Abstract:Abstrack: Diffable or the word that has defenition is “ Different Abled People†the term for disabled people. One example of disabled is people who do not have hands, so to write even have to use their feet. Along with…
. Along with the increasingprogress of computer technology, the role of computer technology has also increased for the benefit of humans. One of them is the field of human and computer interaction ( IMK) or also called Human Computer Interaction ( HCI) . Although computer technology equipment is accurate and reliable, but the interaction model that is carried out is not natural as humans interact with each other, the use of such equipment to operate it requires direct contact between user and the computer. For people who dissabilities who do not have hands, it will be difficult to do so. Computer vision based interaction techniques are candidates for natural interaction techniques. The human head can also be used to replace the function of a mouse that can be used to move the cursor up and down left or right for and to click on the mouse using the blik an eye. Detection using head movements has been widely applied including in the fields of entertainment, education, and security. The camera is a tool used to make head recognition. The camera is used as a sensor to detect head movements. Head motion detection is implemented by using opency phython.
Keyword: difabel, head, webcame, opencv python
Abstrak: Difabel atau kata yang memiliki definisi “Different Abled People†ini adalah sebutan bagi orang cacat. Salah satu contoh kaum difabel adalah orang yang tidak mempunyai tangan, sehingga untuk menulispun harus menggunakan kaki. Seiring meningkatnya kemajuan teknologi komputer, peranan teknologi komputer juga semakin meningkat yang digunakan untuk kepentingan manusia. salah satunya adalah bidang interaksi manusia dan komputer (IMK), atau sering disebut Human Computer Interaction (HCI). Keyboard, mouse, dan joystick merupakan salah satu perangkat keras yang sering digunakan untuk interaksi antara manusia dan komputer yang bersifat mekanis. Meskipun peralatan-peralatan tersebut akurat dan handal (reliable), tetapi model interaksi yang dilakukan tidak bersifat alami sebagaimana manusia berinteraksi dengan sesamanya, penggunaan peralatan-peralatan tersebut untuk mengoperasikannya membutuhkan adanya kontak langsung antara user dengan komputer. Untuk kaum difabel yang tidak mempunyai tangan, akan susah melakukan hal tersebut. Teknik interaksi berbasis visi komputer menjadi kandidat teknik interaksi yang bersifat alami. kepala manusia bisa juga digunakan untuk menggantikan fungsi mouse yang bisa digunakan untuk menggerakan cursor keatas kebawah kekiri maupun kekanan dan untuk melakukan klik pada mouse menggunakan kedipan mata. Pendeteksian menggunakan gerakan kepala telah diaplikasikan secara luas diantaranya pada bidang hiburan, pendidikan serta keamanan. Kamera (webcam) merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pengenalan kepala. Kamera ini digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi pergerakan kepala. Pendeteksian gerakan kepala diimplementasikan dengan menggunakan opencv python.
Abstract:Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah untuk membantu pihak Sumber Daya Manusia (SDM) Polda NTB dalam menyampaikan informasi tentang kegiatan calon anggota polri sehingga dapat mempermudah dan lebih efesien dalam menyampaikan…
menyampaikan informasi kegiatan calon anggota polri kepada masing-masing peserta.
Metodologi yang digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah metode pengumpulan data berupa, observasi, interview dan studi pustaka. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, Untuk metode perancangan menggunakan XP (Extrame Programming), dan Blackbox Testing sebagai metode Testingnya.
Dalam pembuatan sistem penulis menggunakan alat bantu yaitu Xampp Server, PHP sebagai bahasa pemrogramannya dan Modem sebagai jambatan antara Gammu dengan Aplikasi. Data yang di proses oleh Sistem Informasi yang Berbasis SMS Gateway ini berupa pesan yang keluar masuk untuk menyampaikan informasi kegiatan pada calon anggota polri dengan sms gateway dan mempermudah dalam penyediaan data calon anggota polri yang nantinya dibutuhkan pimpinan secara lebih cepat dan akurat.
