Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme Good Corporate Governance (GCG) dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor teknologi di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian…
itian ini adalah adanya tekanan profitabilitas dan fluktuasi Return on Assets (ROA) pada perusahaan teknologi periode 2022–2024 meskipun sektor ini tengah mengalami ekspansi besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal komparatif dengan data sekunder sebanyak 84 observasi yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik mekanisme GCG maupun ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan teknologi. Temuan ini memberikan kebaruan (novelty) bahwa pada industri teknologi, pertumbuhan aset yang masif dan struktur tata kelola formal belum menjadi determinan utama profitabilitas jangka pendek karena karakteristik industri yang lebih berfokus pada strategi pertumbuhan dan penetrasi pasar. Simpulannya, besarnya skala perusahaan dan keberadaan pengawasan formal tidak otomatis menjamin peningkatan efektivitas keuangan pada fase ekspansi perusahaan teknologi.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kesadaran konsumen muslim terhadap kehalalan produk serta pentingnya sertifikasi dan labelisasi halal bagi daya saing UMKM di Indonesia. Permasalahan penelitian ini fokus…
pada bagaimana konsep, urgensi, dan implementasi sertifikasi serta labelisasi halal berperan dalam perlindungan konsumen dan penguatan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep sertifikasi dan labelisasi halal, menjelaskan urgensinya bagi UMKM dan konsumen, serta mengidentifikasi tantangan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka dan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari jurnal, buku, regulasi, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan kepastian hukum dan jaminan kehalalan produk, sedangkan labelisasi halal memudahkan konsumen dalam mengenali produk yang aman dan sesuai syariat. Bagi UMKM, keduanya meningkatkan kepercayaan pasar dan daya saing. Disimpulkan bahwa sertifikasi dan labelisasi halal memiliki fungsi keagamaan, yuridis, dan ekonomis yang strategis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, investasi, dan jumlah industri terhadap pengangguran lulusan universitas di Indonesia. Permasalahan pengangguran terdidik menjadi isu penting karena…
na peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi tidak selalu diikuti dengan ketersediaan lapangan kerja yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif serta memanfaatkan data sekunder time series tahunan periode 2005-2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan didukung uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran lulusan universitas, yang berarti peningkatan aktivitas ekonomi mampu menurunkan tingkat pengangguran terdidik. Sementara itu, investasi dan jumlah industri secara parsial tidak berpengaruh signifikan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kedua variabel tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh penciptaan lapangan kerja bagi lulusan universitas. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pengangguran lulusan universitas. Temuan ini menunjukkan pentingnya kebijakan ekonomi yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja yang sesuai dengan kompetensi tenaga kerja terdidik.
Abstract:Sharing-economy merupakan model ekonomi yang telah ada sejak zaman dahulu, di mana pada awalnya manusia berburu, bekerja sama, dan saling barter selama ribuan tahun. Namun, model tersebut mengalami transformasi yang signifikan…
ifikan ketika teknologi terintegrasi di dalamnya. Hanya dengan satu sentuhan, kebutuhan dan ketersediaan layanan dapat langsung ditemukan. Pada sisi lain, sharing-economy dapat menyebabkan disrupsi pasar, regulasi, dan perlakuan non-diskriminatif (e.g. UMR, cuti, dan keselamatan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan meninjau dampak sharing-economy dari berbagai aspek, seperti ekonomi, regulasi, persaingan usaha, dan inklusi sosial secara holistik melalui Streamlined TPV Blueprint. Kerangka ini mencakup agenda-agenda yang sistematis dan komprehensif berupa model teknologi UTAUT2, teori partisipasi, dan teori value basic. Selanjutnya, penelitian ini memberikan solusi berupa paket kebijakan strategis melalui kolaborasi Hexahelix dan strategi 3H (Hexa: Optimization, Reformation, Acceleration). Penelitian ini disusun menggunakan metode penelitian jenis campuran, yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research dan quantitative descriptive, serta mengelaborasikan elemen-elemen kualitatif yang disajikan melalui pengumpulan informasi. Data dikumpulkan dengan metode triangulasi yang bersumber dari laporan industri, data statistik terkait, OECD, APJII, jurnal terakreditasi, dan internet. Kemudian, dilakukan pengkajian kembali atas data tersebut dalam memproyeksikan output penelitian berupa rekomendasi paket kebijakan ideal atas permasalahan yang diangkat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sharing-economy memberikan manfaat seperti efisiensi sumber daya, pertumbuhan wirausaha, dan inklusi sosial. Namun, sharing-economy juga menimbulkan tantangan seperti persaingan tidak adil dengan bisnis konvensional, polemik regulasi, serta kesejahteraan pekerja yang tidak terjamin. Temuan utama menyoroti perlunya strategi 3H dan kolaborasi Hexahelix untuk mengoptimalkan perkembangan sharing-economy. Keterbaruan penelitian ini adalah menyajikan analisis komprehensif dari implikasi sharing-economy di berbagai sektor serta memberikan inovasi rekomendasi paket kebijakan yang holistik pada jangka pendek, menengah, dan panjang.
