Abstract:Kelurahan Sendang Mulyasari berada di Kecamatan Tonggauna Kabupaten Konawe, salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Mata pencaharian penduduk kelurahan Wawonggole sebagian adalah petani Peternak…
dan sebagian lainnya pegawai negeri dan wiraswasta. Komoditas ternak sapi yang banyak dihasilkan di kelurahan tersebut salah satunya adalah ternak sapi bali. Pencegahan penyakit mulut dan kuku dengan melaluli sosialisasi kepada petani peternak kepada masyarakat Kelurahan sandang mulyasasri sangat perlu diinformasikan teknologi pencegahan mulut dan kuku ini guna menambah pengetahuan dan ketrampilan terkait kesehatan ternak sapi. Metode dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pelatihan dan diskusi kepada petani peternak RW 02 (Kelompok Dasa Wisma RW 01) tentang proses vaksinasi pada ternak sapi . Penyampaian materi dilakukan dengan pelatihan serta praktek langsung dengan petani peternak sapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kelurahan sendang mulyasari yan berkedudukan di Kecamatan Tonggauna telah berjalan dengan lancar sesuai rencana. Hal ini dapat dilihat dari antusiasnya masyarakat petani peternak mengikuti pelatihan serta membawa ternak untuk di lakukan vaksin ini,. Masyarakat petani peternak sangat tertarik dengan teknologi pengendalian penyakit mulut dan kuku dengan teknologi melalui vaksin . Pengenalan dan penerapan teknologi ini sudah dapat menyentuh salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam membantu usaha petani peternak sapi bali terkait kesehatan ternak yang mereke pelihara.
Abstract:Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan satu Mitra yaitu Kelompok UKM Mitra ini bertempat di Desa Momea, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe. Kelompok ini memiliki aneka usaha, antara lain aneka kuliner,…
liner, pakaian, laundry, kesehatan dan kerajinan. Namun, Karena kurang nya pengalaman membuat kurangnya promosi dan penjualan produk yang masih dilakukan secara tradisional serta kemampuan manajemen atau pengelolaan yang kurang profesional, hal tersebut yang menyebabkan kurang berkembangnya usaha bahkan beberapa diantaranya gulung tikar. Ada lagi yang karena tetap ingin memperoleh pendapatan tetap menjualnya kepada pedagang besar tanpa merk, sehingga banyak yang produknya diakui sebagai produk orang lain. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menerapkan e-commerce terhadap penjualan aneka produk UKM yang ada di Kelurahan Latoma dengan maksud mengenalkan dan meningkatkan omset penjualannya, sedangkan metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode parsitipatif, penyuluhan, pendampingan dan pelatihan. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan adanya bantuan pelatihan dan aplikasi e-commerce dapat meningkatkan motivasi bagi mitra untuk melaksanakan pemasaran terhadap produknya supaya omsetnya meningkat agar mampu meningkatkan ekonomi keluarga.
Abstract:Prediksi penyakit diabetes menjadi salah satu tantangan penting dalam dunia kesehatan mengingat meningkatnya prevalensi penyakit ini secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Naive Bayes dalam…
lam memprediksi risiko diabetes berdasarkan dataset medis yang berisi berbagai fitur seperti usia, berat badan, kadar gula darah, tekanan darah, dan riwayat keluarga. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam mengolah data dengan asumsi independensi antar variabel. Pada penelitian menggunakan metode Naive Bayes menunjukkan bahwa memiliki capaian tingkat akurasi sebesar 83.75% dengan precision untuk kelas "Yes" sebesar 86.47% dan recall sebesar 93.50%, yang menandakan performa yang cukup baik dalam mendeteksi pasien diabetes. Namun, performa model dalam mendeteksi pasien non-diabetes perlu ditingkatkan mengingat recall untuk kelas "No" hanya mencapai 51.35%. Hasil ini menunjukkan bahwa Naive Bayes adalah metode yang sederhana namun efektif untuk memprediksi diabetes, dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk membantu pengambilan keputusan medis secara lebih akurat.
Abstract:Di era digital yang semakin maju, perundungan siber telah menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kepercayaan diri dan kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak perundungan…
siber terhadap kepercayaan diri remaja menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), dengan menganalisis sepuluh jurnal yang relevan. Metode PRISMA diterapkan dalam proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak psikologis dan sosial dari perundungan siber. Penelitian ini menemukan bahwa perundungan siber berdampak negatif pada kepercayaan diri remaja dan mengidentifikasi perlunya tindakan pencegahan seperti pendidikan, keterlibatan orang tua, dan dukungan sosial untuk mengurangi dampak negatif ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua, guru, dan masyarakat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi remaja. Selain itu, kebijakan yang ketat harus ditetapkan untuk mengatasi perundungan siber di kalangan remaja.
Abstract:Penelitian ini didorong oleh semakin seringnya cyberbullying di media sosial terhadap remaja, yang berdampak pada masalah kesehatan mental seperti kecemasan, stres, dan depresi. Studi ini menyelidiki pengaruh cyberbullying…
ng di media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA dan data kualitatif dari 51 responden remaja usia 12-24 tahun melalui kuesioner. Hasil menunjukkan, 30 responden mengalami cyberbullying seperti flaming, harassment (pelecehan), dan denigration (fitnah), sementara 21 responden lainnya tidak merasakan mengalami cyberbullying. Dari yang mengalami cyberbullying, 15 orang merasa tidak nyaman menggunakan media sosial, 13 merasa rendah diri, dan 10 merasa depresi atau frustrasi. Sebanyak 5 orang merasa takut dan 5 lainnya merasa terisolasi, sementara 12 responden merasa biasa saja. Temuan ini menunjukkan cyberbullying dapat berdampak serius pada psikologis remaja, terutama pada rasa percaya diri dan kenyamanan di media sosial. Penelitian ini menyarankan perlunya literasi digital dan dukungan psikologis, serta peran orang tua, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman.
Abstract:Cyberbullying telah menjadi ancaman serius bagi remaja di era digital, terutama di kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang memicu cyberbullying serta dampaknya…
knya terhadap mahasiswa Universitas Universal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui survei berbasis kuesioner dari responden yang bervariasi dalam usia dan jenjang pendidikan. Hasilnya menunjukkan bahwa cyberbullying berdampak signifikan pada kesejahteraan mental, prestasi akademik, dan hubungan sosial mahasiswa. Faktor-faktor seperti kurangnya literasi digital, tekanan sosial, dan anonimitas di dunia maya menjadi penyebab utama meningkatnya kasus ini. Bentuk cyberbullying yang sering terjadi mencakup penghinaan verbal, olokan terkait penampilan, dan pencurian identitas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, peran aktif institusi pendidikan, serta kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan online yang aman dan mendukung kesehatan mental mahasiswa.
Abstract:Abstract: Hospitals, as healthcare facilities, have a high level of visitor mobility, particularly in inpatient wards. Therefore, visitor control is necessary to maintain patient comfort, safety, and service quality. Manual…
ual visitor monitoring is considered ineffective and prone to errors. Therefore, this study aims to design and implement an artificial intelligence-based visitor monitoring system for hospital inpatient wards using computer vision technology. The developed system utilizes the YOLOv8 model as an object detection algorithm to automatically detect and count visitors through a camera. Visitor information is displayed through a desktop-based monitoring interface and is equipped with warning notifications via the Telegram application and an automatic alarm if the number of visitors exceeds the limit set by hospital policy. Test results show that the system is capable of performing well in detecting and counting visitors in real time, as well as sending information and warnings responsively. Thus, this system is considered effective as a technology-based hospital management support solution in controlling inpatient ward density and making decisions more quickly and accurately.
Keywords: hospital; inpatient ward; computer vision; yolov8; visitor monitoring
Abstrak: Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan memiliki tingkat mobilitas pengunjung yang tinggi, khususnya pada ruang rawat inap, sehingga diperlukan pengendalian jumlah pengunjung untuk menjaga kenyamanan, keselamatan pasien, dan kualitas pelayanan. Pemantauan jumlah pengunjung secara manual dinilai kurang efektif dan rentan terhadap kesalahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan jumlah pengunjung ruang rawat inap rumah sakit berbasis kecerdasan buatan menggunakan teknologi computer vision. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan model YOLOv8 sebagai algoritma object detection untuk mendeteksi dan menghitung jumlah pengunjung secara otomatis melalui kamera. Informasi jumlah pengunjung ditampilkan melalui antarmuka pemantauan berbasis desktop dan dilengkapi dengan notifikasi peringatan melalui aplikasi Telegram serta alarm otomatis apabila jumlah pengunjung melebihi batas yang ditetapkan sesuai kebijakan rumah sakit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik dalam mendeteksi dan menghitung jumlah pengunjung secara real-time, serta mengirimkan informasi dan peringatan secara responsif. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif sebagai solusi pendukung manajemen rumah sakit berbasis teknologi dalam pengendalian kepadatan ruang rawat inap dan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
Kata kunci: rumah sakit; ruang rawat inap; computer vision; yolov8; monitoring pengunjung
Abstract:Abstract: The issue of stunting represents a significant obstacle in public health development efforts, particularly in the Asahan Regency area. Stunting not only affects children’s physical growth but also has implications…
tions for intellectual capacity and productivity in the future. This study aims to develop an information system based on a Web Geographic Information System (Web GIS) to monitor the geographic distribution of stunting cases and assist the Asahan Regency Health Office in making data-driven policy decisions. The method applied in this research is a quantitative descriptive approach, encompassing the stages of problem identification, data collection, system requirements analysis, design, implementation, and system evaluation. The research findings show that the developed Web GIS platform successfully displays stunting data by district through interactive digital map representation, facilitates data input and updates by healthcare workers, and provides information accessible to the general public. The system is considered capable of improving the effectiveness and efficiency of stunting case monitoring, while also supporting information transparency and the planning of more targeted intervention programs. With the implementation of this Web GIS, stunting prevention efforts in Asahan Regency can be carried out in a more structured manner and based on accurate spatial data.
Keywords: stunting; geographic information system; monitoring; mapping; asahan regency
Abstrak: Permasalahan stunting merupakan hambatan signifikan dalam upaya pengembangan kesehatan publik, terutama di wilayah Kabupaten Asahan. Stunting tidak hanya mempengaruhi aspek pertumbuhan jasmani anak, namun juga berimplikasi pada kemampuan intelektual dan daya produktif di masa mendatang. Studi ini memiliki tujuan untuk membangun sistem informasi yang berbasiskan Web Geographic Information System (Web GIS) dengan maksud memantau distribusi kasus stunting secara geografis dan memfasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan data. Metode yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, meliputi fase identifikasi permasalahan, koleksi data, kajian kebutuhan sistem, perancangan, penerapan, dan penilaian sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa platform Web GIS yang dikembangkan berhasil menampilkan data stunting per kecamatan melalui representasi peta digital yang interaktif, memfasilitasi proses input dan pemutakhiran data oleh tenaga kesehatan, serta menyediakan informasi yang dapat diakses oleh khalayak umum. Sistem tersebut dianggap mampu meningkatkan keefektifan dan keefisienan dalam monitoring kasus stunting, sekaligus mendukung keterbukaan informasi dan perencanaan program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya implementasi Web GIS ini, langkah-langkah penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berdasarkan data spasial yang tepat.
Kata Kunci: stunting; sistem informasi geografis; monitoring; pemetaan; kabupaten asahan
Abstract:Abstract: Stunting is a serious health issue in infants caused by chronic malnutrition during the first 1,000 days of life. This condition affects physical growth and cognitive development, which can impact the quality of…
f human resources in the future. The city of Tanjungbalai still faces a high prevalence of stunting, requiring more effective prevention and treatment measures. However, limited access to experts poses a challenge for parents in obtaining adequate information and consultation services. This study aims to develop a web-based expert system capable of analyzing stunting symptoms in infants using the forward chaining method. This method works by tracing the facts provided by users to reach a conclusion about the likelihood of stunting. The system is expected to assist parents in identifying stunting risks and providing appropriate prevention and treatment recommendations. The system is developed using the PHP programming language and MySQL database. The research findings indicate that the expert system can analyze stunting symptoms quickly and accurately, making it an effective tool in supporting stunting prevention efforts.
Keywords: expert system; stunting; forward chaining; toddlers
Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan serius pada balita yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis selama 1000 hari pertama kehidupan. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, yang dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kota Tanjungbalai masih menghadapi angka prevalensi stunting yang cukup tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Namun, keterbatasan akses terhadap tenaga ahli menjadi hambatan bagi orang tua dalam memperoleh informasi dan layanan konsultasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web yang mampu menganalisis gejala stunting pada balita menggunakan metode forward chaining. Metode ini bekerja dengan menelusuri fakta-fakta yang diberikan oleh pengguna untuk menghasilkan kesimpulan mengenai kemungkinan stunting. Sistem ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam mengenali risiko stunting serta memberikan rekomendasi pencegahan dan penanganan yang sesuai. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dirancang mampu menganalisis gejala stunting secara cepat dan akurat, sehingga dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan stunting.
Kata kunci: sistem pakar; stunting; forward chaining; balita
Abstract:Abstract: Cyberbullying has become an increasingly pressing issue among adolescents, which shifted many social interactions to digital platforms. This study investigates the factors contributing to cyberbullying and its…
long-term impacts on students at SMAN 15 Batam. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through a survey administered to 52 students across different age groups and grade levels. The findings indicate that a majority of students have experienced significant negative effects from cyberbullying, impacting their mental health, academic performance, and social relationships. Key contributing factors include emotional instability, peer pressure, stress from remote learning, and limited social activities during the pandemic. The study highlights that the most common forms of cyberbullying involve verbal harassment, physical appearance mockery, and identity impersonation. Given the extensive impact on students' well-being, stronger intervention programs involving schools, families, and communities are essential to mitigate the harmful effects of cyberbullying and foster a safer digital environment for adolescent
Keywords: Impact; Factors; Cyber; School
Abstrak: Cyberbullying telah menjadi isu yang semakin mendesak di kalangan remaja, yang menggeser banyak interaksi sosial ke platform digital. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang berkontribusi terhadap cyberbullying dan dampak jangka panjangnya terhadap siswa di SMAN 15 Batam. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei yang dilakukan terhadap 52 siswa dari berbagai kelompok umur dan tingkat kelas. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengalami dampak negatif yang signifikan dari cyberbullying, yang berdampak pada kesehatan mental, kinerja akademik, dan hubungan sosial mereka. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap hal ini adalah ketidakstabilan emosi, tekanan teman sebaya, stres akibat pembelajaran jarak jauh, dan terbatasnya aktivitas sosial selama pandemi. Studi ini menyoroti bahwa bentuk-bentuk cyberbullying yang paling umum melibatkan pelecehan verbal, ejekan terhadap penampilan fisik, dan peniruan identitas. Mengingat besarnya dampak terhadap kesejahteraan siswa, program intervensi yang lebih kuat yang melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas sangat penting untuk mengurangi dampak berbahaya dari cyberbullying dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi remaja.
Kata kunci: Dampak; Faktor; Cyber; Sekolah