Abstract:Perkembangan motorik halus pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kesiapan belajar dan kemandirian dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sehari-hari. Pengalaman sensorik berbasis tekstur dipandang memiliki…
i potensi dalam memperkuat koordinasi otot-otot kecil melalui aktivitas manipulatif yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk implementasi, proses pelaksanaan, dan dampak penggunaan media sensorik berbasis tekstur dalam menstimulasi motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di PAUD Plmboyan 3 Karawang Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian adalah anak usia empat sampai lima tahun, dengan informan guru kelas dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media tekstur melalui tahap pengenalan, eksplorasi bebas, dan kegiatan terarah secara konsisten meningkatkan koordinasi jari, ketepatan gerak manipulatif, serta keberanian anak dalam mengeksplorasi permukaan yang beragam. Peran guru yang memberikan pendampingan proporsional turut memperkuat efektivitas stimulasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa variasi tekstur dapat diposisikan sebagai komponen pedagogis dalam pembelajaran multisensori, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi guru PAUD dalam merancang kegiatan yang mendukung perkembangan motorik halus secara sistematis.
Abstract:Pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah dan institusi pendidikan tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kinerja pegawai menjadi faktor utama dalam menjamin kualitas…
layanan yang efisien, responsif, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Rektorat Universitas Pattimura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mengacu pada indikator kinerja menurut Mahsun, yaitu produktivitas, responsivitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai telah memberikan pelayanan yang cukup baik, ditandai dengan kecepatan, ketepatan, keterbukaan terhadap aspirasi stakeholder, dan penggunaan teknologi penunjang seperti SIAKAD. Meski demikian, terdapat hambatan berupa keterbatasan SDM, kendala teknis jaringan, dan disiplin kerja yang belum konsisten. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan kompetensi, disiplin, serta inovasi pelayanan agar kualitas layanan publik dapat meningkat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala…
la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan e-commerce di Indonesia memberikan peluang besar bagi UMKM fashion untuk memperluas pasar. Namun, keberagaman platform e-commerce menciptakan permasalahan bagi UMKM dalam menentukan platform yang paling sesuai…
ai dengan karakteristik bisnis mereka. Keputusan yang tidak tepat dapat berdampak pada inefisiensi operasional dan rendahnya konversi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi dan menentukan bobot kriteria-kriteria penting dalam pemilihan platform e-commerce untuk UMKM fashion, (2) menentukan platform e-commerce terbaik menggunakan metode (AHP) berdasarkan evaluasi multi-kriteria pada dua UMKM yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada pemilik atau pengelola kedua UMKM fashion sebagai responden. Data yang digunakan merupakan data primer, yang diperoleh dari penilaian responden terhadap kriteria dan alternatif platfrom e-commerce. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan platfrom e-commerce bagi UMKM fashion adalah biaya transaksi, kemudahan pelanggan, jumlah pengunjung, fitur penjualan, dan sistem pengiriman dan logistik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepala Unit dan Mantri dalam implementasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) kepada nasabah UMKM di Bank BRI Unit Sadang Serang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan…
ngan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam fenomena implementasi QRIS di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan Kepala Unit, Mantri, dan UMKM pengguna QRIS. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo, dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Unit berperan dalam perencanaan strategis, pengawasan, dan koordinasi implementasi QRIS, sedangkan Mantri berperan dalam sosialisasi, edukasi, dan pendampingan lapangan. Meskipun implementasi QRIS berjalan baik secara sistemik, terdapat kesenjangan dalam pemanfaatan oleh UMKM, khususnya pada aspek produktivitas dan literasi digital. Penelitian ini memberikan implikasi bagi penguatan pendampingan, strategi manajemen sumber daya manusia, dan literasi digital bagi UMKM.
