Search Articles & Publications

Showing 644 articles found for "Seluruh"

ANALISIS SENTIMEN ULASAN E-COMMERCE SHOPEE DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES

angreyani, jeny, Pernando, Yonky
Abstract: Abstract: In this study, an analysis of the use of the Naive Bayes algorithm for sentiment analysis of reviews from Shopee app users on the Google Play Store was conducted, with classification divided into three categories:… es: positive, negative, and neutral. To improve data quality, a preprocessing process was carried out with stages of cleaning, case folding, normalization, stop word removal, stemming, and tokenizing. Next, the text is formatted using the TF-IDF method to facilitate classification. For this data, the Naive Bayes model is used, which has an accuracy rate of 87% in detecting sentiment. Positive and negative categories can be easily identified compared to neutral sentiments due to the smaller amount of neutral data. Overall, the Naive Bayes algorithm successfully analyzed user sentiments well. The research can be developed with other algorithm methods, such as SVM, K-NN, or Decision Tree, in order to compare the performance of various algorithms. Keywords: sentiment analysis; naive bayes; user reviews; e-commerce; shopee  Abstrak: Dalam penelitian ini dilakukan analisis penggunaan algoritma Naive Bayes untuk analisis sentimen review dari pengguna aplikasi Shopee di Google Play Store, klasifikasi dibagai menjadi 3 kategori yaitu positif, negatif, dan netral. Untuk meningkatkan kualitas data, dilakukam proses preprocessing dengan tahap cleanimg, case folding, normalisasi, stopword removal, stemming, dan tekonezing. Selanjutnya, teks diformat menggunakan metode TF-IDF untuk memudahkan klasifikasi. Untuk data ini, model Naive Bayes digunakan, yang memiliki tingkat akurasi 87% dalam mendeteksi sentimen. Kategori positif dan negatif dapat dengan mudah diidentifikasi dibadingkan sentiemen netral karena jumlah data netral yang lebih sedikit. Secara keseluruhan, algoritma Naive Bayes berhasil menganalisis perasaan pengguna dengan baik. Penelitian dapat dikembangkan dengan algoritma metode lain, seperti SVM, K-NN, atau Decision Tree, guna membandingkan kinerja berbagai algoritma. Kata kunci: analisis sentiment; naive bayes; ulasan pengguna; e-commerce; shopee

DECISION SUPPORT SYSTEM DALAM MENDUKUNG OBJEKTIVITAS PENILAIAN KARYAWAN DENGAN METODE AHP-WASPAS (STUDI KASUS : PT. SUMBER NELAYAN INDONESIA)

Balqis, Nur, Sembiring, Muhammad Ardiansyah, Marpaung, Nasrun
Abstract: Abstract: Employees are a key element in the success of a company, because they play a role in determining the success of the company as a whole. Therefore, employee appraisal has a significant impact on many aspects of… human resource (HR) management in the company. In this context, an objective and accurate employee appraisal system is needed so that companies can determine the best employees appropriately. This research aims to develop a Decision Support System that uses the AHP-WASPAS combination method. This system is designed to assist companies in evaluating and selecting the best employees for promotions, salary increases, and career development. The results showed that the developed Decision Support System was able to increase objectivity in employee assessment compared to manual methods. By using the AHP-WASPAS combination method, companies can be more effective and accurate in determining employee assessment, thus helping in better decision making in HR management. Keywords: Employee; AHP method; WASPAS method; Performance Appraisal; Ranking; Objectivity; Decision Support System   Abstrak: Karyawan merupakan elemen kunci dalam kesuksesan sebuah perusahaan, karena mereka berperan dalam menentukan keberhasilan perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penilaian karyawan memiliki dampak yang signifikan terhadap banyak aspek pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di perusahaan. Dalam konteks ini, diperlukan sistem penilaian karyawan yang objektif dan akurat agar perusahaan dapat menentukan karyawan terbaik dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan yang menggunakan metode kombinasi AHP-WASPAS. Sistem ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengevaluasi dan memilih karyawan terbaik untuk promosi, kenaikan gaji, dan pengembangan karir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan yang dikembangkan mampu meningkatkan objektivitas dalam penilaian karyawan dibandingkan dengan metode manual. Dengan menggunakan metode kombinasi AHP-WASPAS, perusahaan dapat lebih efektif dan akurat dalam menentukan penilaian karyawan, sehingga membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen SDM. Kata kunci: Karyawan; Metode AHP; Metode WASPAS; Penilaian Kinerja; Rangking; Objektivitas; Sistem Pendukung Keputusan