Abstract:Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever, or commonly abbreviated as DHF, is a disease that has always been anxious in the community, especially during the rainy season, dengue disease outbreaks are increasing As in the northern…
rn city of Denpasar, the number of people affected by DHF, especially those aged 7-12 years is increasing. Coupled with the lack of information media facilities that can cause still many people, especially those aged 7-12 years who have not fully understood the dengue epidemic. the authors chose the location of the study, namely in one elementary school in the northern Denpasar area was SDN Negeri Tulang Ampiang. The problem found in this study is that it is less efficient and interesting for an information media about the dangers of dengue fever found in SDPN Negeri Tulang Ampiang school. Seeing the problem at the location of the study, the writer in this study will make an information media in the form of 3D animation, the introduction of Dengue Hemorrhagic Fever Based on Android. The author also in completing this research will use the approach through the Research and Development method, because in the final results of this study will produce a product. Testing in this study using the Black Box method that will test the functional requirements of the software that is built and use cousionary testing to test the information and visual aspects of the author's application.
Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, 3D Animation, Android, Research and Development.
Abstrak: Demam Bedarah Dengue, atau biasa disingkat DBD adalah penyakit yang selalu menjadi keresahan pada masyarakat, apalagi pada saat musim hujan wabah penyakit DBD semakin meningkat Seperti pada kota Denpasar wilayah utara, jumlah masyarakat yang terkenana DBD, khususnya yang berusia 7-12 tahun semakin meningkat. Ditambah lagi dengan kurangnya sarana media informasi yang dapat megakibatkan masih banyaknya masyarakat khususnya yang berusia 7-12 tahun yang belum memahami betul terkait wabah penyakit DBD. Dikarenakan lebih banyaknya masyarakat di denpasar utara yng berusia 7-12 tahun yang terkena kasus DBD, penulis memilih lokasi penelitian yaitu pada salah satu sekolah dasar di wilayah Denpasar utara adalah SDPN Negeri Tulang Ampiang. Permaslahan yang terdapat pada penelitian kali ini adalah kurang efisien dan menariknya sebuah media informasi mengenai bahaya DBD yang terdapat pada sekolah SDPN Negeri Tulang Ampiang. Melihat permasalahan pada lokasi penelitian tersebut maka penulis dalam penelitian kali ini akan mebuat sebuah media informasi berupa animasi 3D pengenalan Penyakit Demam Berdarah Dengue Berbasis Android,. Penulis juga dalam menyelesaikan penelitian ini akan menggunakan pendekatan melalui metode Research and Development, dikarenakan pada hasil akhir penelitian ini akan menghasilkan sebuah produk. Terakhir adalah angket pengujian untuk proses evaluasi didalam pengeimplementasian media informasi yang dibuat. Pengujian pada penelitian ini menggunakan metode Black Box yang akan menguji dari persyaratan fungsional dari perangkat lunak yang dibangun serta menggunakan pengujian kousioner untuk menguji aspek informasi dan visual pada aplikasi penulis.
Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, Animasi 3D, Android, Research and Development.
