Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL KURUNG-KURUNG DI SDN BITAHAN 1 KECAMATAN LOKPAIKAT KABUPATEN TAPIN

Janatul Raudati
Abstract: Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifiksi Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan… arifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama: (1) 1)     Mengidentifikasi cara mengintegrasikan nilai-nilai gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan pembelajaran di SDN Bitahan 1. 2)Mengidentifikasi Tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasi prinsip gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan sekolah modern 3)Mengevaluasi Dampak penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap perkembangan karakter, perilaku siswa, dan suasana belajar di SDN Bitahan 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa dan Masyarakat setempat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai gotong royong dilakukan melalui berbagai cara, termasuk penyisipan dalam mata pelajaran seperti PPKn dan Bahasa Indonesia, penerapan metode pembelajaran berbasis kolaborasi, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan semangat kerja sama dan kebersamaan. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu dalam kurikulum, minimnya sumber daya pendukung, serta kurangnya partisipasi aktif dari sebagian siswa. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya sekolah yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan, serta terbentuknya karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan budaya lokal.  Dampak dari penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap siswa sangat positif, yaitu peningkatan rasa kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kerja sama dalam kelompok. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih harmonis, dan interaksi antar siswa serta guru lebih positif. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan lebih lanjut dari pihak sekolah, guru, serta masyarakat untuk memastikan keberlanjutan integrasi nilai budaya lokal dalam Pendidikan

ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH STUDI PADA UMKM RENGGINANG (DADDY SNACK) KELURAHAN CAKUNG TIMUR, JAKARTA TIMUR

Sulistiyo, Annaddella, Muhammad Ihsan Nur Rafli, Shiba Nuriyyah, Syahna Nur Khasifa
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pendapatan. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi… kendala dalam aspek pengelolaan keuangan, termasuk pemahaman dan penerapan akuntansi yang sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan keuangan pada UMKM Daddy Snack di Kelurahan Cakung Timur, Jakarta Timur, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UMKM Daddy Snack telah memiliki laporan keuangan sederhana seperti laporan laba rugi dan arus kas, pencatatan tersebut belum mengacu secara menyeluruh pada prinsip-prinsip SAK EMKM. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, pengelolaan persediaan yang belum sistematis, serta pemanfaatan laporan keuangan yang masih terbatas pada pencatatan kas masuk dan keluar tanpa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Selain itu, pemahaman pemilik terhadap akuntansi berbasis akrual dan klasifikasi akun masih rendah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM agar dapat meningkatkan kemampuan dalam pencatatan keuangan sesuai standar. Penerapan sistem akuntansi yang memadai diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan membuka peluang ekspansi usaha secara berkelanjutan.

Analisis Laporan Laba Rugi Sebagai Alat Evaluasi Kinerja Keuangan pada UMKM "Jaya Pigura" di Yogyakarta

Wanda Setyaningsih, Inge Amesthi Rahayu, Yogi, Razqi Alin N Tandiseru
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan laba rugi sebagai alat evaluasi kinerja keuangan pada UMKM “Jaya Pigura” di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan… engan data yang diperoleh dari laporan keuangan internal periode Mei hingga Juli 2024. Fokus analisis mencakup pendapatan usaha, harga pokok penjualan (HPP), beban operasional, laba kotor, dan laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pendapatan sebesar 34,46% dalam tiga bulan, yang disertai dengan kenaikan laba bersih sebesar 39,18%. Rasio keuangan seperti gross profit margin (±49,8%) dan net profit margin (44–45%) menunjukkan efisiensi dan profitabilitas yang stabil. Temuan ini mengindikasikan bahwa laporan laba rugi dapat digunakan secara efektif sebagai alat evaluasi untuk menilai efisiensi operasional dan kesehatan keuangan UMKM. Rekomendasi diberikan agar pelaku UMKM secara rutin melakukan evaluasi keuangan berbasis laporan laba rugi dan meningkatkan pemanfaatan informasi keuangan dalam pengambilan keputusan bisnis