OPTIMALISASI PENILAIAN AFDELING UNGGULAN PADA PT. PADASA ENAM UTAMA DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS VIKOR

Ningrum, Mawar Puspitha, Nurwati, Nurwati, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: PT. Padasa Enam Utama adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki program evaluasi afdeling disetiap tahunnya dengan cara memberikan penilaian kepada setiap afdeling. Afdeling adalah satuan yang menjadi ujung… tombak dalam pengelolaan perusahaan perkebunan kelapa sawit, sehingga peran pimpinan dan seluruh karyawan afdeling tersebut sangat diperlukan. Proses penilaian afdeling unggulan pada PT. Padasa Enam Utama saat ini masih terbatas pada penggunaan aplikasi Microsoft Excel tanpa sistem aplikasi khusus. Hal ini menyebabkan proses penilaian kurang efektif, tidak transparan, dan memakan waktu yang cukup lama dalam proses penilaian afdeling unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis metode VIKOR untuk penilaian afdeling unggulan. Metode kuantitatif digunakan sebagai metode pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan narasumber langsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode VIKOR memberikan hasil penilaian terbaik dengan proses perhitungan yang lebih efisien. Dengan adanya sistem pendukung keputusan ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam penilaian afdeling unggulan, serta membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien.

KLASTERISASI DAERAH PESERTA KB AKTIF DI KABUPATEN ASAHAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

Munawar, Fajar, Utami, Aftari Swastika Dyah, Manurung, Sari Bunga Tiara
Abstract: Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means… s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large. Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak. Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster  

PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU NON PERISHABLE FOOD MENGGUNAKAN MODEL SCM (STUDI KASUS : RITZ CAFE)

Arhani, Riza, Irawati, Novica, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: Technological progress and development is increasingly rapid and rapid and cannot be avoided in life. Every innovation is created to bring positive benefits to human life. Ritz Cafe Kisaran is a well-known restaurant… aurant and has been established for a long time in Asahan district, but this restaurant does not yet have a computerized raw material inventory management system. The aim of this research is to create a non-perishable food inventory management system using the Supply Chain Management model so that the operational function of raw material inventory management in restaurants becomes more effective, efficient and structured. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach and uses data analysis and uses a Supply Chain Management model including planning, procurement, production, warehouse management, order delivery and order returns. The result of this research is a web-based non-perishable food inventory management system that can manage raw material inventory, minimize the occurrence of ordering errors, raw material stock information can be processed automatically, as well as all existing processes in a The restaurant will be well integrated and useful in anticipating errors and losses for Ritz Cafe Kisaran.   Keywords: inventory; non perishable food; supply chain management; xampp   Abstrak: Kemajuan dan perkembangan teknologi semakin cepat dan pesat serta tidak dapat dihindari dalam kehidupan. Setiap inovasi diciptakan untuk membawa manfaat positif bagi kehidupan manusia. Ritz Cafe Kisaran merupakan salah satu restoran terkenal dan sudah lama berdiri di kabupaten Asahan namun restoran ini belum mempunyai sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang terkomputerisasi. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membuat suatu sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak mudah rusak (non perishable food) dengan menggunakan model Supply Chain Management agar fungsi operasional pengelolaan persediaan bahan baku di restoran menjadi lebih efektif, efesien dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis data serta menggunakan model Supply Chain Management meliputi perencanaan, pengadaan (procurement), produksi, pengelolaan gudang, pengiriman pesanan, dan pengembalian pesanan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang tidak mudah rusak (non perishable food) berbasis web yang dapat mengelola persediaan bahan baku, meminimalkan terjadinya kesalahan pemesanan, informasi stok bahan baku dapat diolah secara otomatis, serta seluruh proses yang ada di sebuah restoran akan terintegrasi dengan baik serta bermanfaat dalam mengantisipasi kesalahan dan juga kerugian bagi Ritz Cafe Kisaran.   Kata Kunci: persediaan; bahan baku tidak mudah rusak; manajemen rantai pasok; xampp  

