Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei terhadap 30 karyawan di sebuah perusahaan…
an manufaktur. Uji normalitas dilakukan menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, yang menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Analisis regresi digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel-variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerjasama tim memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi yang signifikan. Demikian pula, disiplin kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa baik kerjasama tim maupun disiplin kerja merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini juga menyarankan bahwa perusahaan harus terus mendorong kerjasama tim yang efektif dan memperkuat disiplin kerja melalui kebijakan yang jelas dan sistem penghargaan yang adil. Dengan demikian, lingkungan kerja yang kondusif dapat tercipta, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja karyawan secara keseluruhan
Abstract:Tujuan dari pada penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis Kompensasi dan Motivasi kerja terhadap Kinerja karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta serta mecari variabel mana yang berpengaruh. Variabel yang…
ng ada di penelitian ini adalah pengaruh Kompensasi ( X1 ), Motivasi kerja (X2), KinerJa Karyawan (X3). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 25 orang karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta. Teknik Pengumpulan data yang di ialah kuesioner yang telah di uji realibilitas dan validitasnya. Teknik pengolahan data menggunakan teknik linear berganda dan teknik Normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai R Square sebesar 0.908 menunjukkan bahwa 90.8% variabel independen (kompensasi dan motivasi kerja) mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan). Uji F menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sangat signifikan. Uji t menunjukkan bahwa kompensasi memiliki efek yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0.041 dan tingkat signifikasi sebesar 0.000. Data penelitian tidak terdistribusi secara normal. Kompensasi
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap…
hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan di PT Astra Group. Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kinerja,…
kesejahteraan, dan kepuasan kerja para karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 28 karyawan PT Astra Group sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi beberapa item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan uji normalitas untuk memastikan data yang diperoleh berdistribusi normal. Kedua, uji validitas diterapkan untuk mengevaluasi keabsahan setiap item dalam kuesioner. Ketiga, analisis statistik deskriptif digunakan untuk menghitung nilai rata-rata, median, dan modus dari data yang dikumpulkan. Setelah itu, analisis regresi ganda digunakan untuk menilai pengaruh variabel lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Terakhir, analisis korelasi ganda dilakukan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja yang baik dan kondusif dapat meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Oleh karena itu, PT Astra Group harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan para karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia, terutama dalam konteks meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan melalui perbaikan lingkungan kerja.
Abstract:This study examines the influence of leadership style on public service at the Teluk Ambon District Office, Ambon City. The research was motivated by practical service problems at the district level, including uneven implementation…
lementation of frontliner service procedures, varying employee discipline, and weak coordination among organizational units. A quantitative survey design was applied to test the causal relationship between leadership style and public service quality. Data were collected from 50 respondents consisting of 24 district employees and 26 community service users through structured questionnaires supported by observation, interviews, and documentation. Leadership style was measured through decision-making ability, motivational ability, subordinate control, and emotional control, whereas public service quality was measured using the SERVQUAL dimensions of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The data were processed using IBM SPSS with validity, reliability, normality, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination procedures. The findings show that all questionnaire items were valid and reliable. The regression model produced a positive coefficient, a standardized beta of 0.906, and an R Square value of 0.820, indicating that leadership style explained 82.0% of the variation in public service quality. The novelty of this study lies in its focus on district-level public service governance in an archipelagic urban context, where leadership is not only administrative but also coordinative and adaptive. The study implies that stronger leadership supervision, staff arrangement, and service discipline are necessary to improve the consistency of public service delivery.
Abstract:Protein merupakan zat penting bagi tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi, zat pembangun, serta komponen pengatur. Pengelolahan daging hewani menjadi bakso bertujuan untuk memperpanjang daya simpan, meningkatkan nilai…
i estetika dan nilai ekonomi. Penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kadar protein pada bakso kepiting, uji organoleptik (aroma, warna, bentuk, dan tekstur) dan mengetahui faktor eksternal dan internal yang berpengaruh terhadap kadar protein bakso kepiting bakau (S. serrata) jantan dan betina. Metode yang digunakan adalah Semimikro Kjeldahl dan organoleptik. Hasil pengujian kandungan protein pada bakso kepiting bakau S. serrata betina memiliki kandungan protein 14.49% dan bakso kepiting jantan 10,27%. Hasil pengamatan Organoleptik menurut 17 penelis adalah 13 orang penelis memberikan tanggapan suka, dan 4 orang memberi tanggapan kurang suka pada sampel bakso kepiting S. serrata jantan dan betina yang berbentuk sediaan padat bentuk bulat khas bakso, warna coklat, aroma dan rasa normal khas dinyatakan memenuhi syarat organoleptik bahan pangan. Berdasarkan hasil pengujian kadar protein dan Organoleptik bakso kepiting S. serrata dari Kampung Gwinjaya Distrik Bonggo adalah kadar protein bakso kepiting jantan adalah sebesar 10,27% dan kadar protein kepiting betina sebesar 14,49% sedangkan standar SNI protein sebesar min 7% hal ini membuktikan bahwa protein bakso kepiting S. serrata dari Kampung Gwinjaya baik untuk dikonsumsi. Kadar protein bakso kepiting jantan dan betina didukung oleh hasil uji organoleptik.