Abstract:Transformasi manajemen perkantoran di era digital menuntut perubahan tidak hanya pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk…
menganalisis peran coaching dan mentoring sebagai pilar transformasi manajemen perkantoran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data ilmiah bereputasi, yaitu Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect, dengan rentang publikasi tahun 2019–2024. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama terkait coaching, mentoring, dan transformasi manajemen perkantoran. Hasil kajian menunjukkan bahwa coaching berperan signifikan dalam meningkatkan keterampilan adaptif, pemecahan masalah, serta kesiapan karyawan perkantoran dalam menghadapi perubahan berbasis digital. Sementara itu, mentoring berkontribusi dalam pengembangan kreativitas, pembelajaran jangka panjang, dan transfer pengetahuan tacit yang mendukung keberlanjutan organisasi. Sinergi antara coaching dan mentoring terbukti memperkuat kesiapan sumber daya manusia serta mendukung efektivitas transformasi manajemen perkantoran. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi manajemen perkantoran di era digital memerlukan integrasi coaching dan mentoring sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya inovasi di sektor keuangan yang dikenal sebagai financial technology (fintech), salah satunya melalui penggunaan aplikasi e-wallet. Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh…
uh di era digital menjadi kelompok yang paling cepat mengadopsi teknologi keuangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemanfaatan fintech melalui aplikasi e-wallet serta pengaruhnya terhadap minat penggunaan di kalangan Generasi Z di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden Generasi Z yang berdomisili di Kota Medan dan telah menggunakan aplikasi e-wallet. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi, serta uji hipotesis dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan fintech melalui aplikasi e-wallet berpengaruh positif terhadap minat penggunaan di kalangan Generasi Z. Faktor-faktor seperti kemudahan penggunaan, manfaat yang dirasakan, keamanan transaksi, promosi dan insentif, serta pengaruh sosial dan gaya hidup digital berperan penting dalam meningkatkan minat Generasi Z terhadap penggunaan e-wallet. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literasi keuangan digital serta menjadi bahan pertimbangan bagi penyedia layanan fintech dalam merancang layanan yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z.
