Search Articles & Publications

Showing 382 articles found for "Square"

FACTORS AFFECTING THE INCIDENCE OF VAGINAL DISCHARGE AMONG FEMALE INMATES OF CHILDBEARING AGE IN CLASS IIB WOMEN'S PRISON, PADANG

Dian Furwasyih, Maidelwita, Yani, Shofiah
Abstract: Vaginal discharge is an indicator of an abnormal health condition in the body, characterized by the release of a fluid, other than blood, from the female reproductive organ. In July 2023, two female inmates at Class IIB… Women's Prison in Padang reported experiencing vaginal discharge accompanied by itching and an unpleasant odor. They received medical treatment at the prison clinic. The incidence of vaginal discharge in West Sumatra is approximately 3.51%. This study aims to identify the factors influencing the occurrence of vaginal discharge among female inmates of childbearing age. A quantitative research approach was used, employing a cross-sectional design and a total sampling technique, with 57 respondents. The variables examined include knowledge level, access to reproductive health information, and personal hygiene behavior during menstruation. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods with chi-square tests. The findings revealed that 43.9% of respondents experienced vaginal discharge, 71.9% had a low level of knowledge, 57.9% faced difficulties in accessing reproductive health information, and 56.1% exhibited poor personal hygiene behavior during menstruation. There was a significant relationship between knowledge level and the incidence of vaginal discharge (p=0.045), as well as between personal hygiene behavior and vaginal discharge occurrence (p=0.037). However, no significant correlation was found between access to reproductive health information and vaginal discharge (p=0.426). This study concludes that improving reproductive health education and providing adequate hygiene facilities in the prison environment are crucial steps in reducing the incidence of vaginal discharge among female inmates.

THE INFLUENCE OF CUSTOMER SERVICE QUALITY ON CUSTOMER SATISFACTION AT PT BANK XXX (TANGERANG - BANTEN)

Beno Kusnadi, RAMDHANI, MIFTAH, Nopi Andayani, Mahmud Ali, Zaenudin, Siti Aina Firdaus, Maya Oktaviani
Abstract: Hubungan dan tren penelitian terkait topik kualitas pelayanan dari 2019 hingga 2023 diinterpretasikan dalam gambar di atas. Dengan ukuran node yang besar, yang menunjukkan dominasi dan frekuensi tinggi dalam penelitian,… istilah "pengaruh kualitas pelayanan" menjadi pusat perhatian. Hasil pra penelitian yang dilakukan menemukan Tangibles (Bukti Fisik) menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih rendah dibandingkan dengan dimensi lainnya, yaitu tingkat kepuasan yang lebih rendah, Hal ini menunjukkan bahwa aspek Bukti Fisik perlu mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Terhadap Kepuasan Nasabah pada PT Bank XXX Tangerang Banten.  Metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan, yang melibatkan pengumpulan data dalam bentuk angka dan analisis statistik. Pendekatan kuantitatif dipilih karena sifatnya yang sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas, yang mendukung langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penelitian. Populasi yang digunakan yaitu nasabah pada periode Bulan Juni 2022 – Bulan Desember 2022 sebesar 13.002 nasabah, Sampel mengunakan rumus slovin dengan Presentase Kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa sitolerir Nilai e = 0,1 (10%), maka sample yang di ambil adalah transaksi yang berjumlah 100 Nasabah (Resphonden). Dari hasil perhitungan diperoleh nilai R Square sebesar 0,824. Hal ini berarti bahwa seluruh variabel bebas yakni Kualitas Pelayana (X) mempunyai kontribusi bersama-sama sebesar 82,4% terhadap variabel terikat yaitu Kualitas Pelayana (Y). Sedangkan, sisanya yaitu 17,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini

ANALYSIS OF OUTPATIENT SATISFACTION LEVELS WITH LABORATORY SERVICES AT RSUD KLUNGKUNG

Diah Prihatiningsih, I Gusti Ayu Agung Diah Dwi Sukma, I Gusti Putu Agus Ferry Sutrisna Putra
Abstract: Healthcare services must continuously be improved to provide the best care for the community. Patient satisfaction is the result of patients' evaluations of healthcare services, comparing their expectations with the actual&#8230; al healthcare services received in a hospital setting. Patient satisfaction with laboratory services is not solely determined by the availability of sufficient healthcare personnel but also requires strong commitment and dedication from healthcare workers to provide professional services, supported by adequate facilities and medical equipment. This study aims to assess the level of outpatient satisfaction with laboratory services at RSUD Klungkung. The research employs an observational method with a cross-sectional design. Data collection was conducted using questionnaires, with a sample of 97 respondents selected through purposive sampling. The data analysis in this study was performed using the Chi-Square test. Based on the five service quality dimensions—reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles—the results showed a p-value < 0.05. Among these dimensions, responsiveness had the lowest p-value (0.005 < 0.05), indicating its stronger influence. These findings conclude that there is a significant relationship between service quality dimensions and the level of outpatient satisfaction with laboratory services at RSUD Klungkung. Furthermore, the responsiveness dimension, which had the lowest p-value compared to the other four dimensions, indicates that it has the most significant impact on patient satisfaction with laboratory services provided by the staff at RSUD Klungkung.

