Abstract:Abstract: The development of information technology encourages businesses to take over digital systems in business operations, even in the sales process. The Point of Sales (POS) system is the leading solution for recording…
ing transactions, managing stock, and creating sales reports efficiently. This study aims to develop a POS application based on a website and make it easier for administrators to manage sales transactions, making them faster and more efficient. This system is made with a structured Agile Development method, requirements, design, development, testing, deployment, and implementation. The framework used is the Laravel framework, with system testing conducted using BlackBox. The test results show that the system is on track and that the efficiency of the transaction and reporting process can be increased. A web-based basis allows users to manage their business more easily in real time because this application is flexible and can be used on various devices.
Keywords: agile model;laravel;point of sales; websites
Abstrak: Pengembangan teknologi informasi mendorong bisnis untuk mengambil alih sistem digital dalam operasi bisnis, bahkan dalam proses penjualan. Sistem Point of Sales (POS) adalah solusi utama untuk merekam transaksi, mengelola stok dan membuat laporan penjualan secara efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangan aplikasi POS berdasarkan situs web dan memudahkan administrator dalam mengelola transaksi penjualan, membuatnya lebih cepat dan lebih efisien. Sistem ini dibuat dengan metode Agile Development yang terstruktur, requirement, design, development, testing, deployment, dan implementation serta kerangka kerja yang digunakan yaitu framework Laravel dengan pengujian sistem menggunakan Blackbox. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berada di jalur dan bahwa efisiensi proses transaksi dan pelaporan dapat meningkat. Dengan berbasis web memungkinkan pengguna untuk lebih mudah mengelola bisnisnya secara real time, karena aplikasi ini fleksibel melalui berbagai perangkat.
Kata kunci: model agile;laravel;point of sales;website
Abstract:Abstract: Lighting is one of the important aspects in supporting the comfort of public facilities, especially for futsal fields that rely on lighting for better user visibility at night. This study focuses on finding lighting…
hting solutions for futsal fields that are still running manually by providing alternative solutions in the form of implementing the concept of a smart automation system based on the Internet of Things (IoT) by combining the working systems of LDR sensors, ultrasonic sensors, and microcontrollers, this aims to provide convenience while creating innovation for existing problems. Using observation and implementation methods produces a system that is designed in such a way that the results will later be displayed on the Kodular android application for remote monitoring. It is hoped that the system in this study can work effectively and efficiently in managing field lighting that can answer the problems raised.
Keywords: automation; IoT; kodular; lighting; monitoring.
Abstrak: Pencahayaan merupakan salah satu aspek penting dalam hal yang mendukung kenyamanan fasilitas publik terutama untuk lapangan futsal yang mengandalkan pencahayaan untuk visibilitas pengguna lebih baik pada malam hari. Penelitian ini berfokus pada pencarian solusi pencahayaan pada lapangan futsal yang masih berjalan secara manual dengan diberikannya solusi alternatif berupa penerapan konsep sistem otomatisasi pintar berbasis Internet of Things (IoT) dengan memadu-padankan sistem kerja sensor LDR, sensor ultrasonik, dan mikrokontroler, hal tersebut bertujuan memberikan kemudahan sekaligus menciptakan inovasi bagi permasalahan yang ada. Menggunakan metode observasi dan implentasi menghasilkan sistem yang dirancang sedemikian rupa dengan hasil yang nantinya akan ditampilkan pada aplikasi android Kodular untuk pemantauan jarak jauh. Diharapkan sistem dalam penelitian ini dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pengelolaan pencahayaan lapangan yang dapat menjawab pemasalahan yang diangkat.
Kata kunci: IoT; pencahayaan; otomatis; pemantauan; kodular.
Abstract:Abstract: The PPKS task force at Universitas Amikom Purwokerto has been established and is actively implementing various programs. However, complaints regarding cases of sexual violence are currently managed through WhatsApp,…
sApp, with limited guidance on the complaint procedures. As a result, many students are unaware of the PPKS task force or how to report incidents, creating obstacles for both the task force in identifying cases and for students seeking to file complaints. This study aims to provide students with an effective and accessible way to report incidents of sexual violence on campus. To develop the complaint information system, the Scrum methodology was used, involving team collaboration to easily adapt to changes throughout the development process. The resulting complaint information system for the prevention and handling of sexual violence has been successfully implemented and tested with students at Universitas Amikom Purwokerto. This system enables students to submit complaints seamlessly online. Testing results indicate that the system functions as intended and meets the expected outcomes.
