Search Articles & Publications

Showing 2421 articles found for "Salah"

Krisis Empati di Era Layanan Cepat: Persepsi Karyawan dan Pelanggan terhadap Pelayanan Frontliner di Ritel Modern (Studi Kasus pada Subjek IN-01 dan Subjek IN-02)

Aminuddin, Harun, Febriella, Fika Syanty Ayu, Najiba, Salwa, Tan Evan Tandiyono
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan dan pelanggan terhadap pelayanan frontliner di Ritel X sebagai salah satu jaringan ritel modern terbesar di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah memahami… bagaimana karyawan memaknai konsep pelayanan berdasarkan standar perusahaan dan bagaimana pelanggan menilai pengalaman layanan yang mereka terima. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi di beberapa gerai Ritel X di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pelayanan prima dan berupaya menerapkan standar 3S (Senyum, Sapa, Salam), namun masih terdapat kesenjangan antara pelaksanaan standar prosedural dengan pengalaman emosional yang diharapkan pelanggan. Pelanggan menilai bahwa kualitas pelayanan belum konsisten antar shift dan antar cabang, serta masih terdapat kekurangan pada aspek empati, komunikasi interpersonal, dan kecepatan respon. Penelitian ini mengungkap lima temuan penting: kesenjangan persepsi antara karyawan dan pelanggan, peran manajemen dalam membentuk budaya pelayanan, kelelahan emosional frontliner, pengaruh lingkungan fisik terhadap persepsi pelanggan, dan rendahnya kompetensi digital dalam pelayanan. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan, evaluasi sistemik, dan penguatan budaya kerja berbasis empati agar kualitas pelayanan Ritel Modern semakin sesuai dengan harapan pelanggan.

ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KENDALA UMKM RULI COFFEE

Putri, Hajjar Mei Wila, Intan Sari Rachmawati, Karli Ramdani, Zanuba Firda Farihah, Ujang Suherman
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering menghadapi berbagai kendala operasional, salah satunya adalah rendahnya tingkat kunjungan pelanggan yang berdampak pada penurunan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… enganalisis pengambilan keputusan pelaku UMKM dalam menghadapi kondisi usaha yang kurang ramai. Studi ini dilakukan pada Ruli Coffee Artisan, sebuah usaha kedai kopi yang mengalami penurunan jumlah pelanggan pada periode observasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, dan dokumentasi kegiatan kunjungan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi usaha yang kurang ramai memengaruhi pengambilan keputusan dalam pengelolaan produksi, tenaga kerja, modal, bahan baku, dan pemasaran. Keputusan yang diambil bersifat adaptif dan berorientasi pada efisiensi sumber daya untuk menjaga keberlangsungan usaha. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pengambilan keputusan dilakukan secara sederhana dan berbasis pengalaman, strategi tersebut cukup efektif dalam membantu UMKM bertahan di tengah keterbatasan permintaan pasar.

Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Medan

Awaliyah Sipahutar, Isma, Tarigan, Devani, Zahra, Nabila
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan. Lonjakan populasi di wilayah perkotaan menimbulkan berbagai masalah, seperti kepadatan tinggi,… nggi, keterbatasan layanan kesehatan, dan penurunan kualitas lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan masyarakat, tenaga medis, dan aparat kelurahan di beberapa kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah penduduk berdampak pada penurunan derajat kesehatan masyarakat akibat buruknya sanitasi, keterbatasan air bersih, serta meningkatnya kasus penyakit menular seperti ISPA dan diare. Selain itu, kesejahteraan sosial juga menurun karena tingginya kemiskinan, ketimpangan ekonomi, dan kurangnya perumahan yang layak. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Urbanisasi terhadap Kualitas Pemukiman dan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Medan