Abstract:Dengan pemanfaatan teknologi,industri rumah tangga yang kecil dapat berkembang ke dalam bentuk usaha yang lebih luas lagi seperti usaha kerupuk kulit ini. Kerupuk kulit merupakan usaha yang berkembang cukup baik di kabupaten…
aten asahan. Selain itu usaha kerupuk kulit di Asahan sangat beragam, tidak hanya berbahan dari hewan namun juga tumbuhan. Kualitas kerupuknya sangat baik sehingga kerupuk tersebut memiliki pemasaran yang bagus di daerah asahan dan sekitarnya. Oleh karena itu semakin hari permintaan akan kerupuk kulit semakin bertambah. Hal tersebut mengakibatkan rantai pasokan antara pemasok bahan baku terhadap produsen dan pasokan hasil produk pada konsumen menjadi tidak seimbang. Untuk mengatasi hal tersebut produsen kerupuk kulit, khususnya Usaha Kerupuk kulit bunda menggunakan sistem informasi dalam pengolahan rantai pasokan bahan baku danpemasaran produk kerupuk kulit. Salah satu cara yang digunakan adalah E-Supply Chain Manajemen, dimana rantai pasokan baku diatur dan di kontrol sedemikian rupa mulai dari pemasok bahan baku (supplier) ke produsen serta pemasaran produk jadi kepada konsumen.Sehingga dengan adanya E- Supply Chain Manajemen produktivitas hasil industri rumah tangga dapat di kontrol mulai dari pemasokan bahan baku sampai pada proses penjualan kepada konsumen
Abstract:PDAM Kisaran merupakan salah satu perusahaan daerah di kota Kisaran yang bergerak dalam bidang proses pengelolaan air bersih. Untuk pelaksanaan penempatan karyawan baru pada perusahaan daerah ini dilakukan dengan cara…
a pengolahan data secara manual yang belum menggunakan penggunaan sistem pengambilan keputusan yang bersifat yang lebih objektif. Penempatan karyawan barui di suatu instansi adalah kebijaksanaan dari Departemen sumber daya manusia dalam menetukan posisisi atau jabatan seseorang. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi komputerisasi maka diperlukan suatu sistem pendukung keputusan dalam menentukan penempatan karyawan baru pada perusahaan daerah ini. Dengan menggunakan metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) pada sistem pendukung ini maka akan lebih efektif dalam penentuan penempatan karyawan baru serta membantu Departemen sumber daya manusia dalam mengambil keputusannya.
Kata kunci: karyawan baru, PDAM Kisaran, sistem pendukung keputusan, SMART
Abstract:Pada toko Rafadel Acc menjual berbagai jenis aksesoris yang tersedia yang dijual di tok tersebut. Dari berbagai jenis aksesoris yang dijual tentu tidak semuanya yang laku terjual dan juga ada yang kurang laku serta ada juga…
uga yang tidak pernah terjual sama sekali. Dengan adanya masalah ini maka kita perlu melakukan perhitungan untuk menentukan atau mengelompokkan mana kategori aksesoris yang laku, kurang laku dan tidak laku terjual, dalam proses pengelompokan maka akan digunakan sebuah metode pengelompokan menggunakan Algoritma K-Means Clustering sebagai metode perhitungan secara manual dan dalam implementasinya maka digunakan sebuah software Data Mining menggunakan RapidMiner Studio versi 8.2. Dengan adanya aplikasi RapidMiner Studio ini pemilik toko dapat melihat hasil pengelompokan aksesoris mana yang paling laku, laku dan kurang laku. Maka, bila terdapat produk yang tidak laku, pemilik toko dapat mencari alternative lain agar aksesoris yang tidak laku dapat menjadi laku. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan wawancara kepada pemilik toko Rafadel Acc.
Abstract:Abstract: Kindergarten is an early childhood education that has an important role in developing the child's personality and preparing them to enter the next education level. Kindergarten is the first formal education to…
enter children aged 4-6 years, until entering primary education. Children at 4-6 years of age usually have problems with non normative behaviors, behavior can be seen from the level of development or have difficulty in adjusting either at study time (concentration) or in play activities at school or at home. To find out whether the child is having problems or not, the educator needs to understand and assess the child's development in all aspects. Decision support system is a system that can be used as a tool to determine the level of intelligence of children by providing an assessment of the child. The method used by the author is the method of Simple Additive Weighting (SAW) or better known as the weighted sum. Output in this method is the values that can provide benefits for researchers in knowing the child's intelligence to be held special coaching for children who have problems in its development. Quick and precise decisions become an important issue in a study. Data analysis is done by comparing between children. The result of SAW method analysis is a conclusion that helps teachers / educators to know the intelligence of their students.
Keywords: decision support system, SAW, kindergarten intelligence.