Keywords: information system; PPKS; complaint; student; scrum
Abstrak: Satuan tugas PPKS Universitas Amikom Purwokerto sudah berjalan dan membuat program kerja, namun dalam proses pengaduan kasus kekerasaan seksual saat ini hanya menggunakan whatsapp dan kurangnya penjelasan tentang prosedur pengaduan yang ada. Banyak mahasiswa yang belum mengetahui adanya satgas PPKS di kampus dan cara pengaduan kasus. Hal tersebut menjadi kendala bagi satuan tugas PPKS dalam mengetahui kasus yang ada dan mahasiswa saat ingin melakukan pengaduan kasus. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sarana yang efektif dan mudah diakses bagi mahasiswa untuk melakukan pengaduan kasus apabila mahasiswa mengetahui tentang adanya kekerasaan seksual di lingkungan kampus. Tujuan Penelitian adalah untuk membantu memudahkan mahasiswa dalam melakukan aduan tentang adanya kasus kekerasaan seksual di lingkungan Universitas Amikom Purwokerto. Metode dalam pengembangan sistem adalah metode Scrum. Metode Scrum melibatkan keseluruhan tim yang ada di organisasi. Dengan adanya keterlibatan ini maka mudah dalam mengantisipasi perubahan yang terjadi selama pengembangan sistem. Sistem informasi pengaduan pencegahan dan penanganan tindak kekerasan seksual berhasil di terapkan dan diujikan kepada Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto. Dengan adanya sistem informasi pengaduan ini mahasiswa dapat dengan mudah dalam membuat aduan berbasis sistem. berdasarkan daftar uji yang dilakukan terhadap sistem yang dibuat maka dapat disimpulkan bahwa skenario yang diujikan sesuai dengan hasil yang diharapan.
Kata kunci: sistem informasi; PPKS; pengaduan; mahasiswa; scrum
Abstract:Abstract: The development of Internet of Things (IoT) technology has significantly impacted life, particularly in creating more efficient and secure smart homes. Smart homes integrate various electronic devices to enhance…
e comfort and energy efficiency. However, cost, integration complexity, and security issues remain. This study will simulate an IoT-based smart home system to analyse and evaluate device performance before real-world implementation. The simulation method involves testing connectivity and evaluating delay and packet loss using the ping method on each device. Results show the highest delay on CCTV devices at 41.8 ms and the lowest on motion detector 2 at 32.8 ms, with 0% packet loss. According to TIPHON standards, the network is rated excellent with an index of 4. The designed smart home system demonstrates optimal performance and is feasible for implementation but requires further development in configuration using AI and machine learning technologies.
Keywords: internet of things; simulation; smart home; testing
Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan, terutama dalam pengembangan rumah pintar (smart home) yang lebih efisien dan aman. Smart home mengintegrasikan berbagai perangkat elektronik untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya, kompleksitas integrasi, dan isu keamanan masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan sistem smart home berbasis IoT guna menganalisis dan mengevaluasi kinerja perangkat sebelum implementasi nyata. Metode simulasi yang digunakan melibatkan pengujian konektivitas dan evaluasi delay serta packet loss dengan metode ping pada setiap perangkat. Hasil menunjukkan delay tertinggi pada perangkat CCTV sebesar 41.8 ms dan terendah pada motion detector 2 sebesar 32.8 ms, dengan packet loss 0%. Berdasarkan standar TIPHON, jaringan dinilai sangat baik dengan indeks 4. Sistem smart home yang dirancang menunjukkan kinerja optimal dan layak diimplementasikan, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam konfigurasi menggunakan teknologi AI dan machine learning.
Keywords: internet of things; pengujian; simulasi; smart home
Abstract:Abstract: Micro, small and medium enterprises (MSMEs), which are the main supporting of the Indonesian economy, need attention, because they can absorb labor and reduce the cost of unemployment by competing for jobs in the…
he formal sector. This research aims is to assist MSMEs Dechefdefinzs in marketing their products to prospective customers. The landing page method uses the waterfall methodology, by collecting data, analyzing data, making designs from an analyzed data, making coding, and testing the landing page and website. Developing this web-based application uses the HTML and PHP programming language with the Laravel framework which easy to apply at this time and in the long run. Creating a Dechefdefinzs landing page and website hopefuly can expand and spread widely its products in the society, such as traditional cakes, cake pans, bakery, rice menus and cookies. This website also makes it easier for customers to orders and get product information just by looking at the website without having to come to the location.