Mashuri Hamdani Lubis, Mhd, Pathan Nasution, Riandi, Alif, Muhammad
Abstract: Urbanisasi di Kecamatan Medan Amplas terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Fenomena ini memberi dampak positif pada perkembangan sosial ekonomi, namun juga menimbulkan masalah lingkungan seperti… erti kepadatan organisasi, berkurangnya ruang hijau, dan masalah kebersihan serta drainase. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak urbanisasi terhadap kualitas organisasi serta identifikasi langkah menuju kota berkelanjutan di Medan Amplas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi lapangan di kawasan padat penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi tanpa perencanaan tata ruang berkelanjutan menurunkan kualitas lingkungan organisasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam penerapan konsep pembangunan kota berkelanjutan melalui penyediaan ruang hijau, pengelolaan sampah terpadu, dan peningkatan kesadaran lingkungan warga.

PENGGUNAAN QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) PADA UMKM DI KELURAHAN UMBAN SARI KECAMATAN RUMBAI

Tiurmawati Sitorus, Ribka Septiani Harefa, Elly Niel Waty
Abstract: Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan teknologi finansial, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).… S). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat penggunaan, manfaat yang dirasakan, kemudahan, sikap, dan minat UMKM terhadap implementasi QRIS di Desa Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS dinilai bermanfaat karena mempercepat transaksi, meningkatkan keamanan, menyederhanakan pencatatan keuangan, dan beradaptasi dengan kebutuhan konsumen digital yang semakin meningkat. Namun, masih terdapat kendala, terutama terkait jaringan internet yang belum stabil, literasi digital yang rendah, dan pemahaman yang belum merata tentang penggunaan QRIS. Kebijakan pemerintah melalui penetapan tarif MDR dan regulasi sistem pembayaran juga telah mendorong adopsi QRIS di kalangan UMKM. Dengan demikian, dukungan edukasi, infrastruktur digital yang lebih baik, dan pendampingan yang intensif diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan QRIS di lingkungan UMKM.

DIGITALISASI LAYANAN ANTAR UNIT DIRSUD ARIFIN AHMAD PEKANBARU MENUJU RUMAH SAKIT CERDAS

Nur Wahidah, Salsabila Octarivi, Elly Niel Waty
Abstract: Digitalisasi layanan kesehatan telah menjadi fondasi utama dalam pengembangan smart hospital di berbagai negara, termasuk Indonesia. RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan tingkat provinsi menghadapi tantangan… tangan kompleks terkait koordinasi antar unit, integrasi data, serta efektivitas alur pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi digitalisasi layanan antar unit di RSUD Arifin Ahmad dan menilai kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pelayanan dan kesiapan rumah sakit menuju konsep Rumah Sakit Cerdas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen yang terkait dengan SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), serta sistem pendukung digital lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum digitalisasi, layanan antar unit masih didominasi proses manual, yang mengakibatkan tingginya waktu tunggu, kesalahan input, dan koordinasi yang kurang efektif. Setelah implementasi digitalisasi, terjadi peningkatan signifikan pada aspek kecepatan pelayanan, sinkronisasi data real-time, transparansi proses, serta keselamatan pasien. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan seperti variasi literasi digital pegawai, kebutuhan peningkatan infrastruktur TI, resistensi terhadap perubahan, serta isu keamanan data. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi layanan antar unit tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan RSUD Arifin Ahmad sebagai Rumah Sakit Cerdas yang adaptif, efisien, dan terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi konsep Technology Acceptance Model, Reinventing Government, dan Smart Hospital Framework sebagai dasar analisis transformasi digital di sektor kesehatan.

