Search Articles & Publications

Showing 901 articles found for "Bangun"

MEMAHAMI AKHLAK DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DAN MORALITAS BUDAYA MODERN

Naila Ilmi Yunianti, Fazilatunnisa, Siti Masyithoh
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep akhlak dalam kehidupan rumah tangga dan relevansinya dengan moralitas budaya modern. Menggunakan metode studi literatur dan penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji… ji berbagai sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan akhlak Islami, nilai-nilai keluarga, dan dinamika moralitas dalam konteks modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak dalam rumah tangga memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter individu dan stabilitas sosial. Namun tantangan moralitas budaya modern seperti individualisme, materialisme, dan pergeseran nilai-nilai tradisional menciptakan kompleksitas dalam penerapan akhlak rumah tangga. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai-nilai akhlak klasik dengan adaptasi terhadap realitas modern dapat menjadi solusi dalam membangun keharmonisan keluarga yang berkelanjutan. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya revitalisasi akhlak rumah tangga sebagai fondasi moral dalam menghadapi dinamika budaya kontemporer.  

ADAB DALAM BELAJAR MENURUT KITAB AKHLAK LIL BANIN

Syakira Nailal Murtafi'ah, Nadidia Agista Viola, Siti Masyithoh
Abstract: Abstrak Penelitian ini bertujuan  untuk mempelajari nilai-nilai adab dalam proses belajar yang ditemukan dalam kitab Akhlāq lil Banīn karya Syaikh Umar Ahmad Baraja. Kitab ini adalah karya klasik yang banyak digunakan dalam… an dalam pendidikan Islam, terutama dalam hal membangun karakter anak sejak kecil. Dengan menggunakan Studi literatur, artikel ini menganalisis lima sikap utama dalam belajar: sikap sebelum belajar, sikap terhadap guru, sikap terhadap buku dan alat belajar, sikap terhadap niat belajar, dan sikap terhadap teman. Bab-bab tertentu dalam kitab memberikan penjelasan tentang setiap adab, yang kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian saat ini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab-adab tersebut memiliki korelasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa di pendidikan kontemporer. Penelitian ini membantu memperkaya literatur pendidikan Islam berbasis akhlak. Selain itu, penelitian ini memberikan saran praktis tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai adab dalam kurikulum sekolah dasar.

SHALAT DAN KESEHATAN MENTAL: TINJAUAN PSIKOSPIRITUAL TERHADAP PENGURANGAN STRES DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Shalat sebagai ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga manfaat psikologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas shalat dalam mengurangi stres dan mendukung kesehatan… hatan mental melalui pendekatan studi literatur. Kajian terhadap berbagai publikasi ilmiah menunjukkan bahwa praktik shalat memengaruhi aktivitas otak, meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin, serta memperkuat regulasi emosi dan ketahanan psikologis. Aktivasi area otak seperti medial prefrontal cortex dan precuneus selama shalat mengindikasikan keterlibatan fungsi kognitif, empati, dan refleksi diri. Aspek sosial dari shalat berjamaah turut membentuk dukungan emosional dan rasa keterhubungan, yang berkontribusi pada kesejahteraan mental. Hasil kajian ini mengonfirmasi bahwa keteraturan dan kekhusyukan dalam shalat berdampak positif terhadap kondisi psikologis individu, menjadikannya sebagai praktik terapi psikospiritual yang potensial dalam manajemen stres. Dengan demikian, praktik shalat layak dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari intervensi kesehatan mental modern, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjunjung tinggi nilai spiritual. Temuan ini menguatkan urgensi integrasi spiritualitas Islam ke dalam praktik kesehatan mental modern guna membangun pendekatan yang lebih holistik, kontekstual, dan sesuai dengan keyakinan masyarakat Muslim

KONSUMSI KONTEN DAKWAH DIGITAL DAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL MAHASISWA: KAJIAN EMPIRIS DI KALANGAN GENERASI Z

Sirun, Akhmad Kastalani, Surawan , Surawan
Abstract: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi informasi keagamaan, terutama di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat konsumsi konten dakwah digital… l dan kesejahteraan spiritual siswa generasi Z, serta menganalisis hubungan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 25 mahasiswa yang aktif mengakses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara rutin mengakses konten dakwah digital, terutama melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Mahasiswa menilai konten dakwah digital tidak hanya memperluas akses terhadap ilmu agama, tetapi juga menjadi sumber spiritual yang inspiratif, relevan, dan menenangkan. Tingkat kesejahteraan spiritual mereka juga tinggi, ditandai dengan kedekatan dengan Tuhan, ketenangan batin, dan makna hidup. Temuan ini selaras dengan teori Kegunaan dan Kepuasan, di mana media digunakan untuk memenuhi kebutuhan spiritual secara aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya kualitas konten dakwah serta peran figur ustadz yang otentik dalam membangun spiritualitas digital yang sehat dan bermakna.

KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN RASULULLAH SAW

Aditya Syahputra, Akhmad Kastalani, Ahmadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai model kepemimpinan ideal dalam Islam dan relevansinya dalam konteks modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian… an ini mengkaji sumber-sumber otentik seperti Al-Qur'an, hadis, dan literatur sejarah Islam untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fundamental kepemimpinan Rasulullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Rasulullah SAW berlandaskan pada tujuh karakteristik utama: Sidq (kejujuran dan integritas), Amanah (tanggung jawab dan kredibilitas), Fathanah (kecerdasan dan kebijaksanaan), Tabligh (komunikasi efektif dan transparan), keadilan, kesabaran, serta kasih sayang dan empati. Prinsip-prinsip ini tidak hanya menjadi landasan dalam membangun masyarakat Islam pada masa Rasulullah, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks kepemimpinan modern di berbagai bidang. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam era globalisasi memiliki potensi untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan efektif dalam membangun organisasi dan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tokoh kontemporer yang telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut serta strategi praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

ENHANCING PARAGRAPH WRITING AMONG NINTH-GRADE STUDENTS THROUGH THE COMPLETE-SENTENCE MODEL: A PRETEST–POSTTEST STUDY

Lubis, Rahmadsyah, Nurhaliza, Nisrina, Siregar, Sri Handayani, Harahap, Eni Fauziah, Anugerahwati, Mirjam
Abstract: This study investigated the effectiveness of the Complete‑Sentence Model in enhancing paragraph‑writing ability among ninth‑grade students at SMP Negeri 2 Sibabangun. Specifically, it aimed to (1) describe the implementation… ementation of the Complete‑Sentence Model in teaching paragraph writing, (2) measure students’ paragraph‑writing ability before and after the intervention, and (3) determine whether the model produced a statistically significant improvement. A pre‑experimental one‑group pretest–posttest design was employed. The population was all Grade IX students (N = 84); a purposive sample of 29 students from class IX C participated. Data were collected via observation checklists and writing tests. Findings show that implementation quality was rated as good (mean = 3.4). Students’ mean writing score improved markedly from 39 (pretest; fail) to 75 (posttest; good). A paired t‑test confirmed the improvement was statistically significant (t = 11.78 > tcritical = 2.05), leading to acceptance of the hypothesis. The results indicate that the Complete‑Sentence Model is an effective instructional strategy for improving paragraph‑writing ability among ninth‑grade students at the study site.

QUALIFICATIONS OF THE SPIRITUAL INTEGRITY OF JESUS’ LEADERSHIP IN THE GOSPEL OF MATTHEW: IMPLICATIONS FOR CHRISTIAN LEADERSHIP IN INDONESIA

Waruwu, Elianus, Sihotang, Korintus, Paimon, Edi, Jacky, Jacky
Abstract: Penelitian ini menyoroti krisis integritas kepemimpinan yang melanda Indonesia dan gereja, yang kerap dipengaruhi oleh adopsi model kepemimpinan sekuler yang pragmatis serta mengabaikan spiritualitas Alkitabiah. Walaupun… keteladanan Yesus menjadi acuan utama, kajian teologis khusus tentang integritas spiritual kepemimpinan-Nya dalam Injil Matius masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis integritas spiritual Yesus dalam Injil Matius serta menggali implikasinya bagi kepemimpinan Kristen di Indonesia, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Kristen dan pemimpin gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta eksegesis historis-gramatikal dan teologis terhadap Injil Matius. Hasil penelitian mendefinisikan integritas secara holistik sebagai kesatuan identitas diri, keaslian hidup, keberanian moral, kedekatan dengan Allah, dan kompetensi praktis. Integritas ini berakar pada relasi dengan Allah dan menuntut keselarasan antara perkataan, tindakan, serta kehendak-Nya. Kepemimpinan Kristen dipahami bukan sekadar kapasitas manusiawi atau posisi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut visi rohani, integritas, dan pelayanan kasih. Empat kualifikasi integritas kepemimpinan Yesus yang ditemukan adalah: (1) Kepemimpinan melalui kehidupan doa yang tekun sebagai dasar ketergantungan total pada Allah dan ketaatan kepada kehendak-Nya; (2) Kepemimpinan sesuai tuntunan Roh Kudus sebagai sumber wibawa dan kuasa yang bersumber dari pengurapan ilahi; (3) kepemimpinan berdasarkan kebenaran firman Tuhan sebagai otoritas tertinggi, sumber kebenaran, inspirasi, hikmat, dan pendoman kehidpan; dan (4) kepemimpinan berkarakter ilahi yang nyata melalui kasih agape, kerendahan hati, belas kasihan, kejujuran, ketulusan, serta penolakan terhadap kemunafikan. Kesimpulannya, integritas kerohanian merupakan pilar fundamental yang menyatukan kedalaman spiritualitas dengan kredibilitas praktis, sekaligus memberikan kerangka teologis yang kokoh untuk membangun kepemimpinan Kristen yang otentik dan transformatif di tengah krisis integritas.

