Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

PEMANFAATAN APLIKASI MEDIA CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA

Ernita Sidauruk, Astri Girsang, Yeremia Ginting, Wulandari Sihombing, Noni Simatupang, Putri Purba, Sepriandison Saragih
Abstract: Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tersebut adalah penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran.… ajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi Canva dalam meningkatkan minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif, yang dilakukan di SMA Negeri 3 Pematangsiantar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Canva mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan tidak membosankan. Siswa terlihat lebih antusias, aktif bertanya, serta terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran melalui pembuatan desain menggunakan Canva. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar siswa serta mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif.

Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan

Siti Naila Suhailah, Muhammad Basyam, Ayu Wirdana, Zahrotul Munawwaroh
Abstract: Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Dalam konteks tersebut, kepala sekolah memiliki peran… ran strategis sebagai pemimpin dan manajer yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, serta evaluasi sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan berdasarkan kajian pustaka dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah artikel jurnal nasional berbahasa Indonesia yang terbit paling lambat tahun 2020 dan memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kecenderungan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan oleh kepala sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sangat menentukan efektivitas manajemen sarana dan prasarana, terutama dalam aspek perencanaan berbasis kebutuhan, koordinasi dalam pengadaan, pengawasan pemanfaatan, serta evaluasi dan pemeliharaan berkelanjutan. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan kajian yang menunjukkan bahwa beberapa penelitian lebih menekankan aspek administratif dibandingkan peran kepemimpinan strategis kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memperkaya kajian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan.  

Perilaku Mencontek dalam Ujian Sekolah: Analisis Faktor Individu dan Lingkungan Sekolah

Sunardi
Abstract: Perilaku mencontek dalam ujian merupakan masalah yang berdampak pada integritas akademik dan kualitas proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk perilaku mencontek siswa serta faktor individual dan… lingkungan pendidikan yang melatarbelakanginya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa dan guru, observasi pelaksanaan ujian, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku mencontek muncul dalam berbagai bentuk, baik individual maupun kolektif, dan cenderung dipersepsikan sebagai praktik yang wajar dalam situasi tertentu. Faktor individual yang memengaruhi perilaku tersebut meliputi kecemasan akademik, rendahnya kepercayaan diri, serta orientasi belajar yang menekankan capaian nilai. Sementara itu, faktor lingkungan pendidikan seperti lemahnya pengawasan ujian, ketidaktegasan penegakan aturan, dan budaya sekolah yang berorientasi pada hasil turut memperkuat toleransi terhadap mencontek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku mencontek merupakan fenomena sistemik yang memerlukan pendekatan integratif melalui penguatan integritas akademik, pembenahan sistem evaluasi, dan penciptaan iklim pembelajaran yang menjunjung tinggi kejujuran

Tujuan Pendidikan Nasional dan Relevansinya dengan Pendidikan Kristen Anak Usia Dini

Chika Tamba
Abstract: Penelitian ini menguraikan tentang hubungan antara Tujuan Pendidikan Nasional dengan Pendidikan Kristen Anak Usia Dini. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa masa anak usia dini adalah masa emas dalam… lam proses membangun karakter, moral, dan spiritual anak. Pada tahap ini, perkembangan anak berlangsung sangat cepat, sehingga nilai-nilai dasar yang ditanamkan akan sangat memengaruhi kepribadian mereka di masa depan. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Tujuan Pendidikan Nasional menegaskan pentingnya membentuk manusia yang memikiki iman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Hal ini sebenarnya sejalan dengan Pendidikan Kristen yang juga berfokus pada pembentukan karakter Kristiani, pengenalan akan kasih Allah, serta pertumbuhan iman sejak usia dini. Karena itu, penting untuk melihat bagaimana kedua hal ini saling terkait dan bagaimana sinmandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Selain itu, pendidikan Kristen anak usia dini berfokus pada penanaman iman, kasih, dan nilai moral yang bersumber dari Alkitab.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari dokumen resmi pendidikan nasional serta literatur pendidikan Kristen anak usia dini yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan membandingkan dan melihat relevansi antara tujuan pendidikan nasional dengan praktik pendidikan Kristen anak usia dini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat titik temu yang jelas antara keduanya, terutama dalam aspek spiritualitas, moralitas, dan pengembangan karakter. Pendidikan Kristen anak usia dini dapat menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari tujuan pendidikan nasional, karena selain menanamkan nilai iman, juga mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kerangka tujuan pendidikan nasional dengan perspektif pendidikan Kristen, yang sebelumnya belum banyak dikaji.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemahaman yang lebih komprehensif bagi guru, lembaga pendidikan Kristen, dan pembuat kebijakan dalam merancang kurikulum serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini sekaligus selaras dengan tujuan pendidikan nasional.

Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosi Anak

Grace Silaen
Abstract: Pola mengasuh orang tua sangat penting untuk perkembangan emosi anak. Cara orang tua mendidik, membimbing, dan berinteraksi dengan anak akan mempengaruhi kemampuan anak untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengungkapkan… apkan emosi mereka secara sehat. Pola pengasuhan yang buruk dapat menghambat perkembangan emosi anak dan menyebabkan masalah perilaku. Sebaliknya, perkembangan emosi yang baik membantu anak memiliki rasa percaya diri, empati, kestabilan emosi, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola pengasuhan demokratis, yang tekanan keseimbangan antara kasih sayang, komunikasi yang terbuka, dan disiplin yang konsisten, memberikan dampak yang paling positif terhadap perkembangan emosi anak. Anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh ini cenderung memiliki pengendalian emosi yang baik, mampu membangun hubungan sosial yang sehat, dan menunjukkan sikap tanggung jawab. Namun pola asuh yang otoriter dan permisif dapat berdampak negatif terhadap perkembangan emosi anak, seperti kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, dan kesulitan dalam mengelola emosi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pola asuh yang penuh kasih sayang, bijaksana, dan bertanggung jawab agar perkembangan emosi anak dapat berkembang secara optimal untuk membantu membangun karakter yang sehat dalam keluarga dan masyarakat.

PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENCEGAH BULLYING DI KALANGAN REMAJA

Novi Aguita Napitupulu
Abstract: Bullying merupakan salah satu masalah serius yang sering terjadi di lingkungan pendidikan, terutama pada kalangan remaja. Perilaku bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, sosial, maupun digital (cyberbullying) yang… g berdampak pada perkembangan psikologis dan sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting pendidikan karakter dalam mencegah tindakan bullying di sekolah serta memberikan gambaran mengenai strategi yang efektif dalam implementasinya. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, jurnal ini membahas nilai-nilai karakter seperti empati, toleransi, integritas, dan tanggung jawab sebagai fondasi penting untuk membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari kekerasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki kontribusi signifikan dalam mengurangi perilaku agresif siswa melalui penguatan nilai moral, pembentukan budaya positif, dan peningkatan keterampilan sosial. Oleh karena itu, pengintegrasian pendidikan karakter secara konsisten dalam kurikulum menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam pencegahan bullying.

Implementasi Aplikasi Exambppp Dalam Pelaksanaan Ujian PPG di SD Narwastu Pekanbaru

