Abstract:Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial seperti TikTok, telah membawa perubahan signifikan dalam strategi promosi budaya dan produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana budaya masyarakat…
syarakat Baduy direpresentasikan dalam konten TikTok serta menganalisis dampaknya terhadap minat kunjungan wisatawan dan penjualan kerajinan tangan masyarakat Baduy di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Banten.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kreator konten, tokoh adat, pelaku UMKM lokal, wisatawan, dan perwakilan Dinas Pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok yang menampilkan keseharian dan nilai-nilai adat masyarakat Baduy Luar mampu menarik perhatian luas, membentuk persepsi positif, dan mendorong minat wisata budaya. Namun, tingginya eksposur digital ini belum diimbangi dengan peningkatan signifikan dalam penjualan kerajinan tangan secara langsung.
Kesenjangan ini disebabkan oleh terbatasnya adopsi strategi pemasaran digital oleh masyarakat lokal serta minimnya intervensi promosi yang terstruktur. Penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi representasi budaya yang otentik di media sosial sebagai strategi promosi digital yang sensitif terhadap nilai budaya lokal dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi komunitas adat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian Bihun 3Q pada distributor PT. Mahesa Wijaya Pratama di Kota Bandung. Latar belakang penelitian didasari oleh persaingan ketat…
industri FMCG di pasar tradisional serta kebutuhan strategi pemasaran yang tepat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 90 distributor aktif, dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji t, dan uji F menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t-hitung = 4,089; sig. = 0,000), sedangkan promosi tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t-hitung = -0,486; sig. = 0,629). Namun, secara simultan harga dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F-hitung = 8,361; sig. = 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,274, yang berarti 27,4% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa harga merupakan faktor dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian, sementara promosi perlu ditingkatkan dalam kualitas dan penyampaiannya. Implikasi praktis dari penelitian ini ialah perusahaan perlu mengoptimalkan strategi harga berbasis nilai serta mengembangkan promosi yang sesuai dengan karakteristik pasar tradisional. Kata Kunci: Harga, Promosi, Keputusan Pembelian, Bihun 3Q, Pasar Tradisional.
Abstract:Masalah sampah organik di Kota Bandung yang mencapai 1.946 ton per hari, dengan lebih dari 60% berupa sampah organik, menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan. Budidaya magot larva Black Soldier Fly dipandang…
ndang sebagai solusi alternatif untuk mengurai sampah menjadi pakan dan pupuk organik. Namun, praktik budidaya pada unit usaha seperti Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu masih menghadapi kendala, antara lain ketidakstabilan pasokan bahan baku, fluktuasi hasil produksi, serta belum adanya sistem evaluasi kinerja rantai pasok yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok pada Rumah Magot Bedas 03 dengan menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Model yang mencakup lima proses inti Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara. Setiap proses dianalisis berdasarkan Key Performance Indicators (KPI), kemudian dievaluasi menggunakan Traffic Light System (TLS) sebagai alat visualisasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua indikator rantai pasok mencapai target optimal. Beberapa aspek seperti efisiensi produksi, ketersediaan pasokan bahan baku, dan ketepatan pengiriman berada pada kategori kuning (cukup) hingga merah (buruk), menandakan perlunya perbaikan segera pada proses-proses tersebut. TLS terbukti membantu dalam memetakan prioritas perbaikan secara lebih jelas. Penerapan SCOR model efektif dalam memberikan gambaran objektif mengenai kinerja rantai pasok budidaya magot. Evaluasi ini mengidentifikasi titik-titik kritis yang harus ditingkatkan agar proses produksi dan distribusi lebih efisien, berkelanjutan, serta mendukung pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi calon mitra terhadap faktor eksternal yang memengaruhi keputusan bergabung dengan Es Teh Indonesia, menyusun analisis SWOT, dan mengidentifikasi faktor eksternal dominan di Kota…
ta Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan calon mitra, mantan mitra, dan ahli bisnis, serta dokumen sekunder. Analisis data menggunakan pendekatan tematik serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti lokasi strategis, daya beli konsumen, serta intensitas persaingan sangat memengaruhi keputusan calon mitra. Analisis SWOT menekankan kekuatan pada popularitas merek dan sistem waralaba terstruktur, dengan kelemahan ketergantungan pusat dan biaya royalti tinggi. Faktor eksternal dominan adalah kekuatan merek serta potensi pasar lokal Bandung yang masih terbuka.