SYNERGY OF EDUCATION AND PUBLIC POLICY IN REALIZING A GREEN ECONOMY-BASED SOCIETY

Wibowo, Wahyu, Panggabean, Nur Azizah, Fatiha, Nur, Aminuddin
Abstract: Ekonomi hijau merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks ini, kebijakan publik memegang peranan… eranan penting dalam mendorong transisi menuju ekonomi hijau melalui regulasi, insentif fiskal, dan program pembangunan berkelanjutan. Selain itu, pendidikan kewirausahaan hijau menjadi aspek krusial dalam membangun kesadaran dan keterampilan bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. Artikel ini mengkaji keterkaitan antara ekonomi hijau, kebijakan publik, dan pendidikan kewirausahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kebijakan yang telah diterapkan di berbagai negara, tantangan dalam penerapannya, serta peran pendidikan dalam membentuk pola pikir wirausahawan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara kebijakan adaptif dan pendidikan kewirausahaan berkelanjutan dapat menjadi katalisator dalam mengakselerasi transformasi ekonomi hijau. Selain itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun sektor swasta, sangat penting agar kebijakan ekonomi hijau dapat berjalan efektif. Dengan demikian, integrasi kebijakan publik dan pendidikan kewirausahaan hijau menjadi kunci terciptanya ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inklusif di era ekonomi hijau.

EPISTIMOLOGI, FENOMENOLOGI, HERMUNEUTIKA DAN DEKONSTRUKSIONISME

Fuji Rahayu, Amril Mansur
Abstract:   Tiga cabang utama dalam filsafat ilmu antara lain Fenomenologi, Hermeneutika dan Dekonstruksionisme. Filsafat ilmu mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan aspek pengetahuan, realitas dan pemahaman manusia terhadap… dap dunia. Ketiga cabang ilmu ini memiliki focus dan pendekatan yang berbeda dalam memahami hakikat pengetahuan. Tujuan dari penulisan ini untuk mendalami aspek – aspek dari Fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman subjektif dan kesadaran manusia, konsep Hermeneutika berfokus pada penafsiran teks dan konteks social dan Dekonstruksionisme yang berfokus pada membongkar makna dan struktur dalam bahasa serta teks. Dari ketiga pendekatain ini, meskipun berbeda tetapi dapat menggali pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana manusia membangun pengetahuan dan makna. Penulis menyarankan agar setiap individu mempertimbangkan pemikiran rasional dalam setiap tindakan untuk mencapai hasil yang lebih baik dan memuaskan.

IMPLEMENTATION OF P5 "MINI GARDEN CERIA" AS AN EFFORT TO STRENGTHEN CONCERN FOR THE NATURAL ENVIRONMENT AND RESPONSIBILITY OF STUDENTS AT KINDERGARTEN CERIA EDULOKA

Rahma Dwi Marta, Dessy Syofiyanti, Serli Hasmita, Ulfa Yunita
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program "Mini Garden Ceria" di Taman Kanak - Kanak Ceria Eduloka sebagai upaya menguatkan kepedulian terhadap alam sekitar dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan… unakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Aktivitas dalam program ini meliputi pengukuran luas lahan, menghitung biji, mengenal bangun datar dan bangun ruang pada benda benda sekitar, mengukur pertumbuhan tanaman menggunakan penggaris, mengisi media tanam dengan tanah sambil menghitung berapa sekop tanah yang dimasukkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep Matematika dasar, seperti pengukuran dan perhitungan sederhana, sekaligus membangun karakter positif berupa kepedulian lingkungan dan rasa tanggung jawab serta melibatkan siswa secara aktif, mulai dari menanam, menyiram, hingga merawat tanaman di area sekolah. Program ini efektif dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga tanaman dan kebersihan taman. Selain itu, tanggung jawab siswa terbentuk melalui tugas merawat tanaman secara bergilir, yang juga berdampak positif pada perilaku mereka di rumah, seperti mulai menyiram tanaman secara mandiri. Dengan demikian, implementasi P5 "Mini Garden Ceria" di TK Ceria Eduloka berhasil mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab.