Search Articles & Publications

Showing 621 articles found for "Kesehatan"

Pendampingan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Untuk Mencegah Stunting Di Desa Wonokusumo, Tapen, Bondowoso

Praptika Septi Femilia, Dwi Ayu Lestari, Hasby Haq Arihakim, Dina Akmaliyatul Hilyah, Bayu Aldi Tiya, Sitti Shofiatus Sholehah, Nur Uriva, Frenda Ninggar Marsiska, Novi So’imatul Fadilah, Feby Nurrahmawati, Rahmad Aditya Eka Febriyanto, Nova Lupita Nur Wulandari, Lusita Maisyaroh, Rika Fadilatul Laila, Ahmad Murobbiy W. F.
Abstract: Fenomena stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bondowoso yang memiliki prevalensi cukup tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Desa Wonokusumo sebagai lokasi program pengabdian memiliki… ki kasus balita stunting yang perlu penanganan segera. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan fokus pada pencegahan stunting melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan perangkat desa, kader posyandu, serta masyarakat. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, sosialisasi pemanfaatan TOGA, serta aksi pendistribusian bibit sawi dan tomat ke tujuh dusun di Desa Wonokusumo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola asuh, perubahan perilaku menuju hidup sehat, serta kemandirian keluarga dalam memanfaatkan pekarangan untuk menanam TOGA sebagai sumber gizi tambahan. Selain itu, terjadi penurunan jumlah kasus stunting secara bertahap, yang menandakan bahwa program berbasis kearifan lokal ini dapat menjadi model preventif yang efektif, murah, dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di masyarakat pedesaan.

Analisa Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di PT. Wonojati Wijoyo Kediri Mewujudkan Lingkungan Kerja Aman Dan Produktif

Budi Hartono
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam operasional perusahaan yang bertujuan melindungi tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi… i K3 di PT. Wonojati Wijoyo Kediri guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan memberikan rekomendasi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian observasional, melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Wonojati Wijoyo telah memiliki dasar program K3, namun terdapat kelemahan dalam sosialisasi kebijakan, kepatuhan penggunaan APD, kondisi APD, dan sistematisasi manajemen risiko. Kekuatan terletak pada komitmen awal manajemen dan ketersediaan infrastruktur K3 dasar. Kesimpulannya, implementasi K3 di PT. Wonojati Wijoyo memerlukan perbaikan berkelanjutan melalui penguatan pelatihan, peningkatan kualitas APD, optimalisasi pengawasan, dan peningkatan keterlibatan karyawan untuk mencapai lingkungan kerja yang aman dan produktif secara optimal. Upaya ini penting untuk menunjang keberlangsungan dan efisiensi perusahaan.

Promosi Kesehatan Di Sekolah: Upaya Pencegahan Penyakit Diare Melalui Penyuluhan Interaktif

Listy Handayani
Abstract: Tingginya angka kejadian diare di Kota Kendari mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian melalui penyuluhan interaktif sebagai upaya promosi kesehatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan siswa… terkait gejala, penyebab, dan pencegahan diare, serta kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyakit diare dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendari pada bulan Juni 2025. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah interaktif disertai sesi diskusi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan peserta dengan kategori pengetahuan baik dari 55% menjadi 65%, serta penurunan jumlah peserta dalam kategori pengetahuan kurang dari 10% menjadi 5%. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang diare dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit diare di lingkungan sekolah.

Optimalisasi Kesejahteraan Fisik Dan Mental Lansia Binaan Rumah Zakat Makassar Melalui Program Desa Ramah Lansia

Kurniati Zainuddin, Amir, Rahma Aliyah Usman, Reza Amini Kadir, Rifani Hardiyani, St. Khafiah Izabi
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia… a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.

Psikoedukasi: "Write Your Mind: Memahami dan Merawat Kesehatan Mental di Usia Remaja" di SMAN 23 Makassar

Novi Yanti Pratiwi, Divia Febrianti Syam, Nur Ismi Winda Sari Muis, Delvy Afriani, Putri Jingga
Abstract: Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi… jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema “Kesehatan Mental Remaja” yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.

Efektifitas Penerapan Emotional Freedom Technique (EFT) Untuk Mengelola Stress Pada Guru SDN Mamajang II Kota Makassar

Andi Halima, Riskia Ruhi Alwati, Andi Zakiah Syafirah, Mufti Hatuljannah
Abstract: Stres merupakan salah satu permasalahan psikologis yang banyak dialami oleh guru sekolah dasar, terutama akibat beban kerja yang tinggi, tuntutan administratif, serta tekanan lingkungan kerja. Ketidakmampuan dalam mengelola… ola stres dapat berdampak pada penurunan kualitas pengajaran dan kesehatan mental guru. Kegiatan Psikoedukasi ini bertujuan untuk memberikan intervensi berupa pelatihan Emotional Freedom Technique (EFT) sebagai metode praktis dalam membantu guru mengelola stres secara mandiri. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain One Group Pre-Test and Post-Test terhadap 11 guru di SD Negeri Mamajang II Kota Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Perceived Stress Scale (PSS) dan dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test melalui SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata stres partisipan menurun dari 24,91 menjadi 17,64 setelah mengikuti pelatihan EFT. Selain itu, tidak ada lagi partisipan yang berada pada kategori stres tinggi setelah intervensi, dan sebagian besar mengalami penurunan ke kategori stres sedang dan rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa EFT efektif sebagai strategi psikoedukatif dalam mengurangi stres guru dan dapat diterapkan dalam program kesejahteraan mental di lingkungan pendidikan dasar.

Pengaruh Psikoedukasi Tentang Manfaat Dan Risiko Penggunaan Gadget Terhadap Pemahaman Siswa SMPN 33 Makassar

Ahmad Razak, Achmad Alif Satrio, A.Humairah Az-Zahra, Vera Najwa Rahman
Abstract: Nomophobia adalah kondisi psikologis yang ditandai dengan kecemasan berlebihan saat individu tidak dapat mengakses ponsel, dan menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja. Rendahnya kesadaran mengenai&#8230; i dampak negatif penggunaan gawai berlebihan menjadi salah satu penyebab kurangnya penanganan dini terhadap nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman siswa SMP Negeri 33 Makassar mengenai bahaya dan strategi penanggulangan nomophobia. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest kepada 30 siswa kelas VII dan VIII. Materi disampaikan melalui metode ceramah interaktif yang disertai sesi tanya jawab dan refleksi pengalaman penggunaan gawai. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), dengan rata-rata skor pretest sebesar 14,10 meningkat menjadi 34,46 pada posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penggunaan ponsel secara sehat dan pencegahan nomophobia. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi guru Bimbingan dan Konseling, sekolah, dan orang tua dalam menyusun strategi intervensi edukatif berbasis psikologi yang mendukung kesehatan mental remaja.

Akuntabilitas Penyaluran ZIS-DSKL Perspektif Akuntansi Syariah (Studi Kasus Pada Baznas Kabupaten Jember)

Ahmad Khoirul Sobri, Muiszatin, Eis Fahmiatul Fununi
Abstract: Zakat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun pemahaman yang terbatas mengenai harta yang wajib dizakati masih menjadi kendala dalam optimalisasinya. Di Indonesia, pengelolaan ZIS-DSKL dipercayakan&#8230; ipercayakan kepada BAZNAS, yang dituntut untuk menjalankan tugasnya dengan transparansi dan akuntabilitas guna mempertahankan kepercayaan publik. Sejak didirikan pada 2017, BAZNAS Kabupaten Jember telah berupaya mengelola zakat secara amanah sesuai dengan prinsip syariat Islam. Di bawah kepemimpinan H. Saifullahudi, jumlah donatur mengalami peningkatan yang signifikan. BAZNAS berkontribusi dalam tiga dimensi akuntabilitas, yaitu hubungan vertikal kepada Allah SWT, tanggung jawab horizontal kepada masyarakat melalui program pendidikan dan kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui advokasi dan bantuan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai akuntabilitas pengelolaan dana ZIS-DSKL di BAZNAS Kabupaten Jember menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan mencakup survei dan eksperimen, dengan analisis data berbasis perangkat lunak seperti SPSS untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi hasil penelitian.

Program Pemeriksaan Mata Dan Edukasi Kesehatan Visual pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Kasus di SDTQ Al Wafi

Haryanti, Suci, Sahel, Kartikawati , Atti
Abstract: Peningkatan penggunaan gawai digital di kalangan siswa sekolah dasar telah berkontribusi pada meningkatnya risiko gangguan penglihatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDTQ Al Wafi dengan tujuan melakukan skrining&#8230; ing kesehatan mata dan implementasi program intervensi komprehensif. Metode pelaksanaan mencakup pemeriksaan mata dengan snellen chart, trial frame, dan autoref pada seluruh siswa, dilanjutkan dengan edukasi kesehatan visual dan pendampingan intensif. Dari total siswa yang diperiksa, teridentifikasi 4 kasus gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan khusus, dengan karakteristik utama berupa kesulitan penglihatan jarak jauh. Program intervensi yang diterapkan meliputi modifikasi lingkungan belajar, pendampingan psikososial, dan edukasi komunitas sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan dalam perilaku penggunaan gawai dan postur belajar siswa, serta peningkatan kapasitas sekolah dalam deteksi dini gangguan penglihatan. Program ini menghasilkan model intervensi berbasis komunitas yang dapat diadaptasi untuk penanganan kesehatan mata siswa di sekolah dasar lainnya.

Edukasi Pemahaman Plagiarisme Pada Mahasiswa Kesehatan Untuk Membentuk Budaya Akademik Yang Jujur

Siti Nurfadilah H, Yusuf Sabilu, Fifi Nirmala G, Listy Handayani, Hariati Lestari, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract: Tindakan plagiat telah menjadi masalah yang menakutkan bagi banyak akademisi, peneliti, jurnalis, mahasiswa, dan komunitas akademik lainnya. Saat ini, kasus plagiarisme semakin banyak ditemui. Plagiarisme menjadi sebuah&#8230; tantangan yang perlu dicari solusinya. Saat ini, plagiarisme di Indonesia semakin meluas, terutama di kalangan mahasiswa. Praktik plagiasi di lingkungan akademik pun sangat banyak ditemui. Kegiatan PKM berupa edukasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait plagiarisme sangat perlu diberikan sejak dini sehingga mereka memiliki kesadaran untuk menghadapi plagiarisme agar dapat membentuk kejujuran akademik di era digital saat ini. Kegiatan PKM dilakukan pada 30 Desember 2024. Sasaran edukasi adalah mahasiswa Semester 1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo  yang berjumlah 42 orang. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Semua tahap berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan sehingga diperoleh hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukkan terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 22,38. Hasil kegiatan PKM ini disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi  mengenai plagiarisme.