MODERNISASI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HUKUM WARIS MASYARAKAT BATAK KARO

Ana Aprillia, Lini Wijayanti, Rahayu Sri Utami
Abstract: Perkembangan zaman dan modernisasi menuntut Hukum Waris Adat masyarakat Batak Karo untuk beradaptasi dengan tuntutan dunia modern. Dalam masyarakat Suku Karo, hanya anak laki-laki yang berhak menerima warisan, sementara… anak perempuan tidak memiliki hak waris. Namun, anak perempuan dapat menerima "pemere" atau hadiah kasih sayang dari pewaris, yang dapat berupa emas, ladang, atau sawah yang dapat dikelolanya selama hidup. Pemberian "pemere" ini terkait erat dengan hukum adat dan telah menjadi tradisi turun-temurun dalam masyarakat Suku Karo. Perbedaan perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan dalam hal warisan sangat mencolok, dengan anak laki-laki memiliki kekuasaan penuh atas harta warisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data primer untuk memahami perkembangan dan perubahan dalam penerapan hukum waris adat Batak Karo. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji data sekunder dari berbagai sumber, termasuk literatur, dokumen adat, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian terdahulu tentang hukum adat dan modernisasi, untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang topik ini.

PERAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP TRANSFORMASI DIGITAL PADA UMKM DI LABUAN BAJO

Chintia Milla Putri, Emerensiana Nirma, Arsy Ash Sihddiqi, March Sella Romaulina
Abstract: Transformasi digital merupakan elemen kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah… dalam mendorong transformasi digital pada UMKM di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pelaku UMKM serta instansi pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyediakan infrastruktur digital, pelatihan keterampilan digital, serta menciptakan kebijakan yang mendukung inklusi teknologi pada UMKM. Meskipun terdapat berbagai upaya yang telah dilakukan, tantangan seperti keterbatasan akses internet, rendahnya literasi digital, dan kurangnya pendampingan teknis masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal menjadi faktor penting dalam mempercepat proses transformasi digital yang berkelanjutan.

Analisis Faktor Keberhasilan UMKM dalam meningkatkan penjualan di Era Digital di wilayah Jakarta Timur

Ivanti, Tiara, Kartika Indrayanti, Maria R Sane Putri, Nabila Imelda
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan penjualan di era digital, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Metode yang… digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan observasi langsung terhadap pelaku UMKM di berbagai sektor, seperti kuliner, fashion, jasa, dan kerajinan tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, e-commerce, dan metode pembayaran digital, berperan signifikan dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM. Selain itu, strategi pemasaran digital yang tepat, kemampuan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, inovasi produk, serta dukungan dari pemerintah dan komunitas menjadi faktor pendukung utama dalam peningkatan penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha, pemerintah, dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan UMKM berbasis digital secara berkelanjutan.

TRADISI RITUAL SESAJEN DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT ISLAM ABOGE DI DESA PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG PERSPEKTIF ‘URF

Laxsniky, Reza Stefiona, Roibin Roibin
Abstract: Indonesia memiliki tradisi budaya yang kaya dan beragam. Tradisi budaya adalah komponen penting dari kehidupan masyarakat, yang dapat menunjukkan identitas dan prinsip-prinsip yang dianut oleh suatu kelompok. Seperti halnya… nya tradisi budaya yang masih terus digunakan hingga saat ini oleh masyarakat aboge yang ada di Desa Pagelaran yaitu tradisi ritual sesajen dalam pernikahan. Adanya sudut pandang masyarakat yang berbeda-beda dan juga keyakinan dalam ritual sesajen pernikahan untuk menghindari hal-hal buruk yang dapat terjadi. Peneliti akan mengkaji dengan menggunakan perspektif ‘urf dengan beberapa rumusan yakni: (1) Apa motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. (2) Bagaimana praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge ditinjau dari perspektif ‘urf. (3) Mengapa praktik tradisi ritual sesajen dalam pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah empiris sebagai salah satu bentuk penelitian hukum sosiologis dengan menggunakan pendekatan antropologis. Lokasi dari penelitian ini berada di Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer berupa wawancara dan sumber data sekunder yang berasal dari dokumen-dokumen seperti penelitian jurnal terkait sesajen dan yang terkait pembahasan dalam penelitian, buku dan kitab ushul fiqh, dan juga referensi tambahan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) motif yang melatarbelakangi adanya tradisi ritual sesajen dalam pernikahan masyarakat Islam aboge di Desa Pagelaran terjadi karena adanya motif sosial-budaya, sosial-keagamaan, sosial keamanan, dan sosial-kerukunan. (2) Praktik tradisi ritual sesajen yang dilakukan jika dilihat dari pespektif urf, tradisi tersebut masuk kedalam urf shahih sebab memenuhi syarat, begitu pula bisa menjadi ‘urf fasid dengan beberapa sebab lainnya. (3) Tradisi ritual sesajen pernikahan tumbuh dinamis dikalangan masyarakat Islam aboge, dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial, budaya, dan alam yang memiliki banyak manfaat.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PENCEGAHAN MALARIA TROPIKA PADA REMAJA