Abstrak: Taman kanak-kanak merupakan jenjang pendidikan anak usia dini yang memiliki peran penting dalam mengembangkan kepribadian anak serta mempersiapkan mereka untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. TK adalah jenjang pendidikan formal pertama yang memasuki anak usia 4-6 tahun, sampai memasuki pendidikan dasar. Anak pada usia 4-6 tahun biasanya memiliki masalah pada prilaku non normatif, prilaku dapat dilihat dari tingkat perkembangannya atau mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri baik pada waktu belajar (konsentrasi) maupun dalam aktivitas bermain disekolah atau dirumah. Untuk mengetahui apakah anak bermasalah atau tidak, pendidik perlu memahami dan memberikan penilaian terhadap perkembangan anak dalam segala aspek. Sistem pendukung keputusan merupakan sistem yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak dengan memberikan penilaian terhadap anak tersebut. Metode yang digunakan penulis adalah metode Simple Additive Weighting (SAW) atau yang lebih dikenal dengan penjumlahan berbobot. Output dalam metode ini merupakan nilai-nilai yang dapat memberikan keuntungan bagi peneliti dalam mengetahui kecerdasan anak guna diadakan pembinaan khusus untuk anak-anak tk yang memiliki masalah dalam perkembangannya. Keputusan yang cepat dan tepat menjadi persoalan penting dalam sebuah penelitian. Analisa data dilakukan dengan cara membandingkan antara anak. Hasil dari analisa metode SAW ini menjadi kesimpulan yang membantu guru/pendidik untuk mengetahui tingat kecerdasan anak didiknya.
Kata kunci: sistem pendukung keputusan, SAW, kecerdasan anak TK
Abstract:Abstract: Education plays an important role in the intellectual life of the nation. So in this case the need of a technology to improve the quality of a school. In addition, it also needs a new and more effective teaching…
g and learning system that is very supportive in the quality and quality of teaching and learning in schools, considering the increasingly sophisticated and the development of science and computerized technology. This study discusses about learning media of oral and dental health. This app is designed using Adobe Flash CS3. This application will simplify the learning process and with this application also the learning process become more interesting, fun, and effective and can help the students / i can learn well and fast and can shorten the learning process that has been submitted manually with guide book.The main purpose of designing this learning media is to make new innovations in teaching and learning process in schools, especially primary school students to be more interesting.
Keywords: learning media, learning, innovation, interesting, fun, adobe flash, multimedia.
Abstrak: Pendidikan sangat berperanan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.Sehingga dalam hal ini diperlukannya suatu teknologi untuk meningkatkan mutu suatu sekolah. Selain itu juga dibutuhkannya suatu sistem cara belajar mengajar yang baru yang lebih menarik dan efektif yang sangat mendukung dalam kualitas serta mutu belajar mengajar di sekolah, mengingat sudah semakin canggih dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi komputerisasi. Penelitian ini membahas mengenai media pembelajaran kesehatan gigi dan mulut. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan Adobe Flash CS3. Aplikasi ini akan mempermudah dalam proses belajar mengajar dan dengan aplikasi ini juga proses belajar mengajar jadi lebih menarik, fun, dan efektif serta dapat membantu siswa/i bisa belajar dengan baik dan cepat serta dapat menyingkat waktu proses belajar yang selama ini disampaikan secara manual dengan panduan buku.Tujuan utama perancangan media pembelajaran ini adalah untuk membuat inovasi baru dalam proses belajar mengajar di sekolah khususnya siswa/i sekolah dasar agar lebih menarik.
Kata kunci: media pembelajaran, belajar, inovasi baru, menarik, menyenangkan, adobe flash, multimedia.
Abstract:Abstract: Introduce computer technology as a medium of learning the child wisely early on the potential to improve learning ability in children and child develop self-confidence about the future. The reality of child loved…
ed the games and television entertainment programs not only viewed negatively, but rather as learning modalities. Provide educational type programs that can be done with a computer as a device supporting a new power of learning media. Children not only learn computer skills, but also utilize the computer as a means or medium for learning. To get optimum benefit Teachers can integrate the use of computers as a medium in the learning process and focus on high-order thingking skill. Fantasy Drafting module aims to develop the potential and effectiveness of learning in early childhood or playgroup, where the module is designed as an education module to read and write the material fauna and flora, coloring and coloring as well. Module proram also implemented into the Local Area Network networking technology to be applied easily and efficiently.
