Abstract:Budaya adalah pola perilaku yang dilakukan setiap hari secara berulang, dan memiliki kaitan erat dengan nilai social dengan agama, menyadari akan pentingnya budaya sekolah terhadap pengembangan etika dan adab siswa disekolah,…
olah, Dalam meningkatlan mutu Pendidikan budaya sekolah mempunyai makna bersama hal meningkatkan keefektifan pembelajaran tersebut. Tujuan dari studi ini agar mengetahui seberapa pengaruh budaya sekolah terhadap mutu pendidikan siswa. Adanya metode studi yang dimanfaatkan yakni pendekatan kuantitatif bersama metode survey dan teknis analisis regresi sederhana. Sampel studi ini memanfaatkan teknik totalitas sampling yaitu seluruh siswa kelas VII A yang berjumlah 34 siswa. Instrumen studi ini berupa kusioner budaya sekolah yang berjumlah 15 pertanyaan, dan Mutu Pendidikan yang total 15 pertanyaan, kemudian diuji coba kepada 34 siswa. Sesudah dijalankan uji coba, dinyatakan valid sejumlah 28 butri pertanyaan. Serta pernyataan tidak valid diganti dengan pernyataan lain sehingga menjadi valid 30 pertanyaan, Selanjutnya dijalankan uji normalitas serta uji regresi sederhana. Hasil penjumlahan disampaikan persamaan regresi Y = 15,471 + 0,648 X persamaan tersebut diyakini yakni ꞵ > 0, bermakna tolak H_0, serta terima H_1 bermakna ada pengaruh yang relevan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari r_xy = 0,703 koefisien mengandung makna yakni 49,4% yang memicu Budaya sekolah terhadap Mutu Pendidikan dan 50,6% berdampak oleh faktor lain.
Abstract:Orang lanjut usia merupakan populasi yang rentan terhadap berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah hipertensi. Peningkatan tekanan darah di atas normal dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri kepala…
ala yang menjalar hingga tengkuk, kelelahan, penglihatan kabur, vertigo, dan mimisan. Penderita hipertensi telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan tekanan darah, salah satunya adalah dengan terapi farmakologi. Selain terapi farmakologi, terdapat alternatif lain yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah, yaitu dengan penggunaan jus wortel. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengimplementasikan penerapan asuhan keperawatan dengan pemberian jus wortel dalam menurunkan tekanan darah. Metode yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan gerontik pada Ny. T dengan hipertensi. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah 7 hari perlakuan dengan pemberian jus wortel setiap pagi, tekanan darah Ny. T turun dari 163/100 mmHg menjadi 130/70 mmHg. Keluhan yang dirasakan oleh Ny. T juga berkurang seiring dengan penurunan tekanan darah. Dapat disimpulkan bahwa pemberian jus wortel efektif dalam menurunkan tekanan darah pada Ny. T dengan masalah hipertensi. Disarankan kepada pimpinan Puskesmas Sentani untuk menganjurkan penggunaan jus wortel kepada penderita hipertensi sebagai alternatif dalam menurunkan tekanan darah.
Abstract:This study aims to evaluate the effect of reproductive health education on pregnant women's knowledge about normal delivery. The research design used was qualitative with a literature study approach. Data were collected…
through the analysis of relevant literature on reproductive health education and pregnant women's knowledge of normal labor. The results of the analysis showed that the reproductive health education intervention significantly improved pregnant women's understanding of the labor process, including knowledge of the stages of labor, signs of labor, pain management, and postpartum care. Comparisons between the control and experimental groups also confirmed that the reproductive health education program was effective in improving the overall knowledge of pregnant women. These findings suggest that reproductive health education is an important strategy for optimally preparing pregnant women for childbirth. The implications of this study are the need for more structured and focused integration of reproductive health education in prenatal care, as well as the need for further research to understand the factors that influence the implementation and outcomes of reproductive health education programs.
Abstract:This research aims to identify flood-prone areas in West Sumatra Province using remote sensing data and Machine Learning-based Geographic Information System. By utilizing variables such as distance from the river, Normalized…
ized Difference Water Index (NDWI), elevation, Topographic Position Index (TPI), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), and Rainfall Data, this research was conducted on the Google Earth Engine platform. This analysis method supports resource optimization, public education, increased environmental safety, and the development of new technologies and research. The results of the research are expected to assist in mitigation and adaptation to future flood disasters, as well as provide more accurate and comprehensive insights for local governments, disaster management agencies, and communities. With this approach, it is expected to reduce flood risk and increase community resilience to natural disasters.
Abstract:Pengelolaan Kelas yang baik adalah pengelolaan yang menyangkut siswa mauoun pengelola fisik kelas itu sangat harus dilakukan dan di perhatikan oleh setiap pelaksana pendidikan terutama guru, karena lingkungan belajar yang…
g tertata rapi akan memberikan dampak semangat dan inspirasi berfikir yang cermat dan kekuatan belajar yang tak terhitung besarnya bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan kelas belajar homogen di Mts Daarunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengelolaan kelas belajar homogen siswa terhadap motivasi belajar siswa di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendektan kuantitatif. adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di Mts Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 33 siswa. Adapun sampel yang di gunakan adalah sampel acak sederhana, sebanyak 33 siswa. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data ynag digunkan yaitu normalitas, linearitas, dan uji hipotesis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan mneggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengelolaan kelas belajar homogen (X) dengan motivasi belajar siswa (Y) MTs Darunnnajah 2 Cipining Bogor. terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini di tampilkan nilai R2 =0,235, dari ouput tersebut diperoleh nilai R square sebesar 0,055 maka bisa di simpulkan bahwa besaran pengaruh antara pengelolaan kelas belajar homogen dengan motivasi belajar siswa besaran pengaruh variabel (X) terhadap Variabel (Y) sebesar R 2 (0,235) x 100% = 23,5%. hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 23,5% pengelolaan iii kelas belajar homogen terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 23,5% = 76,5% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia…
a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by an increase in blood glucose levels above the normal limit. One thing that can influence the effectiveness of treatment therapy for Diabetes Mellitus patients…
ts is the possibility of drug interactions. This research is a type of descriptive research which aims to determine the possibility of oral antidiabetic drug interactions in patients at the Outpatient Installation of Dr.M.Yasin Hospital, Bone Regency. Research data collection was carried out by taking secondary data from outpatient prescriptions at the Dr. The data used is that the patient's prescription is collected and then identified whether it meets the inclusion and exclusion criteria. If a prescription has been obtained that meets the criteria, the prescription is recorded. The next step is to assess the possibility of drug interactions based on the application and drug interaction guidebook. From the results of the study, it was concluded that there is a possibility of oral antidiabetic drug interactions occurring in patients at the Outpatient Installation at Dr.M.Yasin Hospital, Regency. Bone from December 2014 to August 2015 with a percentage of 55.3% of the 38 research sample prescription sheets.
Abstract:Changes resulting from the learning process can be seen in the cognitive, affective, and psychomotor domains. The aim of this research is to determine differences in learning outcomes for the subthemes of plant growth and…
d development through the Problem-Based Learning and Discovery Learning models. This research was carried out at Ciasmara 01 State Elementary School, Bogor Regency, Class IV A, and IV B in November, the odd semester. The research instrument uses pretest and posttest instruments which produce an N-Gain calculation for the Project Based Learning model of 80 with high criteria and an N-Gain value for the Problem Based Learning model of 73 with very high criteria. So the N-Gain in the experimental class with the Problem Based Learning model is greater than the control class with the Discovery Learning model. The researcher also carried out a normality test with the Lilliefors test for both samples having a normal distribution because the values for both samples were smaller than the L table. In the Problem-Based Learning class group, the value Lcount ≤ Ltable was obtained, namely 0.028 ≤ 0.189, and in the discovery learning class group, the value Lcount ≤ Ltable was obtained, namely 0.041 ≤ 0.189. Then, in the homogeneity test, the data is homogeneous because it is smaller than X2table, a value of 0.75 ≤ 5.991 is obtained. Furthermore, in the hypothesis test, the count of 7.29 was greater than the table of 2.01808, indicating that H0 (null hypothesis) was rejected and Ha (alternative hypothesis) was accepted. Based on the research results above, it can be stated that the problem-based learning and discovery learning models have differences in learning outcomes for the sub-theme of gratitude for diversity, in other words, the problem-based learning model is more effective than the discovery learning model for the sub-theme of gratitude for diversity.
Abstract:Makanan dijaga kualitasnya dari bakteri patogen yang dapat menyebabkan diare. Risiko infeksi melalui makanan tergantung pada kuantitas patogen dalam makanan. Escherichia coli merupakan flora normal saluran intestinal manusia…
usia dan sering menyebabkan penyakit pada manusia. Escherichia coli mudah menyebar antar manusia melalui tangan, makanan dan minuman yang terkontaminasi, merupakan bakteri indikator pencemaran makanan. Escherichia coli merupakan kelompok Enterobacteriaceae penghasil ESBLs sehingga bertanggung jawab terhadap peningkatan biaya perawatan, angka kesakitan, dan angka kematian. E. coli penghasil ESBLs sering ditemukan di Rumah Sakit terkait infeksi nosokomial, namun jarang sekali dilakukan penelitian keberadaan dalam memproduksi ESBLs pada infeksi komunitas. Tujuan penelitian adalah mengetahui prevalensi Escherichia coli dan menganalisa Escherichia coli Penghasil Extended Spectrum Beta- Lactamases (ESBLs) Pada Sampel Makanan Warga Kota Bengkulu. Disain penelitian eksploratif, yaitu penelitian awal untuk memperoleh gambaran awal keberadaan E. coli penghasil ESBL dalam makanan. Data primer kuman E. coli dalam makanan didapatkan dari hasil isolasi dan identifikasi sampel makanan. Data primer E. coli penghasil ESBLs didapatkan dari hasil Uji Screening Metode Kirby Bauer ( Difusi Test ) dan Uji Konfirmasi Bakteri ESBLs Metode DDST (Double Disk Sinergy Test). Simpulan penelitian hasil uji isolasi dan identifikasi dengan menggunakan pewarnaan Gram dan uji IMViC terhadap 30 (100%) sampel dinyatakan negative terhadap kandungan E. coli. Hasil ini memenuhi syarat berdasarkan Permenkes RI No 1096/MENKES/PER/VI/2011 yakni angka bakteri E. coli pada sampel makanan, minuman, dan alat makan adalah 0 atau negatif. Hasil negatif E. coli pada 30 sampel makanan, tidak dapat dilakukan untuk identifikasi bakteri E.coli penghasil ESBLs
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh motivasi dan stres kerja tethadap kepuasa kerja karyawan. Variabel penelitiaan ini yaitu pengaruh Motivasi(X1) dan stres kerja (X2)terhadap kepuasan kerja…
rja karyawan(Y) penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan sampel 35 orang pegawai PT.Karyawan Indonesia Sejahtra teknik analisis data mengunakan kuesoner yang telah di uji Validitasnya.teknik analisis data mengunakan regresi linier berganda dan normalitas.hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi dan stress kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai Motivasi dan stress kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh motivasi dan Stress kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar dan tingkat signifikansi. Begitupun motivasi kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi , dan tingkat signifikansi . Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.