Keywords: landing page, MSMEs, waterfall, website.
Abstrak: Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan penopang utama perekonomian Indonesia perlu mendapat perhatian, karena mereka dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi biaya pengangguran dengan bersaing mendapatkan pekerjaan di sektor formal. Penelitian ini bertujuan untuk membantu UMKM Dechefdefinzs dalam memasarkan produknya kepada calon konsumen. Metode yang digunaakan dalam pembuatan landing page dan website adalah metode waterall, dengan cara pengumpulan data, analisis data, pembuatan desain dari data yang dianalisis, pembuatan program, dan pengujian terhadap landing page dan website. Pengembangan aplikasi berbasis web ini menggunakan bahasa pemrograman HTML dan PHP dengan framework Laravel yang mudah diterapkan saat ini dan jangka panjang. Dengan dibuatnya landing page dan website Dechefdefinzs diharapkan dapat memperluas dan menyebarkan produk-produknya secara luas di masyarakat, seperti kue tradisional, kue loyang, roti, menu nasi dan kue kering. Website ini juga memudahkan pelanggan dalam memesan dan mendapatkan informasi produk hanya dengan melihat website tanpa harus datang ke lokasi.
Kata kunci: landing page, UMKM, waterfall, website.
Abstract:Abstract: Covid-19 cases started showing up in Indonesia in early March 2020, and they have since spread to several other areas. The number of corona virus infections from different Indonesian provinces plays a significant…
nt role in the decision-making process based on this data visualization. By creating a Business Intelligence system to display the results of the number of confirmed cases, deaths, and recoveries from various provinces in Indonesia, the goal of this project is to visualize data on corona virus cases. The Corona Virus Dataset in Indonesia from www.kaggle.com is processed using Grafana in this article. The findings of this article are presented as dashboard reports that include data on confirmed cases, fatalities, and recoveries in different Indonesian provinces. These reports can be utilized to help make decisions. With Grafana's interactive dashboard features, the data display resulting from routine analysis results can be engaging.
Keywords: Business Intelligence, OLAP, Covid 19
Abstrak: Kasus Covid-19 mulai muncul di Indonesia pada awal Maret 2020, dan sejak itu menyebar ke beberapa daerah lain. Keputusan berdasarkan visualisasi data sering kali mencakup statistik jumlah kasus virus corona dari berbagai provinsi di Indonesia. Dengan membuat sistem Business Intelligence untuk menampilkan temuan jumlah kasus terkonfirmasi, kematian, dan pemulihan dari berbagai provinsi di Indonesia, tujuan penelitian ini adalah untuk memvisualisasikan data kasus virus corona. Postingan ini menggunakan Grafana untuk menangani dataset virus corona Indonesia dari www.kaggle.com. Temuan artikel ini disajikan sebagai laporan dalam bentuk dasbor yang mencakup data jumlah kasus terkonfirmasi, kematian, dan pemulihan di berbagai provinsi di Indonesia. Dengan pengaturan dashboard interaktif Grafana, mungkin akan menarik untuk melihat data yang dihasilkan dari hasil analisis standar yang ditampilkan.
Kata kunci: Business Intelligence, OLAP, Covid 19
Abstract:Abstract: The Healthy Food Supplier App, which introduces groundbreaking innovations to increase public access to and delivery of healthy food, has emerged as a new phenomenon in the food sector. This research intends to…
examine and describe how the use of healthy food suppliers contributes to improving public health by making healthy food accessible to obtain and deliver it quickly. The development of mobile applications with the aim of providing healthy food and ingredients for the community is the subject of this research. The aim of this app is to provide original responses to issues related to raising awareness of quality of life and the value of nutritious food in everyday life. The User Centered Design (UCD) method needs to be applied to categorize various user information needs and package them into a mobile application design model. The results of the application design showed that the interface design for the pioneer food and health food raw material application was successfully created using the implementation of the UCD method with a number of revisions that have been updated since the evaluation as one of the feature developments in the application. The food recording feature and personalized recommendations implemented in this mobile application provide users with awareness and guidance in adopting healthier eating patterns.