Transformasi Digital dalam Praktik HR: Analisis Penerapan Teknologi untuk Meningkatkan Kinerja SDM

Arlius Zai, Eliyunus Waruwu, Forman Halawa
Abstract: Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda strategis utama dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di berbagai organisasi, terutama di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan berbasis… teknologi. Perkembangan teknologi seperti Human Resource Information System (HRIS), Human Resource Analytics, Artificial Intelligence (AI), dan automasi proses administrasi telah mendorong perubahan signifikan dalam cara fungsi Human Resources (HR) menjalankan perannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi digital dalam praktik HR serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja SDM. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif-analitis dengan memadukan studi literatur dan temuan empiris dari berbagai organisasi yang telah mengimplementasikan solusi digital dalam manajemen SDM. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital mampu memberikan efisiensi operasional, peningkatan akurasi data, dan percepatan proses kerja dalam fungsi HR, seperti rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, dan manajemen talenta. HR Analytics berperan penting dalam pengambilan keputusan berbasis data, sehingga organisasi dapat mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, memprediksi potensi turnover, serta meningkatkan efektivitas program pengembangan karyawan. Sementara itu, penggunaan AI dalam proses rekrutmen dan manajemen kinerja memberikan nilai tambah berupa objektivitas dan konsistensi dalam evaluasi. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan organisasi, kompetensi SDM, budaya kerja, serta dukungan manajemen puncak. Tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan keterampilan digital, dan integrasi sistem masih menjadi hambatan dalam implementasi optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital dalam praktik HR merupakan strategi penting untuk meningkatkan kinerja SDM dan daya saing organisasi. Implementasi teknologi yang tepat, didukung oleh tata kelola perubahan yang efektif, menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan HR yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis data.

Pengantar Hukum Pajak Serta Aturan Dan Regulasi Yang Berlaku   

Yulina Duani, Ade, Niim Siregar, Nazla, Cikal Baihaqy Diawan, Muhammad, Vientiany, Dini
Abstract: Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang memiliki peranan penting dalam mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pajak tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan… n negara, tetapi juga sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperluas lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka yang bersumber dari buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi pemerintah. Pembahasan dalam penelitian ini mencakup pengertian hukum pajak, regulasi perpajakan, sistem pemungutan pajak, serta permasalahan penerapan hukum pajak di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi perpajakan yang jelas, konsisten, dan transparan sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan negara guna mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYELESAIAN SENGKETA KETENAGAKERJAAN MELALUI MEDIASI SEBAGAI NON LITIGASI: STUDI KASUS PERSELISIHAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK)

Muhammad Elvan Ardiansyah, Muhammad Zalkis Ardiansyah, Moulyta Elgi Trinanda
Abstract: Perselisihan hubungan industrial, khususnya pemutusan hubungan kerja (PHK), merupakan salah satu bentuk konflik yang sering terjadi dalam hubungan kerja di Indonesia. Penyelesaian melalui jalur litigasi kerap dinilai tidak… ak efisien karena memerlukan waktu dan biaya yang besar. Oleh karena itu, mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa non litigasi menjadi instrumen penting dalam hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis pengaturan mediasi serta efektivitasnya dalam penyelesaian sengketa PHK. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan literatur ilmiah terbaru (2020–2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki potensi besar dalam menciptakan penyelesaian yang cepat dan berkeadilan, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh faktor non yuridis seperti itikad baik para pihak dan kualitas mediator.

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ISTRI SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DALAM KELUARGA

Adinda Silalahi, Joupy G.Z Mambu, Stince Sidayang
Abstract: Kekerasan seksual dalam perkawinan atau marital rape merupakan salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang masih sering tidak diakui sebagai tindak pidana, baik secara sosial maupun budaya. Penelitian ini bertujuan… an untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban kekerasan seksual dalam keluarga serta mengkaji dampak yang ditimbulkan terhadap korban. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer dan sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Namun dalam praktiknya masih terdapat berbagai hambatan seperti budaya patriarki, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, serta ketergantungan ekonomi korban terhadap pelaku. Kekerasan seksual dalam perkawinan menimbulkan dampak multidimensional bagi korban, meliputi dampak fisik, psikologis, sosial, dan keretakan hubungan rumah tangga. Oleh karena itu diperlukan upaya perlindungan hukum yang lebih efektif melalui peningkatan kesadaran hukum, penguatan layanan perlindungan korban, serta pendidikan kesetaraan gender dalam masyarakat.