Abstract:Dampak positif dan negatif dari media sosial terhadap perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku remaja yang belum terbiasa dengan teknologi media sosial. Di era digital ini, cara berinteraksi sosial telah berubah, terutama…
rutama bagi remaja yang dibesarkan di tengah kemajuan teknologi yang cepat. Namun, tidak semua remaja beradaptasi dengan cara yang sama terhadap teknologi ini. Remaja yang masih asing dengan media sosial mungkin mengalami tantangan tersendiri saat menjelajahi dunia digital. Di sisi positif, media sosial dapat berfungsi sebagai alat untuk memperluas jaringan sosial, mendorong pembelajaran, dan membantu dalam pengembangan jati diri. Mereka dapat menemukan komunitas yang memiliki minat serupa, bertukar informasi, dan mengekspresikan kreativitas mereka. Namun, ada juga sisi negatif yang signifikan. Terpapar konten yang tidak pantas, mengalami cyberbullying, membandingkan diri secara sosial yang merugikan, dan risiko kecanduan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan perilaku remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap sekelompok remaja yang diidentifikasi kurang akrab dengan media sosial. Temuan studi ini menunjukkan bahwa remaja dalam kelompok ini lebih rentan terhadap dampak negatif dari media sosial, seperti kecemasan sosial dan penurunan rasa percaya diri, disebabkan oleh kurangnya keterampilan digital dan strategi menghadapinya yang efektif. Di sisi lain, beberapa remaja berhasil memanfaatkan media sosial secara positif untuk keperluan pendidikan atau pengembangan keterampilan, meskipun dengan pengawasan yang lebih ketat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan literasi digital yang menyeluruh dan dukungan psikososial bagi remaja, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan teknologi, untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko dari penggunaan media sosial.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemanfaatan platform digital dan strategi pemasaran digital dalam meningkatkan volume penjualan UMKM kuliner di Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan…
kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga UMKM, yaitu Kopi Lembah Cimanong, Dan’Steak, dan D’Blas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta didukung oleh analisis SWOT dan triangulasi data untuk memastikan keabsahan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga UMKM telah memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, namun pemanfaatannya belum optimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, waktu pengelolaan, serta pemahaman terhadap strategi pemasaran digital yang terintegrasi. Meskipun demikian, penerapan konten digital, interaksi dengan konsumen, dan konsistensi pemasaran digital terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan volume penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan platform digital dan penerapan strategi pemasaran digital yang terencana berperan penting dalam meningkatkan volume penjualan UMKM kuliner.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying yang terjadi di kalangan peserta didik di SMP Negeri 7 Palopo, untuk menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mengatasi…
engatasi perilaku bullying, untuk menganalisis tantangan dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik dalam mengatasi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di SMP Negeri 7 Palopo mencakup bentuk fisik, verbal, dan sosial yang saling berkaitan, dengan bullying verbal paling dominan karena dianggap candaan dan sulit terdeteksi. Penyebabnya berasal dari kombinasi faktor internal seperti rendahnya empati, faktor keluarga dengan pola asuh keras, lingkungan sekolah yang kurang pengawasan, serta pengaruh teman sebaya dan media sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan strategi manajemen konflik secara preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, dukungan eksternal, dan kebijakan yang belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan implementasi agar strategi ini dapat berjalan lebih efektif dalam menekan kasus bullying di sekolah.
Abstract:Filosofi bakar batu merupakan tradisi masyarakat Papua yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan keamanan sosial. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi filosofi bakar batu terhadap pemikiran…
n urban dalam konteks manajemen kota yang aman,dalam berbasis kearifan lokal dengan fokus pada Desa wamena. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi bakar batu dapat diterapkan dalam strategi manajemen kota melalui peningkatan solidaritas sosial, partisipasi masyarakat, dan penguatan identitas budaya sebagai upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman dan harmonis. Bakar batu berperan sebagai sarana untuk menghasilkan sumber daya yang tersedia. Ini sangat penting karena tantangan perkotaan dewasa ini biasanya berasal dari kurangnya kohesi sosial dan ketimpangan dalam hubungan antarwarga. Tradisi ini dalam konteks modern menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat bertahan di tengah perubahan sosial, bahkan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota. Oleh karena itu, integrasi nilai budaya lokal dalam kebijakan perkotaan perlu didorong sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas.
Abstract:Supervisi administrasi pendidikan merupakan fungsi manajemen yang esensial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang konsep, prinsip, ruang…
uang lingkup, dan implementasi supervisi administrasi pendidikan. Supervisi administrasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi lebih sebagai upaya kolaboratif untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi pendidikan. Ruang lingkup supervisi mencakup administrasi kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, hubungan masyarakat, dan layanan khusus. Artikel ini menguraikan berbagai pendekatan supervisi (direktif, non-direktif, dan kolaboratif) serta teknik-teknik supervisi yang dapat diterapkan seperti observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan workshop. Proses supervisi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Supervisor dituntut memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, akademik, sosial, dan digital untuk menjalankan perannya secara efektif. Di era digital, supervisi administrasi mengalami transformasi dengan pemanfaatan e-supervision, big data, dan sistem manajemen sekolah digital. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, kompetensi supervisor yang bervariasi, kompleksitas regulasi, dan budaya organisasi. Supervisi administrasi yang efektif memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi organisasi, akuntabilitas publik, penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif, pengembangan profesional, dan pencapaian standar nasional pendidikan. Keberhasilan supervisi sangat bergantung pada komitmen semua pihak, dukungan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.