PERANCANGAN E - CRM PENJUALAN BUSANA BAJU PADA TOKO GUNTUR JAYA

Saputri, Ade Irma, Azhar, Zulfi, Nofitri, Rika
Abstract: Abstract: Customer relationship management (CRM) is one of the many strategies implemented by many companies and is a strategy for obtaining, analyzing data, and then using it to interact with customers which will create… a comprehensive view and better relationships with customers. Toko Guntur Jaya is a shop that is engaged in selling various kinds of products, especially clothing such as clothes, currently product sales promotions and customer data processing are still manual recording and have not used an online sales system. The service provided by Guntur Jaya is not satisfactory because there is no member data and facilities for customers to submit criticism, suggestions and questions. Therefore, a Customer Relationship Management (CRM) method is needed to help customers get information about the latest products. The purpose of this built system is to facilitate more effective product promotion. With this system, Guntur Jaya Stores have media for promoting their products to customers with internet media, so that they have customers throughout Indonesia, retain existing customers, get optimal profits. , customers feel safe, comfortable and have computerized customer data storage.   Keywords: dress; customer relationship management; internet; sale; shop     Abstrak: Customer relationship management (CRM) merupakan satu dari sekian banyak strategi yang diterapkan oleh banyak perusahaan dan merupakan strategi untuk memperoleh, menganalisa data, untuk kemudian digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan yang akan tercipta suatu pandangan yang komprehensif dan hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Toko Guntur Jaya adalah  toko yang bergerak di bidang penjualan berbagai macam produk  khususnya busana seperti baju, saat ini promosi penjualan produk dan pengelohan data pelanggan  yang dilakukan masih pencatatan manual dan belum menggunakan sistem penjualan secara online. Pelayanan yang diberikan  Guntur Jaya  belum memuaskan  karena belum ada data member dan fasilitas bagi pelanggan untuk menyampaikan kritik,  saran,  dan pertanyaan. Oleh karena itu untuk dibutuhkan metode Customer Relationship Management (CRM) untuk membantu pelanggan  dalam mendapatkan informasi tentang produk yang terbaru.  Tujuan dari sistem yang dibangun ini adalah untuk memfasilitasi promosi produk yang lebih efektif Dengan adanya sistem ini dibuat Toko Guntur Jaya memiliki media untuk promosi  produknya kepada para pelanggan dengan media internet, sehingga memiliki pelanggan di seluruh Indonesia, mempertahankan pelanggan yang sudah ada, mendapatkan keuntungan optimal, pelanggan merasa aman, nyaman dan memiliki penyimpanan data pelanggan secara terkomputerisasi.   Kata kunci: baju; customer relationship management; internet; penjualan; toko. 

PENILAIAN KINERJA LAYANAN DI KANTOR DESA PERKEBUNAN GUNUNG MELAYU DENGAN METODE SERVQUAL

Nasution, Alan Wahyuda, Yusda, Riki Andri, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: Technological progress is currently growing rapidly, almost all human life has been touched by technology. Current technological advances are also utilized by organizations, companies or agencies, both private… and government. An example of the use of technological advances by companies or agencies is to create applications that can accommodate assessments from customers, consumers or the public for the services received. This study aims to solve the problems that occur in the Gunung Melayu Plantation Village by using the service quality method, making it easier for the residents of the Gunung Melayu Plantation Village to assess the quality of village administration services. By collecting answers from questionnaires that have been filled out by residents, then the answer data is then managed using the service quality method. The results of this study are recommendations for decisions that can be taken by village heads in maintaining, improving or improving the quality of village government services.             Keywords: decision support system; service quality; village administration; goverment service     Abstrak: Kemajuan teknologi pada saat ini sangat berkembang dengan pesat, hampir diseluruh kehidupan manusia sudah tersentuh dengan teknologi. Kemajuan teknologi saat ini, juga dimanfaatkan oleh organisasi, perusahaan atau instansi baik itu dari swasta maupun pemerintah. Contoh pemanfaatan kemajuan teknologi yang dilakukan perusahaan atau instansi tersebut yaitu membuat aplikasi yang dapat menampung penilaian dari pelanggan, konsumen atau masyarakat atas layanan yang diterima. Penelitian ini dibuat bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di desa Perkebunan Gunung Melayu dengan menggunakan metode servqual, sehingga memudahkan warga desa Perkebunan Gunung Melayu dalam menilai kualitas pelayanan administrasi desa. Dengan mengumpulkan jawaban kuesioner yang telah diisi oleh warga, maka selanjutnya data jawaban tersebut dikelola dengan menggunakan metode servqual. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rekomendasi keputusan yang dapat diambil oleh kepala desa dalam mempertahankan, memperbaiki atau meningkatkan dari kualitas pelayanan administrasi desa.   Kata kunci: sistem pendukung keputusan; kualitas pelayanan; administrasi desa; layanan pemerintahan

IMPLEMENTASI Metode Certainty Factor untuk Analisis dan Perancangan Expert System Penyakit Mulut Pada Klinik Zihad Insan

Kartika, Fani, Hambali, Hambali, Ihsan, Mhd.
Abstract: Abstract : Dental and oral health is an important part of your overall health and well-being. Maintaining healthy teeth and gums is a lifelong commitment. The earlier you learn proper oral hygiene habits such as brushing,… , flossing, and limiting sugar intake, the easier it is to avoid expensive dental procedures and long-term health problems. One of the Community Health Centers located in Sijabut Village has problems in serving people who experience oral and dental diseases due to the lack of medical personnel, especially dental and oral specialists to provide accurate diagnoses regarding the types of oral and dental diseases suffered. Another reason is that the doctors who work at Zihad Insani Clinic are mostly general practitioners who may not understand about oral and dental diseases so that the services received by the community are not satisfactory. Therefore, in supporting the success of services at the Zihad Insani Clinic, a system is needed that can assist in providing effective services to provide effective diagnoses based on the understanding and knowledge of specialist doctors or dental and oral experts designed in an Expert System.  Keywords: Expert System; Oral Disease; Certainty Factor     Abstrak : Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian penting dari kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Menjaga kesehatan gigi dan gusi adalah komitmen seumur hidup. Semakin dini Anda mempelajari kebiasaan kebersihan mulut yang tepat seperti menyikat gigi, flossing, dan membatasi asupan gula , semakin mudah untuk menghindari prosedur gigi yang mahal dan masalah kesehatan jangka panjang. Salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat yang berada di Desa Sijabut memiliki kendala dalam melayani masyarakat yang mengalami penyakit mulut dan gigi disebabkan kurangnya tenaga medis khususnya dokter Spesialis Gigi dan mulut untuk memberikan diagnosa yang akurat mengenai jenis penyakit mulut dan gigi yang diderita. Penyebab lainnya karena dokter yang bertugas di Klinik Zihad Insani tersebut sebagian besar dokter umum yang mungkin kurang memahami mengenai penyakit mulut dan gigi sehingga pelayanan yang diperoleh oleh masyarakt kurang memuaskan. Oleh sebab itu dalam menunjang keberhasilan pelayanan pada Klinik Zihad Insani diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu dalam memberikan pelayanan yang efektif untuk memberikan diagnosa yang efektif berdasarkan pemahaman dan keilmuan dari dokter spesialis ataupun pakar gigi dan mulut yang dirancang dalam suatu Expert System.   Kata Kunci : Expert System; Penyakit Mulut; Certainty Factor  