HUBUNGAN PERILAKU PSN IBU RUMAH TANGGA DENGAN TINGKAT KEPADATAN NYAMUK Aedes aegypti DI RW 07 KELURAHAN CIPETE UTARA, KECAMATAN KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN TAHUN 2024

Hamonangan , Elviyanti, Rojali, Prabowo , Kuat, Tugiyo, Wartiniyati, Indah Restiaty
Abstract: Iklim tropis Indonesia menyediakan habitat ideal bagi nyamuk demam berdarah, terutama pada musim hujan. Berdasarkan Profil Puskesmas Kelurahan Cipete Utara 2023, terdapat 29 kasus demam berdarah dengan angka insidensi 68,62&#8230; ,62 per 100.000 penduduk, termasuk peningkatan tujuh kasus di RW 07, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Penelitian berjudul "Hubungan Perilaku PSN Ibu Rumah Tangga dengan Tingkat Kepadatan Nyamuk Aedes aegypti di RW 07 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Tahun 2024" ini mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu rumah tangga terhadap pencegahan demam berdarah. Fokus penelitian mencakup pengelolaan tempat penyimpanan air, daur ulang barang bekas, penggunaan larvasida, dan keberadaan larva nyamuk. Dengan pendekatan analitik cross-sectional, data dikumpulkan dari 105 responden melalui Simple Random Sampling, wawancara, dan observasi.Analisis statistik dengan uji chi-square (95% confidence level) menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan indeks larva (p=0,034), tetapi tidak ditemukan hubungan antara sikap (p=0,503) maupun tindakan (p=0,649) dengan kepadatan larva. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) mempengaruhi kepadatan larva Aedes aegypti, sehingga diperlukan penguatan edukasi, pemantauan, dan intervensi oleh puskesmas serta kader jumantik. Rekomendasi mencakup peningkatan praktik PSN, program berbasis data, dan pemantauan rutin. Program "Satu Rumah Satu Jumantik" didorong untuk menjaga lingkungan bebas nyamuk.

RELATIONSHIP BETWEEN NURSING SERVICE QUALITY AND PATIENT SATISFACTION IN EMERGENCY INSTALLATION dr. HASRI AINUN HABIBIE HOSPITAL GORONTALO PROVINCE

Meiti Yolanda, Nasrun Pakaya, Siti Hajar Salawali
Abstract: Nursing Service Quality and Patient Satisfaction have a close relationship in determining patient response to service . Patient satisfaction and dissatisfaction responses depend on the service provided by the nurse. This&#8230; research uses a descriptive design with a quantitative approach . cross-sectional. in the emergency installation of dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, the number of respondents was 60 with the sampling technique in this study using Accidental sampling. . Quality of Nursing Services in the Emergency Installation of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, Gorontalo Province Most of them provide maximum services with the Good category as many as 29 respondents (48.3%). and Patient Satisfaction in the Emergency Installation of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, Gorontalo Province Most of them were also satisfied with 36 respondents (60.0%), but most of them were still dissatisfied with 24 respondents (40.0%). The results of the Chi-square statistical test obtained a significant value or p-value (0.000) lower than the significant standard of 0.05 or (p <α), then Ho was rejected and H1 was accepted, which means there is a relationship between the quality of nursing services and patient satisfaction in the emergency installation of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital, Gorontalo Province.

THE RELATIONSHIP BETWEEN BLOOD GLUCOSE LEVELS AND VISUAL ACUITY IN DIABETES MELLITUS PATIENTS IN TOTO KABILA REGIONAL HOSPITAL

Novita Angraeni, Nasrun Pakaya, Sitti Fatimah Meylandari Arsad
Abstract: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease caused by a lack of insulin production by the pancreas or the insulin produced cannot be used effectively by the body . This causes the formation of microaneurysms in the retinal&#8230; al blood vessels which make the blood vessels fragile and easily ruptured, causing visual impairment in the form of decreased visual acuity. The general objective of this study was to determine the relationship between blood glucose levels and visual acuity in patients with diabetes mellitus at Toto Kabila Hospital. This research uses a quantitative research type with a research design. descriptive analytical using cross sectional approach method . The population in this study were DM patients who visited the Eye Polyclinic at Toto Kabila Hospital and the sample in this study used the technique accidental sampling with a total of 87 samples. The instrument in this study used an observation sheet. The data analysis technique used the chi-square test . obtained value pvalue = 0.00 0 which means there is a relationship between blood glucose levels and visual acuity in diabetes mellitus patients at Toto Kabila Regional Hospital .

ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR DITINJAU DARI MOTIVASI, KOMPETENSI, DAN EFIKASI DIRI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. AMERICAN STANDARD INDONESIA

M. Khusnan Hadi, Kurnia Puparini, Devi Kusumawardhani3, Septina Cahyaninggar
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan&#8230; an signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1404 karyawan di PT. American Standard Indonesia. Dengan menggunakan rumus Slovin, maka didapat jumlah sampel pada penelitian ini adalah 311 karyawan American Standard Indonesia dari berbagai jenjang jabatan. Teknik pengumpulan data dengan; Observasi, Kuesioner dan Studi Pustaka. Teknik analisis data dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) yang berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. 2) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. 7) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan.

PENYULUHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ASTIGMATISME TERHADAP KEJADIAN PRESBIOPIA DI OPTIK NEDIA KOTA MANNA

Susanti, Devi, Leni Novianti, Rizcita Prilia Melvani, M. Fakhruddin
Abstract: Kelainan refraksi adalah kondisi yang disebabkan oleh kelainan dalam panjang sumbu (axial length) atau kelainan daya refraksi media. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi adalah salah satu penyebab yang paling umum dari&#8230; i gangguan penglihatan. Astigmatisme (mata silinder) adalah kondisi di mana kekuatan refraksi kornea atau lensa bervariasi karena perubahan bentuk permukaan sehingga cahaya jatuh di dua titik di depan retina. Kondisi ini menyebabkan penderita harus memutar mata sehingga efek lubang jarum dapat dilihat. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara faktor genetik dan penggunaan gadget terhadap kejadian astigmatisme di Optik Reka Jaya Palembang Tahun 2024. Metode Penelitian : Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen yaitu faktor genetik dan penggunaan gadget dan variabel dependen yaitu astigmatisme. Hasil Penelitian : Dari data bivariat diperoleh dari 48 responden terdapat 33 responden (68,8%) mengalami astigmatisme dan 15 responden (31,3%) tidak mengalami astigmatisme. Diperoleh 31 responden (64,6%) mengalami astigmatisme berdasarkan faktor genetik sedangkan 17 responden (35,4%) bukan berdasarkan faktor genetik. Diperoleh 32 responden (66,7%) mengalami astigmatisme berdasarkan penggunaan gadget yang buruk sedangkan 16 responden (33,3%) penggunaan gadget yang baik. Kesimpulan : Berdasarkan Analisa data yang dilakukan diperoleh Kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dan penggunaan gadget secara simultan dengan kejadian astigmatisme. Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan faktor genetik dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,006 dan Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan penggunaan gadget dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,021.

PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BALITA

Sacharum, Nofilia
Abstract: Penyakit diare tetap menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara-negara berkembang. Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan sering kali berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai&#8230; kematian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang fokus pada pengaruh sanitasi lingkungan keluarga (WC) dan kebersihan pribadi terhadap morbiditas diare pada anak di TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2024 dengan subjek anak TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi yang berusia 5-6 tahun, berjumlah 47 anak. Uji bivariat dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian diare pada balita di TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi. Dari 47 responden, 21 balita (44,7%) mengalami diare. Anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik lebih sedikit mengalami diare (36,6%) dibandingkan dengan yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik (7,4%). Sebanyak 56% balita yang tidak mengalami diare tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik, sedangkan semua balita yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik mengalami diare. Uji statistik menunjukkan nilai P sebesar 0,023 dan OR sebesar 9,316, yang mengindikasikan bahwa balita yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik memiliki risiko 9,316 kali lebih besar untuk mengalami diare dibandingkan dengan yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan sanitasi lingkungan untuk mencegah diare pada balita.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENGELOLAAN DIARE DENGAN KLASIFIKASI DIARE PADA BALITA

Amelia, Lince, Mayang, Mayang, almumtahanah, Almumtahanah, Lukita, Yenni
Abstract: Background: Diarrhea is the second-leading cause of mortality in children under the age of five. Based on data from the Pontianak City Health Office in 2021, the number of findings was 727 in toddlers. And in 2022, there&#8230; were as many as 918 findings of diarrhea in toddlers at Gang Sehat Health Center. Mother's factor also affects the occurrence of diarrhea in toddlers. Knowledge is one of the factors causing the high mortality rate due to diarrhea. The importance of maternal knowledge and attitudes in handling diarrheal diseases needs to be discussed because diarrhea that is delayed or improperly handled can cause pain and adverse effects on children, namely infant mortality. Objective: To determine the relationship between mothers' knowledge and attitudes about diarrhea management and the classification of diarrhea in toddlers at the Gang Sehat Health Center. Methods: This study used the accidental sampling method with bivariate analysis using the Chi-Square test. Results: The Chi Square test resulted in a value of 0.934, meaning that the P value > 0.05 indicates that there is no relationship between maternal knowledge and diarrhea classification in toddlers. With the results of the value of 0.443, meaning that the P value > 0.05, there is no relationship between the mother's attitude and diarrhea classification about diarrhea management in toddlers. Conclusion: There is no relationship between knowledge and attitude of mothers with diarrhea classification regarding diarrhea management in toddlers