Keywords: education module application, tool, fantasy
Abstrak: Mengenalkan teknologi komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Realitas anak sangat menyukai games dan program-program hiburan televisi tidak seharusya hanya dipandang negatif, namun lebih sebagai modalitas belajar. Menyediakan program sejenis yang edukatif bisa dilakukan dengan komputer sebagai perangkat pendukungnya menjadi kekuatan baru media pembelajaran. Anak bukan saja belajar ketrampilan komputer, namun juga memanfaatkan komputer sebagai sarana atau media untuk belajar. Guna mendapatkan manfaat optimal Guru bisa mengintegrasikan penggunaan komputer sebagai media di dalam proses pembelajaran dan fokus kepada high order thingking skill. Perancangan modul fantasy bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keefektifan cara belajar pada anak usia dini atau playgroup, dimana modul dirancang sebagai education module dengan materi baca dan tulis fauna serta flora, mewarnai dan juga mewarnai. Modul proram diimplementasikan pula ke dalam teknologi jaringan Local Area Network agar dapat di aplikasikan dengan mudah dan efisien.
Kata Kunci : aplikasi education module, alat bantu, fantasy
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten latihan dan soal yang merepresentasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada buku teks Matematika kelas VII SMP terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,…
et, dan Teknologi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka. Anifarka & Rosnawati (2023) menyatakan bahwa buku teks yang berkualitas seyogianya mampu memfasilitasi perkembangan kognitif peserta didik selaras dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen analisis merujuk pada dimensi kognitif C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Menciptakan) berdasarkan revisi taksonomi Bloom oleh Anderson & Krathwohl (2001). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dari total 485 butir soal dan aktivitas yang tersebar pada enam bab, sebanyak 147 butir (30,31%) tergolong dalam kategori HOTS. Distribusi HOTS tertinggi ditemukan pada Bab 5 tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (38,46%), sedangkan terendah pada Bab 1 tentang Bilangan (22,80%). Level kognitif yang paling dominan adalah C4-Menganalisis (58,50%), diikuti C5-Mengevaluasi (28,57%), dan C6-Mencipta (12,93%). Temuan ini mengindikasikan bahwa buku teks Kurikulum Merdeka telah mengintegrasikan HOTS secara lebih sistematis dibandingkan kurikulum sebelumnya (Fanani, 2018)meskipun proporsinya perlu ditingkatkan untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke-21.
This study aims to analyze the content of exercises and questions representing higher-order thinking skills (HOTS) in the Mathematics textbook for grade VII junior high school published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as teaching materials for the Independent Curriculum. Anifarka & Rosnawati (2023) stated that a quality textbook should be able to facilitate students' cognitive development in line with the established learning outcomes. The method applied in this study is content analysis with a qualitative descriptive approach. The analysis instrument refers to the cognitive dimensions C4 (Analyzing), C5 (Evaluating), and C6 (Creating) based on the revised Bloom's taxonomy by Anderson & Krathwohl (2001). The research findings indicate that of a total of 485 questions and activities spread across six chapters, 147 items (30.31%) are classified as HOTS. The highest HOTS distribution was found in Chapter 5 on Linear Equations and Inequalities with One Variable (38.46%), while the lowest was in Chapter 1 on Numbers (22.80%). The most dominant cognitive level is C4-Analyzing (58.50%), followed by C5-Evaluating (28.57%), and C6-Creating (12.93%). This finding indicates that the Independent Curriculum textbooks have integrated HOTS more systematically than the previous curriculum (Fanani, 2018), although the proportion needs to be increased to meet the demands of 21st-century learning.