Metode Least Square Seabagai Prediksi Penjualan Sembako di Toko Suryono

Maulidya, Rizky, Rizaldi, Rizaldi, Saputra, Endra
Abstract: Abstract: Sembako is an abbreviation of Nine Basic Ingredients which consists of various food and beverage ingredients that are generally needed by the people of Indonesia. Without basic necessities, the lives of the Indonesian… onesian people can be disrupted because basic necessities are daily necessities that are freely sold in the market. Toko Suryono is one of the basic food distributors that sells various kinds of basic necessities. The problem is that the number of food sales every month is erratic so it is difficult to predict, so we need a sales system and strategy, one of which is by predicting or forecasting sales for the future process so that this store knows how much food supplies must be provided in the following month so that there is no shortage or excess stock. The result of this research is that forecasting using themethod Least Square can make it easier for the store to provide basic food supplies in the coming month. From the overall calculation of basic needs, the lowest MAD is 16.51 and MAPE is 1.73%.             Keywords: Forecasting; Total Food Sales; Least Square;     Abstrak: Sembako adalah singkatan dari Sembilan Bahan Pokok yang terdiri dari berbagai bahan makanan dan minuman yang umumnya dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Tanpa sembako, kehidupan rakyat Indonesia bisa terganggu karena sembako merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang dijual bebas di pasaran. Toko Suryono adalah salah satu distributor sembako yang menjual berbagai macam sembako. Masalah jumlah penjualan sembako setiap bulannya yang tidak menentu sehingga sulit diprediksi, maka diperlukannya sebuah sistem dan startegi penjualan salah satunya dengan cara melakukan prediksi atau peramalan penjualan untuk proses kedepannya sehingga toko ini mengetahui berapa persediaan sembako yang harus disediakan dibulan berikutnya agar tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan persediaan. Hasil dari penelitian ini adalah peramalan dengan perhitungan metode Least Square dapat memudahkan pihak toko dalam menyediakan persediaan sembako di bulan yang akan datang. Dari keseluruhan perhitungan sembako menghasilkan MAD paling rendah 16,51 dan menghasilkan MAPE sebesar 1,73%. Kata kunci: Peramalan; Jumlah Penjualan Sembako; Least Square;    

Rancang Bangun Robot Sampah Dengan System Kendali Android Dan System Buka Wadah Otomatis Berbasis Controller

Chandra, Wahyudi, Azhar, Zulfi, Fauziah, Rizky
Abstract: Abstract: Plastic waste and plastic bottles are also waste that have a very long dissolving period or break down period. Like a cafe or a place to eat on Merbo Bagan Asahan village Tanjung Balai sub-district Asahan district… ict which has about 5 cafes and does not include street vendors. The Asahan area has a population of 118,750 people, assuming the waste product ranges from 356,250 l/day, and the amount of waste is 160m3/day. Based on the above problem conditions, making a garbage robot can increase the interest of cafe visitors to dispose of garbage in its place, by utilizing a type of qualitative research method and the results of research testing on the electronics module in the design of a garbage robot found that the interface system between Android and the robot utilizes a 5VDC voltage, with pins RX-TX and TX-RX, as well as all outputs in the form of SG90 servo using 5VDC supply and IC L298 mini supplied with 7.4 VDC voltage. So that one of the advantages of the garbage robot design is that it is able to operate both remotely and in a stopped condition.   Keywords: Garbage Robot; Android Control System; Controller Based.     Abstrak: Sampah plastik dan botol plastik juga merupakan sampah yang memiliki masa larut atau masa terurai yang sangat lama. Seperti cafe atau tempat makan yang berada di jalan Merbo Desa Bagan Asahan Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan yang memiliki sekitar 5 cafe dan tidak termasuk pedagang kaki lima. Untuk wilayah Asahan memiliki jumlah penduduk 118.750 jiwa, dengn asumsi produk sampah berkisar 356.250 l/hr, dan jumlah sampah 160m3/hr. Berdasarkan kondisi masalah diatas pembuatan robot sampah bisa menambah minat para pengunjung cafe untk membuang sampah pada tempatnya, dengan memanfaatkan jenis metode penelitian kualitatif dan hasil pengujian penelitian pada modul elektronika pada perancangan robot sampah mendapati bahwa sistem  interface antara android dengan robot  memanfaatkan tegangan 5VDC, dengan pin RX-TX dan TX-RX, serta seluruh output berupa servo SG90 menggunakan supply 5VDC dan  IC l298 mini disupply tegangan 7.4 VDC. Sehingga salah satu kelebihan dari rancangan robot sampah yaitu mampu beroperasi baik dikendalikan jarak jauh ataupun dalam kondisi berhenti.   Kata kunci : Robot Sampah;System Kendali Android;Berbasis Controller.