Keywords: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstrak: Aplikasi Pemasok Makanan Sehat yang memperkenalkan inovasi terobosan untuk meningkatkan akses publik ke dan pengiriman makanan sehat, telah muncul sebagai fenomena baru di sektor makanan. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana penggunaan pemasok makanan sehat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan membuat makanan sehat dapat diakses untuk mendapatkan dan mengantarkannya dengan cepat. Pengembangan aplikasi mobile dengan tujuan menyediakan makanan dan bahan makanan sehat bagi masyarakat menjadi pokok bahasan penelitian ini. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memberikan tanggapan orisinal terhadap masalah yang terkait dengan peningkatan kesadaran kualitas hidup dan nilai makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Metode User Centered Design (UCD) perlu diterapkan untuk mengkategorikan berbagai kebutuhan informasi pengguna dan mengemasnya ke dalam model desain aplikasi mobile. Hasil perancangan aplikasi didapatkan bahwa desain antarmuka aplikasi pelopor makanan dan bahan baku makanan kesehatan berhasil dibuat dengan menggunakan implementasi metode UCD dengan sejumlah revisi yang sudah diperbarui sejak evaluasi sebagai salah satu pengembangan fitur pada aplikasi. Fitur pencatatan makanan dan rekomendasi personal yang diterapkan pada aplikasi mobile ini memberikan pengguna kesadaran dan panduan dalam mengadopsi pola makan yang lebih sehat.
Kata Kunci: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstract:Abstract: The continuous use of an electric motor in some industries causes the electric motor to malfunction early. Such damage is generally caused by overheating. Therefore, to overcome the problem of overheating, most…
industries use two motors that work alternately. Both electric motors function as running and standby which are generally controlled manually by the operator or using a time delay relay (TDR). However, the control of both motors by the operator is not effective because it allows human error to occur. The use of TDR is also ineffective because it does not make the temperature of the electric motor a reference in controlling the work of the two electric motors. This research aims to produce a prototype that can monitor the temperature of the electric motor in real-time and control the electric motor based on the temperature of the electric motor. The Wemos D1R2 is used as a processor to control both electric motors and transmit the temperature of the electric motor to a smartphone via the internet. The MLX90614 sensor is used as an infrared-based temperature sensor. Based on the results of testing the overall performance of the prototype, it is known that the temperature readings of the electric motor are quite accurate with mean error and standard deviation of 0.13oC and 0.15oC, respectively. The prototype is also capable of controlling both electric motors automatically and controlling a cooler via a smartphone.
Keywords: Electric Motor; MLX90614; Overheating; Wemos D1R2.
Abstrak: Penggunaan sebuah motor listrik secara terus menerus pada sebagian industri menyebabkan motor listrik tersebut mengalami kerusakan lebih awal. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh panas berlebih. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah panas berlebih tersebut maka sebagian besar industri menggunakan dua buah motor yang bekerja secara bergantian. Kedua motor listrik tersebut difungsikan sebagai running dan standby yang mana umumnya dikendalikan secara manual oleh operator atau menggunakan time delay relay (TDR). Namun, pengendalian kedua motor oleh operator tidaklah efektif karena memungkinkan terjadinya human error. Penggunaan TDR juga tidak efektif karena tidak menjadikan suhu motor listrik sebagai acuan dalam mengendalikan kerja kedua motor listrik tersebut. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah prototipe yang mampu mengawasi suhu motor listrik secara real-time dan mengendalikan motor listrik berdasarkan suhu motor listrik. Wemos D1R2 digunakan sebagai prosesor untuk mengendalikan kedua motor listrik dan mengirimkan suhu motor listrik ke smartphone melalui internet. Sensor MLX90614 digunakan sebagai sensor suhu berbasis infra merah. Berdasarkan hasil pengujian kinerja prototipe secara keseluruhan diketahui bahwa hasil pembacaan suhu motor listrik cukup akurat dengan mean error dan standar deviasi masing-masing 0,13oC dan 0,15oC. Prototipe juga mampu mengontrol kedua motor listrik secara otomatis dan mengontrol sebuah pendingin melalui smartphone.
Kata kunci: Motor Listrik; MLX90614; Panas Berlebih; Wemos D1R2.
