yang dapat digunakan untuk menganalisis kondisi organisasi sebelum melakukan perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan memanfaatkan berbagai ringkasan buku dan artikel jurnal yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa diagnosis perubahan organisasi membantu pemimpin memahami kondisi organisasi secara keseluruhan, termasuk strukturnya, proses kerja, hubungan antar karyawan, dan sistem manajemen. Berbagai alat diagnosis seperti Six-Box Model, McKinsey 7-S Framework, Star Model, Congruence Model, Burke-Litwin Model, dan Four-Frame Model. Melalui penggunaan alat diagnosis yang tepat, organisasi dapat menerapkan strategi manajemen perubahan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas organisasi, terutama di lembaga pendidikan.

PERAN PESANTREN DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI DIGITAL SANTRI SEBAGAI UPAYA TRANSFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

Majdah Ahmad, Muh. Yusuf Mansur, Idrus L
Abstract: Pesatnya kemajuan teknologi digital menempatkan pesantren di Indonesia pada persimpangan kritis: beradaptasi dan memanfaatkan potensi era digital, atau tetap berada di pinggiran transformasi pendidikan nasional yang tengah… ah berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka sistematis (systematic literature review) untuk mengkaji peran pesantren dalam mengembangkan literasi digital santri sebagai bagian dari transformasi pendidikan Islam di Indonesia yang lebih luas. Masalah penelitian yang diangkat adalah kesenjangan konseptual dan praktis antara kerangka literasi digital yang dikembangkan dalam konteks pendidikan sekuler dengan karakteristik pedagogis, teologis, dan kultural pesantren yang unik. Dengan mengandalkan 25 sumber primer dari jurnal nasional dan internasional terakreditasi, buku, serta dokumen kebijakan yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025, penelitian ini menemukan: (1) pesantren memiliki karakteristik institusional yang khas integrasi tafaqquh ft al-din dengan kehidupan komunal yang dapat dimanfaatkan sebagai aset, bukan hambatan, dalam pengembangan literasi digital; (2) kerangka etika Islam, khususnya prinsip tabayyun, amanah, dan mas’uliyyah, memberikan landasan normatif yang kuat bagi kewarganegaraan digital yang bertanggung jawab; dan (3) pesantren yang berhasil mengintegrasikan program literasi digital secara konsisten menunjukkan model yang tidak semata-mata tradisionalis maupun modernis tanpa kritik, melainkan bersifat integratif dan kontekstual. Penelitian ini ditutup dengan mengusulkan kerangka konseptual Literasi Digital Berbasis Pesantren (LDBP) yang dapat menginformasikan penelitian akademis maupun pengembangan kebijakan pendidikan Islam.

Efektivitas Peran Fasilitator dalam Pembelajaran Berbasis Kebutuhan Warga Belajar di SPNF SKB Medan

Surta Tiodora Silaban, Lucia Natalia Sitanggang, Wulan Faiha Muthi, Putri Novita Sari Hutagalung, Dwi Fide Christanti Purba, Grace Nainggolan, Muhammad Aldi, Nurlila Pulungan, Devista Dahyuzia
Abstract: SPNF SKB Kota Medan sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat melalui program kesetaraan dan keterampilan. Namun, penelitian ini menemukan permasalahan mendasar terkait tutor… utor yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, sehingga berdampak pada efektivitas pembelajaran dan kualitas lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor belum optimal dalam melaksanakan peran fasilitator, ditandai dengan metode pembelajaran yang monoton, kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan warga belajar, serta keterbatasan sarana prasarana. Faktor utama penyebabnya adalah keterbatasan SDM berkualifikasi, minimnya pelatihan berkelanjutan, dan lemahnya sistem manajemen lembaga. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya strategi rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, penguatan manajemen, serta peningkatan literasi digital agar kualitas pembelajaran di SKB Kota Medan dapat lebih efektif dan relevan.

PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS PADA MATERI SEGITIGA DAN LINGKARAN DI SD

Linda Febriani, Safrida Napitupulu, Nurjannah, Ramadhani, Sutarini
Abstract: Pembelajaran matematika di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, khususnya dalam aspek berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Namun, pada kenyataannya kemampuan berpikir… ikir tingkat tinggi siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan perangkat pembelajaran yang mendukung pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS pada materi segitiga dan lingkaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait pembelajaran matematika, HOTS, serta perangkat pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis HOTS yang meliputi RPP, LKPD, media, dan instrumen penilaian dapat mendorong siswa untuk berpikir aktif melalui kegiatan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Pada materi segitiga dan lingkaran, penggunaan pendekatan kontekstual, media konkret, serta strategi pembelajaran inovatif seperti pembelajaran kooperatif dan multisensori terbukti dapat membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS pada materi segitiga dan lingkaran di sekolah dasar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, penalaran matematis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu merancang perangkat pembelajaran yang inovatif dan berorientasi HOTS agar tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai secara optimal.

MENGENAL SEGITIGA DAN LINGKARAN MELALUI PEMBELAJARAN GEOMETRI YANG BERMAKNA

Ade Irma Yani Putri, Safrida Napitupulu, Nurjannah, Ramadhani, Sutarini
Abstract: Pembelajaran geometri di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mengembangkan penalaran spasial, pemahaman konseptual, dan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa. Segitiga dan lingkaran adalah konsep geometri… tri fundamental yang perlu diperkenalkan secara bermakna karena keduanya berkaitan erat dengan objek dan situasi yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pengajaran geometri seringkali disampaikan secara prosedural, menyebabkan siswa fokus pada menghafal rumus tanpa memahami konsep yang mendasarinya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran geometri yang bermakna melalui pengenalan konsep segitiga dan lingkaran di pendidikan dasar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis konten konseptual, strategi pembelajaran kontekstual, dan aktivitas pembelajaran yang melibatkan pengamatan langsung terhadap objek di sekitarnya. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna mendukung siswa dalam mengidentifikasi sifat-sifat geometris, memahami hubungan matematika, dan menerapkan konsep dalam konteks otentik. Pembelajaran kontekstual juga mendorong partisipasi aktif dan memperkuat penguasaan konsep. Oleh karena itu, pengajaran geometri yang bermakna direkomendasikan sebagai pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri dasar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

ANALISIS STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI NON-RUTIN DI SEKOLAH DASAR

Sella Safitri, Safrida Napitupulu, Dinda Yarshal, Dara Fitrah Dwi, Nurmairina
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan taktik murid di tingkat sekolah dasar dalam menyelesaikan tantangan geometri yang tidak rutin. Tantangan yang tidak rutin memerlukan siswa untuk berpikir secara kritis,… tis, kreatif, dan adaptif, karena solusi tidak bisa ditemukan melalui metode atau algoritma yang biasa merekaingat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subyek yang diteliti adalah murid sekolah dasar kelas atas yang diambil secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penyelesaian masalah geometri nonrutin dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir para siswa. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah geometri nonrutin bervariasi dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi visualisasi seperti menggambar kembali bentuk, menciptakan model sederhana, serta memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Siswa dengan kemampuan sedang mengaplikasikan kombinasi strategi percobaan dan penerapan konsep dasar, namun masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep secara menyeluruh. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan rendah sering terjebak dalam prosedur yang rutin dan menemui kesulitan dalam memahami maksud dari soal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tantangan geometri nonrutin sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap konsep, kemampuan dalam representasi, serta kelenturan taktik yang mereka gunakan. Oleh karena itu, pengajaran geometri di tingkat sekolah dasar perlu dirancang dengan menerapkan variasi soal nonrutin secara terus menerus untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi para siswa.

Eksplorasi Geometri Dua Dimensi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Najwa Dwi Putri, Safrida Napitupulu, Nurjannah, Ramadhani, Sutarini
Abstract: Bangun datar merupakan bagian penting dari geometri yang mempelajari bentuk dua dimensi. Studi ini bertujuan untuk memahami konsep bentuk datar, jenis-jenisnya, sifat-sifatnya, dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan… sehari-hari. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis contoh bentuk datar di lingkungan sekitar. Hasil diskusi menunjukkan bahwa bentuk datar tidak hanya dipelajari secara teori tetapi juga memainkan peran penting dalam bidang-bidang seperti arsitektur, desain, dan teknologi. Pemahaman tentang bentuk datar membantu meningkatkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah matematika.