Abstract:Anggaran penjualan merupakan perencanaan keuangan yang disusun secara sistematis untuk memperkirakan pendapatan usaha dalam periode tertentu dan memiliki peran penting dalam manajemen keuangan perusahaan. Anggaran ini tidak…
dak hanya berfungsi sebagai alat perencanaan, tetapi juga sebagai sarana pengendalian dan evaluasi kinerja keuangan. Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), anggaran penjualan menjadi dasar utama dalam perencanaan laba, penyusunan kebijakan operasional, serta pengambilan keputusan strategis. Permasalahan yang masih banyak ditemui pada UMKM adalah belum optimalnya penyusunan anggaran penjualan yang terdokumentasi dengan baik, sehingga realisasi penjualan sering kali tidak sesuai dengan perencanaan. Melalui pencatatan dan penyusun ananggaran penjualan secara terstruktur, pelaku UMKM dapat melakukan peramalan penjualan yang lebih akurat, mengendalikan penyimpangan antara rencana dan realisasi, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas strategi pemasaran. Selain itu, anggaran penjualan berperan sebagai pedoman kerja, alat koordinasi, dan sarana pengawasan yang mendukung transparansi serta profesionalisme dalam pengelolaan keuangan usaha. Dengan demikian, penyusunan anggaran penjualan yang tepat diharapkan mampu mendukung keberlangsungan usaha dan meningkatkan kinerja keuangan UMKM secara berkelanjutan
Abstract:Permasalahan kemiskinan dialami oleh berbagai negara di belahan dunia, negara maju dan negara berkembang. Kemiskinan diartikan sebagai persoalan dimana masyarakat tidak mampu melengkapi kebutuhannya. Indonesia adalah Negara…
ara yang sedang mengalami persoalan kemiskinan sejak dulu. Permasalahan kemiskinan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti penghasilan masyarakat, pengangguran, pendidikan, lokasi, geografis, gender dan lokasi lingkungan. Jadi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari faktor-faktor yang disebutkan di atas. Hal ini dapat disebabkan oleh distribusi manfaat pertumbuhan ekonomi yang tidak merata, di mana pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat, terutama kelompok berpendapatan tinggi, sementara sebagian besar masyarakat, terutama yang berada dilapisan bawah, tidak merasakan manfaatnya.
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengimplementasikan internal audit dalam utang usaha dan pembayaran pada PT. VDC, studi kasus terkait dengan utang usaha Perusahaan terkait secara spesifik. Data diperoleh melalui…
alui pemeriksaan dokumen, wawancara dengan pihak terkait, dan peninjauan kebijakan dan prosedur perusahaan yang berkaitan dengan manajemen akun hutang usaha. Proses audit difokuskan pada penilaian kepatuhan terhadap prosedur internal, efektivitas pengendalian internal, dan kesesuaian pelaksanaan pembayaran dengan kebijakan syarat pembayaran yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT VDC masih mengalami beberapa kasus ketidakpatuhan terhadap prosedur yang berlaku untuk manajemen akun hutang usaha. Ketidakpatuhan ini disebabkan, antara lain, oleh kurangnya integrasi sistem PR, PO, dan akuntansi, yang mengakibatkan inefisiensi, keterlambatan pembayaran, dan peningkatan risiko kesalahan dan potensi kecurangan. Lebih lanjut, pengawasan yang lemah terhadap kepatuhan syarat pembayaran dan frekuensi pembayaran mendesak yang tinggi mencerminkan kelemahan dalam perencanaan anggaran dan alokasi sumber daya. Kondisi ini mengakibatkan kesalahan dalam pelaporan keuangan dan jejak audit yang tidak akurat. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat fungsi audit internal dan integrasi sistem untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal atas hutang usaha di PT VDC.
Abstract:Pengembangan sistem transportasi publik terintegrasi merupakan salah satu strategi utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi permasalahan kemacetan, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, serta rendahnya…
minat masyarakat terhadap angkutan umum. JakLingko hadir sebagai sistem integrasi antar moda transportasi publik yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai representasi brand layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis brand image JakLingko serta implikasinya terhadap kepercayaan dan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi publik terintegrasi di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis terhadap hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan, khususnya terkait persepsi masyarakat, kualitas pelayanan, dan kepuasan pengguna JakLingko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image JakLingko dipersepsikan positif sebagai transportasi publik yang modern, terpercaya, mudah diakses, dan terintegrasi. Brand image yang kuat tersebut berkontribusi signifikan dalam membangun kepercayaan publik serta meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan brand image dalam sektor publik, yang didukung oleh kualitas pelayanan dan konsistensi kebijakan, memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan.