Abstract:Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah institusi keuangan yang memiliki peran signifikan dalam mendukung sektor perekonomian, khususnya untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BPR berfokus pada layanan keuangan dasar,…
r, seperti penghimpunan dana melalui produk tabungan dan deposito, serta pemberian kredit kepada masyarakat yang sulit mengakses layanan bank umum. Artikel ini mengulas secara mendalam mengenai ciri khas BPR, kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi lokal, serta berbagai tantangan yang dihadapinya, termasuk persaingan dengan teknologi finansial (fintech) dan keterbatasan dalam adopsi teknologi. Selain itu, dibahas pula kerangka regulasi yang mengatur operasional BPR di Indonesia, khususnya kewajiban untuk mematuhi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan analisis yang mendalam, artikel ini bertujuan membantu masyarakat dan pemangku kepentingan untuk lebih memahami dan mengoptimalkan manfaat BPR dalam mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Abstract:Kelurahan Mojoroto di Kediri menyediakan berbagai layanan online melalui website, namun belum dilakukan evaluasi untuk menilai tingkat penerimaan terhadap website tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi…
si dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM). Metode tersebut memiliki fokus untuk mengukur persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use) dan persepsi kegunaan (Perceived Usefulness), serta dampaknya terhadap niat penggunaan (Behavioral Intention to Use) dan penggunaan aktual (Actual Usage) website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai perhitungan validitas di nyatakan valid dan perhitungan reliabilitas dinyatakan Reliabel karena semua konstruk memiliki nilai di atas 0.7. Perhitungan R-Square menunjukkan hasil variabel AU 0,488 sehingga disimpulkan lemah dan pada variabel BI bernilai 0,538 sehingga dinyatakan moderat. Perhitungan F-Square menunjukkan hasil 0,952 sehingga BI berpengaruh sangat besar terhadap AU. Hasil perhitungan PEU terhadap BI bernilai 0,068 sehingga PEU memiliki pengaruh yang kecil terhadap BI. Perhitungan PU terhadap BI sebesar 0,340 menunjukkan bahwa PU berpengaruh besar terhadap BI. Hasil nilai pada Q-Square sebesar 0,285 menunjukkan bahwa AU memiliki validitas rediktif yang baik dan hasil yang di temukan pada perhitungan Paired Sample T-test. hasil output bootstrapping menggunakan SmartPLS 3, hasil tersebut menunjukkan hipotesis pada penelitian ini diterima atau ditolak.
Abstract:Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan…
n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan
Abstract:This study analyzes the factors that affect the level of work stress in employees in the manufacturing industry sector. This study uses a quantitative approach with data collected through questionnaires distributed to employees…
ployees in several manufacturing companies. Regression analysis techniques are used to evaluate the impact of various factors on work stress. In addition, demographic characteristics such as age, education, and employment status also play an important role in determining stress levels. This study recommends the need for management policies that focus on reducing workload, improving work environment conditions, and providing employee welfare programs to reduce stress and improve employee welfare. These findings provide valuable insights for manufacturing companies in their efforts to create a healthier and more productive work environment.
Abstract:Otoritas moneter dan perbankan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan suatu negara. Namun, dengan kemajuan teknologi dan perubahan dalam lanskap keuangan global, tantangan baru muncul yang mungkin…
ungkin mempengaruhi peran dan fungsi otoritas moneter dan perbankan di masa depan.Dalam era digital dan kemajuan teknologi finansial (fintech), otoritas moneter dan perbankan dihadapkan pada berbagai isu yang perlu ditangani. Salah satu isu utama adalah perubahan dalam sistem pembayaran yang didorong oleh teknologi seperti blockchain dan mata uang digital. Peningkatan penggunaan mata uang digital atau cryptocurrency dapat menyebabkan pergeseran dalam dinamika keuangan global dan mengubah cara otoritas moneter dan perbankan mengatur dan mengawasi sistem keuangan.Selain itu, tantangan lainnya adalah perlindungan konsumen dan privasi dalam lingkungan yang semakin terhubung secara digital. Otoritas moneter dan perbankan perlu memperhatikan kebijakan dan regulasi yang tepat untuk melindungi konsumen dari ancaman keamanan siber dan pelanggaran data, sambil memfasilitasi inovasi teknologi yang dapat meningkatkan layanan keuangan.Selain itu, terdapat juga isu-isu terkait inklusi keuangan dan aksesibilitas. Dalam menghadapi perubahan teknologi, otoritas moneter dan perbankan perlu memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses yang adil dan setara terhadap layanan keuangan. Ini bisa melibatkan pengembangan solusi inovatif seperti layanan keuangan berbasis teknologi mobile atau pembiayaan.Dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan ini, otoritas moneter dan perbankan perlu beradaptasi dan mengatur ulang strategi mereka. Kolaborasi dengan sektor swasta, institusi internasional, dan regulator global juga menjadi penting untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak substansial terhadap berbagai sektor, termasuk perekonomian syariah. Penelitian ini mengkaji bagaimana teknologi, khususnya fintech dan blockchain, berkontribusi terhadap…
hadap efisiensi, transparansi, dan inklusivitas dalam perekonomian syariah. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data dari literatur yang mencakup jurnal, buku, dan laporan terkait keuangan syariah dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan keuangan, seperti perbankan syariah online dan platform crowdfunding syariah, telah memperluas akses ke layanan keuangan syariah yang adil dan sesuai dengan prinsip syariah. Aplikasi teknologi blockchain meningkatkan kepercayaan dan keamanan transaksi dengan memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Namun, tantangan seperti regulasi yang belum mendukung penuh dan kesenjangan digital perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam perekonomian syariah. Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi kebijakan dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi dan syariah untuk integrasi teknologi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam sektor keuangan syariah.