Nona Nabila, Dinda Ayuni, Elly Nielwaty
Abstract: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan upaya peningkatan profesionalisme guru melalui pembelajaran berbasis kompetensi, workshop perangkat ajar, praktik mengajar di sekolah, serta evaluasi kompetensi melalui ujian… an berbasis aplikasi. Salah satu instrumen evaluasi yang digunakan adalah Aplikasi Exambppp, yang berfungsi untuk menyelenggarakan ujian PPG secara daring dan terstandar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program sertifikasi dan PPG, termasuk penggunaan Aplikasi Exambppp, serta dampaknya terhadap peningkatan kompetensi guru di UPT SD Narwastu Pekanbaru.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi guru peserta PPG dan sertifikasi, kepala sekolah, serta pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PPG dan sertifikasi, termasuk pelaksanaan ujian melalui Exambppp, berjalan cukup baik meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas teknologi, jaringan internet, dan dukungan pelatihan lanjutan mengenai penggunaan aplikasi ujian.Penggunaan Exambppp turut meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi evaluasi berbasis teknologi, serta mendorong kedisiplinan dalam memahami materi sebelum ujian. Guru yang mengikuti program mengalami peningkatan pada kemampuan perencanaan pembelajaran, penguasaan materi, serta penerapan strategi pembelajaran aktif. Secara keseluruhan, sertifikasi, PPG, dan implementasi Exambppp terbukti berkontribusi dalam memperkuat kompetensi profesional guru serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih berkualitas di sekolah.

PENGEMBANGAN MEDIA SEMPOA 20 BIJI UNTUK MEMFASILITASI BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS II SD N PROYONANGGAN 02 BATANG

Setiyono, Happy Ramadhani Ario, Saputro, Bagus Ardi, Artharina, Filia Prima
Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dialami para siswa sekolah dasar yang terbatas memiliki media penunjang pembelajaran dan belum menguasai keterampilan berhitung menggunakan sempoa dalam pelajaran matematika.… atematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development serta modifikasi dari tahapan penelitian pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.Hasil penelitian menunjukkan semua siswa menyetujui pengembangan media sempoa meningkatkan semangat dan motivasi belajar. Uji kevalidan ahli media dan ahli materi mendapatkan rentang nilai dengan kategori sangat layak.

Pengelolaan Bimbingan dan Konseling sebagai Upaya Merespons Masalah Siswa di Sekolah

Zahra Naisyla, Alinza
Abstract: Sekolah merupakan lingkungan pendidikan formal yang memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencapaian akademik, tetapi… juga sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan aspek sosial, emosional, dan pribadi. Kajian literatur ini menekankan pengelolaan bimbingan dan konseling (BK) melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi layanan secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan BK yang terstruktur dan adaptif memungkinkan layanan menjadi lebih efektif, preventif, dan berkelanjutan, serta membantu menciptakan iklim sekolah yang kondusif bagi perkembangan peserta didik.

Optimalisasi Layanan BK sebagai Upaya Pengembangan Karakter pada Peserta Didik SMP

Mochammad Ichsan Rafi Ramadhan, Indira Lathifah Maratus Sholihah
Abstract: Pengembangan karakter peserta didik SMP merupakan kebutuhan mendesak seiring dengan dinamika perkembangan remaja awal yang rentan terhadap permasalahan perilaku dan sosial. Meskipun layanan Bimbingan dan Konseling memiliki… ki peran strategis dalam pembentukan karakter, implementasinya di sekolah belum sepenuhnya optimal karena lemahnya pengelolaan layanan dan kurangnya integrasi dengan program pengembangan karakter sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pengembangan karakter peserta didik SMP, menganalisis peran layanan Bimbingan dan Konseling, serta merumuskan strategi optimalisasi layanan Bimbingan dan Konseling dari perspektif manajemen layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis literatur jurnal nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi layanan Bimbingan dan Konseling dapat dilakukan melalui penerapan manajemen layanan yang sistematis, integrasi nilai karakter dalam layanan dasar, responsif, dan perencanaan individual, serta penguatan kolaborasi antara guru Bimbingan dan Konseling, guru, dan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan layanan Bimbingan dan Konseling berbasis manajemen mampu memperkuat efektivitas pengembangan karakter peserta didik SMP secara berkelanjutan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa layanan Bimbingan dan Konseling yang dikelola secara optimal berpotensi menjadi instrumen utama dalam pembentukan karakter peserta didik di tingkat SMP.