Abstract:Abstract: Medical records are managed according to established standards, creating information that should be properly maintained and stored for easy access when needed. This study is motivated by the fact that the number…
r of immunization patients continues to increase daily, so authorities still need a long time to collect information in their registration systems. It is very long and has a significant impact on the performance of healthcare workers. This study aims to redesign the immunization information system to help manage medical records and maintain the quality of health care services. The design of the developed immunization system may include information on the processing and reporting of immunization data in hospitals to enable medical staff to report results to immunization services quickly and accurately. The research method used in this study is descriptive with a qualitative approach. Data collection was conducted through observations, interviews, and literature review from studies of researchers and practitioners. The system development method adopts the waterfall method. This study's results indicate that technology is an appropriate method to more efficiently support data processing and reporting when valid data are available.
Keywords: immunization; information system; medical record
Abstrak: Rekam medis dikelola sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk menciptakan informasi yang harus dipelihara dan disimpan dengan baik sehingga informasi tersebut dapat dengan mudah diakses pada saat dibutuhkan. Penelitian ini dilatarbelakangi fakta bahwa petugas masih membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan informasi dalam kegiatan pelaporan, karena jumlah pasien yang imunisasi terus bertambah setiap harinya. Waktu yang dibutuhkan cukup lama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain ulang sistem informasi imunisasi untuk membantu pengelolaan pelaporan medis sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan. Rancangan sistem imunisasi yang dikembangkan dapat mencakup informasi pengolahan dan pelaporan data imunisasi di rumah sakit agar tenaga medis dapat melaporkan hasil secara cepat dan akurat kepada layanan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi literatur hasil penelitian peneliti dan praktisi. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi merupakan cara yang cukup untuk mendukung pekerjaan pengolahan data dan pelaporan secara lebih efisien ketika tersedia data yang valid.
Kata kunci: imunisasi; rekam medis; sistem informasi
Abstract:Abstract: Netflix's success cannot be separated from its investment in building a strong digital industry in its business, including in creating relationships with its customers through social media. Netflix is here and…
becomes a good listener to understand the prevailing pop culture with a variety of interesting content that has been adapted to the data they have regarding the behaviour of their subscribers so that it can be well received by the wider community. This article is explained further in the form of a descriptive analysis of how Netflix, a company that undergoes many transformations, ultimately utilizes social media to build relationships with its customers. It begins with collecting various data relevant to the topic and research title to be presented in a complete presentation through literature studies referred to as sequence data. In the end, it was concluded that Netflix is one of the companies that are indeed successful in using social media as one of their strategies to form a good close relationship with its users, Netflix also maximizes the user data they have such as what customers like and what they don't. which helps Netflix understand each user's behaviour.
Keywords: digital; netflix; social media
Abstrak: Kesuksesan Netflix tidak dapat dilepaskan dari investasi mereka dalam membangun industri digital yang kokoh dalam bisnisnya termasuk dalam menciptakan hubungan dengan para pelanggannya melalui sosial media. Netflix hadir dan menjadi pendengar yang baik untuk memahami kultur pop yang berlaku dengan berbagai konten menarik yang telah disesuaikan dengan data yang mereka miliki terkait perilaku pelanggannya sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas. Dalam artikel ini, dijelaskan lebih lanjut dalam bentuk analisis deskriptif bagaimana Netflix sebagai sebuah perusahaan yang banyak melakukan transformasi yang pada akhirnya memanfaatkan sosial media untuk menjalin hubungan dengan para pelanggannya. Diawali dengan melakukan pengumpulan berbagai data yang relevan dengan topik dan judul penelitian untuk disajikan menjadi sebuah pemaparan yang utuh melalui kajian-kajian pustaka yang disebut sebagai data sequence. Pada akhirnya, didapatkan kesimpulan bahwa Netflix merupakan salah satu perusahaan yang memang berhasil dalam menggunakan sosial media sebagai salah satu strategi mereka untuk membentuk hubungan kedekatan yang baik dengan para penggunanya, Netflix juga memaksimalkan data pengguna yang mereka miliki seperti apa yang pelanggan sukai dan apa yang tidak pelanggan sukai, yang menunjang Netflix dalam memahami perilaku masing-masing pengguna.
Kata kunci: digital; media sosial; netflix