Teresia Mendila, Thome, Angela Librianty, Crystin Evangelin Watunglawar, Luter Walilo, Mohamad Huri
Abstract: Kejadian malaria khususnya yang disebabkan oleh plasmodium falciparum pada remaja khususnya di Papua mengalami peningkatan dengan salah satu faktor pengetahuan, sikap dan perilaku dalam mencegah penyakit ini. Penelitian… ini menggunakan pendekatan korelasi analitik pada 61 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang hasilnya dianalisis secara bivariat menggunakan Uji Korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap pencegahan malaria tropika dengan tingkat yang cukup kuat serta berkorelasi secara positif. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pengetahuan remaja dalam kategori kurang yang korelasinya sejalan dengan sikap negatif dalam mencegah malaria tropika. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai lanjutan untuk penelitian selanjutnya, yang menemukan perilaku atau faktor yang berkaitan dengan pencegahan malaria tropika khususnya pada remaja.

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM JUAL BELI ONLINE DI ECOMMERCE

Marendra Agistia, Ahmad Heru Romadhon
Abstract: Berkembangnya kondisi digital sudah menciptakan kemudahan pada banyak kondisi kehidupan, salah satunya pada aktivitas jual beli online melalui platform e-commerce. Namun, aktivitas ini juga menghadirkan tantangan, seperti… i risiko penipuan dan pelanggaran hak konsumen. Penelitian ini membahas pertanggungjawaban hukum pada pelaku usaha yang merugikan konsumen serta bentuk perlindungan hukum ditawarkan kepada konsumen pada transaksi jual beli di e-commerce, khususnya melalui platform seperti TikTok Shop. Metode penelitian yang pakai ialah metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil analisis mengatakan bahwa setara dengan Pasal 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), pelaku usaha bertanggung jawab mengganti produk konsumen akibat produk yang tidak sesuai. Pemerintah telah menciptakan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) untuk menyelesaikan sengketa serta memberikan perlindungan hukum kepada konsumen. Upaya perlindungan konsumen juga mencakup pemberian informasi yang faktual dan transparan, menambah pemantauan terhadap pelaku usaha, serta pemaparan hukuman bagi pelaku penipuan. Perlindungan hukum ini bertujuan memberikan kepastian hukum, mencegah kerugian konsumen, dan membuat keadaan jualan online aman serta terpercaya. Kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen sangat penting untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam transaksi di e-commerce.

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENIPUAN PENCARI KERJA

Deby Ayu Wulandari, Ahmad Heru Romadhon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku penipuan pencari kerja dan perlindungan hukum bagi korban penipuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif… dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), yang berfokus pada analisis terhadap dokumen hukum yang relevan terkait dengan pertanggungjawaban hukum dan perlindungan hukum dalam kasus penipuan pencari kerja. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber hukum kepustakaan, seperti jurnal ilmiah, artikel, serta sumber dari internet, guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban hukum terhadap pelaku penipuan pencari kerja harus didasarkan pada unsur-unsur hukum yang berlaku, seperti kemampuan tanggung jawab pelaku, kesalahan yang dilakukan (baik kesengajaan atau kelalaian), serta tidak adanya alasan maaf. Penipuan dalam pencarian kerja dapat merugikan korban secara finansial dan psikologis, bahkan merusak citra perusahaan atau agen rekrutmen yang sah. Pelaku penipuan dapat dijerat dengan hukum pidana berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Penegakan hukum yang tegas serta perlindungan hukum yang tepat sangat penting untuk melindungi hak-hak pencari kerja dan mencegah kerugian yang lebih besar. Pemerintah memiliki peran penting dalam mengantisipasi penipuan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, memperketat peraturan perekrutan, serta menyediakan saluran pengaduan dan sistem verifikasi lowongan pekerjaan yang lebih transparan dan akurat.