Abstract:Perkembangan teknologi dan informasi pada sektor jasa keuangan melahirkan financial technology (fintech). Kemudian perkembangan tersebut direspon oleh keuangan syariah dengan munculnya fintech syariah. Penelitian ini bertujuan…
tujuan untuk menelaah implementasi pelaksanaan fintech syariah berdasarkan beberapa regulasi dan fatwa yang dikeluarkan oleh OJK, Bank Indonesia, dan MUI sehingga tercipta persaingan usaha yang sehat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode yuridis normatif. Hasil penelitian ini adalah Peraturan Bank Indonesia No. 19/12/PBI/2017 dan Peraturan OJK (POJK) Nomor: 77/POJK.01/2016 masih terdapat ketidakjelasan pemisahan antara regulasi untuk fintech konvensional dan fintech syariah. Kemudian pada tahun 2018 barulah muncul Fatwa DSN MUI Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi berdasarkan Prinsip Syariah yang mengatur secara lebih spesifik dan komperhensif mengenai fintech syariah. Otoritas yang berwenang dalam mengatur keberlangsung industri fintech syariah harus membuat regulasi secara komprehensif agar memperkecil risiko persaingan usaha yang tidak sehat dan meningkatkan minat para konsumen untuk menggunakan fintech syariah.
Abstract:Today's education faces the challenge of preparing students with competencies that are relevant to the demands of the times. This research aims to explore innovative strategies in improving 21st Century competencies at SMPN…
MPN 46 Surabaya. The research method involved classroom observation, interviews with teachers, and document analysis. Findings show that project-based learning, the use of interactive technology, cooperative learning models, and student-centered approaches are effective in developing 21st Century competencies. In addition, simulation activities, innovative curriculum development, special extracurricular programs, and continuous teacher training also play an important role. The conclusions emphasize the need for inclusive and innovative learning approaches in dealing with the demands of modern education. The findings provide a strong foundation for the development of effective learning strategies to improve students' 21st Century competencies in the future.
Abstract:The preparation of financial and tax reports has a very important role in determining the success and compliance of an entity with applicable regulations and standards. The accounting services firm is the entity responsible…
ble for compiling these reports for its clients. Therefore, evaluation of the process of preparing financial and tax reports at accounting services firms becomes relevant to ensure the quality, accuracy and compliance of these reports. The aim of this research is to evaluate the effectiveness and efficiency of preparing financial and tax reports in accounting services offices. This includes analysis of existing processes, use of technology in preparing reports, and understanding taxes. In this way, it is hoped that areas where improvements are needed to improve service quality and compliance with applicable regulations can be identified. This data was collected through literature reviews and interviews with accounting practitioners and analysis of related documents. Apart from that, direct observation of the report preparation process was also carried out to gain a more in-depth understanding. The research results show that although many accounting firms have implemented best practices in preparing financial and tax reports, there are still several areas where improvements can be made. This includes increased use of technology to increase efficiency and increased collaboration between accounting teams and clients to ensure better compliance. By implementing the recommendations resulting from this research, it is hoped that accounting services firms can improve the services they provide and ensure better compliance with accounting and tax standards
Abstract:Abstrak ini mengkaji prospek dan kesulitan yang akan dihadapi industri perbankan di masa depan, khususnya yang berkaitan dengan perbankan syariah. Perdebatan mengenai ledakan pertumbuhan bank syariah di Indonesia terfokus…
s pada penggunaan Financial Technology (Fintech) sebagai faktor penentu keberhasilan. Fintech menghadapi sejumlah kendala, termasuk kepatuhan syariah, keamanan data, literasi digital, dan integrasi sistem, meskipun terdapat janji peningkatan efisiensi operasional, aksesibilitas layanan, dan inovasi produk. Perbankan syariah diharapkan dapat mengatasi hambatan-hambatan ini dan memaksimalkan keuntungan adopsi Fintech dengan menerapkan pendekatan terintegrasi yang mencakup peningkatan keamanan siber, inisiatif pendidikan konsumen, dan integrasi sistem. Untuk sepenuhnya mewujudkan potensi Fintech dan mengembangkan lanskap keuangan yang lebih fleksibel dan inklusif, kerja sama antara startup Fintech dan bank syariah dianggap penting Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam terhadap dampak teknologi finansial dalam perbankan syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menggali persepsi dan pengalaman berbagai pemangku kepentingan dalam perbankan syariah terkait dengan perubahan paradigma dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan untuk pemahaman kita tentang peran teknologi finansial dalam transformasi perbankan syariah