Abstract:Kota Bandung merupakan kota wisata yang mendatangkan banyak wisatawan setiap tahunnya dan menjadi wilayah yang paling banyak menggunakan mobil diantara provinsi Jawa Barat lainnya sebagai transportasi darat sejumlah 372.806…
806 unit mobil. CV Bastian Rental memanfaatkan peluang ini untuk menawarkan jasa rental mobil. Dengan adanya hal ini, Bastian Rental Mobil harus mampu untuk bersaing melalui bauran pemasaran Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kualitas produk dan kualitas pelayanan yang memengaruhi keputusan penggunaan jasa rental mobil pada CV Bastian Rental. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara deskriptif dan verifikatif, sehingga menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form, dengan menggunakan skala penilaian yaitu skala likert. Populasi yang digunakan sebanyak 6.847 konsumen yang pernah menyewa mobil di Bastian Rental. Teknik sampling menggunakan rumus slovin dengan memperoleh sampel sebesar 100 orang dan dilakukan cluster (pengelompokan) sampel dengan teknik cluster random sampling. Uji data yang dilakukan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji analysis path (jalur) dan uji hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi pengolah data, yaitu SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif anatara variabel kualitas produk dan kualitas pelayanan, lalu kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan penggunaan jasa rental mobil di CV Bastian Rental.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Antaboga Pangan Nusantara Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatori dengan pendekatan…
endekatan kuantitatif deskriptif verifikatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden yang merupakan seluruh karyawan bagian produksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada seluruh karyawan sebanyak 50 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan hasil uji t, variabel kepemimpinan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05 dengan thitung 3,208 > ttabel 2,013, yang berarti kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Sementara itu, variabel budaya organisasi memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan thitung 8,666 > ttabel 2,013, sehingga dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan Fhitung 47,305 > Ftabel 3,195, yang menandakan bahwa kepemimpinan dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT Antaboga Pangan Nusantara Garut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Indiga Nusa Digitama dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif…
alitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital perusahaan meliputi pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan Google Ads dan artikel SEO, serta penerapan pendekatan content marketing dan engagement yang terstruktur. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan melalui tiga tahapan: kognitif, afektif, dan perilaku. Pengelolaan sumber daya manusia yang fleksibel, sistematis, serta budaya kerja kolaboratif menjadi faktor pendukung utama. Evaluasi menggunakan bauran pemasaran 7P menunjukkan bahwa setiap elemen strategi berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan, sementara analisis SWOT membantu mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan dan kendala yang mempengaruhi implementasi strategi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pendekatan pemasaran yang adaptif dan edukatif dapat membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM, termasuk perempuan, dalam ekosistem digital yang inklusif.
Abstract:Triwulan III-2024 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,57%. Kondisi ini membuat persaingan usaha semakin ketat, termasuk bagi Restoran Bumi Kayu di Kabupaten Garut. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan…
strategi pemasaran digital melalui media sosial, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya tarik dan retensi konsumen. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT. Data penulisan diperoleh melalui wawancara dengan tujuh informan serta sumber pendukung lainnya.Hasil penulisan menunjukkan bahwa Restoran Bumi Kayu memiliki kekuatan berupa konsep bernuansa alam, menu yang selalu diperbarui, serta pelayanan yang ramah, sementara kelemahan utama terletak pada pengelolaan media sosial dan keterbatasan promosi digital.
Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa tren pertumbuhan industri makanan dan meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, namun juga terdapat ancaman berupa persaingan usaha yang semakin ketat dan perubahan tren konsumen yang cepat. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang paling sesuai adalah strategi S-O, yaitu penguatan branding melalui media sosial dengan menonjolkan konsep alam dan inovasi menu, disertai inovasi konten digital serta peningkatan kapasitas pengelola dalam literasi digital. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, menarik konsumen baru terutama kalangan muda, membangun interaksi yang lebih kuat dengan pelanggan, serta memperkuat daya saing Restoran Bumi Kayu di tengah kompetisi industri kuliner yang semakin dinamis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan di Tokoweb.co, sebuah perusahaan digital yang menyediakan jasa…
pembuatan website dan layanan digital lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari satu staf CRM Tokoweb.co dan satu klien yang telah menggunakan layanan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM di Tokoweb.co diimplementasikan melalui komunikasi intensif menggunakan WhatsApp Business, personalisasi layanan, dan tindak lanjut berkala kepada klien. Strategi pelayanan yang diterapkan berfokus pada kecepatan, ketepatan, dan keramahan. Tokoweb.co juga menerapkan bauran pemasaran 4C (Consumer, Cost, Convenience, Communication) untuk memperkuat hubungan dengan klien. Temuan ini memperlihatkan bahwa CRM tidak hanya berperan dalam menjaga hubungan pelanggan, tetapi juga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas klien secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi CRM di sektor jasa digital dan menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam mengoptimalkan layanan pelanggan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) pada inovasi bisnis Warung Seblak Priwial yang merupakan UMKM makanan tradisional di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.…
rat. Warung Seblak Priwial menawarkan keunikan berupa variasi menu yang lebih banyak, konsep prasmanan yang interaktif, serta layanan pesan antar dengan biaya terjangkau dan kemasan yang aman. Namun, terdapat sejumlah kendala operasional seperti keterbatasan tenaga kerja, jadwal buka yang tidak menentu, fasilitas pendukung yang minim, dan promosi yang belum maksimal secara digital. Analisis SWOT dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan konsumen, yang mengidentifikasi keunggulan produk dan tantangan dalam persaingan pasar serta adaptasi terhadap kenaikan harga bahan baku. Hasil analisis menunjukkan bahwa Warung Seblak Priwial berpotensi meningkatkan daya saing melalui optimalisasi promosi digital, pengembangan kualitas pelayanan, perluasan pasar daring, serta upaya inovasi menu yang berkelanjutan. Strategi penguatan sumber daya manusia serta integrasi dengan ekosistem digital dinilai penting untuk mempertahankan eksistensi dan memperluas jangkauan pelanggan di tengah persaingan yang semakin sengit. Penelitian ini merekomendasikan agar Warung Seblak Priwial fokus pada pemanfaatan faktor internal yaitu kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), lalu pemanfaatan faktor eksternal yaitu peluang (opportunity) dan ancaman (threats) guna mewujudkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.