Abstract:Aborsi merupakan isu moral yang kompleks dan terus menimbulkan perdebatan di tengah kemajuan zaman. Paper ini membahas aborsi dari perspektif etika Kristen, dengan menelaah berbagai alasan yang diajukan untuk membenarkannya,…
nya, seperti alasan medis, sosial, ekonomi, hingga kasus pemerkosaan. Di tengah berbagai pandangan pro dan kontra, etika Kristen menegaskan bahwa hidup adalah anugerah dan hak prerogatif Allah, sehingga setiap bentuk pengguguran kandungan harus dilihat dalam terang nilai kekudusan hidup manusia sebagai gambar dan rupa Allah. Melalui kajian teologis dan etis, tulisan ini mendorong pemahaman yang bijak dan penuh takut akan Tuhan dalam menyikapi aborsi, serta menolak normalisasi praktik tersebut atas dasar utilitarian semata.
Abstract:The rapid advancement of artificial intelligence (AI) has significantly impacted the healthcare sector, particularly in supporting the early detection of diabetes; however, many AI models still face challenges due to their…
ir black-box nature, where decision-making processes are not easily understood. This study aims to compare two Explainable Artificial Intelligence (XAI) methods, namely Local Interpretable Model-Agnostic Explanations (LIME) and SHapley Additive Explanations (SHAP), in interpreting the prediction results of an Artificial Neural Network (ANN) model using the Diabetes Health Indicator dataset. Prior to modeling, the data were preprocessed through cleaning and normalization to ensure quality and consistency. The trained ANN model was then analyzed using LIME and SHAP to evaluate the contribution of each feature to the prediction outcomes. The results show that both methods are capable of providing meaningful and interpretable explanations, although SHAP demonstrates more consistent and stable interpretations across the dataset. These findings highlight the importance of integrating XAI techniques to enhance model transparency, thereby increasing trust and supporting more reliable decision-making in clinical settings, particularly for diabetes diagnosis.
Abstract:This research aims to determine the role of PAK teachers in shaping the character of class XI students at Medan Adventist Private High School in the 2022/2023 academic year. This type of research is descriptive correlational.…
onal. The population in this study is the entire class XI of Medan Adventist Private High School as many as 30 people because the population is small, namely only 30 people, the entire population becomes the research sample, namely 30 people with sampling techniques. The data collection instrument for variable X is a questionnaire consisting of 20 items. With 4 options that were first tested to determine the validity and reliability while the instrument for variable Y Documentation is in the form of a list of student grades (DKN) at the school. The results of the analysis requirements for the normality test of the Role of PAK Teachers' data are distributed normally with the calculation results obtained as X2 count . < X 2 table (22.33 < 43.77) and the PAK learning outcomes are normally distributed with the calculation results obtained being X 2 count < X 2 table (18.85 < 43.77). The results of the linearity test of the data on the Role of PAK Teachers in Character Formation are linear with the equation Y = 22.77 + 1.22x, which is linear. The results of the correlation test obtained r count of 0.453 consulted with the critical price r at a significance level of 5% with the number of respondents being 30 people, the r table was obtained of 0.361, because the calculated r > r table (0.453 > 0.361) this shows that there is an influence of the Role of PAK Teachers in Character Formation of Class XI students of Medan Adventist Private High School in the 2022/2023 academic year. Furthermore, to test the significance of the correlation, a statistical test formula (t-test) was used, obtaining a calculated t of 3.41. This price was then consulted with the t table at a 95% significance level of 1.69, because the calculated t > bold t (3.41.169 α=0.05 with dk = n-2 (30-2=28) the t table is 1.69 because the calculated t > t table (3.41>1.69) this shows that there is a significant influence of the Role of PAK Teachers in the Formation of Character of Class XI Students of Medan Adventist Private High School in the 2022/2023 Academic Year. Thus, the research hypothesis is accepted as true.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Make a Match terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi majas siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif…
itatif dengan metode Quasi-Experiment dan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa yang terdiri atas 26 siswa kelompok eksperimen dan 26 siswa kelompok kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, hipotesis, perhitungan effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata nilai posttest lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yaitu 80,96 dan 70,96. Analisis uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,003 yang mengindikasikan adanya pengaruh model Make a Match terhadap hasil belajar siswa. Besarnya pengaruh berada pada kategori besar, sedangkan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model Make a Match efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi majas siswa kelas V sekolah dasar.